Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Cara Baru Cegah Penularan TBC

Cara Baru Cegah Penularan TBC

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi tantangan besar di Indonesia. Selama bertahun-tahun, upaya penanggulangan TBC umumnya mengandalkan pasien yang datang sendiri ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala. Namun, pendekatan tersebut kini mulai berubah. Pemerintah mendorong strategi yang lebih aktif dengan mendatangi kelompok masyarakat yang berisiko agar penularan dapat dicegah sejak dini.

Pendekatan dikenal sebagai Active Case Finding atau penemuan kasus aktif. Melalui cara tersebut, tenaga kesehatan tidak lagi hanya menunggu warga yang sakit datang berobat, tetapi melakukan skrining terhadap orang-orang yang memiliki risiko tinggi, terutama mereka yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien TBC.

Strategi ini dinilai lebih efektif karena tidak semua penderita TBC langsung menyadari dirinya terinfeksi. Sebagian orang baru memeriksakan diri ketika batuk berkepanjangan atau kondisi kesehatannya sudah menurun. Padahal, selama belum terdeteksi dan belum mendapatkan pengobatan, penularan penyakit masih dapat terjadi kepada orang-orang di sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, skrining dilakukan secara bertahap. Warga yang masuk kategori berisiko akan menjalani pemeriksaan kesehatan awal, dilanjutkan dengan foto rontgen dada apabila diperlukan. Jika ditemukan dugaan TBC, pemeriksaan dahak dilakukan untuk memastikan diagnosis sehingga pengobatan dapat segera dimulai.

Pendekatan baru ini juga memberikan perhatian lebih kepada kontak erat pasien TBC. Selama ini, fokus penanganan lebih banyak diarahkan kepada pasien yang sudah dinyatakan sakit. Padahal, anggota keluarga atau orang yang sering berinteraksi dengan pasien memiliki risiko lebih tinggi tertular meski belum menunjukkan gejala.

Bagi mereka yang belum mengalami TBC aktif tetapi memiliki risiko tinggi, pemerintah menyediakan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Terapi ini bertujuan menurunkan kemungkinan berkembangnya infeksi menjadi penyakit aktif sehingga rantai penularan dapat diputus lebih awal.

Jumput bola

Selain mempercepat penemuan kasus, strategi jemput bola juga memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan. Pemeriksaan dapat dilakukan lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal melalui kegiatan skrining terpadu, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu hingga kondisi kesehatannya memburuk untuk mendapatkan layanan.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan kepadatan penduduk di berbagai daerah perkotaan. Lingkungan dengan interaksi yang tinggi berpotensi mempercepat penyebaran penyakit apabila kasus tidak segera ditemukan dan ditangani.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan pengendalian TBC tidak lagi cukup mengandalkan pasien yang datang sendiri ke fasilitas kesehatan.

Menurutnya, pemerintah daerah, Puskesmas, aparat kewilayahan, hingga kader kesehatan perlu proaktif melakukan penelusuran terhadap warga yang berisiko, khususnya mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.

“Selama ini kita fokus mengobati orang yang sudah sakit, tetapi kontak eratnya jarang diperiksa. Padahal, daripada dua atau tiga tahun lagi mereka menjadi pasien TBC, lebih baik kita cegah dari sekarang melalui TPT,” ujar Benjamin saat peluncuran program penemuan kasus aktif TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) SMART di Kota Bogor.

Penerapan strategi ini mulai diperkuat di berbagai daerah, salah satunya Kota Bogor yang mengintegrasikan penemuan kasus aktif dengan layanan skrining kesehatan masyarakat. Langkah ini diharapkan juga dapat mempercepat deteksi kasus, memperluas jangkauan pemeriksaan, sekaligus mendukung target nasional dalam menurunkan beban TBC melalui pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan yang lebih cepat.

Dengan demikian makin banyak kasus yang ditemukan sejak awal dan semakin luasnya upaya pencegahan pada kelompok berisiko, bahkan peluang memutus rantai penularan TBC menjadi lebih besar.

