Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Antrean Haji Ternyata 14 Tahun, 400 Ribu Data Jemaah Bermasalah

Antrean Haji Ternyata 14 Tahun, 400 Ribu Data Jemaah Bermasalah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Antrean haji yang selama ini membuat calon jemaah harus menunggu belasan hingga puluhan tahun mulai mendapat gambaran berbeda. Pemerintah menyebutkan masa tunggu faktual jemaah yang berangkat tahun ini berada di kisaran 14 tahun.

Angka tersebut muncul setelah pemerintah melakukan validasi terhadap sekitar 5,7 juta data jemaah haji. Dari proses tersebut, sekitar 400 ribu data ditemukan tidak valid.

Temuan data ini menjadi salah satu persoalan yang kini dibenahi pemerintah. Sebab, menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, angka antrean perlu disesuaikan dengan kondisi faktual di lapangan.

“Antrean faktualnya sekarang 14 tahun, sesuai dengan perintah Presiden mencari formula dan membereskan data-data yang invalid,” kata Dahnil melansir laman resmi haji, Selasa (29/9/2026).

Persoalan antrean tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Dahnil di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Prabowo meminta pembenahan tidak berhenti pada data jemaah. Pemerintah juga diminta memastikan pengelolaan keuangan haji memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dahnil mengatakan Presiden mendorong dilakukannya audit forensik terhadap tata kelola keuangan haji di bawah BPKH.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi pengelolaan keuangan haji secara faktual sebelum dilakukan penataan lebih lanjut.

“Presiden ingin tahu fakta sebenarnya seperti apa kondisi keuangan haji,” ujar Dahnil.

Hasil audit tersebut nantinya diharapkan menjadi pijakan untuk melakukan rekonstruksi tata kelola keuangan haji agar lebih akuntabel dan berkelanjutan.

Kementerian Haji dan Umrah selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BPKP, mengenai pelaksanaan audit tersebut.

Jadi Perhatian Presiden

Di tengah pembenahan itu, persoalan biaya yang harus dibayar jemaah juga menjadi perhatian Presiden.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan Prabowo mengingatkan agar perubahan berbagai komponen biaya penyelenggaraan haji tidak membuat beban jemaah menjadi terlalu berat.

Oleh karena itu, pemerintah tengah membahas formulasi pembiayaan dengan mengatur kembali komposisi antara Bipih, atau biaya yang dibayar langsung oleh jemaah, dengan nilai manfaat.

Salah satu komposisi yang disarankan Presiden adalah sekitar 52 persen Bipih dan 48 persen nilai manfaat.

“Pada prinsipnya, Presiden mengatakan jangan sampai memberatkan jemaah. Karena itu, kami mencari formulasi bagaimana, walaupun ada perubahan angka-angka, jemaah tidak mendapatkan beban yang cukup besar,” kata Irfan.

Pembenahan kemudian menyentuh persoalan lain yang tidak kalah sensitif, yakni praktik di dalam ekosistem haji dan umrah.

Irfan mengatakan Presiden memberikan perhatian terhadap praktik kartel, pelanggaran, dan kecurangan yang dinilai dapat merugikan calon jemaah.

Menurut dia, Presiden mengapresiasi langkah Kementerian Haji dan Umrah dalam membersihkan ekosistem tersebut.

“Beliau sangat mengapresiasi upaya kita dalam rangka membersihkan ekosistem haji maupun umrah dari kartel-kartel, dari beberapa pelanggaran dan kecurangan yang semuanya bermuara pada kerugian bagi calon jemaah,” ujar Irfan.

Pembenahan haji yang sedang dilakukan pemerintah dengan demikian tidak hanya menyangkut angka biaya keberangkatan.

Pemerintah juga sedang membereskan basis data jemaah, menghitung kembali kondisi faktual antrean, menata tata kelola keuangan, serta membersihkan praktik yang dinilai merugikan calon jemaah.

