Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Rembuk Nasional, Wabup Muba Kasih ‘Wejangan’ untuk Petani Kepala Sawit Indonesia

Rembuk Nasional, Wabup Muba Kasih ‘Wejangan’ untuk Petani Kepala Sawit Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2018
  • visibility 1.364
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2018 Tentang Penundaan Dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta peningkatan produktifitas perkebunan kelapa sawit menjadi angin segar bagi petani sawit mandiri di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba]. Betapa tidak kelapa sawit merupakan salah satu komoditas utama di Kabupaten Muba.

Moratorium sawit tersebut akan dilakukan selama tiga tahun, dan saat ini Pemerintah Kabupaten Muba berupaya mengimplementasikan program perjuangan petani sawit untuk perbaikan tata kelola perkebunan rakyat selama moratorium sawit.

“Peremajaan lahan perkebunan sawit milik petani mandiri juga merupakan bagian untuk melakukan perbaikan tata kelola perkebunan sawit yang mengedepankan kepentingan petani sawit mandiri di Muba,”ungkap Beni Hernedi, Wakil Bupati Muba di sela menghadiri kegiatan Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia di Redtop Hotel and Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Menurutnya saat ini tercatat sudah 4.446 hektare perkebunan kelapa sawit petani mandiri di Muba dilakukan peremajaan dan bantuan bibit.Peresmiannya, paparnya langsung dihadiri Presiden RI, Joko Widodo di Muba.

Kelapa sawit tidak boleh hanya dilihat sebagai kepentingan industri besar, jelasnya akan tetapi juga merupakan kepentingan jutaan petani kecil yang selaras dengan agenda global.

Beni juga menyebutkan, bersama sama dengan Bupati Dodi Reza dan kepala OPD terkait  akan melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) terkait perkebunan kelapa sawit, dengan membuka sekolah menengah kejuaran kelapa sawit.

“Nantinya akan menciptakan SDM manusia yang handal dalam bidangnya khususnya di bidang kelapa sawit,”urainya.

Selain itu, terang Beni ada sekitar 1,52 juta ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) setiap tahun ke luar terus dari Muba. Oleh karena itu, Muba akan mendorong industri hilirnya, seperti industri minyak goreng di kabupaten kita ini.

Kerjasama

Sementara itu, Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Indonesia, Mansuetus Darto dalam kesempatan tersebut mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan 14 kabupaten di Indonesia dan, salah satunya Kabupaten Muba untuk melakukan pendataan serta menyediakan data petani swadaya bagi dinas perkebunan kabupaten.

“Maksud dan tujuan dengan pendataan ini adalah sebagai sumber informasi bagi kebijakan public level kabupaten, pemberdayaan petani, dan pengembangan kemitraan berkelanjutan hingga menjadi sumber informasi untuk legalitas bagi petani,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sawit rakyat khususnya petani swadaya, SPKS melatih anggotanya, agar petani memiliki SDM dalam budidaya dan juga memiliki kesadaran untuk menerapkan praktek-praktek terbaik di perkebunan sawit ke arah sawit berkelanjutan.

“Dengan modul-modul pelatihan yang lengkap, SPKS melatih bagi anggotanya antara lain pelatihan budidaya sawit dan BumDes sawit bagi aparatur desa,” urainya.

Darto menambahkan Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia ini bertujuan untuk mengangkat problem-problem utama dalam tata kelola sawit Indonesia khususnya di tingkat petani dan kebijakan nasional sawit.

Kemudian merumuskan dan merencanakan program perjuangan petani dan organisasi SPKS untuk membangun tata kelola petani sawit Indonesia yang dapat memberikan rasa adil, sejahtera dan berkontribusi bagi pembangunan sawit berkelanjutan.

Selain itu, urainya lagi dapat  menyusun langkah langkah untuk memperjuangkan sawit kita di mata dunia, sehingga nantinya akan kembali berbuah manis untuk harga sawit petani.

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) juga menyambut baik Instruksi Presiden RI (Inpres) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit (moratorium).

