Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Cara Baru Cegah Penularan TBC

Cara Baru Cegah Penularan TBC

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi tantangan besar di Indonesia. Selama bertahun-tahun, upaya penanggulangan TBC umumnya mengandalkan pasien yang datang sendiri ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala. Namun, pendekatan tersebut kini mulai berubah. Pemerintah mendorong strategi yang lebih aktif dengan mendatangi kelompok masyarakat yang berisiko agar penularan dapat dicegah sejak dini.

Pendekatan dikenal sebagai Active Case Finding atau penemuan kasus aktif. Melalui cara tersebut, tenaga kesehatan tidak lagi hanya menunggu warga yang sakit datang berobat, tetapi melakukan skrining terhadap orang-orang yang memiliki risiko tinggi, terutama mereka yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien TBC.

Strategi ini dinilai lebih efektif karena tidak semua penderita TBC langsung menyadari dirinya terinfeksi. Sebagian orang baru memeriksakan diri ketika batuk berkepanjangan atau kondisi kesehatannya sudah menurun. Padahal, selama belum terdeteksi dan belum mendapatkan pengobatan, penularan penyakit masih dapat terjadi kepada orang-orang di sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, skrining dilakukan secara bertahap. Warga yang masuk kategori berisiko akan menjalani pemeriksaan kesehatan awal, dilanjutkan dengan foto rontgen dada apabila diperlukan. Jika ditemukan dugaan TBC, pemeriksaan dahak dilakukan untuk memastikan diagnosis sehingga pengobatan dapat segera dimulai.

Pendekatan baru ini juga memberikan perhatian lebih kepada kontak erat pasien TBC. Selama ini, fokus penanganan lebih banyak diarahkan kepada pasien yang sudah dinyatakan sakit. Padahal, anggota keluarga atau orang yang sering berinteraksi dengan pasien memiliki risiko lebih tinggi tertular meski belum menunjukkan gejala.

Bagi mereka yang belum mengalami TBC aktif tetapi memiliki risiko tinggi, pemerintah menyediakan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Terapi ini bertujuan menurunkan kemungkinan berkembangnya infeksi menjadi penyakit aktif sehingga rantai penularan dapat diputus lebih awal.

Jumput bola

Selain mempercepat penemuan kasus, strategi jemput bola juga memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan. Pemeriksaan dapat dilakukan lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal melalui kegiatan skrining terpadu, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu hingga kondisi kesehatannya memburuk untuk mendapatkan layanan.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan kepadatan penduduk di berbagai daerah perkotaan. Lingkungan dengan interaksi yang tinggi berpotensi mempercepat penyebaran penyakit apabila kasus tidak segera ditemukan dan ditangani.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan pengendalian TBC tidak lagi cukup mengandalkan pasien yang datang sendiri ke fasilitas kesehatan.

Menurutnya, pemerintah daerah, Puskesmas, aparat kewilayahan, hingga kader kesehatan perlu proaktif melakukan penelusuran terhadap warga yang berisiko, khususnya mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.

“Selama ini kita fokus mengobati orang yang sudah sakit, tetapi kontak eratnya jarang diperiksa. Padahal, daripada dua atau tiga tahun lagi mereka menjadi pasien TBC, lebih baik kita cegah dari sekarang melalui TPT,” ujar Benjamin saat peluncuran program penemuan kasus aktif TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) SMART di Kota Bogor.

Penerapan strategi ini mulai diperkuat di berbagai daerah, salah satunya Kota Bogor yang mengintegrasikan penemuan kasus aktif dengan layanan skrining kesehatan masyarakat. Langkah ini diharapkan juga dapat mempercepat deteksi kasus, memperluas jangkauan pemeriksaan, sekaligus mendukung target nasional dalam menurunkan beban TBC melalui pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan yang lebih cepat.

Dengan demikian makin banyak kasus yang ditemukan sejak awal dan semakin luasnya upaya pencegahan pada kelompok berisiko, bahkan peluang memutus rantai penularan TBC menjadi lebih besar.

