Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tips » Bayi Hasil Rekayasa Genetik Lahir, Diklaim Kebal HIV

Bayi Hasil Rekayasa Genetik Lahir, Diklaim Kebal HIV

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 2 Des 2018
  • visibility 1.809
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEORANG – ilmuwan dari Tiongkok bernama Profesor He Jiankui yang berasal dari Southern University of Science and Technology (SUST) di kota Shenzhen melakukan sebuah prosedur medis yang sangat kontroversial, yakni menciptakan bayi rekayasa genetik. Bayi ini diklaim kebal dari penyakit HIV. Meskipun terlihat seperti sesuatu yang hebat, banyak orang yang menganggap penelitian ini sebagai sebuah pelanggaran serius, khususnya dalam hal etika.

Bayi kembar dua dengan manipulasi genetik

Profesor He menyebut bayi kembar ini memiliki nama Lulu dan Nana. DNA dari kedua bayi kembar ini telah diubah dengan metode CRISPR. Setelah melakukan penyesuaian genetik, kedua bayi ini dikabarkan tidak akan mudah terjangkit HIV. Bahkan, Profesor He juga menyebut ayah dari kedua bayi ini sebenarnya positif HIV.

Sebenarnya, kedua orang tua dari bayi rekayasa genetik yang kembar ini tidak berniat untuk memiliki bayi dengan kondisi genetik yang telah dimanipulasi. Hanya saja, keduanya juga tidak ingin sang anak memiliki penyakit sebagaimana yang dimiliki oleh orang tuanya.

“Sebenarnya saya hanya memenuhi keinginan orang tua dari bayi kembar ini. Memang, pekerjaan saya ini sangat kontroversial, namun saya percaya jika ada keluarga yang membutuhkan teknologi ini. Saya bersedia untuk bertanggung jawab dan menerima semua kritik terkait hal ini, tapi saya percaya hal ini akan berguna bagi dunia medis di masa depan,” terang Profesor He melalui kanal YouTube.

Dianggap sebagai pelanggaran serius

Setelah Profesor He merilis video tentang kelahiran bayi kembar ini, universitas SUST tempat ia bekerja justru segera melakukan investigasi. Berdasarkan rilis resmi dari universitas, apa yang dilakukan Profesor He dianggap sebagai “pelanggaran serius bagi etika dan standar akademik,” bahkan, pihak universitas juga memposisikan Profesor He dalam kondisi cuti tanpa digaji sejak Februari 2018 lalu.

Tak hanya pihak universitas, pencipta metode CRISPR dari Amerika Serikat Jennifer Doudna juga ikut-ikutan mengajukan protes. Menurut Doudna, Profesor He telah melakukan melanggar ketentuan yang telah ditetapkan oleh komunitas sains tentang penggunaan metode ini.

Memicu perdebatan para ahli

Di Amerika Serikat, prosedur rekayasa genetik pada bayi dibatasi dengan ketat dan bahkan dikabarkan hanya bisa dilakukan di laboratorium saja. Sementara itu, di Tiongkok, prosedur kloning manusia memang dilarang namun prosedur rekayasa genetik masih diperbolehkan.

“Teknologi ini bisa memberikan masalah dari segi etika mengingat perubahan pada embrio akan diturunkan pada generasi berikutnya. Bisa jadi, garis keturunan dari orang yang memiliki rekayasa genetik ini juga akan terdampak,” tulis Technology Review of Massachussetts Institute of Technology (MIT).

Sementara itu, Profesor Nicholas Evans dari University of Massachussets Lowell menyebut tindakan Profesor He yang mempublikasikan hasil percobaannya sebagai sesuatu yang melanggar norma-norma masyarakat.

“Rekayasa genetika pada embrio memang sudah sering dibicarakan para ahli. Sebenarnya, tujuannya memang baik, yakni anak-anak bisa dibuat untuk kebal pada sebuah penyakit, namun bisa jadi hal ini juga bisa memberikan efek berbahaya,” ungkap Profesor Evans.

David Baltimore, seorang pakar di bidang biologi yang akan segera menyelenggarakan konferensi internasional yang membahas rekayasa genetika di Hong Kong menyebut hasil percobaan yang dilakukan Profesor He yaitu bayi rekayasa genetik akan segera dibahas demi menentukan apakah yang dilakukannya sebenarnya benar atau salah.

