Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Dari Hutan ke Pasar Digital, Kemenhut Cetak Forestpreneur Muda Lewat Bisnis Lebah Trigona

Dari Hutan ke Pasar Digital, Kemenhut Cetak Forestpreneur Muda Lewat Bisnis Lebah Trigona

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID –  Forestpreneur muda mulai disiapkan Kementerian Kehutanan melalui pengembangan usaha berbasis potensi hutan, salah satunya budidaya lebah Trigona. Di Banyumas, Jawa Tengah, 95 anak muda dari Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga mendapat pembekalan tidak hanya untuk membudidayakan lebah tanpa sengat, tetapi juga mengolah produk, membangun merek, dan memasarkannya melalui kanal digital.

Pembekalan tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis Kewirausahaan Kreatif Kehutanan Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah Trigona (Trigona spp.) yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan.

Kegiatan berlangsung pada 18–20 Agustus 2026 di Wanawiyata Widyakarya Petani Muda Prawita, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Yang dibangun dalam kegiatan ini bukan sekadar kemampuan menghasilkan madu. Peserta diarahkan memahami bagaimana potensi hutan dapat diubah menjadi produk bernilai tambah, kemudian diperkenalkan kepada konsumen dengan strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan pasar digital.

Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Luckmi Purwandari, mengatakan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan kehutanan perlu diperluas dengan memberikan mereka pengetahuan, keterampilan, jejaring, dan ruang untuk mengembangkan usaha produktif.

“Kami ingin generasi muda melihat bahwa menjaga hutan dan membangun kesejahteraan dapat berjalan bersama. Melalui forestpreneurship, anak muda dapat menciptakan nilai ekonomi dari potensi hutan tanpa harus merusaknya,” ujar Luckmi.

Menurut Luckmi, kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial merupakan modal yang perlu diarahkan untuk memperkuat produk-produk kehutanan.

“Jangan hanya bisa menghasilkan produk yang baik, tetapi harus mampu membangun cerita, merek, dan pasar yang baik,” katanya.

Lebah Trigona dan peluang ekonomi dari ekosistem

Lebah Trigona atau lebah tanpa sengat menjadi salah satu komoditas yang dinilai potensial karena dapat dibudidayakan dengan tetap menjaga lingkungan. Keberadaan vegetasi dan ekosistem yang sehat menjadi bagian penting bagi keberlangsungan koloni lebah.

Di sinilah budidaya Trigona memiliki hubungan langsung dengan konsep forestpreneurship. Usaha dapat memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat, sementara keberlangsungan usaha juga bergantung pada terjaganya lingkungan sebagai sumber pakan lebah.

Dengan pendekatan tersebut, potensi hutan tidak hanya dilihat sebagai sumber bahan baku, tetapi sebagai ekosistem yang harus dipertahankan agar usaha dapat terus berjalan.

Dari budidaya menuju pasar digital

Bimtek di Banyumas memberikan materi yang lebih luas dari teknik budidaya. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan produk, digitalisasi pemasaran, pemanfaatan media sosial, hingga penguatan branding.

Kemampuan tersebut diharapkan membuat generasi muda tidak berhenti pada tahap produksi. Mereka didorong memahami bagaimana sebuah produk dibangun menjadi merek, memiliki cerita, dikenal konsumen, dan akhirnya menemukan pasarnya.

Banyumas sendiri memiliki pengalaman dalam pengembangan usaha berbasis lebah. Wanawiyata Widyakarya Petani Muda Prawita di Desa Darmakradenan menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat untuk mengembangkan budidaya lebah dan potensi usaha lokal.

Dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan juga diharapkan memperkuat pengembangan usaha tersebut, termasuk melalui jejaring, inovasi produk, pemasaran, dan kolaborasi dengan usaha lokal lainnya.

421 generasi muda dibina jadi forestpreneur

Bimtek Lebah Trigona di Banyumas merupakan bagian dari program pembinaan kewirausahaan kreatif kehutanan. Sepanjang 2025–2026, sebanyak 421 generasi muda telah mengikuti pembinaan dengan berbagai rintisan usaha berbasis potensi hutan.

Kementerian Kehutanan mendorong agar pembinaan tersebut tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan bimtek. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan berkembang menjadi usaha nyata melalui pendampingan dan jejaring bersama pemerintah daerah, penyuluh, pelaku usaha, komunitas, akademisi, serta mitra lainnya.

Bagi Kementerian Kehutanan, regenerasi pelaku usaha kehutanan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan sektor tersebut. Generasi muda tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku yang mampu menciptakan nilai tambah dari potensi hutan.

Di bawah arahan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, pengembangan kewirausahaan kreatif kehutanan diarahkan untuk mempertemukan kepentingan ekonomi dengan kelestarian lingkungan.

Budidaya lebah Trigona menjadi salah satu contohnya. Ketika hutan dan vegetasi tetap terjaga, sumber pakan lebah tersedia, usaha dapat berkembang, dan masyarakat memperoleh peluang ekonomi.

