Ekosistem Haji-Umrah Jadi Pasar Besar, Menhaj Bidik Produk Indonesia Tembus Global
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 28 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : haji.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menilai ekosistem haji dan umrah sebagai pasar besar bagi produk dan layanan Indonesia untuk menembus pasar global.
Menurut Irfan, peluang itu mencakup transportasi, akomodasi, katering, kesehatan, perlengkapan jemaah, logistik, teknologi digital hingga sistem pembayaran.
“Haji dan umrah bukan hanya pelayanan ibadah ritual, tetapi juga mata rantai ekonomi strategis nasional,” kata Irfan saat menjadi pembicara kunci Halaqah Pendidikan Tinggi NU di Jombang, kemarin.
Ia meminta produk Indonesia yang masuk ke ekosistem haji dan umrah memiliki kualitas kompetitif serta memenuhi standar global.
“Ekosistem haji dan umrah adalah ruang pasar yang besar. Kita harus mampu menghadirkan produk dan layanan Indonesia yang berkualitas, kompetitif, dan memenuhi standar global,” ujarnya.
Irfan juga mendorong PTNU memperkuat riset, hilirisasi hasil penelitian, inkubasi startup, serta kerja sama dengan dunia usaha dan industri.
Sementara itu, PCINU di berbagai negara diminta membantu membuka akses pasar, memahami regulasi negara tujuan, dan mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan mitra global. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
