Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Terancam Pencemaran, Walikota Palembang Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai Musi

Terancam Pencemaran, Walikota Palembang Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai Musi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
  • visibility 1.256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Walikota Palembang H. Harnojoyo mengajak masyarakat Palembang untuk menjaga kebersihan Sungai Musi dari pencemaran.

“Masyarakat Palembang jangan percaya bila Sungai Musi akan selalu selamanya mampu memasok sumber air bagi masyarakat. Apalagi bila perilaku kita tidak menjaganya,” ujarnya pada Seminar Nasional Hari Air Dunia Tahun 2019 di Gedung Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya, Kamis (21/3/2019).

Harnojoyo memaparkan  kondisi air saat ini semakin terancam oleh polusi, baik itu Sungai Musi dan Anak Sungai Musi. Saat ini Palembang telah kehilangan ratusan anak Sungai Musi, menyisakan hanya 95 anak sungai.

Oleh sebab itu, katanya program gotong-royong sebagai salah satu unggulan Pemerintah Kota Palembang merupakan upaya untuk menjaga Sungai yang tersisa di Palembang agar tetap lestari.

“Gotong-royong ini juga sebagai upaya revolusi mental masyarakat agar senantiasa menjaga sumber air sehingga dapat dimanfaatkan untuk generasi mendatang,”tambahnya.

Harnojoyo menjelaskan, untuk menyediakan sumber pasokan air baku baru bagi masyarakat Palembang, Pemerintah Palembang juga sedang membuat embung seluas 100 hektare. Selain sebagai pasokan air bersih,  embung itu juga berguna untuk pengendali air.

Hadir dalam acara itu, Walikota menjadi  keynote speaker, selain itu Dirjen Pengendalian Air Sungai dan Hutan Lindung Dr Ir Ida Bagus Putra Pratama MSc,  Dirjen Sumberdaya Air Dr Ir Hari Suprayogi MEng,  dan Prof Dr Edwin Aldrian dari IPCC.

Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Kementerian LHK Dr Ir Ida Bagus Putra Pratama MSc mengatakan, air merupakan karunia bila tersedia secara kontinyu. Dan menjadi malapetaka bila kondisinya kritis. Di sebagian Indonesia kondisi air mendekati kritis hingga kritis.

“Untuk mencegah air menjadi petaka, maka kita harus melakukan pembenahan di hulu dan hilir daerah aliran sungai. DAS Musi termasuk yang kritis dan harus diintervensi.Kesalahan tata ruang dapat berdampak bencana,” ujarnya.

Diperebutan di  Dunia

Seminar bertema ‘Leaving No One Behind’ Pengelolaan Sumberdaya Air Berkelanjutan tersebut diikuti sekitar 400 peserta. Peserta seminar sepakat untuk menjaga kebersinambungan atas air sebagai suatu kewajiban.

Peran air nanti, dikatakan Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE., akan sama halnya dengan energi fosil yang di perebutkan di dunia sekarang, karena umat manusia semakin banyak, namun air semakin sedikit

“Sebagai lembaga pendidikan tinggi, Unsri banyak riset – riset yang dilakukan, tujuannya adalah memberikan pemikiran dan solusi untuk keperluan umat manusia itu yang utama,” ungkapnya.

Selain itu dilanjutkan Anis, kita harus punya pemikiran untuk menjaga alam semesta, salah satunya di bidang air, karena air dengan bertambahnya jumlah penduduk di bumi khususnya di Indonesia walaupun kita banyak air sekarang, namun sudah mulai banyak masalah.

Air yang diberikan oleh Allah SWT  sebagai karunia yang sebagian besar sudah bersih lewat tumbuhan, didalam proses perjalanan air ini yang digunakan oleh manusia, terkadang penggunaannya tidak terkendali dan sekarang air itu tidak hanya untuk minum melainkan untuk usaha juga, pertanian dan industri yang terkadang pengelolaannya itu tidak memperhatikan faktor lingkungan maupun faktor yang menyebabkan air itu rusak.

Guna dari seminar ini adalah mengumpulkan pemikiran – pemikiran dari perguruan tinggi, yang nantinya bisa berkontribusi menyangkut permasalahan air,

“Hampir dari semua perguruan tinggi dari 19 provinsi di Indonesia memberikan kontribusi hasil riset mereka, dimana hasil riset ini perlu di publikasikan,”ucapnya.

Tujuan dari dipublikasikan hasil riset tersebut, supaya masyarakat tahu bahwa misalnya membuang bahan yang berbahaya jangan disungai, salah satu contoh yang bisa menyebabkan polusi dan akan mengancam kesehatan manusia bahkan bisa mematikan.

