Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA – Soto Padang ala Bicik Moya : Daging Empuk, Cinta Tak Kecut & Kentang Tak Garing-Garing Sendiri

CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA – Soto Padang ala Bicik Moya : Daging Empuk, Cinta Tak Kecut & Kentang Tak Garing-Garing Sendiri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 903
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kalau cinta bisa disajikan dalam semangkuk kuah, maka itu namanya Soto Padang. Tapi ingat, jangan sampai cintanya hambar kayak kaldu numpang lewat” – Bicik Moya, 1977

BICIK Moya, perempuan Palembang tulen yang biasa sehari-hari hobi di dapur, suka bongkar-bongkar resep masakan dari khas Palembang sampe kuliner nusantara. Dulu katanya pernah naksir tentara, tapi batal gara-gara si tentara lebih cinta rendang ketimbang hubungan jangka panjang. Beliau percaya, kalau mau tau karakter seseorang, ajak dia makan Soto Padang.

Soalnya soto ini ibarat kehidupan  kelihatannya bening, tapi ternyata dalamnya ribet. Ada daging, ada bihun, ada perkedel kentang yang digoreng dobel, dan kerupuk merah muda yang katanya cuma muncul kalau lagi tanggal muda.

“Kalau soto biasa itu kayak teman seangkatan, Soto Padang itu kayak mantan yang udah sukses. Komplet, bening, dan bikin nyesel kenapa dulu ditinggalin,” ujar Bicik Moya sambil nyicipin kuah yang aromanya sudah kayak kenangan mantan menguar dan membekas.

Soto Padang berasal dari Sumatera Barat, khususnya Padang Panjang. Tapi jangan salah, meskipun namanya Soto, ini beda dengan Soto Lamongan yang suka dikasih koya. Soto Padang itu kuahnya bening, berempah, isinya irisan daging sapi goreng yang kriuk di luar, empuk di dalam kayak gebetan yang kelihatan judes tapi hatinya Hello Kitty.

Sajian ini biasa nongol di pagi hari. Tapi di tangan Bicik Moya, bisa disajikan buat sarapan, makan siang, bahkan pelipur lara usai lihat saldo rekening.

Bahan-Bahan:

(Porsi untuk 4 orang yang lapar, atau 1 orang habis putus cinta)

Bahan Utama:

  • 300 gram daging sapi (bagian sandung lamur, biar empuk dan wangi perjuangan)
  • 100 gram bihun, seduh air panas sampai pasrah
  • 2 buah kentang ukuran cinta pertama, dikukus dan digoreng (buat perkedel)
  • 1 batang daun bawang, iris halus (biar ada harapan hidup)
  • 1 batang seledri, iris halus (biar segar kayak naksir baru)
  • Kerupuk merah secukupnya (wajib, biar rame kayak resepsi)
  • Minyak goreng secukupnya (buat menggoreng kenangan… eh daging)

Bumbu Halus:

  • 4 siung bawang putih
  • 6 siung bawang merah
  • 1 cm jahe
  • 1 sdt merica bubuk
  • Garam secukupnya (ukur pakai rasa kecewa)

Rempah Utuh:

  • 2 butir kapulaga
  • 2 butir cengkeh
  • 1 batang kayu manis (seukuran janji mantan)
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai, memarkan

Cara Membuat:

  1. Rebus dan Baperkan Daging

Rebus daging sapi sampai setengah empuk, lalu angkat dan potong tipis-tipis kayak hati yang mulai lapuk. Goreng sebentar hingga kering di luar tapi tetap berisi di dalam jangan terlalu lama, nanti kayak cinta yang overthinking, malah gagal total.

  1. Tumis-Tumis Dulu, Jangan Langsung Ngebet

Tumis bumbu halus bersama rempah-rempah utuh sampai wangi hidup terasa. Masukkan ke dalam air rebusan daging tadi, biarkan semua bumbu berbaur dan move on bersama. Tambahkan garam dan merica sesuai selera dan trauma masa lalu.

  1. Perkedel Kentang: Cinta yang Tak Garing

Haluskan kentang yang sudah dikukus, campur dengan garam, lada, dan irisan seledri. Bentuk bulat pipih, lalu goreng sampai permukaannya seperti hati yang belajar ikhlas: matang tapi tak keras.

  1. Penyajian Penuh Perasaan

Di mangkok yang cantik (atau seadanya), tata bihun, irisan daging goreng, perkedel kentang, seledri, dan daun bawang. Siram kuah panas sampai semua rasa bercampur dalam kebahagiaan. Taburkan kerupuk merah sebagai kenangan manis masa kecil.