Sehingga pendekatan proaktif inilah yang kini menjadi salah satu kunci dalam upaya mewujudkan eliminasi TBC di Indonesia pada tahun-tahun mendatang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Belum Masuk Musim Kemarau, Pemprov Mulai Siaga Karhutla

    Meski Belum Masuk Musim Kemarau, Pemprov Mulai Siaga Karhutla

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

     MESKI belum memasuki musim kemarau, namun upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan akan digalakkan. Diketahui biasanya musim kemarau masuk pada bulan Maret, sehingga untuk pencanangan antisipasi karhutla dilakukan sejak dini. Di Kebun Raya Sriwijaya, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (11/2), Gubernur Sumsel Herman Deru sudah memerintahkan OPD (organisasi perangkat […]

  • Orang Indonesia Aja Suka, Apalagi Bule’, Rendang & Bakwan Tampil di Cape Town Afrika Selatan

    Orang Indonesia Aja Suka, Apalagi Bule’, Rendang & Bakwan Tampil di Cape Town Afrika Selatan

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.244
    • 0Komentar

    PERWAKILAN Indonesia di luar negeri bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Belum lama ini, KJRI Cape Town menggandeng koki asal Afrika Selatan untuk mempromosikan kuliner khas Indonesia di Restoran Kamar Biru yang berlokasi di Rieebek Kasteel, Cape Town (29/03/2022). Dalam kesempatan tersebut, Chef Francois du Toit mengapresiasi sesi masak KJRI […]

  • Di Festival Sriwijaya, ada Pj Bupati Muba, kirim seni Tari Teaterikal

    Di Festival Sriwijaya, ada Pj Bupati Muba, kirim seni Tari Teaterikal

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati Musi Banyuasin H Sandi Fahlepi bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah Muba dan Bupati/Walikota se Provinsi Sumatera Selatan menghadiri pembukaan Festival Sriwijaya ke-XXXII Tahun 2024, di Pelataran Menpora Palembang, Jumat (21/6/2024). Acara yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut dibuka langsung oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni. […]

  • Duh, Ampun Dech Enceng Gondok Kotorin Sungai Musi

    Duh, Ampun Dech Enceng Gondok Kotorin Sungai Musi

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.670
    • 0Komentar

    ECENG Gondok tampak tumbuh subur dibelantaran Sungai Musi, tepatnya di sepanjang daerah Ulu. Bahkan di musim hujan ini air terlihat meninggi, mirisnya eceng gondok yang tumbuh subur di pinggir Sungai Musi terlihat terbawa arus ketengah alur Sungai.Sungai Musi pun terkesan kumuh dan kotor sehingga tak elok dipandang mata. Pantuan ST, Kamis [19/12/2019] sore, dari atas […]

  • Pandemi Mulai Landai, Perekonomian Indonesia Mulai Meningkat

    Pandemi Mulai Landai, Perekonomian Indonesia Mulai Meningkat

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 556
    • 0Komentar

    PENCAPAIAN indikator perekonomian membawa perekonomian Indonesia menjadi lebih tangguh mengingat neraca perdagangan yang merupakan salah satu indikator utama dalam meningkatkan cadangan devisa dan menjaga ketahanan sektor eksternal Indonesia mulai meningkat. Salah satu indikator perekonomian yang memiliki performa positif adalah neraca perdagangan yang kembali melajutkan trend surplus pada April 2022 dengan nilai mencapai US$7,56 miliar. Angka […]

  • Pengajian Akbar di Ponpes Darul Khuldi OKU, Ajak Warga  Intropeksi Diri

    Pengajian Akbar di Ponpes Darul Khuldi OKU, Ajak Warga  Intropeksi Diri

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    RIBUAN warga Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru di Desa Srimulya, Minggu(6/9) petang dalam agenda menghadiri pengajian akbar dan peringatan tahun baru Islam 1442 H sekaligus reuni kubro alumni yang ke-V tahun 2020 Ponpes Darul Khuldi. Ia mengaku bangga dengan masyarakat sekitar  menghadiri pengajian akbar meski masih […]

expand_less
WordPress Archive SushiFushi – Japanese & Asian Restaurant WordPress Theme Suxnix – Health Supplement WordPress Theme SVG Donut Charts Sweeny – Cake, Ice Cream & Bakery Store WordPress Theme Sweet Date – More than a WordPress Dating Theme Sweet Jane – Delightful Cake Shop WordPress Theme Sweethome – Responsive Real Estate WordPress Theme Sweetness – One Page WordPress Theme Sweipe – Responsive WordPress Mobile Theme SWG Swatches Variation – WooCommerce WordPress Plugin