Senin, 10 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Jadwal Pengajuan BOS Madrasah 2026, Masih Ada Kesempatan hingga September

Jadwal Pengajuan BOS Madrasah 2026, Masih Ada Kesempatan hingga September

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Jadwal pengajuan BOS Madrasah 2026 masih menyisakan dua periode bagi madrasah yang belum menyampaikan dokumen pencairan bantuan operasional tahap kedua. Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan pengajuan kembali dibuka pada 18–30 Agustus 2026 dan menjadi kesempatan terakhir pada 14–27 September 2026.

Informasi ini penting diperhatikan pengelola madrasah, terutama yang belum menyelesaikan proses administrasi Tahap I. Sebab, sebelum mengajukan bantuan tahap berikutnya, madrasah penerima diwajibkan menuntaskan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana sebelumnya.

Jadi, bagi madrasah yang belum sempat masuk pada jadwal pertama, masih ada kesempatan. Namun, jangan menunggu sampai batas akhir September karena berkas yang diajukan juga harus melewati proses verifikasi.

Jadwal pengajuan BOS Madrasah 2026

Kemenag telah membagi proses pengajuan dan verifikasi BOS Madrasah dan BOP RA Tahun Anggaran 2026 ke dalam tiga periode.

Berikut jadwal lengkapnya:

Jadwal pertama

  • Pengajuan berkas: 29 Juli–8 Agustus 2026
  • Verifikasi berkas: 29 Juli–9 Agustus 2026

Periode pertama telah berlangsung. Madrasah yang belum mengajukan pada tahap ini masih dapat memanfaatkan jadwal berikutnya.

Jadwal kedua

  • Pengajuan berkas: 18–30 Agustus 2026
  • Verifikasi berkas: 18–31 Agustus 2026

Periode kedua menjadi kesempatan bagi madrasah yang belum menyelesaikan pengajuan pada jadwal pertama.

Jadwal ketiga

  • Pengajuan berkas: 14–27 September 2026
  • Verifikasi berkas: 14–28 September 2026

Periode September merupakan jadwal terakhir pengajuan berdasarkan lini masa yang telah ditetapkan Kemenag.

Artinya, pengelola madrasah yang belum mengajukan hingga periode kedua perlu memperhatikan tanggal tersebut agar tidak kehilangan kesempatan pengajuan.

BOS Madrasah 2026 kapan cair?

Pertanyaan BOS Madrasah 2026 kapan cair tentu menjadi perhatian pengelola karena dana tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan operasional lembaga.

Namun, jadwal yang diumumkan Kemenag dalam informasi ini merupakan jadwal pengajuan dan verifikasi berkas, bukan tanggal pasti pencairan dana ke rekening masing-masing penerima.

Karena itu, madrasah perlu terlebih dahulu memastikan proses administrasi dan verifikasi berjalan sesuai ketentuan.

Semakin cepat berkas disiapkan dan diajukan dalam periode yang tersedia, semakin mudah bagi pengelola mengantisipasi apabila terdapat dokumen yang perlu diperbaiki atau dilengkapi.

LPJ Tahap I jadi bagian penting

Salah satu hal yang perlu segera disiapkan pengelola adalah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahap I.

Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khodijah sebelumnya mengimbau seluruh madrasah dan RA penerima alokasi bantuan Tahap I Tahun Anggaran 2026 untuk segera menuntaskan LPJ.

Dokumen tersebut menjadi bagian penting sebelum pengelola melanjutkan proses pengajuan bantuan Tahap II.

Karena itu, madrasah sebaiknya tidak baru memeriksa administrasi ketika jadwal pengajuan sudah hampir berakhir.

Pengecekan dapat dilakukan sejak sekarang, mulai dari laporan penggunaan dana Tahap I hingga dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan berikutnya.

Pengajuan dilakukan secara digital

Proses pengajuan dan verifikasi BOS Madrasah Tahap II 2026 maupun BOP RA dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama.

Sistem tersebut membuat pengelola harus lebih teliti ketika mengunggah dokumen. Data yang dimasukkan juga perlu dipastikan sesuai dengan dokumen pendukung.

Jika terdapat kekurangan berkas, pengelola perlu segera melakukan perbaikan sesuai proses yang berlaku.

Karena itu, mengajukan lebih awal dalam periode yang tersedia menjadi langkah yang lebih aman dibandingkan menunggu hingga hari terakhir.

Berapa anggaran BOS Madrasah Tahap II 2026?

Untuk penyaluran tahap kedua tahun anggaran 2026, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4,1 triliun.

Anggaran tersebut terbagi menjadi:

  • Rp3,7 triliun untuk BOS Madrasah
  • Rp370 miliar untuk BOP RA

Alokasi tersebut ditujukan untuk mendukung operasional sekitar 52 ribu madrasah swasta dan 31 ribu RA di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno mengatakan anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung operasional lembaga pendidikan madrasah dan RA.

Madrasah diminta tertib mengelola dana

Selain memastikan proses pengajuan berjalan sesuai jadwal, Kemenag mengingatkan madrasah agar dana bantuan digunakan secara optimal.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa dana BOS bukan sekadar alokasi anggaran rutin. Bantuan tersebut menjadi instrumen untuk menjaga aktivitas pendidikan di madrasah tetap berjalan secara layak dan berkelanjutan.

