Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » 55 Armada Udara Dikerahkan Hadapi Karhutla Sumatera-Kalimantan, Ini Sasarannya

55 Armada Udara Dikerahkan Hadapi Karhutla Sumatera-Kalimantan, Ini Sasarannya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Karhutla Sumatera-Kalimantan kini tak hanya ditangani dari darat menyusul sebanyak 55 armada udara ikut dikerahkan guna memperkuat operasi di wilayah yang membutuhkan respons cepat, mulai dari pemantauan hingga pemadaman dan pendinginan.

Pengerahan armada ini menjadi bagian dari operasi gabungan untuk menghadapi perkembangan karhutla di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Armada udara digunakan sesuai kondisi lapangan, sehingga tak hanya mengejar titik panas yang terdeteksi satelit.

Dukungan udara tersebut mencakup helikopter patroli, pesawat CASA untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta helikopter water bombing.

Sasarannya ditentukan berdasarkan perkembangan hotspot, hasil pengecekan langsung di lapangan atau groundcheck, kondisi kebakaran, potensi awan, jarak pandang hingga faktor keselamatan penerbangan.

Pengerahan armada dapat berubah mengikuti situasi,  dan wilayah yang mana saja membutuhkan respons segera menjadi prioritas operasi, sementara di darat, Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha tetap melakukan patroli serta pengecekan lokasi. Tim juga melakukan penyekatan penjalaran api, mopping up, pembasahan dan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul, terutama di wilayah dengan karakteristik lahan gambut.

Data pemantauan terbaru menunjukkan kondisi karhutla di enam provinsi prioritas masih bergerak dinamis. Hingga Jumat (18/9) pukul 21.05 WIB, SiPongi Kementerian Kehutanan mencatat 546 hotspot high confidence secara nasional berdasarkan pantauan satelit NASA Terra/Aqua, SNPP dan NOAA-20. Namun, angka hotspot tidak otomatis berarti jumlah kejadian kebakaran. Hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tetap membutuhkan verifikasi di lapangan.

Bahkan operasi tidak hanya berpatokan pada jumlah titik panas. Kondisi api aktual, sebaran asap, konsentrasi partikulat, arah angin, kelembapan dan jarak pandang ikut menjadi pertimbangan. Operasi Modifikasi Cuaca juga tetap dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi meteorologis, terutama untuk membantu proses pembasahan lahan pada ekosistem gambut.

BMKG memprakirakan pada 19 September masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah prioritas, termasuk Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Penanganan Dipusatkan ke Wilayah Berisiko

Penguatan operasi juga dibahas dalam Rakor Penanganan Karhutla di Palembang, Jumat (18/9). Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago dalam rapat tersebut.

Rakor dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta jajaran TNI, Polri, BNPB dan Manggala Agni.

Dalam rapat tersebut, perkembangan hotspot menjadi salah satu bahan untuk menentukan prioritas pengecekan dan operasi di lapangan. Menko Polkam menekankan penanganan harus dilakukan secara terukur dengan memusatkan personel dan peralatan pada wilayah yang memiliki risiko kebakaran tinggi. Pemetaan daerah rawan dan perkiraan lokasi kemunculan api diperlukan agar sumber daya dapat digunakan secara efektif.

Sementara itu, kondisi udara tetap menjadi perhatian. Pantauan PM2,5 menunjukkan kualitas udara di Indonesia bervariasi, dengan sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Pengamatan BMKG pada Kamis (18/9) siang juga masih menemukan kondisi berasap di Pontianak, dengan jarak pandang sekitar 5 kilometer. Sementara Palembang tercatat memiliki jarak pandang 10 kilometer atau lebih dengan kondisi berawan. Kondisi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti arah angin, kelembapan, hujan dan konsentrasi asap.

