Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Dari Tenda ke Jumrah, Jangan Jadi Jemaah Bandel! 9 Imbauan PPIH untuk Jemaah Haji Indonesia

Dari Tenda ke Jumrah, Jangan Jadi Jemaah Bandel! 9 Imbauan PPIH untuk Jemaah Haji Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 776
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Kalau ada lomba jemaah haji paling disiplin sejagad raya, semoga Indonesia enggak cuma jadi unggulan di babak penyisihan. Tapi kalau masih ada yang bandel keluar tenda pas matahari nyolot kayak setrika kosan, ya wassalam. Bisa-bisa pulang bawa kenangan!

Iya, Saudara-saudaraku yang budiman dan bu haji yang senantiasa menggendong semangat ukhuwah,  Pemerintah Arab Saudi melalui Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, resmi ngumumin sembilan imbauan penting buat jemaah haji kita yang mau “naik level” dari Masjidil Haram ke trek Arafah-Muzdalifah-Mina (alias Armuzna).

Ini bukan sekadar imbauan, tapi semacam SOP dari langit level ‘jangan coba-coba dilanggar kalau enggak mau kena dam atau masuk IGD’.

Jadi, biar kita semua gak kayak ayam kampung lepas kandang pas lempar jumrah, mari kita bedah satu per satu imbauan ini agar bikin otak seger kayak minum es timun suri di bawah tenda Mina.

1. Jangan keluar tenda pas suhu nyolot
Kalau suhu udah nyentuh 50 derajat celsius, keluar tenda itu sama kayak ngajak duel oven pemanggang ayam. Ingat pepatah Arab yang belum ditemukan arkeolog.“Barangsiapa keluar tenda di saat panas memuncak, maka bersiaplah jadi martabak gosong.”

2. Gerak harus bareng, jangan sok mandiri
Jemaah Indonesia itu bukan tim ekspedisi gunung. Jadi jangan gaya sendiri jalan-jalan ke Muzdalifah pakai Google Maps. Kalau ketinggalan rombongan, nanti nyasarnya bisa sampai Riyadh. Ingat, ini ibadah, bukan Amazing Race Arabia Edition.

3. Dilarang sembelih kambing ala kadarnya
Penyembelihan harus lewat program Adahi, jangan percaya calo yang ngomong, “Pak, ini kambing asli Mekkah, dagingnya bisa buat nambah pahala.” Salah-salah malah jadi dosa berjamaah. Kaya beli sate di pinggir jalan yang katanya halal, tapi bumbunya curian.

4. Lempar jumrah pakai jadwal, bukan pakai insting
Nggak bisa main asal lempar, apalagi kalau melemparnya sambil nyanyi “Lemparkan saja aku ke lubuk hatimu “. Ini bukan sinetron. Kalau jadwalnya jam 2, jangan maksa jam 5 subuh. Nanti dilempar balik sama petugas.

5. Kartu Nusuk, lebih penting dari dompet mantan
Jangan sampe kartu Nusuk ilang. Di sini, kartu ini lebih berharga dari password WiFi. Tanpa ini, bisa-bisa enggak bisa masuk Masjidil Haram. Kayak mau masuk bioskop tapi tiketnya tinggal di kamar mandi.

6. Masker, payung, dan cairan: segitiga sakral anti tepar
Pakai masker, bawa payung, minum yang cukup, dan jangan ngunyah gorengan terus. Ini bukan bulan puasa, ini bulan ngumpulin energi. Kalau jatuh pingsan gara-gara dehidrasi, nanti masuk TV dengan judul “Jemaah Haji Viral Karena Ngeyel Minum”.

7. Ada keluhan? Jangan update status, hubungi 1966
Kalau AC rusak, listrik mati, air mampet, jangan ngetik status “Azab jemaah haji bagian tenda no.13”. Cukup telepon 1966, biar petugas datang. Mereka bukan jin, jadi harus dipanggil pakai angka, bukan doa.

8. Petugas itu bukan patung, tapi teman seperjalanan
Petugas kloter harus stand by kayak satpam pos ronda. Nomornya harus bisa dihubungi, bukan kayak mantan yang diblokir. Kalau ada darurat, mereka yang bisa nolong duluan. Minimal, bantuin ngademin kepala pakai kipas tangan.

9. Jemaah Indonesia, jangan cuma besar di kuantitas
Jumlah jemaah kita 25% dari total. Ini ibarat satu grup WA isi 100 orang, 25-nya dari Indonesia. Jadi tolong, jangan bikin malu negara. Taat aturan, jaga sopan santun. Jangan sampai ada berita, “Jemaah dari negeri Warkop DKI lempar jumrah sambil bawa bendera ormas.” Malu, lur!

Haji itu bukan liburan, tapi perjalanan spiritual yang penuh tantangan. Kalau diibaratkan, ini seperti naik roller coaster spiritual penuh liku, kadang panas, kadang sesak, tapi ujungnya Insya Allah bahagia dan penuh berkah. Tapi ya itu tadi, jangan jadi jemaah yang sok kuat, sok tahu, dan sok jago. Karena di tanah suci, yang dibutuhkan bukan kekuatan fisik semata, tapi ketaatan, kesabaran, dan ketawadhuan.