Karena itu, penggunaan dana harus dikelola secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengelolaan anggaran yang baik diharapkan ikut mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Jangan lewatkan pengajuan terakhir September

Bagi madrasah yang belum mengajukan BOS Madrasah 2026, masih terdapat dua kesempatan yang bisa dimanfaatkan.

Jadwal kedua dibuka pada 18–30 Agustus 2026, sedangkan jadwal ketiga sekaligus terakhir berlangsung pada 14–27 September 2026.

Sementara itu, proses verifikasi untuk jadwal terakhir berlangsung hingga 28 September 2026.

Pengelola madrasah sebaiknya segera memastikan LPJ Tahap I telah selesai dan seluruh dokumen pengajuan sudah dipersiapkan.

Dengan begitu, proses pengajuan tidak harus dilakukan secara terburu-buru ketika mendekati batas waktu.

Jadwal pengajuan BOS Madrasah 2026 ini juga perlu menjadi perhatian bagi operator dan pengelola lembaga yang bertanggung jawab terhadap administrasi bantuan operasional.

Informasi layanan resmi Kementerian Agama dapat diakses melalui portal layanan Kemenag. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arrow Electronics Bantu Oyika Ciptakan Solusi Baterai Pintar yang Berkelanjutan untuk Sepeda Motor Listrik

    Arrow Electronics Bantu Oyika Ciptakan Solusi Baterai Pintar yang Berkelanjutan untuk Sepeda Motor Listrik

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 450
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, SINGAPURA –  Penyedia solusi teknologi global, Arrow Electronics, Inc. (Arrow) mengumumkan dukungannya untuk Oyika Pte Ltd (Oyika), suatu perusahaan rintisan Singapura, dalam membangun solusi dan pengisian daya baterai untuk sepeda motor listrik.   Keterangan foto: Arrow dan Oyika memperagakan solusi baterai pintar yang berkelanjutan untuk sepeda motor listrik di EV Indonesia Exhibition 2022 […]

  • Cegah Penyebaran Covid, Menag Minta Jajarannya Intensifkan Sosialisasi Panduan Ibadah Ramadhan

    Cegah Penyebaran Covid, Menag Minta Jajarannya Intensifkan Sosialisasi Panduan Ibadah Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    MUNCULNYA dua klaster baru Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang diduga berasal dari kegiatan Salat Tarawih membuat banyak pihak prihatin. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, klaster ini muncul bisa jadi dipicu ketidaktaatan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) sebagaimana yang telah dibuat pemerintah. “Kasus di Banyumas ini menjadi pelajaran berharga bagi kita […]

  • Bagikan Sembako Kepada Ustadz dan Ustadzah, Ratu Dewa Sindir ASN Yang Malas Berzakat

    Bagikan Sembako Kepada Ustadz dan Ustadzah, Ratu Dewa Sindir ASN Yang Malas Berzakat

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 979
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Kota Palembang Ratu Dewa, mengingatkan seluruh pegawai Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Palembang untuk membayar zakat. “Zakat itu kewajiban. Termasuk rukun Islam Jangan sampai lalai menunaikannya,” ujar Dewa, usai membagikan paket sembako dari Baznas Kota Palembang kepada ustadz dan ustadzah, di ruang Parameswara Setda Palembang, Kamis (21/4/2022). Ketentuan tersebut berbeda dengan […]

  • Kemala Bakal Gelar Seminar Minat Baca Secara Virtual

    Kemala Bakal Gelar Seminar Minat Baca Secara Virtual

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    KETUA Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada sekaligus sebagai Bunda Baca Muba diminta menjadi keynote speaker (pembicara) pada kegiatan Pelantikan Keluarga Mahasiswa Lalan (Kemala) dan Seminar Minat Baca. Hal ini disampaikan Kemala UIN Raden Fatah Palembang pada saat beraudiensi dengan Ketua TP PKK Muba di Ruang Rapat […]

  • Bupati OKU Wafat, Harno Ucapkan Bela Sungkawa, Begini Kenangnya

    Bupati OKU Wafat, Harno Ucapkan Bela Sungkawa, Begini Kenangnya

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang H.Harnojoyo,  tidak bisa menyembunyikan  kesedihannya, saat mendapat kabar wafatnya Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz,pagi di Rumah Sakit Charitas Palembang, senin (8/3/2021). Harnojoyo yang langsung bertolak ke RS Charitas usai memimpin rapat Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diadakan di Rumah Dinasnya terkait  pembahasan terkait rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota […]

  • Perbaikan Infrastruktur Dasar Masih Fokus Pemkab OKI

    Perbaikan Infrastruktur Dasar Masih Fokus Pemkab OKI

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Bupati Ogan Komering Ilir melalui Wakil Bupati Dja’far Shodiq mengatakan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, terutama jalan yang menghubungkan antara desa dan ibukota kecamatan tetap menjadi prioritas Pemda untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi. “Untuk itu, melalui forum Musrenbang rancangan RKPD tahun 2024 kami menghimbau agar permasalahan tersebut dapat dijadikan prioritas sehingga usulan-usulan […]

expand_less
WordPress Archive Themify Magazine WordPress Theme Themify Metro WordPress Theme Themify Minblr WordPress Theme Themify Minshop WooCommerce Theme Themify Music WordPress Theme Themify Notes WordPress Theme Themify Parallax WordPress Theme Themify Peak WordPress Theme Themify Phototouch WordPress Theme Themify Pinboard WordPress Theme