Untuk saat ini, hasil validasi pemerintah menunjukkan satu angka yang paling mencolok: masa tunggu faktual jemaah yang berangkat tahun ini berada di kisaran 14 tahun, setelah sekitar 400 ribu dari 5,7 juta data yang diperiksa dinyatakan tidak valid. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Minta BPKP Berikan Arahan, Insenerator Keramasan,  Harapan Besar dalam Permasalahan Sampah di Palembang

    Walikota Minta BPKP Berikan Arahan, Insenerator Keramasan, Harapan Besar dalam Permasalahan Sampah di Palembang

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 771
    • 0Komentar

    UPAYA dalam percepatan penyelesaian terkait Adendum (Perubahan) ataupun Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama pihak ketiga (Investor), yakni dalam rencana pembangunan Insenerator di Keramasan hingga saat ini masih terus dikebut oleh Pemerintah kota Palembang. Diketahui sebelumnya, Pemerintah kota Palembang melalui Walikota Palembang, H. Harnojoyo juga sempat meminta BPKP untuk memberikan petunjuk secara keseluruhan terkait Adendum PKS […]

  • Cerita Mariani ASN Muba yang Mengabdi 37 Tahun di Sekretariat DPRD Muba, Nah Ini Katanya…

    Cerita Mariani ASN Muba yang Mengabdi 37 Tahun di Sekretariat DPRD Muba, Nah Ini Katanya…

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    GENAP 37 tahun mengabdi di Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, bukan waktu yang sebentar bagi Mariani (57) ASN yang bekerja di Sekretariat DPRD Muba. Sejak awal diangkat PNS oleh Bupati Ir Alex Noerdin SH MM pada 2006 lalu melalui Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, kini di […]

  • Duh ! Cuaca Sangat Panas Menyengat, Ini yang Harus Lakukan untuk Jaga Kesehatan

    Duh ! Cuaca Sangat Panas Menyengat, Ini yang Harus Lakukan untuk Jaga Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Akhir-akhir ini, cuaca di bumi sangat panas, bahkan menyengat terasa dikulit kita, karena, panasnya bahkan  bisa mencapai 40 derajat celcius lebih. Nah,  ada beberapa hal yang perlu kita jaga agar dapat menjaga kesehatan. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti: Minum cukup air: Pastikan Anda terhidrasi dengan baik. Saat cuaca panas, tubuh cenderung […]

  • OKI Bakal Terapkan BTM Setelah 21 Agustus

    OKI Bakal Terapkan BTM Setelah 21 Agustus

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

    JELANG Pelaksanaan penerapan belajar tatap muka di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Satuan Tugas Penanganan Covid-19 OKI gelar rapat evaluasi dan persiapan di aula Kantor Dinas Pendidikan OKI. Selasa (11/8/2020). Kalaksa BPBD OKI, Listiadi Martin mengatakan Ini merupakan implementasi dari SKB, surat keputusan Menteri Dalam Negeri, Mendikbud, Menteri Agama dan Menteri Kesehatan sehubungan dengan […]

  • Mendes Minta Pertamina Fasilitasi BUMDES Jadi Mitra Pertashop, Programkan CSR

    Mendes Minta Pertamina Fasilitasi BUMDES Jadi Mitra Pertashop, Programkan CSR

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.752
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar meminta PT Pertamina memberikan peluang kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menjadi mitra Pertamina Shop (Pertashop). Hal tersebut dikatakan saat memberikan sambutan pada peresmian serah terima Bantuan Program CSR PT Pertamina di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba melalui virtual, Jakarta, Jumat (16/4). […]

  • Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Harnojoyo Bentuk Tim Kewaspadaan Covid-19

    Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Harnojoyo Bentuk Tim Kewaspadaan Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang H.Harnojoyo membentuk tim kewaspadaan penyebaran Covid- 19, sebagai upayan mengantisipasi virus corona yang kini sudah menyerang banyak negara. “Kita sudah bentuk tim kewaspadaan Virus Corona tingakat kota, di SK kan walikota,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa, Sabtu ( 14/3/2020) melalui WhatsApp. Tim kewaspadaan Corona yang langsung di ketuai Kepala Instalasi Gawat […]

expand_less
WordPress Archive Alone – Charity Multipurpose Non-profit WordPress Theme Alpas – AI & Data Analytics Startup Elementor WordPress Theme AlphaColor – Design & Printing Elementor Template Kit AlphaColor | Type Design & 3D Printing WordPress Theme + Elementor Alpins – Mountain And Hiking Theme Altaframe – Drone Aerial Videography and Photo School WordPress Theme Altair | Travel Agency WordPress Alterna – Ultra Multi-Purpose WordPress Theme Alukas – Modern Jewelry Store WordPress Theme Alva- WordPress Theme For Saas Product