Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ragorgap Karhutla 2020 di Menkopolhukam, Gub Sumsel Rekomendasikan 6 Hal Ini

Ragorgap Karhutla 2020 di Menkopolhukam, Gub Sumsel Rekomendasikan 6 Hal Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
  • visibility 1.024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


Dalam rangka evaluasi dan antisipasi Karhutla tahun 2019-2020, Gubernur Sumsel H.Herman Deru terbang ke Jakarta menghadiri Rapat Koordinasi Gabungan (Rakorgab) Tingkat Kementerian/Lembaga Tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan  di Gedung Dr Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Gatot Subroto, Jakarta,  Jumat (6/12/2019).Rakorgab ini dipimpin langsung oleh Menkopolhukam Prof Mahfud MD didampingi Mendagri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Sosial RI Julian Fiter Batubara, Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, serta Kapolri Jenderal Pol Drs Idham Aziz, Kepala BNPB dan Kepala BMKG.Menkopolhukam Prof Mahfud MD dalam arahannya menjelaskan sesuai Inpres Nomor 11 Tahun 2015, pihaknya ditugaskan mengkoordinasikan sejumlah lembaga terkait dan daerah  untuk aktif mengendalikan ancaman karhutla sesuai tupoksi.

” Hari ini kita akan evaluasi penanganan Karhutla dengan berbagai kondisi di lapangan untuk menghadapi tahun 2020. Dengan pengalaman di 2015 seharusnya kita sudah bisa menangani masalah Karhutla ini lebih baik dan sistematis,” ujar Mahfud.

Dikatakannya sejak tahun 2015 Presiden RI sebenarnya sudah memberikan perhatian khusus untuk penanganan Karhutla. Sebab selain menyebabkan transboindary haze, Karhutla yangmenyebabkan timbuknya asap juga menganggu kesehatan serta hubungan Indonesia dengan negara tetangga.

” Masa sulit 2015 akan menjadi pembanding untuk kita melakukan penanganan karhutla di tahun mendatang. Meskipun saat ini lahan yang terkena Karhutla jauh menurun dsri 2,6 juta hektare pada 2015 menjadi sekitar 920 ribu hektare,” jelasnya.

Terkait penanganan Karhutla di tahun 2020, Presiden kata Mahfud juga telah meminta pihaknya untuk memprioritaskan segala bentuk pencegahan. Selain itu juga melakukan tata pengelolaan ekosistem gambut dengan hidrologi. Serta melakukan pemadaman sesegera mungkin untuk tiap titik api yang muncul agar tidak membesar serta melakukan penindakan tegas terhadap pelaku pembakar hutan dan lahan.

Sementara itu Gubernur Sumsel dalam laporannya secara terang-terangan mengungkapkan beberapa kendala yang mereka hadapi saat menanggulangi Karhutla di Sumsel 2019. Selain minimnya peralatan, Ia juga mengeluhkan kurang update nya informasi mengenai keberadaan titik hotspot.

“Kami di daerah ingin ada pembenahan IT, karena selama ini informasi titik api yang kami terima selisih waktunya bisa sampai 5-6 jam. Jadi ketika tim bergerak memadamkan kadang api sudah padam atau sudah terlanjur besar,” tegas HD.

Selain itu data tersebut menurutnya masih terlalu luas per provinsi. Sementara untuk pemadaman yang cepat data titik api yang diperlukan hendaknya sudah dipetper kecamatan. “Karena di lahan ini kadang jangkauan petugas di desa terdekat dengan titik hot spot itu bisa puluhan Km jar dgn desa terdekat jaraknya bisa mencapai puluhan Km. Soalnya kebakaran ini sangat masif dan sporadis,” jelas HD.

Kendala lainnya kata HD adalah keterbatasan sumber air dan tangki untuk mensuplai air. Sementara di permukaan gambut justru air tidak boleh kurang dari 40 cm dan pihaknya juga harus membuat kanal-kanal, sehingga menyulitkan langkah-langkah antisipasi.

“Titik hotspot  yang terpantau hanya  mengindikasikan titik panas bukan kebakaran karena informasi belum real time dan update,” jelasnya.

Sedikitnya ada 6 rekomendasi diajukan Gubernur HD untuk mengatasi kendala pemadaman Karhutla di Sumsel.  Yang pertama penguatan kegiatan pencegahan karhutla  dengan cara pelibatan masyarakat melalui sosialsiasi patroli dan pengawasan ketat secara bersama Pemda, kecamatan hingga desa.

Kemudian perkuatan kelembaga desa dalam pencegahan karhutla yaitu penyiapan dana ke masyarakay untuk tidak membakar di musim kering serta memantau lingkungan sekitar dan melaporkan secara periodik kondisi lingkungan.

Kemudian mengusulkan untuk peninjauan kembali peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 10 Tahun 2010 tentnag mekansime pencegahan pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup yang berkaitan dengan Karhutla dan atau lahan.

