Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Karhutla Meluas, Kekeringan Berdampak pada 25.830 Warga Bandung

Karhutla Meluas, Kekeringan Berdampak pada 25.830 Warga Bandung

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Karhutla masih menjadi ancaman utama pada musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia, di saat kebakaran hutan dan lahan terus bermunculan di berbagai daerah, dampak lain yang tak kalah serius juga dirasakan masyarakat. Di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kekeringan telah menyebabkan sedikitnya 25.830 warga atau 7.980 kepala keluarga kesulitan memperoleh air bersih.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, dalam laporan harian periode 6 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga 7 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, kejadian bencana masih didominasi kebakaran hutan dan lahan yang dipicu kondisi cuaca kering. Sejumlah peristiwa baru maupun perkembangan penanganan karhutla dilaporkan dari berbagai daerah, sementara pemerintah daerah terus melakukan upaya pemadaman dan pemantauan untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Karhutla terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dengan luas lahan terbakar sekitar 13 hektare. Titik api tersebar di Desa Selingsing, Desa Lalang, dan Desa Mangkubang. Setelah upaya pemadaman oleh tim gabungan, api berhasil dikendalikan pada Kamis (6/8) dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.

Di Jawa Tengah, kebakaran hutan dan lahan juga melanda Kabupaten Wonogiri dengan luas terdampak sekitar 2,5 hektare. Kebakaran yang terjadi di Desa Kaliancar dan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, berhasil dipadamkan pada Kamis sore sehingga tidak lagi mengancam permukiman warga.

Sementara itu, dampak musim kemarau paling besar dalam laporan BNPB justru terjadi di Kabupaten Bandung. Berkurangnya ketersediaan air bersih membuat ribuan warga terdampak kekeringan sejak akhir Juli. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD setempat telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih ke wilayah terdampak.

Di wilayah timur Indonesia, kebakaran hutan dan lahan juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, dengan luas sekitar 3,5 hektare. Petugas masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi munculnya kebakaran susulan.

Karhutla dengan luasan paling besar dalam laporan kali ini terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare, meski masih dalam proses pendataan. Kebakaran yang berlangsung sejak 29 Juli itu akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis (6/8) malam.

Selain itu, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, dengan luas sekitar 6 hektare dan berhasil dikendalikan pada hari yang sama. Sementara di Kota Sorong, Papua Barat Daya, luas lahan yang terbakar bertambah menjadi sekitar 10 hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Kebakaran juga sempat melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong seluas sekitar 5 hektare dan kini telah dinyatakan aman.

BNPB menyatakan pendampingan penanganan karhutla masih terus dilakukan di sejumlah provinsi prioritas, antara lain Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur. Dukungan yang diberikan mencakup operasi darat, bantuan udara, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah dengan tingkat risiko kebakaran tinggi.

Mengacu pada prakiraan BMKG, cuaca cerah hingga cerah berawan masih mendominasi sebagian wilayah Sumatra bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua dalam tiga hari ke depan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, meski hujan lokal masih berpeluang terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.

BNPB mengimbau pemerintah daerah memperkuat patroli terpadu, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman. Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas. Sementara di daerah terdampak kekeringan, distribusi air bersih diharapkan terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Legislasi DPR RI Belajar ke Sumsel,  Minta Masukkan Rumusan  RUU Larangan Minuman Beralkohol

    Badan Legislasi DPR RI Belajar ke Sumsel, Minta Masukkan Rumusan  RUU Larangan Minuman Beralkohol

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 623
    • 0Komentar

    MENGAWALI agenda kerjanya, Senin (11/4)  Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Mawardi Yahya menerima  unsur pimpinan dan anggota badan legislasi DPR RI, dalam rangka perumusan konsep naskah akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Larangan Minuman Beralkohol. Pimpinan dan anggota Badan Legislasi DPRRI diterima Wagub    Mawardi Yahya bertempat di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel. Dalam kesempatan tersebut […]

  • Dibalik Ketegasannya Terhadap Penjahat, Ternyata Kapolres Ini….

    Dibalik Ketegasannya Terhadap Penjahat, Ternyata Kapolres Ini….