SPKS menilai kebijakan itu akan memberikan keuntungan riil bagi petani, dalam bentuk pemberdayaan bagi petani swadaya mandiri dan mencegah oversuplai yang saat ini terjadi.Galakkan Tata Kelola dan Industri Hilir Sawit

“Selain itu, Memberikan Rekomedasi strategis bagi pemerintah Nasional, Daerah dan pelaku pasar sawit, Institusi keuangan nasional termasuk BPDP-KS untuk merumuskan, melaksanakan keputusan-keputusan Rembug Nasional Petani Kelapa Sawit Indonesia,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir menjadi pembicara, yakni Arif Pasha Direktur Landa Landfrom Agararia Kementerian BPN/ATR, Wiiistra Danny asisten deputi Bidang Koordinasi pangan dan pertanian Kemenko dan bapak Ir H. Bambang MM, Pimpinan Direktorat jenderal Perkebunan RI dan pembicara lainya.[**]

 

Penulis : Ari /Humas Pemkab Muba

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Pelayanan, Mensos Minta Petugas Jemput Penerima PKH

    Tingkatkan Pelayanan, Mensos Minta Petugas Jemput Penerima PKH

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    MENTERI Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengharapkan warga penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dijemput di rumahnya masing-masing saat pencairan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Hal itu disampaikan Mensos Risma melalui keterangan tertulisnya, usai membagikan PKH di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, kemaren. “Ayo Pak Camat, Bu Lurah ini dibagi per kelurahan dijemput satu […]

  • demo-angkot-palembang

    Puluhan Sopir Angkut Palembang Sweeping Angkutan Daring

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Puluhan angkutan umum di Palembang menggelar aksi unjukrasa dengan melakukan sweaping terhadap angkutan daring yang tengah beroperasi di Jalan POM IX, Kampus Palembang, aksi tersebut digelar karena semakin menjamurnya angkutan daring yang membuat pendapatan mereka anjlok.

  • Presiden Tanam Jagung Varietas NASA 29

    Presiden Tanam Jagung Varietas NASA 29

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

      PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menanaman jagung bersama petani di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (23/11/2021). “Sore hari ini saya bersama dengan Pak Menko Perekonomian, dengan Menteri Pertanian, dan juga Gubernur Sulawesi Selatan, Pak Bupati Kabupaten Jeneponto dan para petani bersama-sama melakukan penanaman jagung di areal seluas 1.000 hektare,” ujar […]

  • Asanya Muba, Nggak Mau Lagi Tergantung dari Migas, Tempatkan Sektor Ini Jadi Program Utama

    Asanya Muba, Nggak Mau Lagi Tergantung dari Migas, Tempatkan Sektor Ini Jadi Program Utama

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    SEKTOR pertanian seharusnya menjadi program utama ke depan gunanya menempatkan Kab.Muba menjadi ekonomi mandiri, apalagi minyak &gas bakal habis. Oleh sebab Pemkab Muba berharap kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Muba dapat berperan aktif dalam memajukan sektor pertanian di Musi Banyuasin. Bahkan Muba sudah menetapkan tujuan-tujuan pembangunan yang sudah di share, dan meminta disampaikan keseluruh […]

  • Resmi, Pusri Akhiri Pengantongan Pupuk 2019 & Awali Pengantongan 2020  

    Resmi, Pusri Akhiri Pengantongan Pupuk 2019 & Awali Pengantongan 2020  

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.099
    • 0Komentar

    PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mengakhiri pengantongan pupuk pada tahun ini dan mengawali pengantongan pupuk 2020. Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) itu secara keseluruhan pada 2019 memproduksi pabrik eksisting untuk urea realisasinya sebesar 2.204.818 ton per tahun, Amoniak sebesar 1.443.213 ton per tahun dan NPK I sebesar 102.767 ton per tahun. “Pengantongan pupuk akhir 2019 […]

  • Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.131
    • 0Komentar

    “Jadi bukan hanya dalam kegiatan acara satu hari saja kemudian selesai, namun harus berkelanjutan. Nah ini salah satu hikmah dari Asian Games di Sumsel,”

expand_less
WordPress Archive Mindly – Psychology, Therapy & Counseling Elementor Template Kit Mindtech – IT Solutions & Services Company Elementor Template Kit Mindwellness – Psychology and Counseling WordPress Theme Mine Flipbook WordPress Plugin Minera - Minimalist WooCommerce WordPress Theme Minera Skincare & Dermatology Elementor Template Kit Minerale – Bottled Drinking Water Elementor Template Kit MinervaKB Knowledge Base for WordPress with Analytics Minet – Minimalist eCommerce WordPress Theme Mingle SAAS – Social Auto Poster & Scheduler PHP Script