Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Problem Framing Politik pada Media

Problem Framing Politik pada Media

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
  • visibility 1.409
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAKAR Hukum UIN Raden Fatah, Dr Sadi Is, SHI, MH memaparkan pada pasal 1 ayat 3, menjelaskan Indonesia adalah Negara Hukum, untuk media sudah ada UU Pers No 40 tahun 1999, maka sulit untuk mempidana framing pada media.

“Sulit untuk mempidana, karena framing itu bukan suatu yang bisa dipidana,” ungkapnya dalam Diskusi Framing Politik di Media yang digelar oleh IKA Fisip Unsri dan Bung FK di Volum Coffe, Senin (14/10/2019).

Menurutnya framing yang meliput itu fakta, namun kadang tidak untuk kepentinang masyarakat, namun di framing, agar masyarakat diterima dan naik kepermukaan dari segi UU framing ini sulit untuk dipidana.

“Dalam UU pers itu, teman- teman pers harus dapat mengolah data yang ada untuk kepentingan yang memesan, ini tidak hoax namun ini fakta yang diolah dan menjadi konsumsi publik,” tuturnya.

Wartawan Utama, Maspril Aries, jika ada berita yang dihapus ada hal yang perlu diketahui, bahwa ada dua hal yang harus diperhatikan, pertama Kode etik dan masalah hukum.

“Yang benar itu, tidak dicabut atau dihapus linknya namun diberikan keterangan dilink tersebut bahwa berita dicabut dengan alasan yang tidak melanggar kode etik atau hukum,” ungkap Maspril.

Dia menambahkan tidak dihapus dengan memberikan ruang hak jawab kepada pihak terkait untuk menklarifikasi soal berita tersebut.

“Sebagai contoh, pemberitaan yang mengatakan bahwa salah satu anggota DPR RI yang di framing ingin mengunakan fasilitas VIP Bandara, dan kemudian disanggah oleh tim media anggota DPR RU tersebut,” paparnya.

Maspril menambahkan lagi, secara etis tidak ada berita berbayar yang ada itu Iklan. “Nah, kebanyakan ada keterkaitan, framing yang dibuat oleh wartawan sesuai dengan keinginan media, ada framing yang dilakukan oleh tim sukses untuk menaikan calon yang dibawa.

“Framing -nya tidak saja soal berita, yaitu Iklan atau berita berbayar, hal ini yang dinila kurang etis, ada memang pemberitaan yang belum layak dipublis namun demi kepentingan yang berbayar maka di publis, ” jelasnya.

Pakar Bahasa, Dr Nasir mengatakan framing sebuah stategi di media, bagaimana informasi yang disampaikan di media massa bisa diterima oleh masyarakat dan tidak bias

“Karya jurnalistik adalah kerja kolektif, tidak bisa seorang wartawan, pimpinan media jadi tidak bisa membuat framing tanpa kerja kolektifitas tim media,” katanya.

Menurutnya framing bisa diterima itu bisa diterima bukan kepentingan wartawan, sebab media  untuk kepentingan orang banyak atau lebih tinggi.  “Jadi wartawan tidak bisa bekerja sendiri untuk membuat framing,” katanya.

Pakar KomunikasI UIN Raden Fatah, Dr. Yenrizal mengungkapkan framing itu sebauh keniscayaan, hal ini di lakukan sejak dulu, framing adalah sebuah membingkai sebuah raalitas, untuk diolah untuk menjadi sudut pandang yang akan dipubliskan.

“Framing dengan fakta dan data lengkap ini masih diterima, namun jika fakta dan data tidak ada namun diungkapkan maka ini yang dikatakan Hoak,” tuturnya.