Air ini sebentar lagi akan menjadi rebutan karena selain untuk minum makin banyak, lingkungan yang rusak sehingga sumber air bersihnya berkurang, kemudian pertanian yang digalakan untuk menggantikan energi saat ini yang dinamakan biofuel itu juga memerlukan air yang banyak, karena itu kalo tidak dicmanagement  dengan baik nanti dapat energi biofuel namun orangnya kering semua karena kekurangan air,

“Itu yang dinamakan management air, artinya bisa me manage air sebagai minuman, industri dan lainnya itulah tujuan dari seminar ini,”

Ini tidak satu kali dilakukan tapi harus terus menerus, nanti ada benang merah dari setiap seminar yang diperuntukan untuk kelangsungan umat manusia dan sekarang ini juga kementerian riset Dikti sudah mengarahkan dan risetnya juga sudah di alihkan untuk yang bisa diterapkan.

“Sekarang sudah diminta pak Mentri dan pak presiden supaya perguruan tinggi itu membuahkan hasil – hasil  yang bisa dinikmati masyarakat, kedepannya mudah-mudahan harapan saya dalam waktu yang tidak lama nanti ada produk – produk yang dikeluarkan dari hasil riset yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi di Indonesia ini,” terangnya.[**]

 

Penulis :Faldi

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunggu Tanggal Mainnya, POS Bakal Beri Kejutan Bagi Penikmat Pempek Khas Palembang

    Tunggu Tanggal Mainnya, POS Bakal Beri Kejutan Bagi Penikmat Pempek Khas Palembang

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.479
    • 0Komentar

    POS Indonesia hadirkan berbagai fasilitias bagi mereka yang ingin menikmati Pempek khas Palembang guna memeriahkan  hari jadi Ampera pada tanggal 30 September serta dalam rangka mendukung upaya revitalisasi ekonomi Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) masyarakat, PT. Pos hadirkan promo bagi  pelanggan yang ingin mengirim paket pempek. Executive General Manager PT. Pos Kota Palembang  Yessi Agustianti […]

  • Beras ASN Dipastikan April

    Beras ASN Dipastikan April

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumsel Herman Deru soal penyaluran beras bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumsel, Sekda Sumsel Nasrun Umar menggelar rapat terbatas dengan OPD terkait, perwakilan Bulog dan Bank Sumsel Babel (BSB) di Ruang Bina Praja, Kamis (28/3/2019) pagi. Usai rapat ia memastikan penyaluran beras bagi ASN ini akan dimulai bulan April […]

  • Siaga Karhutla, Muba Sebar Personil Hingga Kepelosok Desa

    Siaga Karhutla, Muba Sebar Personil Hingga Kepelosok Desa

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Siaga Karhutla, Muba Sebar Personil Hingga Kepelosok Desa KESIAPSIAGAAN antisipasi pencegahan kebakaran hutan perkebunan dan lahan (karhutbunlah) di wilayah Musi Banyuasin terus digencarkan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. Dalam kesempatan menghadiri Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Karhutbunlah tahun 2020 di Kebun Raya Sriwijaya Kabupaten Ogan Ilir, Bupati Muba Dodi Reza […]

  • Siti Nurbaya : “Tak Akan Kami Biarkan, Bagi Penjahat Karhutla, Kami Akan Terus Kejar dan Tindak”

    Siti Nurbaya : “Tak Akan Kami Biarkan, Bagi Penjahat Karhutla, Kami Akan Terus Kejar dan Tindak”

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.382
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan telah menyegel 19 lahan konsesi di Kalimantan Barat [Kalbar]. Penyegelan tersebut karena teridikasi melakukan pembakaran hutan dengan sengaja. “Langkah enforcement diambil karena 19 konsesi teridikasi melakukan pembakaran hutan, artinya hampir 99% penyebab kebakaran hutan memang ulah manusia, “kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya dalam rilisnya dilaporkan […]

  • Bupati Muba Berikan Kuliah Umum, Begini Komentar Wakil Rektor IV Unsri

    Bupati Muba Berikan Kuliah Umum, Begini Komentar Wakil Rektor IV Unsri

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Pemimpin influencer generasi millenial,

  • 92% Pakai AI, Tapi UMKM Belum Panen Manfaat

    92% Pakai AI, Tapi UMKM Belum Panen Manfaat

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    INDONESIA mencatat tingkat adopsi kecerdasan artifisial (AI) mencapai 92 persen. Angka itu terdengar impresif. Namun pemerintah mengakui pelaku usaha, terutama sektor riil dan UMKM, belum sepenuhnya merasakan lonjakan produktivitas dari teknologi tersebut. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan evaluasi tersebut di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, Selasa (24/02/2026). Ia menilai penggunaan AI di […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Recommendation Engine WooCommerce Redirect To Page or URL on Add To Cart – Direct Checkout or Skip Cart WooCommerce RedSys Payment Gateway WooCommerce Referral Scheme WordPress Plugin WooCommerce Refund And Exchange With RMA WooCommerce Refund And Exchange with RMA – Warranty Management, Refund Policy, Manage User Wallet WooCommerce Registration Fields Plugin – Custom Signup Fields WooCommerce Request a Quote WooCommerce Request a Quote Plugin – Ask for Quotation WooCommerce Request Quote & Bargaining