Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Mengenal Bea Cukai dari Sekolah, Bukan Hanya Urusan Barang Masuk dan Keluar Negeri

Mengenal Bea Cukai dari Sekolah, Bukan Hanya Urusan Barang Masuk dan Keluar Negeri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebagian pelajar, Bea Cukai mungkin masih identik dengan pelabuhan, pemeriksaan barang, atau urusan keluar-masuk barang dari luar negeri, bahkan ada yang tak tahu sama sekali dengan lembaga milik negara itu. Padahal, ruang kerja di balik institusi ini jauh lebih luas.

Ada aturan perdagangan yang perlu dipahami, penerimaan negara yang harus dijaga, hingga peredaran barang ilegal yang perlu diawasi.  Oleh karena itu, mengenalkan kepabeanan dan cukai sejak bangku sekolah maupun perguruan tinggi menjadi penting.

Gambaran tersebut salah satunya terlihat ketika Bea Cukai memperkenalkan tugas dan fungsinya kepada siswa SMA Negeri 1 Bireuen. Menariknya, kegiatan itu menghadirkan Said Muhammad Ikbal, alumni sekolah tersebut yang kini bekerja di Bea Cukai Lhokseumawe.

Kehadiran seorang alumni membuat pembahasan mengenai Bea Cukai terasa lebih dekat bagi siswa.

Mereka tidak hanya mendengar soal aturan dan pekerjaan, tetapi juga mendapat gambaran bahwa bidang kepabeanan dapat menjadi salah satu pilihan karier bagi generasi muda.

Dari sekolah, pelajar dikenalkan pada barang ilegal

Salah satu persoalan yang berkaitan langsung dengan masyarakat adalah peredaran barang ilegal, termasuk rokok tanpa memenuhi ketentuan cukai.

Dalam edukasi kepada mahasiswa Universitas Tidar di Magelang, misalnya, materi mengenai rokok ilegal tidak hanya membahas ciri-cirinya. Peserta juga diajak memahami dampaknya terhadap penerimaan negara dan industri hasil tembakau yang menjalankan usahanya sesuai aturan.

Pengetahuan semacam ini penting karena masyarakat pada akhirnya berhadapan langsung dengan produk yang beredar di pasaran.

Mengenali ciri rokok ilegal menjadi salah satu langkah sederhana. Namun yang tidak kalah penting adalah memahami bahwa keputusan untuk membeli sebuah produk juga dapat berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan dan penerimaan negara.

Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak membeli, menjual, atau mengedarkan rokok ilegal serta ikut menyampaikan informasi tersebut kepada lingkungan sekitarnya.

Mahasiswa bisa melihat sisi lain perdagangan internasional

Ketika memasuki perguruan tinggi, pembahasan kepabeanan bisa menjadi lebih luas.

Mahasiswa PKN STAN, misalnya, mendapat kesempatan melihat langsung kegiatan pengawasan dan pemeriksaan barang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Dari sana, proses ekspor dan impor tidak lagi sebatas materi di ruang kelas.

Ada dokumen, klasifikasi barang, pemeriksaan, hingga pengawasan yang menjadi bagian dari rangkaian perdagangan lintas negara.

Pengetahuan tersebut juga relevan bagi mahasiswa yang kelak bekerja di bidang perdagangan, logistik, keuangan, pemerintahan, maupun bisnis internasional.

Bagi UMKM, aturan ekspor bukan sekadar urusan administrasi

Pemahaman kepabeanan juga semakin penting ketika sebuah usaha mulai membidik pasar luar negeri.

Pelaku UMKM yang ingin mengekspor produk perlu mengetahui sejumlah hal, termasuk klasifikasi barang berdasarkan HS Code, prosedur memasuki pasar tujuan, serta dokumen yang harus disiapkan.

Sistem penyampaian dokumen secara elektronik juga menjadi bagian dari proses tersebut. Artinya, keinginan membawa produk lokal ke pasar internasional perlu diikuti pemahaman mengenai aturan yang berlaku.

Pengetahuan tentang kepabeanan bukan lagi sesuatu yang hanya dibutuhkan perusahaan besar. UMKM yang mulai serius membangun pasar ekspor juga perlu memahami dasar-dasarnya.

Kenapa pengetahuan ini perlu dikenalkan sejak dini?

Kepabeanan dan cukai sebenarnya bersentuhan dengan banyak aktivitas ekonomi yang ditemui masyarakat sehari-hari.

Barang yang masuk dan keluar suatu negara harus mengikuti ketentuan. Produk tertentu dikenai cukai. Penerimaan negara berasal dari berbagai aktivitas ekonomi. Dibagian lainnya, tentunya tentang pengawasan diperlukan, agar barang ilegal tidak bebas beredar.

Oleh sebab itu, pengenalan sejak sekolah dan kampus bisa membantu membentuk pemahaman yang lebih sederhana, yaitu Bea Cukai bukan hanya institusi yang bekerja di balik pemeriksaan barang di pelabuhan.

Ada fungsi pelayanan, pengawasan, fasilitasi perdagangan, sekaligus upaya menjaga penerimaan negara.