Unuk dunia politik, sambung dia politisi akan mengunakan media untuk pencitraan dengan melakukan framing yang bisau diterima masyarakat

“Ketika media dijadikan kampaye hitam untuk pihak lain ini yang tidak benar, tapi media harus memegang teguh kaedah kaedah yang ada di jurnarlistik,” tutupnya. (**)

 

Penulis :one

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT TNI ke75, Sinergi Semakin Baik, Bersama Jaga Zero Konflik

    HUT TNI ke75, Sinergi Semakin Baik, Bersama Jaga Zero Konflik

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

    BUPATI  Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyaksikan Upacara Peringatan HUT TNI Ke-75 yang digelar secara virtual di Makodim 0401 Muba, Senin (5/10/2020). Acara peringatan HUT ke-75 TNI yang setiap tahun jatuh pada tanggal 5 Oktober tersebut bertema “Sinergi Untuk Negeri” dan digelar secara langsung di Istana Negara Jakarta. Dalam kesempatan ini Bupati […]

  • Berguru ke Klungkung, TP PKK Muba Ingin Contoh Ini  

    Berguru ke Klungkung, TP PKK Muba Ingin Contoh Ini  

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 983
    • 0Komentar

    “Berkembang pesat sebab memiliki potensi pariwisata yang baik. Kurang lebih 15.000 pengunjung setiap tahunnya, namun sarana dan prasarana kesana belum memadai,”

  • Agar LSM Naik Kelas, Retret Rasa Reskilling ala Pertamina

    Agar LSM Naik Kelas, Retret Rasa Reskilling ala Pertamina

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau biasanya kata “retret” itu erat dengan suasana hening, doa-doa syahdu, dan tempat sejuk di dataran tinggi, maka kali ini retret datang dengan wujud yang lebih garang berisi pelatihan, sertifikat keahlian, dan semangat entrepreneurship ala bensin eceran naik level. Siapa pelopornya? Bukan Pak Ustaz, tapi PT Pertamina Zona 4. Tempatnya bukan di puncak […]

  • Waspada Covid-19, Bupati Bentuk Satgas, Ini Cara Kerjanya

    Waspada Covid-19, Bupati Bentuk Satgas, Ini Cara Kerjanya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE secara resmi menyatakan jika Kabupaten Ogan Komering Ilir meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan virus corona di wilayah Bumi Bende Seguguk. Pemkab OKI juga langsung membentuk Satuan Tugas atau Gugus Tugas yang secara intens akan dikomandoi oleh BPBD Kabupaten OKI. “Gugus Tugas agar melakukan upaya antisipasi Covid-19. Salah satunya […]

  • Nissan Resmikan Dealer Berkonsep Ritel

    Nissan Resmikan Dealer Berkonsep Ritel

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    “Kami ingin pelanggan menemukan pengalaman yang berbeda, baik ketika datang untuk membeli kendaraan baru,”

  • Horee, Sebentar Lagi Keinginan Pemilik Toko di Kawasan Sudirman Bakal Terwujud, Mau Tahu ?

    Horee, Sebentar Lagi Keinginan Pemilik Toko di Kawasan Sudirman Bakal Terwujud, Mau Tahu ?

    • calendar_month Kamis, 13 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.271
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Keinginan pemilik toko di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang ingin dibebaskan dari biaya parkir, sepertinya bakal terwujud, pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan mengabulkan permohonan mereka menyusul akan ditertibkannya parkir di kawasan tersebut. Asisten I Setda kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan ada dua solusi menganai itu setelah setelah meninjau dari segala aspek. […]

expand_less
WordPress Archive Angel – Fashion Model Agency WordPress CMS Theme Angela | Family Planning Clinic WordPress Theme Angela | Family Planning & Pregnancy Clinic WordPress Theme Angio – Creative Music Theme Angle Flat Responsive Bootstrap MultiPurpose Wordpress Theme Angro – WooCommerce B2B & Wholesale Theme Angulr – Bootstrap Admin Web App with AngularJS Angustore – Responsive Shopping Cart Anila – Health Coaching WordPress Theme Animal Sanctuary – Non-Profit Template Kit