Masyarakat di wilayah terdampak diminta mengikuti informasi kualitas udara dari pemerintah daerah. Jika kondisi memburuk, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi dan masker digunakan ketika harus berada di luar. Pencegahan juga tetap menjadi kunci. Masyarakat dan pelaku usaha diingatkan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan asap, titik api atau aktivitas pembakaran, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan HDI & BBKT, Semoga Disabilitas Peroleh Kesetaraan Sosial

    Peringatan HDI & BBKT, Semoga Disabilitas Peroleh Kesetaraan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) di Kabupaten Musi Banyuasin ditandai dengan senam bersama Pj Bupati Muba H Apriyadi, Kepala Perangkat Daerah, Pj Ketua TP PKK Muba Hj Asna Aini, serta di hadiri oleh Ketua MPKT Sumsel Eva Susanti, Jumat (8/12/2023) di Halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate. […]

  • Mendagri Terbitkan 3 Inmendagri, Ini Isinya

    Mendagri Terbitkan 3 Inmendagri, Ini Isinya

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian menerbitkan tiga Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syafrizal melalui pesan elektronik, di Jakarta, Minggu (25/7/2021) menyebutkan, tiga Inmendagri itu yakni, Inmendagri 24/2021, Inmendagri 25/2021 dan Inmendagri 26/2021. Inmendagri 24/2021 tentang PPKM level 4 […]

  • Mengenalkan Sistem Pemilu di Indonesia untuk Pemilih Pemula

    Mengenalkan Sistem Pemilu di Indonesia untuk Pemilih Pemula

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.940
    • 0Komentar

      BAGI pemuda yang pertama kali dapat mengikuti pelaksaan pemilu, pasti masih bingung dan penasaran bukan apa itu pemilu, serta bagaimana cara pelaksaannya. disini saya akan menjelaskan dan memberikan pemahaman tentang system pemilu di Indonesia yang saya dapatkan. Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam negara […]

  • Penyelundupan Emas, 17,4 Kg Emas 24 Karat Disembunyikan 7 Penumpang, Modusnya Bikin Geger

    Penyelundupan Emas, 17,4 Kg Emas 24 Karat Disembunyikan 7 Penumpang, Modusnya Bikin Geger

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penyelundupan emas kembali digagalkan petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam satu rangkaian penindakan, tujuh penumpang kedapatan membawa 17,436 kilogram emas 24 karat dengan nilai pasar diperkirakan mencapai Rp46 miliar. Kasus tersebut terungkap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 Agustus 2026 kemarin. Kasus bermula ketika petugas menemukan […]

  • Menpora Kunjungi Pameran PON, Kopi dan Produk UMKM Laris Manis di Festival Kopi Papua

    Menpora Kunjungi Pameran PON, Kopi dan Produk UMKM Laris Manis di Festival Kopi Papua

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.817
    • 0Komentar

    SEBANYAK 100 UMKM yang ikut dalam Festival Kopi Papua dan UMKM Kota Jayapura 2021 mendapatkan berkah dari penjualan, kuliner, souvenir dan handicraft di hari penutupan festival itu, Sabtu (9/10/2021) malam. Festival Kopi Papua dan UMKM Kota Jayapura itu diselenggarakan di kawasan Terminal Mesran, Jalan Koti, Kota Jayapura berlangsung mulai 3 hingga 9 Oktober 2021. Dilansir […]

  • Generasi Baru Malaysia Berbelanja Online Berbasis Nilai

    Generasi Baru Malaysia Berbelanja Online Berbasis Nilai

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.011
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, -KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach – 29 Maret 2023 – Generasi baru Malaysia berbelanja dengan tujuan online — Data pasar Shopee menunjukkan konsumen online tiga kali lebih mungkin membeli produk yang mempromosikan konsumsi lebih cerdas pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2020. Orang Malaysia semakin banyak mencari untuk kata kunci seperti ‘bekas’, ‘bekas’, […]

expand_less
WordPress Archive Cariera Events Manager Add-on Cariera - Job Board WordPress Theme Carjo – Car Services & Repair Elementor Template Kit CarLane – Car Rental Elementor Template Kit Carne – Butcher & Meat Restaurant WordPress Theme Carne – Meat Shop Elementor Template Kit Carousel Ultimate – Advanced Carousel WordPress Plugin Carrby – Agency Portfolio WordPress Theme Carrentx – Car Rental Elementor Template Kit CarRepair – Local Business Template Kit