Sehingga pendekatan proaktif inilah yang kini menjadi salah satu kunci dalam upaya mewujudkan eliminasi TBC di Indonesia pada tahun-tahun mendatang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Adat dan Kuliner Khas Musi Banyuasin Hiasi Festival Anjungan

    Rumah Adat dan Kuliner Khas Musi Banyuasin Hiasi Festival Anjungan

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Rumah adat dan kuliner khas Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ikut serta dalam menghiasi festival anjungan dan pekan adat ke-4 Tahun 2023. Acara yang dihadiri oleh Kabupaten / Kota Sumatera Selatan tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, […]

  • PKP Sumsel Tangani Serius Backlog dan Rumah Tak Layak Huni.

    PKP Sumsel Tangani Serius Backlog dan Rumah Tak Layak Huni.

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.073
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Dalam dunia properti ‘Backlog’ dapat diartikan sebagai kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan oleh rakyat, di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), backlog mencapai sekitar 500 ribu unit, sedangkan Sedangkan rumah tidak layak huni di Sumsel mencapai 170 ribu unit rumah. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sumsel Mansyur […]

  • Gubernur Terus Bina Atlet Walaupun Suasana Pandemi

    Gubernur Terus Bina Atlet Walaupun Suasana Pandemi

    • calendar_month Minggu, 24 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru akan terus membina atlet walaupun kondisi sekarang ini masih Pandemi Covid 19. Pihaknya akan terus melakukan pembinaan bagi atlet kendati masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kata gubernur saat membuka Kejuaraan Bulutangkis “Elang Nusantara Cup 1 2021” di Palembang, Minggu. “Pembinaan jangan hanya diartikan dalam organisasi dan strukturnya saja. Namun […]

  • Gubernur  Dukung Upaya Terwujudnya Kota Lubuklinggau Menjadi  Kota Niaga dan Pariwisata

    Gubernur  Dukung Upaya Terwujudnya Kota Lubuklinggau Menjadi  Kota Niaga dan Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengatakan, pada tahun ini Bantuan Gubernur Khusus yang akan dikucurkan berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini menurutnya jumlah pagu anggaran yang akan menyesuaikan program usulan kab/kota. Oleh karena itu pihaknya meminta agar dari 4 bidang yang diusulkan Kota Lubuklinggau untuk mendapatkan Bangub Khusus lebih dikerucutkan, kata gubernur saat menerima […]

  • LITERASI, DIGITALISASI, DAN SDM KOMPETEN, 3 KUNCI OPTIMALKAN WAKAF

    LITERASI, DIGITALISASI, DAN SDM KOMPETEN, 3 KUNCI OPTIMALKAN WAKAF

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    TIGA kunci utama sebagai upaya optimalisasi gerakan wakaf yang berkelanjutan. Pertama, peningkatan literasi wakaf kepada masyarakat. Masih rendahnya literasi masyarakat berdampak pada realisasi wakaf dan persepsi yang keliru terhadap wakaf, untuk itu perlu lebih gencar melakukan sosialiasasi dan edukasi khususnya kepada generasi milenal. Kedua, perlunya teknologi digital untuk pengelolaan wakaf. Perkembangan teknologi dan pandemi mengubah kebiasaan […]

  • Jika Sudah Sembuh dari COVID-19, Apakah Bisa Terinfeksi Kembali

    Jika Sudah Sembuh dari COVID-19, Apakah Bisa Terinfeksi Kembali

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 577
    • 0Komentar

    REINFEKSI pada penyintas COVID-19 bisa terjadi. Penting untuk kita semua tetap menjaga diri dengan disiplin protokol kesehatan. Bahkan ketika kita sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap, tetap disiplin protokol kesehatan! #PakaiMasker dengan tepat #JagaJarak fisik #CuciTanganPakaiSabun Serta terapkan etiket batuk dan bersin dengan ditutup, atau diarahkan ke siku bagian dalam, dan juga dengan memastikan ventilasi […]

expand_less
WordPress Archive SushiFushi – Japanese & Asian Restaurant WordPress Theme Suxnix – Health Supplement WordPress Theme SVG Donut Charts Sweeny – Cake, Ice Cream & Bakery Store WordPress Theme Sweet Date – More than a WordPress Dating Theme Sweet Jane – Delightful Cake Shop WordPress Theme Sweethome – Responsive Real Estate WordPress Theme Sweetness – One Page WordPress Theme Sweipe – Responsive WordPress Mobile Theme SWG Swatches Variation – WooCommerce WordPress Plugin