Tiga Anak Tenggelam di Sungai Musi, Dicari Dua Hari, Korban Terakhir Ditemukan Hanya 10 Meter dari Titik Awal
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.COM – Pencarian tiga anak yang tenggelam di Sungai Musi, Palembang, berakhir setelah korban terakhir ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin (31/8/2026).
Korban berinisial AHO (11) ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB di perairan Plaza 7 Ulu Kampung Kapitan.
Yang membuat pencarian ini menjadi perhatian, posisi korban ditemukan hanya sekitar 10 meter dari titik awal kejadian.
Penemuan AHO sekaligus menutup pencarian yang berlangsung sejak Minggu (30/8/2026).
Beberapa jam sebelumnya, korban lain berinisial N (10) lebih dulu ditemukan sekitar pukul 06.12 WIB. Sama seperti AHO, N ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara korban pertama, R (9), telah ditemukan pada hari kejadian.
Ketiga jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Lima Anak Datang ke Tepian Sungai Musi
Musibah tersebut bermula pada Minggu siang.
Lima anak dari kawasan Rusun 23 Ilir datang ke tepian Sungai Musi. Mereka kemudian turun ke air melalui dermaga Plaza 7 Ulu untuk mandi.
Tak lama berselang, tiga anak dilaporkan tenggelam.
Mereka adalah R (9), AHO (11), dan N (10). Dua anak lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan. R kemudian ditemukan mengapung di sekitar kapal yang sedang bersandar.
Korban sempat dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Berbeda dengan R, keberadaan AHO dan N belum diketahui saat itu.
Petugas Sisir Sungai hingga Hari Kedua
Pencarian kemudian diperluas ke kawasan perairan sekitar Plaza 7 Ulu.
Personel Ditpolairud Polda Sumatera Selatan dan Satpolairud Polrestabes Palembang bersama Tim SAR Gabungan menyisir Sungai Musi untuk menemukan dua korban yang masih hilang.
Upaya tersebut berlanjut hingga Senin pagi.
N ditemukan sekitar pukul 06.12 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Setelah itu, petugas kembali memusatkan pencarian untuk menemukan AHO.
Sekitar pukul 11.00 WIB, korban akhirnya ditemukan di perairan Plaza 7 Ulu Kampung Kapitan.
Dengan ditemukannya AHO, seluruh korban dalam peristiwa tersebut telah ditemukan.
Polisi Pastikan Pencarian Dilakukan Maksimal
Dirpolairud Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Heru Agung Nugroho mengatakan personel kepolisian bersama Tim SAR langsung melakukan pencarian setelah menerima laporan.
Penyisiran dilakukan secara intensif dengan mengerahkan potensi SAR yang tersedia di lapangan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pencarian dan evakuasi melibatkan kepolisian, Basarnas, serta masyarakat sekitar.
Ia menyampaikan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional.
Polda Sumatera Selatan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Kepolisian mengingatkan orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak ketika berada di sekitar sungai.
Aktivitas bermain atau mandi di perairan dengan arus yang tidak menentu memiliki risiko keselamatan, terutama bagi anak-anak.
Peristiwa di kawasan Plaza 7 Ulu ini pun menjadi pengingat agar tepian Sungai Musi tidak dianggap sebagai tempat bermain yang aman bagi anak tanpa pengawasan orang dewasa.
- Penulis: Irwan Wahyudi
