Herman Deru dan Kapolda Sumsel Bidik 4 Isu Panas!
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Herman Deru dan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana membahas empat isu strategis berkaitan langsung dengan keamanan dan pembangunan daerah.
Empat isu itu, yakni kabut asap, infrastruktur jalan, penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), serta penguatan identitas budaya lokal. Hal itu mengemuka dalam pertemuan keduanya di Griya Agung Palembang, Jumat (16/10/2026).
Pertemuan tersebut guna memperkuat koordinasi Pemerintah Provinsi Sumsel dan Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas daerah sehingga diharapkan dapat mendukung program pembangunan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana menegaskan kesiapan jajarannya mendukung pemerintahan daerah dan pelaksanaan program prioritas nasional.
“Program Presiden Prabowo di Sumsel harus disukseskan. Gubernur adalah motor penggeraknya, dan kami siap memberikan dukungan penuh sesuai fungsi kepolisian sebagai alat negara,” ujar Rony.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru mengapresiasi sinergi TNI, Polri, dan masyarakat yang selama ini turut menjaga kondisi Sumsel tetap kondusif di tengah keberagaman budaya dan dinamika pengelolaan sumber daya alam.
Salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut adalah penanganan kabut asap yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.
Selain itu, sebutnya pemeliharaan infrastruktur jalan dan penindakan kendaraan ODOL turut dibahas karena berkaitan dengan ketertiban transportasi serta keselamatan pengguna jalan.
Disamping itu, penguatan identitas lokal Sumsel juga menjadi bagian dari pembicaraan, termasuk pengenalan busana dan simbol adat seperti tanjak.
Melalui pertemuan ini, Pemprov Sumsel dan Polda Sumsel menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, tindak lanjut terhadap berbagai persoalan tersebut menjadi bagian penting agar koordinasi antarlembaga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
