Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gajah Yuna Mati, Pagi Masih Aktif Sore Mendadak Kritis, Diduga Terjangkit EEHV

Gajah Yuna Mati, Pagi Masih Aktif Sore Mendadak Kritis, Diduga Terjangkit EEHV

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Gajah Yuna mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh, Selasa (11/8/2026) malam. Gajah anakan betina berusia di bawah tiga tahun itu sebelumnya masih terlihat aktif pada pagi hingga siang hari, tetapi kondisinya mendadak memburuk pada sore hari dan diduga kuat akibat serangan Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV).

Yuna merupakan anak dari Gajah Suci. Kondisinya mulai terlihat tidak biasa sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, mahout atau pawang menemukan Yuna dalam keadaan lemas, mata bengkak dan merah, wajah membengkak, serta lidah tampak pucat kebiruan.

Tim dokter hewan BKSDA Aceh bersama mahout langsung melakukan penanganan darurat. Yuna diberikan cairan infus dan multivitamin untuk membantu mempertahankan kondisinya.

Namun, kondisi Yuna terus menurun dengan cepat, sekitar pukul 20.48 WIB, atau kurang dari lima jam sejak tanda-tanda kritis pertama terlihat, Yuna dinyatakan mati.

Tim medis kemudian melakukan nekropsi untuk mencari penyebab kematian. Proses tersebut dilanjutkan dengan pengambilan sampel organ untuk pemeriksaan laboratorium dan pemakaman yang selesai sekitar pukul 00.30 WIB, Rabu (12/8/2026).

Kematian Yuna menjadi perhatian karena tidak diawali gejala sakit yang terlihat dalam beberapa hari terakhir.

BKSDA Aceh menyebutkan kondisi kesehatan Yuna selama ini dipantau setiap hari dan menjalani evaluasi berkala. Pemeriksaan medis terakhir pada Juni 2026 menunjukkan Yuna dalam kondisi sehat.

Nilai Body Condition Index Score (BCIS) Yuna tercatat 5,5. Angka tersebut masih berada dalam rentang ideal 5–7 untuk gajah jinak.

Bahkan dalam dua hari sebelum kematiannya, tidak ditemukan indikasi sakit ataupun penurunan kondisi fisik.

Perubahan kondisi baru terlihat pada Selasa sore. Dari kondisi yang sebelumnya masih aktif, Yuna kemudian mengalami penurunan kondisi secara drastis hanya dalam beberapa jam.

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata mengatakan kondisi tersebut berdasarkan diagnosis awal mengarah pada serangan EEHV.

“Secara makroskopis, gejalanya terlihat dari pembengkakan wajah, mata merah, dan mukosa lidah kebiruan,” kata Ujang.

Selain temuan pada bagian luar tubuh, pemeriksaan awal juga menemukan perubahan mikroskopis berupa pendarahan atau hemoragik pada organ pencernaan bagian dalam.

Meski demikian, BKSDA Aceh belum menyatakan EEHV sebagai penyebab final kematian Yuna. Sampel organ telah dikirim untuk pengujian laboratorium guna memastikan penyebabnya.

EEHV menyerang gajah muda

Elephant Endotheliotropic Herpesvirus atau EEHV merupakan virus yang menyerang gajah dan dikenal sangat berbahaya bagi gajah muda.

Virus ini menyerang lapisan dalam pembuluh darah atau endothelium. Ketika terjadi infeksi berat, kerusakan tersebut dapat menyebabkan kebocoran darah dan cairan tubuh ke berbagai organ.

Kondisi itu dapat berkembang menjadi syok dan berujung pada kematian dalam waktu relatif singkat.

BKSDA Aceh menyebut EEHV terutama rentan menyerang gajah berusia muda, dengan gajah di bawah usia 14 tahun menjadi kelompok yang mendapat perhatian dalam langkah deteksi dini.

Penularan virus dapat terjadi melalui sekresi tubuh, termasuk dari belalai, air liur, maupun feses.

Kasus EEHV sebelumnya juga pernah terjadi di Aceh. Pada 2021, anak gajah bernama Intan yang berusia sekitar empat tahun tiga bulan dilaporkan terinfeksi EEHV di Conservation Response Unit (CRU) Trumon, Aceh Selatan.

Kematian Yuna membuat BKSDA Aceh memperketat pengawasan terhadap gajah-gajah anakan lainnya.

Pemeriksaan dan deteksi dini segera dilakukan terhadap gajah berusia di bawah 14 tahun. Tiga gajah yang menjadi perhatian antara lain Gerry, Yuyun, dan Dilan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui sedini mungkin apabila ada gajah lain yang menunjukkan tanda infeksi dan sekaligus meminimalkan risiko penyebaran virus.

Ujang mengatakan gajah-gajah binaan BKSDA Aceh yang berada di PLG Saree, CRU Peusangan, maupun CRU Trumon selama ini mendapatkan pemeriksaan rutin harian serta general check-up secara berkala.

