Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ketika BIG Ajarkan Kebijakan Satu Peta kepada Generasi Milenial  UIGM Palembang, Apa Itu ?

Ketika BIG Ajarkan Kebijakan Satu Peta kepada Generasi Milenial  UIGM Palembang, Apa Itu ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Sep 2018
  • visibility 949
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Asri

SUMSELTERKNI.CO.ID, PALEMBANG – Dalam menjaga Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia tentunya tidak terlepas dari peran pemuda untuk menjaga dan meletarikan SDA yang ada, mengingat begitu banyaknya tumpang tindih sengketa yang sering terjadi di Indonesia.

Sebetulnya sekarang ini pihaknya mengajak para pemuda mahasiswa, khususnya mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang untuk paham mengenai pelaksanaan kebijakan satu peta.

“Mengajak mahasiswa sebagai generasi muda di sini, apalagi 20 tahun ke depan negara ini akan dipimpin oleh salah satu di antara pemuda-pemuda ini,” jelas Kepala Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik Badan Informasi Geospasial (BIG), Dra Lien Rosalina saat jadi pembicara di Universitas Indo Global Mandiri (UIGM), Palembang, Jumat (28/9/2018) dalam acara bertema “Peran Pemuda dalam menjaga SDA dan memberantas Korupsi”.

Lien mengatakan, BIG mengajak dan memperdalam generasi muda yang hadir untuk bisa mengetahui tentang korupsi SDA serta kebijakan satu Peta sebagai salah satu solusinya.

“Bahwa perencanaan pembangunan atau proses perizinan itu harus mengacu terhadap data spasial, bukan hanya yang selama ini dikeluarkan dalam bentuk data angka terutama untuk perizinan, tetapi harus tahu di mana lokasinya sebetulnya,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan sekarang ini ternyata masih terjadi tumpang tindih, mengapa tumpang tindih? karena tidak ada remote dalam penyusunan peta itu tidak mengacu kepada referensi yang sama.

“Nah, inilah tahapan kebijakan satu peta mengenalkan kepada generasi muda di sini bahwa kalau menyusun peta itu membuat peta itu harus mempunyai satu rujukan serta mempunyai standar dan harus mempunyai geodatabase,” jelasnya.

Menurutnya, kalau mau dilihat apakah terjadi konflik dengan peta yang lain atau dengan izin yang lain. Dengan adanya tahapan di dalam kebijakan satu peta, proses sinkronisasi akan menyelesaikan konflik atau tumpang tindih izin yang sudah terjadi.

“Peluang korupsi SDA dapat muncul, antara lain, karena tidak adanya satu peta yang menjadi rujukan pengelolaan SDA dan perencanaan pembangunan di indonesia. Masing-masing institusi dapat memiliki versi peta yang berbeda, sehingga banyak yang tidak transparan,” bebernya.

Sementara, Sutradara grup komedi MOP Papua Epen Cupen, Irham Archo menyampaikan,  BIG berperan mengkoordinasi proses pelaksanaan kebijakan satu Peta sebagai salah satu solusinya. Jika sepenuhnya terlaksana, kebijakan ini akan meningkatkan transparansi pengelolaan lahan, memperbaiki koordinasi antar instansi, dan mempersempit kemungkinan korupsi SDA.

“Dalam pelaksanaannya, BIG juga mengajak anak muda untuk berperan aktif mendukung kesuksesan kebijakan satu Peta. Sebagai contoh keterlibatan kreatif anak muda,” ujar Irham.

‘Ini Tanah Siapa?

Dalam kesempatan tersebut, turut di putar miniseri Epen Cupen yang berjudul “ini Tanah Siapa?” Karena miniseri tersebut mengupas kebijakan satu Peta dalam format komedi, sehingga masyarakat umum untuk memahami dan berperan aktif mendukung pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

Irham menambahkan Mini seri komedi ‘Ini tanah Siapa?’ lahir dari pengalamannya sebagai putra-putri Papua. Di Marauke, kami banyak mendengar atau bahkan menyaksikan sendiri masalah tumpang tindih lahan dan korupsi SDA yang mengakibatkan konflik antar masyarakat, swasta maupun Pemerintah.

“Namun masih sedikit masyarakat Indonesia yang paham akan pentingnya partisipasi aktif mereka untuk melindungi SDA,” ungkapnya.

Irham menambahkan miniseri komedi Ini tanah Siapa ini telah ditonton lebih dari satu juta kali dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, yang mengisahkan tentang tiga orang sahabat asal Papua, yaitu Celo, Dodi dan Nato. Masing-masing tokoh utama tersebut tengah mengalami isu terkait lahan.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Sumi Amariena Hamim, ST, M.T mengungkapkan kegiatan ini merupakan lanjutan kerjasama yang dilakukan Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) dengan Badan informasi Geospasial.

