Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » ‘Nah, Lantaklah’ Produsen Nakal Bakal Ditindak Tegas

‘Nah, Lantaklah’ Produsen Nakal Bakal Ditindak Tegas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 28 Mei 2019
  • visibility 1.036
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASIH banyaknya pedagang yang curang, mencampur produk pangan dengan zat berbahaya membuat Pemerintah Kota Palembang terpaksa akan menindak tegas pelakunya.

Hal ini ditegaskan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat melakukan kegiatan pengawasan harga dan produk pangan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, di Pasar Kebon Semai, Selasa (28/5/2019.).

Kegiatan tersebut diikuti Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM)  di Palembang, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  Kota Palembang lainnya.

“Di Pasar Kebon Semai ini masih banyak ditemukan mie mengandung formalin. Ditemukan pula kerupuk yang mengandung zat pewarna tekstil,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah produsen nakal telah ditindak tegas dengan sejumlah tuntutan hukum. Menurutnya, ada beberapa kasus produsen pengguna zat berbahaya yang saat ini sedang pada tahap persidangan.

Dia menjelaskan kegiatan tersebut akan terus dilakukan untuk memantau serta mengantisipasi harga agar tidak melambung tinggi. Selain itu untuk menjaga agar produk pangan senantiasa aman.

Dirinya mengaku pihaknya telah mengantungi nama produsen mie ber formalin yang beredar di Pasar Kebon Semai. Untuk itu instansi terkait akan segera mendatangi hingga menindak produsen tersebut.

Sementara itu Kabid Pemeriksaan BB POM di Palembang, Aquirina Leonara menjelaskan, mie yang mengandung formalin memiliki csejumlah ciri secara kasat mata. Bila ditarik, mie akan cenderung kenyal dan elastis. Sementara bila digenggam akan cenderung kembali ke bentuk asalnya.

“Meski kasat mata demikian, tetap harus diperiksa dan dibuktikan secara kimia menggunakan zat khusus,” ujarnya

Dijelaskannya, dari 33 sampel yang diambil di Pasar Kebon Semai, pihaknya menemukan 3 produk mie mengandung formalin dan 1 kerupuk yabg mengandung Rhodamin B (pewarna tekstil). Dijelaskannya, dalam jangka  panjang dan dalam kadar tertentu akan merugikan kesehatan. “Dampak kesehatan memang tidak langsung seperti bahan pangan yang mengandung bakteri. Reaksi tiap orang berbeda-beda,” ujarny.[**]

 

Penulis : Mad

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajak minat menabung pelajar di Muba, BPR Sumsel temui Pj Bupati, ini responnya

    Ajak minat menabung pelajar di Muba, BPR Sumsel temui Pj Bupati, ini responnya

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Pimpinan Cabang Sekayu Muhammad Fuad SH saat audiensi dengan Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud, Rabu (17/04/2024) berlangsung di ruang audiensi Bupati Muba, belum lama ini.   Tujuan mereka tak lain untuk meningkatkan minat menabung sejak dini dan meningkatkan pendapatan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sumatera Selatan Cabang Sekayu.   Oleh sebab itu, […]

  • Gunakan Dana Desa dengan Bijak, Agar SumseI Maju

    Gunakan Dana Desa dengan Bijak, Agar SumseI Maju

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru (HD) menyampaikan bahwa Bimtek sangat berguna dan perlu dilakukan oleh setiap desa kepada perangkat desa agar memberikan mereka ilmu dan pengetahuan dalam menjalankan pemerintahan yang benar dan sesuai dengan peraturan undang – undang terbaru tentang pemerintah desa. Gubernur juga mengatakan bahwa salah satu faktor penting yang dapat memajukan sebuah desa […]

  • Resep Nasi Tumpeng Mini, Filosofi & Tips Dapur Bicik Mona

    Resep Nasi Tumpeng Mini, Filosofi & Tips Dapur Bicik Mona

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.398
    • 0Komentar

    DI DAPUR kecil ala Bicik Mona, suara wajan berisik kayak konser dangdut kelas RT. Bau bawang merah ketemu serai sudah kayak cinta pertama—menyengat, bikin kaget, tapi nagih. Nah, kali ini Bicikmona lagi penasaran berat sama Nasi Tumpeng Mini, si raja meja makan yang bentuknya mirip gunung kecil tapi penuh makna. Kenapa tumpeng bentuknya kerucut? Ada […]

  • Ini Alasan Awak Media Akui Kemudahan Layanan Kemitraan Via Seklik

    Ini Alasan Awak Media Akui Kemudahan Layanan Kemitraan Via Seklik

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    “Mekanismenya ternyata sangat mudah, Sangat menyenangkan, tidak rumit dan tidak ribet serta bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja,” katanya Sseorang awak media, kamis, (25/3/2021) malam. Ia mengakui kemudahan layanan kemitraan komunikasi publik melalui aplikasi Sistem Integrasi Kemitraan Komunikasi Publik (Seklik ) tidak ribet. Aplikasi ini merupakan upaya Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan […]

  • Aplikasi AMPERA 24/7, Layanan Polisi Online Palembang

    Aplikasi AMPERA 24/7, Layanan Polisi Online Palembang

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Aplikasi AMPERA 24/7, Layanan Polisi Online Palembang menjadi salah satu inovasi Polrestabes Palembang dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih modern dan mudah dijangkau masyarakat. Melalui platform digital ini, berbagai layanan kepolisian diintegrasikan dalam satu sistem untuk memberikan kemudahan, kecepatan, serta transparansi dalam memenuhi kebutuhan warga. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, masyarakat […]

  • Karhutla Meluas, Kekeringan Berdampak pada 25.830 Warga Bandung

    Karhutla Meluas, Kekeringan Berdampak pada 25.830 Warga Bandung

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Karhutla masih menjadi ancaman utama pada musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia, di saat kebakaran hutan dan lahan terus bermunculan di berbagai daerah, dampak lain yang tak kalah serius juga dirasakan masyarakat. Di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kekeringan telah menyebabkan sedikitnya 25.830 warga atau 7.980 kepala keluarga kesulitan memperoleh air bersih. Badan Nasional […]

expand_less
WordPress Archive Abstrak – Agency & Portfolio WordPress Theme Abuild – Construction WordPress Theme AC Services | Air Conditioning and Heating Company WordPress Theme Academee | Education Center & Training Courses WordPress Theme Academia – Education Center WordPress Theme Academie – Education WordPress Theme Academist – Education & Learning Management System WordPress Theme Academix – Multipurpose WordPress Theme Academy LMS Offline Payment Addon Accalia | Dermatology Clinic & Cosmetology WordPress Theme + Elementor