Namun, kasus Yuna menunjukkan tantangan yang tidak sederhana, pemeriksaan rutin dapat menunjukkan kondisi kesehatan pada saat tertentu, sementara dugaan serangan EEHV dapat berkembang sangat cepat. Pada Yuna, kondisi sehat masih tercatat dalam pemeriksaan terakhir, sementara tanda-tanda kritis baru terlihat beberapa jam sebelum akhirnya meninggal.

Kini, kepastian mengenai penyebab kematian Yuna masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, di saat yang sama, BKSDA Aceh bergerak melakukan deteksi dini terhadap gajah-gajah anakan lain agar kematian Yuna tidak diikuti kasus serupa. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tes SKB Peserta CPNS Muba, BKPSDM : Keluarkan Kemampuan yang Terbaik

    Tes SKB Peserta CPNS Muba, BKPSDM : Keluarkan Kemampuan yang Terbaik

    • calendar_month Minggu, 9 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) untuk peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah dimulai hari ini, bertempat di Grand Atyasa Palembang, Minggu (9/12/2018). Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muba, Sunaryo SSTP MM […]

  • Hitung Mundur Proyek Baru yang Ditunggu-tunggu: Tia Lee akan Luncurkan Seri Animasi “Goodbye Princess” Perdana BESOK

    Hitung Mundur Proyek Baru yang Ditunggu-tunggu: Tia Lee akan Luncurkan Seri Animasi “Goodbye Princess” Perdana BESOK

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 625
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR –  Tia Lee, ikon mode Asia, penyanyi pop, aktris film dan televisi, telah menerbitkan grafis hitung mundur sensasional selama tiga hari berturut-turut sejak dia melacak seluruh fotonya di IG pada tanggal 6 Nov. Gambar-gambar tersebut mengungkap citra visual berwarna biru laut yang menampilkan seorang gadis yang tenggelam ke dasar laut. […]

  • Begini Harapan Sumsel dengan Gerakan 1 Instansi 1 Inovasi di 17 Kabupaten

    Begini Harapan Sumsel dengan Gerakan 1 Instansi 1 Inovasi di 17 Kabupaten

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumsel menginisiasi penandatanganan Fakta Integritas bersama 17 kabupaten/Kota se Sumsel Gerakan One Agency One Innovation (Satu Instansi Satu Inovasi), di Griya Agung Kamis, kemarin. Fakta integritas itu satu institusi apapun itu di Sumsel nanti harus ada gerakan inovasi yang dilakukan. Inovasi tersebut bisa diartikan sebagai tereobosan atau sebagai perubahan yang dibuat. “Kalau tidak ada perubahan, tidak […]

  • Pemprov Dukung Penuh Digelarnya Musda DPD LVRI Sumsel

    Pemprov Dukung Penuh Digelarnya Musda DPD LVRI Sumsel

    • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir. H Mawadi Yahya menerima audensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Legiun Veteran RI Sumsel yang melaporkan rencana akan digelarnya Musda DPD LVRI Sumsel bulan Februari mendatang Audensi diterima Wagub, Jumat (8/1). Wagub Mawardi Yahya atas nama Pemerintah Provinsi menyambut baik akan diadakannya Musda DPD LVRI Sumsel tersebut. Karena itu perlu dilakukan […]

  • Door…, Spesialis Curat dari Pulau Geronggang Ini Dihadiahi Timah Panas

    Door…, Spesialis Curat dari Pulau Geronggang Ini Dihadiahi Timah Panas

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.514
    • 0Komentar

    RIDO Saputra (19) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki kanannya oleh anggota karena sempat mendorong polisi lalu berusaha melarikan diri, Selasa (26/11/2019). Kendati masih remaja, warga Dusun Talang Batin Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur Ogan Komering Ilir (OKI) tersebut ternyata spesialis kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Terbukti ada empat kasus keterlibatannya. Kapolres OKI AKBP […]

  • Pemkab Muba Sabet Juara Ke -II Fashion Show Wastra Nusantara di APKASI Otonomi Expo 2023

    Pemkab Muba Sabet Juara Ke -II Fashion Show Wastra Nusantara di APKASI Otonomi Expo 2023

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Tangerang– Pemerintah Kabupaten Muba kembali meraih prestasi pada kegiatan Penutupan APKASI Otonomi Expo (AOE) di Hall Indonesia Convention Center 2023 Tangerang, dihadiri menteri investasi merangkap kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, didampingi direktur eksekutif Apkasi Salman Simanjorang. Berakhir juga perlombaan Fashion Show Wastra Nusantara yang diikuti oleh 12 peserta dari total 38 peserta Pemerintah Kabupaten se-Indonesia, […]

expand_less
WordPress Archive GeoDirectory BuddyPress Integration GeoDirectory Claim Listings GeoDirectory Compare Listings GeoDirectory Custom Google Maps GeoDirectory Custom Post Types GeoDirectory Dashboard GeoDirectory Embeddable Ratings Badge GeoDirectory Events GeoDirectory Framework GeoDirectory Franchise Manager