“Ya, bentuk kerjasamanya itu dalam bentuk kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi ada pendidikan penelitian dan pengabdian dan dalam kerjasama ini salah satunya di Fakultas Teknik IUGM dengan program studi survei dan pemetaan itu wajib untuk membantu pemerintah dalam mensosialisasikan kebijakan satu peta,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini kami sangat berterima kasih sekali mahasiswa bisa mendapatkan wawasan tentang kebijakan satu peta.

“Kita harapkan mahasiswa itu tidak hanya di bangku kuliah saja, tetapi harus menjadi bagian dari solusi permasalahan yang ada di masyarakat, jadi mahasiswa dengan adanya pengetahuan ini tentunya dapat membantu pemerintah dalam mensosialisasikan bagaimana pentingnya dalam memanfaatkan peta-peta yang terintegrasi,” jelasnya.[**]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenristekdikti : Alex Noerdin Bisa Jadi Contoh Pemda Lainnya di Indonesia

    Kemenristekdikti : Alex Noerdin Bisa Jadi Contoh Pemda Lainnya di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kepala Biro Keuangan dan Umum Kemenristekdikti yang datang mewakili Sekjen Mochammad Wiwin Darwina mengatakan, sangat bangga dengan apa yang dilakukan Gubernur Sumsel. Menurutnya hibah yang diberikan Pemprov Sumsel untuk Kemenristekdikti ini patut dicontoh pemda lainnya. “Gubernur Sumsel ini luar biasa sekali, penyerahan aset ini adalah yang kedua sebelumnya Pak Alex juga menghibahkan […]

  • Kemarau, Pemkab Muba Salurkan Bantuan Air Bersih Buat Warga

    Kemarau, Pemkab Muba Salurkan Bantuan Air Bersih Buat Warga

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  -Memasuki musim kemarau panjang di Musi Banyuasin, Pj Bupati Muba mengambil langkah penguatan pasokan air bersih yang masuk dalam jaringan pipa Perumda Air Minum Tirta Randik. Apriyadi juga mengerahkan penyaluran air bersih bagi warga melalui truk-truk tangki air bersih. Pendistribusian air bersih bagi warga sudah berlangsung ini  dilakukan Pj Bupati Muba Apriyadi sejak awal […]

  • Sinergi Jaga Stabilitas, Perkuat Pemulihan Ekonomi, BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 3,50%

    Sinergi Jaga Stabilitas, Perkuat Pemulihan Ekonomi, BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 3,50%

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 938
    • 0Komentar

    RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 April 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%. Keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, meskipun prakiraan inflasi tetap rendah. Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional […]

  • Perkembangan Kasus COVID Muba, Bertambah 8 Kasus Sembuh, 5 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Perkembangan Kasus COVID Muba, Bertambah 8 Kasus Sembuh, 5 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.378
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (7/9/2021) mengkonfirmasikan bahwa ada penambahan 8 kasus sembuh, 5 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 8 kasus sembuh, 5 positif, dan 1 meninggal dunia per 7 September 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya […]

  • Meskipun Hujan, Muba Tetap Fokus Pengendalian Rawa Gambut

    Meskipun Hujan, Muba Tetap Fokus Pengendalian Rawa Gambut

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    “Rawa Gambut harus terus basah dan dipastikan tidak boleh kering. Ini yang akan difokuskan untuk pencegahan karhutla supaya tidak lagi berulang,”

  • Selama Covid-19, 4 Perusahaan di Muba Dikirimi Surat Peringatan

    Selama Covid-19, 4 Perusahaan di Muba Dikirimi Surat Peringatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    SELAMA Pandemi Covid 19, ada empat perusahaan dikirimkan surat peringatan keras. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Banyuasin, Drs H Yusuf Amilin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Tenaga Kerja, Juanda, mengatakan, selama wabah pandemi Covid 19 memang ada beberapa perusahaan telah dilayangkan surat himbauan, bahkan surat peringatan. “Sejak dari awal, […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Crypto Bitcoin & Cryptocurrency WordPress Theme MyThemeShop Cyprus WordPress Theme MyThemeShop Daynight WordPress Theme MyThemeShop Dividend WordPress Theme MyThemeShop Dotmag WordPress Theme MyThemeShop eCommerce WordPress Theme MyThemeShop Emaxstore WordPress Theme MyThemeShop Emerald WordPress Theme MyThemeShop Entrepreneurship WordPress Theme MyThemeShop Fashionblog WordPress Theme