Untuk pelajar sendiri, pengetahuan tersebut bisa menjadi bekal untuk memahami bagaimana perdagangan dan perekonomian berjalan. Dan mahasiswa, pemahamannya dapat berkembang menjadi pengetahuan profesional. Sementara bagi pelaku usaha, aturan kepabeanan bisa menjadi bagian penting ketika bisnis mulai menembus pasar internasional.

Untuk itu, mengenal kepabeanan tidak harus menunggu seseorang bekerja di pelabuhan atau menjalankan bisnis ekspor-impor.

Semakin awal masyarakat memahami aturan dan peran Bea Cukai, semakin mudah pula membedakan mana aktivitas perdagangan yang sesuai ketentuan dan mana yang berpotensi melanggar aturan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strain Virus COVID-19 Varian B117 Masuki Indonesia, Terus Waspada dan Disiplin Protokol Kesehatan!

    Strain Virus COVID-19 Varian B117 Masuki Indonesia, Terus Waspada dan Disiplin Protokol Kesehatan!

    • calendar_month Minggu, 7 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 743
    • 0Komentar

    PADA 2 Maret 2021, Pemerintah menyampaikan temuan 2 kasus COVID-19 di Indonesia yang berasal dari virus Varian B.1.1.7 asal Inggris. Satgas Penanganan COVID-19 akan melakukan monitoring dan evaluasi terkait temuan ini. Pemerintah juga telah melakukan penjagaan di pintu masuk Indonesia dengan surveilans terhadap pelaku perjalanan internasional. Masyarakat diimbau untuk makin galakkan perilaku disiplin 3M: Memakai masker […]

  • Tidak Mudik Demi Keluarga, Ini Alasanya

    Tidak Mudik Demi Keluarga, Ini Alasanya

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    PERAYAAN hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1442 H tak lama lagi. Berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman menjadi tradisi bagi setiap individu yang merayakannya. Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak pemerintah mengimbau warga untuk bersabar dan merayakan hari raya bersama keluarga secara virtual. Hal tersebut sangat beralasan mengingat virus SARS-CoV-2 dapat […]

  • KPK Geledah Rumah James Riady

    KPK Geledah Rumah James Riady

    • calendar_month Kamis, 18 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA -Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan sejak malam tadi hingga pagi ini. Ada lima lokasi yang digeledah oleh tim penyidik KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan izin pembangunan proyek Meikerta Bekasi. Lima lokasi tersebut, yakni ‎Apartemen Trivium, rumah CEO Lippo Group James Riady, kantor Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas […]

  • Bersama Wabup Muba Sasar SAD, Kapolda : Wajah Bangsa Indonesia

    Bersama Wabup Muba Sasar SAD, Kapolda : Wajah Bangsa Indonesia

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri, akhir pekan lalu menyambangi kawasan Suku Anak Dalam (SAD) di perbatasan Muba-Jambi tepatnya di Dusun V Muara Medak. Kunjungan Jenderal bintang dua ini didampingi langsung Wakil Bupati Beni Hernedi SIP sekaligus meninjau kegiatan Bhakti Sosial serta Vaksinasi Massal terhadap warga Suku Anak Dalam (SAD). Vaksinasi ini menyentuh […]

  • Bedanya Orang yang Sering Baca & Jarang Baca Buku

    Bedanya Orang yang Sering Baca & Jarang Baca Buku

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    LITERASI Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Susy Imelda Beni Hernedi menghadiri Silaturahmi dan Audiensi Bunda Literasi Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan, dengan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muh Syarif Bando. Bertempat di Kantor Perpusnas RI Jakarta, Kamis (10/2/2022). Dikatakan Syarif Bando, kegemaran membaca sejak dini perlu terus dibina, karena membaca adalah merupakan salah satu pekerjaan yang […]

  • ASTRA UD TRUCKS Peduli SMK dan Disabilitas

    ASTRA UD TRUCKS Peduli SMK dan Disabilitas

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Astra UD Trucks tunjukkan kepedulian terhadap anak-anak SMK dan penyandang disabilitas di ajang otomotif ternama GAIKINDO Indonesia International Autoshow 2018 yang bertempat di ICE BSD. Astra UD Trucks menunjukkan kontribusi di ajang GIIAS 2018 melalui acara kepedulian bersama anak-anak SMK dan penyandang disabilitas. Hal ini merupakan suatu rutinitas bagi Astra UD Trucks […]

expand_less
WordPress Archive Efuel – Electric Car Rental & EV Charging WordPress Theme Eginary – Online Education Elementor Template Kit eGovenz – City Government WordPress Theme eGrocer – Online Multi Vendor Grocery Store, eCommerce Flutter Full App | Admin Panel | Web Version Ehauzon – Property Listing for WordPress Theme Eidan – Creative Agency WordPress Theme Eidmart | Digital Marketplace WordPress Theme Eight – Responsive Portfolio WordPress Theme Eightsy – Billiard School & Sport Club Elementor Template Kit Eikra - Education WordPress Theme