Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Problem Framing Politik pada Media

Problem Framing Politik pada Media

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
  • visibility 1.403
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAKAR Hukum UIN Raden Fatah, Dr Sadi Is, SHI, MH memaparkan pada pasal 1 ayat 3, menjelaskan Indonesia adalah Negara Hukum, untuk media sudah ada UU Pers No 40 tahun 1999, maka sulit untuk mempidana framing pada media.

“Sulit untuk mempidana, karena framing itu bukan suatu yang bisa dipidana,” ungkapnya dalam Diskusi Framing Politik di Media yang digelar oleh IKA Fisip Unsri dan Bung FK di Volum Coffe, Senin (14/10/2019).

Menurutnya framing yang meliput itu fakta, namun kadang tidak untuk kepentinang masyarakat, namun di framing, agar masyarakat diterima dan naik kepermukaan dari segi UU framing ini sulit untuk dipidana.

“Dalam UU pers itu, teman- teman pers harus dapat mengolah data yang ada untuk kepentingan yang memesan, ini tidak hoax namun ini fakta yang diolah dan menjadi konsumsi publik,” tuturnya.

Wartawan Utama, Maspril Aries, jika ada berita yang dihapus ada hal yang perlu diketahui, bahwa ada dua hal yang harus diperhatikan, pertama Kode etik dan masalah hukum.

“Yang benar itu, tidak dicabut atau dihapus linknya namun diberikan keterangan dilink tersebut bahwa berita dicabut dengan alasan yang tidak melanggar kode etik atau hukum,” ungkap Maspril.

Dia menambahkan tidak dihapus dengan memberikan ruang hak jawab kepada pihak terkait untuk menklarifikasi soal berita tersebut.

“Sebagai contoh, pemberitaan yang mengatakan bahwa salah satu anggota DPR RI yang di framing ingin mengunakan fasilitas VIP Bandara, dan kemudian disanggah oleh tim media anggota DPR RU tersebut,” paparnya.

Maspril menambahkan lagi, secara etis tidak ada berita berbayar yang ada itu Iklan. “Nah, kebanyakan ada keterkaitan, framing yang dibuat oleh wartawan sesuai dengan keinginan media, ada framing yang dilakukan oleh tim sukses untuk menaikan calon yang dibawa.

“Framing -nya tidak saja soal berita, yaitu Iklan atau berita berbayar, hal ini yang dinila kurang etis, ada memang pemberitaan yang belum layak dipublis namun demi kepentingan yang berbayar maka di publis, ” jelasnya.

Pakar Bahasa, Dr Nasir mengatakan framing sebuah stategi di media, bagaimana informasi yang disampaikan di media massa bisa diterima oleh masyarakat dan tidak bias

“Karya jurnalistik adalah kerja kolektif, tidak bisa seorang wartawan, pimpinan media jadi tidak bisa membuat framing tanpa kerja kolektifitas tim media,” katanya.

Menurutnya framing bisa diterima itu bisa diterima bukan kepentingan wartawan, sebab media  untuk kepentingan orang banyak atau lebih tinggi.  “Jadi wartawan tidak bisa bekerja sendiri untuk membuat framing,” katanya.

Pakar KomunikasI UIN Raden Fatah, Dr. Yenrizal mengungkapkan framing itu sebauh keniscayaan, hal ini di lakukan sejak dulu, framing adalah sebuah membingkai sebuah raalitas, untuk diolah untuk menjadi sudut pandang yang akan dipubliskan.

“Framing dengan fakta dan data lengkap ini masih diterima, namun jika fakta dan data tidak ada namun diungkapkan maka ini yang dikatakan Hoak,” tuturnya.