Jadi, mari kita jalani haji ini seperti orang tua bilang “Kalau tak bisa jadi garam yang memberi rasa, jangan jadi lalat yang mengganggu suasana”. Jadilah jemaah teladan, bukan jemaah tontonan. Biar pulang ke Tanah Air bukan cuma bawa kurma dan air zamzam, tapi juga bawa cerita haji yang keren dan penuh kenangan manis, bukan kisah ngelantur dan bandel tak karuan. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HKIS-1 Crowned Gold Stevie® Award dari SUNeVision untuk Inovasi Teknologi,Menampilkan Stasiun Pendaratan Kabel Canggih dan Solusi Konektivitas

    HKIS-1 Crowned Gold Stevie® Award dari SUNeVision untuk Inovasi Teknologi,Menampilkan Stasiun Pendaratan Kabel Canggih dan Solusi Konektivitas

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.924
    • 0Komentar

      HONG KONG SAR – SUNeVision Holdings Ltd. (‘SUNeVision’, SEHK: 1686), penyedia pusat data dan pusat konektivitas nomor satu di Hong Kong, telah memenangkan Penghargaan Gold Stevie® untuk Inovasi dalam Pengembangan Teknologi – Industri Komputer dalam Penghargaan Stevie Asia-Pasifik tahunan ke-10. Penghargaan ini mengakui keunggulan teknologi HKIS-1 SUNeVision, stasiun pendaratan kabel pembawa-netral (CLS) dengan infrastruktur […]

  • Ini Permintaan DKP Kepada Wawako Palembang Saat Bersilahturahmi

    Ini Permintaan DKP Kepada Wawako Palembang Saat Bersilahturahmi

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.322
    • 0Komentar

    DEWAN Kesenian Palembang (DKP) akan mengadakan kegiatan Kenduri Sajak Mengindahkan Persatuan Indonesia tanggal 31 Agustus 2019 nanti. DKP Palembang pun melaksanakan Audiensi dengan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda. Dalam acara itu dijelaskan setiap kegiatan, ada pembacaan sajak dan pantun guna membudayakan budaya Melayu. Bahkan Fitri diminta oleh Ketua DKP, Vebri Al Lintani untuk membacakan puisi pada kegiatan […]

  • GAME : “Main Game, Dapat Pahala, Petualangan Bocah SD Bernama Jabrik di Dunia Adabcraft”

    GAME : “Main Game, Dapat Pahala, Petualangan Bocah SD Bernama Jabrik di Dunia Adabcraft”

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Catatan Penulis:Tulisan ini adalah narasi fiksi tentang bocah bernama Jabrik dan game imajiner bernama “Adabcraft”, yang digambarkan sebagai game impian dengan misi literasi dan pendidikan karakter. Beberapa game edukatif nyata dengan misi serupa dijelaskan di bagian akhir tulisan. KALAU dulu anak-anak dibujukin belajar pakai biskuit bentuk alfabet, sekarang zaman udah beda. Yang bikin anak betah […]

  • Benarkah, Uang Rp100 Triliun Dana Haji telah Diinvestasikan

    Benarkah, Uang Rp100 Triliun Dana Haji telah Diinvestasikan

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    BEREDAR pada media sosial Facebook sebuah narasi yang menyebutkan dana haji telah terpakai sebanyak Rp100 triliun untuk diinvestasikan. Dana haji yang tersisa kini hanya Rp44 triliun saja. Dikutip dari Medcom.id, narasi yang menyebutkan dana haji telah terpakai sebanyak Rp100 triliun untuk diinvestasikan adalah salah. Faktanya, dana haji masih tersimpan di BPKH sebesar Rp150 triliun. InfoPublik […]

  • Muba Maksimalkan persiapkan tuan rumah MTQ ke-30

    Muba Maksimalkan persiapkan tuan rumah MTQ ke-30

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  –  Pemkab Muba kembali menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dengan melibatkan perangkat daerah terkait dan pihak Event Organizer (EO), di Ruang Rapat Sekda Muba, Selasa (26/3/2024). Hal itu dilakukan karena dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXX Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab […]

  • Microsoft Investasi Rp30 Triliun, Meutya: RI Jangan Cuma Jadi Pasar

    Microsoft Investasi Rp30 Triliun, Meutya: RI Jangan Cuma Jadi Pasar

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID -Microsoft investasi Rp30 triliun di Indonesia, namun, pemerintah ingin komitmen tersebut menghasilkan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar masuknya modal untuk membangun infrastruktur digital. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta investasi Microsoft tidak berhenti pada pembangunan cloud dan kecerdasan artifisial (AI). Indonesia juga harus mendapatkan manfaat berupa transfer teknologi, penguatan talenta, […]

expand_less
WordPress Archive Bulk Variations Manager Bulter – Clean Construction Template Kit Bumbo – Business & Startup Portfolio Elementor Template Kit Bundle FlipBook WordPress Plugin Buny – Kids Store and Baby Shop WordPress Theme Burger Food Truck – Popup Restaurant Elementor Template Kit Burgos – Street Food Elementor Template Kit Burgos – Street Food WordPress Theme Burgry – Burger & Fast Food Restaurant Elementor Template Kit Burido – Minimal Multipurpose WordPress Theme