” Kesimpulan belum ada, ini baru sebatas pengarahan untuk dilaporkan ke Presiden. Karena kendala dan penanganan Karhutla untuk daerah  berbeda-beda dan ini perlu sinkronisasi. Namun di Sumsel Saya akan lebih fokus pencegahan dilakukan mulai dari desa yang terpapar karena titiknya paling dekat dengan kejadian. Dan tidak menunggu birokrasi untuk segera melakukan pemadaman,” pungkas HD.(**)

Penulis : ril
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Cuti Produktif” ala Pj Bupati Apriyadi & Kapolres Muba, mau tahu !

    “Cuti Produktif” ala Pj Bupati Apriyadi & Kapolres Muba, mau tahu !

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Hari ini PNS diseluruh Indonesia mulai cuti bersama untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 2023, namun tidak berlaku bagi Pj Bupati Muba, karena cuti bersama ini dimanfaat menjadi ‘cuti produktif’. Nah, mau tahu ‘cuti produktif ‘itu ! ini maksudnya, Pj Bupati Apriyadi Mahmud bersama Kapolres Muba AKBP Siswandi SIK serta beberapa Kepala OPD […]

  • KKP Kembangkan ”Bima” untuk Sejahterahkan Masyarakat

    KKP Kembangkan ”Bima” untuk Sejahterahkan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.526
    • 0Komentar

    SIAPA yang tak kenal gurami (Osphronemus gouramy)? Ikan air tawar yang sangat populer di Asia Tenggara dan Asia Selatan ini tak hanya enak untuk dikonsumsi, tapi juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan baik untuk tubuh karena mengandung protein, vitamin A dan B, serta asam amino. Selain itu, gurami memiliki kadar air tinggi dan kandungan lemak […]

  • PT Lingga Jaya “Cuekin” Panggilan Disnaker Muara Enim, Soal Apa Ya !

    PT Lingga Jaya “Cuekin” Panggilan Disnaker Muara Enim, Soal Apa Ya !

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.672
    • 0Komentar

    UPAYA Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Muara Enim untuk memfasilitasi penyelesaian permasalahan antara PT Lingga Jaya dan eks karyawannya ternyata tidak di respon baik oleh pihak perusahaan. Pasalnya, surat panggilan yang dikirim oleh Disnaker tidak di hadiri oleh pihak perusahaan tanpa alasan yang jelas. Upaya perundingan tripartit yang diupayakan oleh Disnaker agar kedua belah pihak […]

  • “BRIMO: Future Garuda” Peserta U-16 Berinteraksi Langsung dengan 5 Legenda Sepakbola Top Dunia, Apa Wejangannya !

    “BRIMO: Future Garuda” Peserta U-16 Berinteraksi Langsung dengan 5 Legenda Sepakbola Top Dunia, Apa Wejangannya !

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.816
    • 0Komentar

    Jakarta – Bersyukur banget, peserta tim sepakbola Indonesia U-16 bisa bertemu langsung dengan lima legenda sepakbola top dunia di acara Bertajuk “BRIMO: Future Garuda”, yang digelar PSSI, BRI sebagai sponsor utama, KFC serta Kuy Entertainment sebagai official media partner, selasa [30/5]. Lima legenda sepakbola dunia itu, antara lain  Roberto Carlos, Marco Materazzi, Juan Sebastian Veron, […]

  • Pemuda  Harus Sanggup Buka Pandangan ke Luar Batas-batas Tembok Kekinian Dunia

    Pemuda  Harus Sanggup Buka Pandangan ke Luar Batas-batas Tembok Kekinian Dunia

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 748
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin menggelar Upacara Bendera  Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-93 di halaman Kantor Bupati Muba, Kamis (28/10/2021). Sekretaris Daerah, Drs H Apriyadi bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP. Tampak hadir pada peringatan ini Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba Muba AKBP Alamsyah […]

  • CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA – Soto Padang ala Bicik Moya : Daging Empuk, Cinta Tak Kecut & Kentang Tak Garing-Garing Sendiri

    CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA – Soto Padang ala Bicik Moya : Daging Empuk, Cinta Tak Kecut & Kentang Tak Garing-Garing Sendiri

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    “Kalau cinta bisa disajikan dalam semangkuk kuah, maka itu namanya Soto Padang. Tapi ingat, jangan sampai cintanya hambar kayak kaldu numpang lewat” – Bicik Moya, 1977 BICIK Moya, perempuan Palembang tulen yang biasa sehari-hari hobi di dapur, suka bongkar-bongkar resep masakan dari khas Palembang sampe kuliner nusantara. Dulu katanya pernah naksir tentara, tapi batal gara-gara […]

expand_less
WordPress Archive Doctery – Hospital and Healthcare WordPress Theme + RTL Doctor on Demand – Online Consultations Elementor Template Kit Doctreat – Doctors Directory WordPress Theme Doctreat – Hospitals and Doctors Directory WordPress Listing Theme Doctype – A Flat and Minimal Portfolio Theme Docy - Documentation & Knowledge base WordPress Theme with Helpdesk Forum Dogma – Responsive Architecture WordPress Theme DOIT – Creative MultiPurpose Theme Dokan Integrate & Design Launcher Addon for LUMISE Product Designer Dokan Postcode Restriction