Unuk dunia politik, sambung dia politisi akan mengunakan media untuk pencitraan dengan melakukan framing yang bisau diterima masyarakat

“Ketika media dijadikan kampaye hitam untuk pihak lain ini yang tidak benar, tapi media harus memegang teguh kaedah kaedah yang ada di jurnarlistik,” tutupnya. (**)

 

Penulis :one

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CERITA SANG NANGKI Karya Darwin Effendi

    CERITA SANG NANGKI Karya Darwin Effendi

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 6.040
    • 0Komentar

    Wahai sang nangki Dirimu sangat menarik Apalagi kasusmu lebih menarik Berkali-kali membawa kesan argumentatif Dulu seringnya pergi ke butik Mencari barang-barang eksotik Tiap mata pasti melirik Gayamu yang sangat genit Penampilan tinggi selangit Hingga gajimu tak berkutik Akhirnya cari celah, tapi tercekik Ulah serakah demi barang konsumtif Namun, sang nangki bernasib baik Sesama profesi pasti […]

  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia, OPPO Merilis Laporan Keberlanjutan 2022

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia, OPPO Merilis Laporan Keberlanjutan 2022

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    SHENZHEN, CHINA – Media OutReach – OPPO merilis Laporan Keberlanjutan 2022 pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini. Mulai tahun 2020, OPPO telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan setiap tahun untuk mengungkapkan secara terbuka rencana dan kemajuan praktis menuju tujuan keberlanjutan. Laporan tersebut menyoroti kemajuan signifikan yang telah dicapai OPPO dalam lima bidang utama keberlanjutan, termasuk: pengoperasian […]

  • Terinspirasi Perjuangan Orang Tua

    Terinspirasi Perjuangan Orang Tua

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengatakan didirikannya Masjid Al- Hayza Leanputri Center and Foundation di Desa Srinanti Kabupaten Ogan Komering Ilir ini dapat menjadi salah satu tempat pendidikan san menyiarkan nilai-nilai keislaman secara komprehensif. “Terima kasih atas iktikad baiknya pak Gubernur yang telah mendirikan tempat ibadah nyaman untuk masyarakat di OKI. Semoga kebaikan […]

  • Tim DVI Polri Terima 30 Jenazah Korban Letusan Gunung Semeru

    Tim DVI Polri Terima 30 Jenazah Korban Letusan Gunung Semeru

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 771
    • 0Komentar

    TIM DVI Polri menerima 30 jenazah korban letusan Gunung Semeru, untuk diidentifikasi di RSUD Haryoto Lumajang, Jawa Timur. Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., mengatakan 10 dari 30 jenazah yang diterima telah diidentifikasi tim tersebut. “Jadi 10 sudah berhasil diidentifikasi. Sedangkan, 10 lagi masih dalam proses, jadi ada […]

  • Guru Sumsel Pecahkan Rekor AI, Dari Kapur ke Robot

    Guru Sumsel Pecahkan Rekor AI, Dari Kapur ke Robot

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.479
    • 0Komentar

    DULU guru identik dengan kapur tulis, papan hijau, dan bunyi penghapus yang “ngebul” kayak mesin pabrik roti, kini wajah pendidikan di Sumatera Selatan berubah total. Coba pikirkan, 12.003 guru dari SD sampai SMA/SMK serentak ikut pelatihan kecerdasan buatan (AI). Bukan main!. Bahkan, saking hebohnya, kegiatan ini resmi tercatat di Guinness World Records, jadi bukan hanya […]

  • 11 Kabupaten/kota di Sumsel Sudah Serahkan LKPD ke BPK

    11 Kabupaten/kota di Sumsel Sudah Serahkan LKPD ke BPK

    • calendar_month Kamis, 29 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.771
    • 0Komentar

    Salah satunya Kabupaten Muba. Ini yang paling spektakuler karena penyerahan laporannya tercepat se Indonesia.

expand_less
WordPress Archive Angel – Fashion Model Agency WordPress CMS Theme Angela | Family Planning Clinic WordPress Theme Angela | Family Planning & Pregnancy Clinic WordPress Theme Angio – Creative Music Theme Angle Flat Responsive Bootstrap MultiPurpose Wordpress Theme Angro – WooCommerce B2B & Wholesale Theme Angulr – Bootstrap Admin Web App with AngularJS Angustore – Responsive Shopping Cart Anila – Health Coaching WordPress Theme Animal Sanctuary – Non-Profit Template Kit