“Sebenarnya, kami belum pernah melakukan sesuatu yang bertujuan untuk mengubah seluruh gen umat manusia. Kita juga belum pernah melakukan sesuatu yang bisa memberikan dampak bagi generasi berikutnya. Apa yang dilakukan Profesor He telah mengubah hal ini sehingga kami harus membahasnya,” ungkap Baltimore.[**]

Sumber : doktersehat.com

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud amalkan nilai-nilai Pancasila, Pj Bupati OKI ajak generasi muda jaga kerukunan

    Wujud amalkan nilai-nilai Pancasila, Pj Bupati OKI ajak generasi muda jaga kerukunan

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co..id, -Pj. Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) menyampaikan agar generasi muda dan seluruh masyarakat Indonesia menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. “Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak masyarakat OKI untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Asmar, Senin (3/6/2024). Peringatan Hari […]

  • Baru 250 Lokasi, Cakupan  Aplikasi Pedulilindungi Diperluas Hingga 500 Lokasi

    Baru 250 Lokasi, Cakupan Aplikasi Pedulilindungi Diperluas Hingga 500 Lokasi

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, menyebut pengunjung Mal di berbagai kota merasa aman dan nyaman dengan diberlakukannya aplikasi PeduliLindungi. Menurutnya, berdasarkan pengakuan beberapa pengunjung mal di Medan dan Lampung mengaku dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke Mal dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Johnny mengatakan, pemerintah memang mengembangkan aplikasi PeduliLindungi sebagai […]

  • Gubernur Ajak PWNU Perangi Kemiskinan di Sumsel

    Gubernur Ajak PWNU Perangi Kemiskinan di Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 969
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru mengajak umat Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sumsel untuk bersama-sama memerangi kemiskinan. Hal itu ditegaskan Herman Deru ketika bersilahturahmi bersama Pengurus NU Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Jum’at (6/3/2020). “Musuh terbesar kita saat ini adalah kemiskinan dan NU bersama organisasi Islam lainnya ikut berperan dalam memerangi kemiskinan itu […]

  • Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?

    Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    PENDAFTARAN Gelombang 12 Program Kartu Prakerja telah dibuka di www.prakerja.go.id, dengan total kuota 600 ribu orang. Untuk dapat mengikuti Program Kartu Prakerja, harus memenuhi syarat seperti merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia di atas 18 tahun, serta tidak sedang menempuh pendidikan formal (sekolah/kuliah). Syarat lain yang harus dipenuhi adalah bukan penerima bansos Kementerian Sosial dan program […]

  • Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kemenag Cabut Izin Operasional Pesantren Manarul Huda Antapani, Bandung

    Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kemenag Cabut Izin Operasional Pesantren Manarul Huda Antapani, Bandung

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama mencabut izin operasional Pesantren Manarul Huda Antapani, Bandung. Tindakan tegas ini diambil karena pemimpinnya yang berinisial HW diduga melakukan tindakan pemerkosaan terhadap sejumlah santri. Selain itu, Pesantren Tahfidz Quran Almadani yang juga diasuh HW ditutup. Lembaga ini belum memiliki izin operasional dari Kementerian Agama. Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani mengatakan, pemerkosaan adalah […]

  • Pemerintah Libatkan Semua Elemen Upaya Memperkuat 3T

    Pemerintah Libatkan Semua Elemen Upaya Memperkuat 3T

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    PENGUATAN upaya 3T yaitu testing, tracing, dan treatment, terus dilakukan. Salah satunya dengan melibatkan TNI/Polri untuk membantu kegiatan pelacakan kontak dan pemantauan isolasi dan karantina. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, melalui keterangan yang resmi yang diterima InfoPublik mengatakan dengan pelibatan lebih banyak elemen masyarakat dapat membantu upaya pengendalian COVID-19 mulai […]

expand_less
WordPress Archive Auto Showroom – Car Dealership WordPress Theme Auto Spa – Car Wash WordPress Theme Autocar – Car Dealer Elementor Template Kit Autodoc – Car Repair WordPress Theme Autodrive – Car Rental & Dealer Elementor Template Kit Autoglow – Car Wash WordPress Theme Autokar – Auto Care Elementor Template Kit AutoKit – Auto Dealership & Car Listing Elementor Template Kit AutomateWoo – Birthdays Add-on AutomateWoo – Marketing Automation for WooCommerce