Dari sinilah forestpreneur muda diharapkan tumbuh: memanfaatkan potensi hutan tanpa merusaknya, mengolahnya menjadi produk bernilai, lalu membawa produk tersebut dari desa menuju pasar yang lebih luas melalui teknologi digital. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Pertumbuhan Ekonomi Palembang ‘Rebound’, Walkot Minta OJK Tidak Bersikap Lemah

    Meski Pertumbuhan Ekonomi Palembang ‘Rebound’, Walkot Minta OJK Tidak Bersikap Lemah

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.528
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumsel memang tertatat memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik dibanding provinsi lain di Indonesia, bahkan pertumbuhan ekonomi  ‘Rebound’ di atas rata-rata ini sejak beberapa tahun belakangan. Bahkan adanya Sea Games dan Asean Games dan event besar baik nasional maupun Internasional di Kota Palembang sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Bahkan sebagai Ibu Kota Provinsi sangat […]

  • Songsong Rebond Ekonomi Desa di Pasca Covid-19, OKI Siapkan Formula

    Songsong Rebond Ekonomi Desa di Pasca Covid-19, OKI Siapkan Formula

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    PEMKAB Ogan Komering Ilir [OKI] mengoptimalkan peran BUMDes dalam menjaga ketahanan ekonomi desa pasca pandemi Covid-19. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengatakan  menyiapkan sejumlah formula menyongsong reborn (melambung) ekonomi desa pasca COVID-19. “Agar dana desa mampu menguatkan sendi-sendi ekonomi di desa dengan mengoptimalkan Bumdes,” ungkap Iskandar usai kegiatan optimalisasi Bumdes yang diselenggarakan Kejaksaan […]

  • Beras Organik Hasil Panen Petani OKU Timur Jadi Komsumsi Resmi Asian Games, Janji Alex

    Beras Organik Hasil Panen Petani OKU Timur Jadi Komsumsi Resmi Asian Games, Janji Alex

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Menyumbang capaian surplus beras Provinsi Sumsel 2.5 ton per tahun.

  • Mantan Sales Leader Dell EMC, Zerto, dan Semperis untuk Dorong Inisiatif Go-To-Market Melalui Fase Pertumbuhan Perusahaan Selanjutnya

    Mantan Sales Leader Dell EMC, Zerto, dan Semperis untuk Dorong Inisiatif Go-To-Market Melalui Fase Pertumbuhan Perusahaan Selanjutnya

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 975
    • 0Komentar

      Boston, Massachusetts, (GLOBE NEWSWIRE) — HYCU, Inc., perusahaan layanan perlindungan data multi-cloud dengan pertumbuhan tercepat di dunia, hari ini mengumumkan bahwa Coley Burke bergabung untuk memimpin organisasi penjualan global dan drive go- program ke pasar untuk mengakomodasi skala dan pertumbuhan untuk melanjutkan ekspansi di seluruh dunia. Burke bergabung dengan HYCU setelah pengenalan R-Cloud baru-baru […]

  • 299 Manggala Agni Dikerahkan Hadapi Karhutla Sumsel, Bara Diburu, Penegakan Hukum Jalan

    299 Manggala Agni Dikerahkan Hadapi Karhutla Sumsel, Bara Diburu, Penegakan Hukum Jalan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 299 personel Manggala Agni dikerahkan untuk menangani karhutla di Sumatera Selatan. Selain memburu bara yang masih tersimpan di bawah permukaan gambut, Kementerian Kehutanan juga menjalankan penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran di lokasi kebakaran. Penguatan personel dilakukan karena karhutla masih muncul di sejumlah wilayah rawan, terutama Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Muara […]

  • 7 Harapan Baru untuk Sumsel di 2020

    7 Harapan Baru untuk Sumsel di 2020

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    BEBERAPA hari lagi, tahun 2019 akan berakhir, dan masuk di tahun 2020, di tahun yang baru nanti diharapkan semuanya akan lebih baik lagi, kinerja 2019 setidaknya menjadi refleksi diri. Yang kurang harus diperbaiki, yang baik harus lebih baik  lebih baik lagi. Banyak pesan dan harapan juga disampaikan  Gubernur Sumsel H.Herman Deru untuk menyambut  2020. Semua […]

expand_less
WordPress Archive Video Reel Live Streaming AddOn for WordPress Video Reviews Pro – Video Widget WordPress Plugin Video Watermark Plugin For WordPress VideoMag – Magazine Video blog Theme VideoPro – Video WordPress Theme Videor – Video Clipping Mask for Elementor Vidi – Video WordPress Plugin Vigil – CCTV Security WordPress Theme Vihara – Ashram & Oriental Buddhist Temple Elementor Template Kit Vihara | Ashram Oriental Buddhist Temple WordPress Theme + RTL