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    KAPOLRES Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP. Alamsyah Pelupessy merupakan perwajahan polisi masa kini. Sosoknya yang humanis dalam melayani masyarakat, serta tegas menegakkan hukum mendapat apresiasi berbagai pihak terutama masyarakat Ogan Komering Ilir, Pria kelahiran Siri Sori Islam Pulau Saparua Maluku Tengah ini juga dikenal sebagai sosok religius. Sejak penugasannya sebagai Kapolres OKI pada Februari lalu […]

  • Kemenag Bagikan Dana Rp10 T, Untuk BOP RA dan BOS Madrasah

    Kemenag Bagikan Dana Rp10 T, Untuk BOP RA dan BOS Madrasah

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 664
    • 0Komentar

    KEMENAG tahun ini mengalokasikan anggaran Biaya Operasional (BOP) Raudlatul Athfal (RA) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) Madrasah hingga mencapai Rp10,077 triliun. Jumlah itu terdiri atas Rp7,319 triliun untuk madrasah swasta yang dicairkan oleh Ditjen Pendidikan Islam, Rp1,958 triliun untuk madrasah negeri dan anggarannya sudah ada di masing-masing satker madrasah negeri, serta Rp800,670 miliar untuk RA […]

  • Bangkitkan Ekraf Tanah Air di Pameran “Sneakers Brand Lokal”

    Bangkitkan Ekraf Tanah Air di Pameran “Sneakers Brand Lokal”

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.555
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi gelaran pameran “Sneakers Brand Lokal” yang menghadirkan puluhan brand lokal mulai dari sepatu hingga kaos dan banyak lagi. Pameran ini dinilai sebagai salah satu langkah strategis dalam menggerakkan kembali sektor ekonomi kreatif Tanah Air. Saat mengunjungi pameran “Sneakers Brand Lokal” di […]

  • Sekda Muba Simak Wejangan Wapres dalam Rakornas Virtual, Ma’ruf Amin Nilai Reformasi Birokrasi Gak Hanya Penyederhanaan Secara Teknis, Tapi Harus Bisa Ubah Kerangka Berpikir ASN

    Sekda Muba Simak Wejangan Wapres dalam Rakornas Virtual, Ma’ruf Amin Nilai Reformasi Birokrasi Gak Hanya Penyederhanaan Secara Teknis, Tapi Harus Bisa Ubah Kerangka Berpikir ASN

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.694
    • 0Komentar

      WAKIL Presiden [Wapres] RI Ma’ruf Amin mengatakan reformasi birokrasi tidak hanya penyederhanaan secara teknis melainkan harus bisa mengubah kerangka berpikir aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. “Harus menyentuh akar permasalahan dan perubahan paradigma yang memberikan kemungkinan ditemukan-nya berbagai terobosan, inovasi atau pemikiran baru,” kata Wapres Ma’ruf dalam pidato kunci pada Rapat Koordinasi […]

  • ‘Business Matching’ Mpumalanga, di Afrika Selatan, Beragam Peluang Usaha, Termasuk UMKM Ditawarkan RI

    ‘Business Matching’ Mpumalanga, di Afrika Selatan, Beragam Peluang Usaha, Termasuk UMKM Ditawarkan RI

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Pingintau.id – Mpumalanga, Afrika Selatan – Dalam rangka meningkatkan perdagangan Indonesia di Afrika Selatan, KBRI Pretoria dan Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Johannesburg menggelar ‘Business Matching’ dengan perwakilan bisnis dari provinsi Mpumalanga, Afrika Selatan (06/10/2021). Dalam kegiatan tersebut, hadir perwakilan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, hospitality, infrastrukutur, otomotif, produk plastik, permesinan. Pertemuan berhasil mengidentifikasi […]

expand_less
WordPress Archive Postcode/Address Validation for WooCommerce Posts Grid Builder for Elementor Posts Table Pro Postx Pro - Gutenberg Post Blocks Poterra – Pottery & Ceramic Elementor Template Kit Potopath – Digital Agency Elementor Template Kit Potret – Photography Portfolio Elementor Template Kit Povert – NonProfit Fundraising Charity WordPress Theme POVULR – Modeling & Talent Agency Elementor Template Kit Powerful Circle Menu Plugin for WordPress: Enhance User Engagement and Navigation