Kanker Serviks Masih Jadi Ancaman, Ini Langkah Palembang
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 9 menit yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kanker serviks masih menjadi tantangan serius di bidang kesehatan, terutama bagi perempuan. Menyadari pentingnya pencegahan sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai menyatukan langkah dengan rumah sakit dan puskesmas untuk mendukung target nasional eliminasi kanker serviks.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Serviks yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin (3/8/2026).
Rakor dihadiri para direktur rumah sakit, kepala puskesmas se-Kota Palembang, serta menghadirkan narasumber dari RSUP dr Mohammad Hoesin.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang, Kgs Sulaiman Amin, yang mewakili Wali Kota Palembang Ratu Dewa, mengatakan penanganan kanker serviks tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar upaya pencegahan hingga penanganan pasien berjalan lebih efektif.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi perempuan di Kota Palembang,” kata Sulaiman.
Ia menjelaskan, kanker serviks sebenarnya termasuk penyakit yang dapat dicegah apabila perempuan rutin menjalani deteksi dini dan skrining. Karena itu, edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi bagian penting agar semakin banyak perempuan memanfaatkan layanan pemeriksaan yang tersedia.
Dengan jumlah penduduk sekitar 1,8 juta jiwa, Pemkot Palembang menargetkan seluruh perempuan memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Saat ini, pelayanan tersebut didukung oleh 42 puskesmas dan puluhan rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Kota Palembang.
Selain memperluas jangkauan deteksi dini, pemerintah kota juga mendorong peningkatan kualitas layanan skrining, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, serta pemanfaatan data digital yang akurat untuk mendukung evaluasi dan penyusunan kebijakan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina, mengatakan rakor ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah bersama seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung program eliminasi kanker serviks.
“Rapat koordinasi ini bertujuan mendiskusikan langkah-langkah strategis pelaksanaan program eliminasi kanker serviks, menghimpun berbagai masukan, serta memetakan potensi kolaborasi antar fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Palembang,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, rumah sakit, puskesmas, dan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin sehingga target eliminasi kanker serviks di Kota Palembang dapat tercapai sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan pemerintah pusat. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
