Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Apa Benar Penunggak BPJS Kesehatan Tak Bisa Perpanjang 4 Hal Ini ?

Apa Benar Penunggak BPJS Kesehatan Tak Bisa Perpanjang 4 Hal Ini ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
  • visibility 1.315
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERKAIT iuran BPJS Kesehatan, pemerintah tengah menggodok instruksi presiden [inpres].

Dalam rancangan tersebut dikhabarkan bagi penunggak iuran bakal tak bisa mengakses pelayanan publik, hal itu dilakukan guna meningkatkan koletibilitas iuran BPJS Kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris mengatakan saat ini Inpres tersebut masih digodok berbagai pihak terkait di Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

“Kita masuk ke fase berikutnya, sedang disusun Inpres di Kemenko PMK yang menginisiasi pelayanan publik,” jelasnya dalam Forum Merdeka Barat di Kemenkominfo, Jakarta, melansir kumparan.com, Senin (7/10).

Dia pun menjelaskan dalam Inpres ini, penunggak iuran tidak akan bisa memperpanjang paspor, SIM, tak bisa mengajukan kredit perbankan, hingga tak bisa mengurus administrasi pertanahan. Selama ini, hal itu hanya menjadi wacana.

“Selama ini, itu hanya menjadi tekstual karena pelayanan publik tidak ada di BPJS Kesehatan. Dengan adanya instruksi ini, kita bisa melakukan koordinasi penegakkan,” kata Fachmi.

Saat disinggung mengenai target penerbitan aturan ini‎, dia mengaku tak tahu lantaran hal tersebut merupakan kewenangan Kemenko PMK. Namun dia berharap, aturan tersebut bisa segera diterbitkan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan‎ Kesehatan Kemenkes, Kalsum Komaryani, menjelaskan bahwa nantinya Inpres itu akan ditujukan bagi 26 Kementerian/Lembaga dan seluruh kepala daerah yang melakukan pelayanan publik.

“Instruksi Presiden ini tujuannya untuk mengoptimalkan jumlah coverage dan untuk meningkatkan kolektibilitas iuran agar rutin membayar,” paparnya.

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, mengungkapkan bahwa tingkat kolektibilitas yang begitu rendah yaitu kategori Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri  hanya mencapai 50 % dari total 23 juta peserta.

“Nah ini sumber BPJS defisit. Karena dia mendaftar pada saat sakit, setelah mendapat layanan dia berhenti,” ucap Mardiasmo.[**]

 

Penulis : kumparan.com

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idham Aziz Resmi Dilantik Jadi Kapolri

    Idham Aziz Resmi Dilantik Jadi Kapolri

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    JENDERAL Idham Aziz resmi menggantikan Jenderal Purn. Tito Karnavian setelah dilantik Presiden RI Joko Widodo [Jokowi] di Istana Negara, Jumat [1/11/2019]. Idham diangkat menjadi Kapolri berdasarkan keputusan Presiden No 97 tahun 2019 tentang pengangkatan Kepala Kepolisian RI. Dengan dilantiknya Idham, hari ini mulai berlaku seluruh tugas-tugas kepolisian di bawah tanggung jawabnya. Lulusan Akpol 1988 ini pun […]

  • Hiburan waktu nyantai..

    Hiburan waktu nyantai..

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Maaf banyolan ini sekedar humor untuk mengisi waktu nyantai ente, selepas istrihat siang, yang gak bisa tidur silahkan baca sambil nyantai kongko-kongko. Berikut ini beberapa banyolan lucu untuk menghibur ente: Mengapa kuda-kuda tertawa? Karena rumput gajah gila! Kenapa foto burung selalu bagus? Karena mereka memiliki sayap yang selalu terang! Ada apa dengan orang […]

  • 70 Juta Bibit Tersedia, Kemampo Banyuasin Bisa Produksi hingga 10 Juta Batang per Tahun

    70 Juta Bibit Tersedia, Kemampo Banyuasin Bisa Produksi hingga 10 Juta Batang per Tahun

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 70 juta bibit tersedia di jaringan pusat persemaian di Indonesia. Salah satu fasilitas dengan kapasitas produksi terbesar berada di Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) dan mampu menghasilkan hingga 10 juta batang bibit setiap tahun. Kapasitas tersebut membuat Kemampo diproyeksikan menjadi salah satu pemasok bibit untuk berbagai kegiatan penghijauan dan […]

  • Karhutla Muba Masalah Klasik, 228 Hektare Terbakar Jadi Pengingat

    Karhutla Muba Masalah Klasik, 228 Hektare Terbakar Jadi Pengingat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KARHUTLA di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) bukan cerita yang baru muncul pada musim kemarau 2026. Jauh sebelum api kembali ditemukan di sejumlah wilayah tahun ini, Muba sudah berkali-kali menghadapi persoalan yang sama. Kini, hingga 4 September 2026, tercatat 242 lokasi karhutbunlah tersebar di 14 kecamatan dengan luas sekitar 228 hektare. Dari jumlah […]

  • Marwah Umat Islam Harus Dijaga, Bangun Masjid Jangan Minta-minta Sumbangan Dijalan Pesan Gubernur

    Marwah Umat Islam Harus Dijaga, Bangun Masjid Jangan Minta-minta Sumbangan Dijalan Pesan Gubernur

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.572
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Swadaya masyarakat Desa Kotanegara Timur Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur dalam membangun masjid menjadi salah satu bukti kekompakan masyarakat muslim di Sumsel. Hal itu disampaikannya ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan tiang pancang kubah Masjid Al Hidayah di Desa Kotanegara, Rabu (14/9). Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi upaya yang dilakukan […]

  • Ratusan TKA China Mogok Kerja di Proyek Pabrik III B Pusri, Ada Apa?

    Ratusan TKA China Mogok Kerja di Proyek Pabrik III B Pusri, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ratusan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja sebagai subkontraktor PT Eloco Domo melakukan aksi mogok kerja di kawasan pembangunan Proyek Pabrik III B PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Kamis (13/8/2026). Aksi tersebut mulai berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Selasi, eks lapangan bola yang kini menjadi lokasi pembangunan Pabrik III B […]

expand_less
WordPress Archive Mou – Creative Portfolio & Agency WordPress Theme Mountain | Creative One Page WordPress Theme Mountain – One Page Parallax WordPress Theme Mounty Hiking Campground & Children Camping Template Kit Mousiqua | Music Band & Musician OnePage WordPress Theme Moustachey: A Blog Theme With Extra Gusto Mova – Moving Company Elementor Template Kit Movack – Moving Company Elementor Template Kit Mover Pro – WordPress Theme for Packers & Movers Moverie – Movers & Packers Service Elementor Template Kit