Soto Padang ala Bicik Moya bukan cuma makanan, tapi pelajaran hidup, bahwa hidup itu kadang bening tapi dalamnya penuh bumbu, bahwa cinta itu kadang kriuk di luar tapi tetap empuk di hati. Dan bahwa yang garing itu belum tentu hambar asal disajikan dengan hati.

Jadi, kalau kau sedang patah hati, kehilangan arah, atau sekadar lapar karena gaji belum turun, cobalah Soto Padang Bicik Moya. Sebab katanya, “Laki-laki boleh pergi, tapi rasa Soto Padang akan tinggal di lidah, dan di hati”.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Bawah Terik Matahari, Warga Pulokerto Ini Berjuang Hak Tanah, Datangi dengan Tertib Polda Sumsel

    Di Bawah Terik Matahari, Warga Pulokerto Ini Berjuang Hak Tanah, Datangi dengan Tertib Polda Sumsel

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.496
    • 0Komentar

    TERIK matahari yang sangat menyengat diseluruh kulit tubuh di Musim Kemarau tahun ini, meski demikian, tak menyurutkan langkah puluhan Warga Mekar Sari Kelurahan Pulo Kerto Kecamatan Gandus memperjuangkan hak tanahnya. Dengan berjalan tertib, mereka tetap semangat mendatangi Mapolda Sumsel untuk menggelar aksi damai, guna meminta pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait aksi premanisme yang dilakukan sejumlah orang, […]

  • Meski Bisa Imbangi Permainan Korsel, Timnas U-23 Kalah 2-1

    Meski Bisa Imbangi Permainan Korsel, Timnas U-23 Kalah 2-1

    • calendar_month Sabtu, 23 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 992
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta, – Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan untuk Asian Games Agustus mendatang harus mengakui keunggulan Timnas U-23 Korea Selatan 2-1. Pertandingan laga uji coba yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (23/6/2018) dinilai sangat bermutu, pasalnya anak asuh Luis Milla mampu menekan Korsel. Namun pada babak pertama Timnas U-23 Korsel unggul dulu  melalui […]

  • Terkait Perusakan Rumah Ibadah di OI, Alex : Murni Kriminal

    Terkait Perusakan Rumah Ibadah di OI, Alex : Murni Kriminal

    • calendar_month Kamis, 8 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Sekarang Polda sedang mendalami hal ini. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,

  • Presiden Dorong Negara G20,  Mari Bersama Pulihkan Ekonomi Pascapandemi

    Presiden Dorong Negara G20, Mari Bersama Pulihkan Ekonomi Pascapandemi

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    SEBAGAI payung besar bagi pemenuhan hak-hak pembangunan yang berkelanjutan (SDGs), sehingga target SDGs harus makin diperjuangkan pascapandemi COVID-19 ini. Apalagi akibat pandemi, kemiskinan ekstrem dunia kembali meningkat dari yang semula diharapkan 7,5 persen di 2021, naik kembali ke 9,4 persen. Dilansir dari laman presidenri.go.id, terganggunya rantai pasok global bukan hanya menggoyahkan kebutuhan industri, tetapi juga […]

  • Karhutla, Satgas Gabungan Ogan Ilir Padamkan 4,04 Ha Lahan Terbakar

    Karhutla, Satgas Gabungan Ogan Ilir Padamkan 4,04 Ha Lahan Terbakar

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas (Satgas) gabungan berhasil memadamkan titik api seluas 4,04 hektar di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut teridentifikasi pada Minggu (25/7), sekitar pukul 19.00 WIB. Satgas melakukan pendinginan setelah pemadaman pada area terbakar. Satgas yang terdiri dari unsur BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat dapat mengendalikan titik api setelah mendapatkan […]

  • Samsat Palembang Jadi Role Model Layanan Publik, Dinobatkan Layanan Prima

    Samsat Palembang Jadi Role Model Layanan Publik, Dinobatkan Layanan Prima

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    E PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Palembang 1 di bawah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel berhasil mendulang prestasi ditingkat nasional karena dinobatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo sebagai Pelayanan Publik dengan kategori Pelayanan Prima dengan nilai tertinggi atau A. […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Registration Fields Plugin – Custom Signup Fields WooCommerce Request a Quote WooCommerce Request a Quote Plugin – Ask for Quotation WooCommerce Request Quote & Bargaining WooCommerce Reserve Stock: Reserve Quantity on Add to Cart WooCommerce Responsive Product Designer WooCommerce Restrict Checkout Plugin WooCommerce Returns and Warranty Requests WooCommerce Review for Discount WooCommerce Role-Based Payment / Shipping Methods