Wisata Yacht Dibidik Jadi Bisnis Besar, INSA Ungkap Strateginya di Bali
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 40 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kemenpar.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Wisata yacht mulai dibidik sebagai bisnis baru di Indonesia menyusul pemerintah melihat sektor ini bisa menggerakkan marina, pelayaran, galangan kapal hingga UMKM di daerah pesisir.
Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana mengatakan Indonesia punya peluang besar mengembangkan wisata yacht karena memiliki wilayah laut yang luas dan banyak destinasi bahari.
Wisata yacht juga menjadi salah satu dari tiga fokus pengembangan wisata bahari, bersama cruise dan diving.
“Acara ini merupakan etalase yang menunjukkan kesiapan ekosistem marine tourism Indonesia,” kata Widyanti saat menghadiri INSA Yacht Festival 2026 di Benoa Marina, Bali, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Widyanti, manfaat yacht tourism tidak berhenti pada kunjungan wisatawan. Kapal yang datang membutuhkan marina, bahan bakar, perawatan, transportasi, makanan hingga jasa wisata. Kebutuhan tersebut dinilai bisa membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang lebih luas, mulai dari meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan industri pelayaran, marina, galangan kapal, hingga UMKM,” ujarnya.
Dorongan terhadap wisata yacht tersebut mengemuka dalam INSA Yacht Festival 2026 yang berlangsung pada 7-9 Agustus 2026 di Benoa Marina. Festival digelar Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) itu mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, investor dan komunitas.
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan pengembangan wisata bahari membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan pelaku industri. Menurut dia, pertumbuhan wisata bahari dapat memberi dampak ke sektor lain di luar pariwisata.
“Melalui INSA Yacht Festival, kami ingin ikut mendukung pengembangan quality tourism di Indonesia melalui berbagai kegiatan yang kami hadirkan,” kata Carmelita.
Wakil Ketua Umum DPP INSA sekaligus Ketua Penyelenggara INSA Yacht Festival 2026 Nova Y. Mugijanto mengatakan tren wisata bahari mulai berubah.
Wisata yacht tidak hanya menawarkan aktivitas berlayar, tetapi juga pengalaman yang berkaitan dengan kesehatan, olahraga, kuliner dan hiburan.
“Wisata bahari saat ini telah mengalami transformasi,” ujar Nova.
Oleh sebab itu, INSA membawa tiga tema dalam festival tahun ini, yakni Wellness Tourism, Marine Tourism dan Gastronomy.
Sejumlah kegiatan juga digelar selama festival, antara lain yacht exhibition, education tour, yacht viewing dan yacht joy ride. Ada pula boat launching, pilates on yacht, fashion show serta sunset dinner cruise.
INSA berharap pengembangan wisata yacht dapat memperluas pasar wisata bahari sekaligus menggerakkan industri yang terkait dengan aktivitas kelautan.
Peluang tersebut untuk Indonesai terbuka lebar, karena karakter sebagai negara kepulauan. Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan yacht tourism ikut menciptakan manfaat ekonomi bagi industri dan masyarakat di berbagai destinasi pesisir. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
