Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Cara Baru Cegah Penularan TBC

Cara Baru Cegah Penularan TBC

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi tantangan besar di Indonesia. Selama bertahun-tahun, upaya penanggulangan TBC umumnya mengandalkan pasien yang datang sendiri ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala. Namun, pendekatan tersebut kini mulai berubah. Pemerintah mendorong strategi yang lebih aktif dengan mendatangi kelompok masyarakat yang berisiko agar penularan dapat dicegah sejak dini.

Pendekatan dikenal sebagai Active Case Finding atau penemuan kasus aktif. Melalui cara tersebut, tenaga kesehatan tidak lagi hanya menunggu warga yang sakit datang berobat, tetapi melakukan skrining terhadap orang-orang yang memiliki risiko tinggi, terutama mereka yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien TBC.

Strategi ini dinilai lebih efektif karena tidak semua penderita TBC langsung menyadari dirinya terinfeksi. Sebagian orang baru memeriksakan diri ketika batuk berkepanjangan atau kondisi kesehatannya sudah menurun. Padahal, selama belum terdeteksi dan belum mendapatkan pengobatan, penularan penyakit masih dapat terjadi kepada orang-orang di sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, skrining dilakukan secara bertahap. Warga yang masuk kategori berisiko akan menjalani pemeriksaan kesehatan awal, dilanjutkan dengan foto rontgen dada apabila diperlukan. Jika ditemukan dugaan TBC, pemeriksaan dahak dilakukan untuk memastikan diagnosis sehingga pengobatan dapat segera dimulai.

Pendekatan baru ini juga memberikan perhatian lebih kepada kontak erat pasien TBC. Selama ini, fokus penanganan lebih banyak diarahkan kepada pasien yang sudah dinyatakan sakit. Padahal, anggota keluarga atau orang yang sering berinteraksi dengan pasien memiliki risiko lebih tinggi tertular meski belum menunjukkan gejala.

Bagi mereka yang belum mengalami TBC aktif tetapi memiliki risiko tinggi, pemerintah menyediakan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT). Terapi ini bertujuan menurunkan kemungkinan berkembangnya infeksi menjadi penyakit aktif sehingga rantai penularan dapat diputus lebih awal.

Jumput bola

Selain mempercepat penemuan kasus, strategi jemput bola juga memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan. Pemeriksaan dapat dilakukan lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal melalui kegiatan skrining terpadu, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu hingga kondisi kesehatannya memburuk untuk mendapatkan layanan.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan kepadatan penduduk di berbagai daerah perkotaan. Lingkungan dengan interaksi yang tinggi berpotensi mempercepat penyebaran penyakit apabila kasus tidak segera ditemukan dan ditangani.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan pengendalian TBC tidak lagi cukup mengandalkan pasien yang datang sendiri ke fasilitas kesehatan.

Menurutnya, pemerintah daerah, Puskesmas, aparat kewilayahan, hingga kader kesehatan perlu proaktif melakukan penelusuran terhadap warga yang berisiko, khususnya mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.

“Selama ini kita fokus mengobati orang yang sudah sakit, tetapi kontak eratnya jarang diperiksa. Padahal, daripada dua atau tiga tahun lagi mereka menjadi pasien TBC, lebih baik kita cegah dari sekarang melalui TPT,” ujar Benjamin saat peluncuran program penemuan kasus aktif TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) SMART di Kota Bogor.

Penerapan strategi ini mulai diperkuat di berbagai daerah, salah satunya Kota Bogor yang mengintegrasikan penemuan kasus aktif dengan layanan skrining kesehatan masyarakat. Langkah ini diharapkan juga dapat mempercepat deteksi kasus, memperluas jangkauan pemeriksaan, sekaligus mendukung target nasional dalam menurunkan beban TBC melalui pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan yang lebih cepat.

Dengan demikian makin banyak kasus yang ditemukan sejak awal dan semakin luasnya upaya pencegahan pada kelompok berisiko, bahkan peluang memutus rantai penularan TBC menjadi lebih besar.

Sehingga pendekatan proaktif inilah yang kini menjadi salah satu kunci dalam upaya mewujudkan eliminasi TBC di Indonesia pada tahun-tahun mendatang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika ASN Jadi Ronaldo Musiman, Bonus Gol & Asa ke Sumsel United

    Ketika ASN Jadi Ronaldo Musiman, Bonus Gol & Asa ke Sumsel United

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    PEGAWAI-pegawai negeri yang biasanya duduk manis ngurus dokumen dan ngisi absen elektronik, mendadak berubah jadi striker, winger, sampai tukang sliding tackle. Bukan karena salah masuk dunia paralel, tapi karena turnamen sepak bola antar-OPD yang bikin suasana kantor jadi mirip ruang ganti Persib, klimaksnya? soal bonus!. Bukan bonus THR atau kenaikan pangkat atau gaji -13, tapi […]

  • Sederet pemain La Abiceleste dikalungkan kain asli timor sebagai tanda persahabatan

    Sederet pemain La Abiceleste dikalungkan kain asli timor sebagai tanda persahabatan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.818
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta -Erick Thohir menyambut langsung kedatangan tim Argentina yang mendarat di Bandara International Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (16/6) malam. La Abiceleste yang tiba setelah menempuh perjalanan selama tujuh jam, 35 menit dari Beijing, Tiongkok, oleh Ketua Umum PSSI itu dikalungi kain dari Timor yang menjadi simbol persahabatan dan keramahan sekaligus memperkenalkan budaya […]

  • BUMBU JUMAT BICIK MOYA: Mie Celor Palembang, Gurihnya Bikin Lidah Joget dan Hati Ikut Bergoyang

    BUMBU JUMAT BICIK MOYA: Mie Celor Palembang, Gurihnya Bikin Lidah Joget dan Hati Ikut Bergoyang

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    JUMAT itu hari spesial, bukan cuma karena weekend sebentar lagi datang, tapi karena hari ini lidah kita bakal diajak joget-joget dengan Mie Celor Palembang. Jangan bayangin mie instan biasa, ini mie yang kuahnya santan kental, ebi wangi, tauge renyah, dan mie kuning yang lembut kayak pipi bayi… eh, tapi jangan dicubit ya, cuma buat diaduk […]

  • Amankan Tiga Poin di Laga Perdana Sea Games 2023, Ini Komen Waketum PSSI

    Amankan Tiga Poin di Laga Perdana Sea Games 2023, Ini Komen Waketum PSSI

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 11.540
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Timnas U-22 Indonesia amankan tiga poin di Laga Perdana Sea Games 2023 atas Filipina, menang 3-0 itu melalui aksi Marselino Ferdinan, Irfan Jauhari, dan Fajar Faturrahman. Turut hadir memberi dukungan secara langsung di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, yakni Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali bersama anggota Eksekutif Komite Eko Setiawan, Endri Erawan, dan didampingi Sekretaris […]

  • Triwulan I, Pertamina Catat Produksi Minyak Naik 14%

    Triwulan I, Pertamina Catat Produksi Minyak Naik 14%

    • calendar_month Selasa, 29 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Pada Triwulan I/2018, PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja hulu potisip menyusul produski minyak naik 14 % dibandingkan periode sama 2017. “Produksi migas setara minyak sepanjang Januari-Maret 2018 tercatat sebesar 923 MBOEPD yang terdiri atas minyak 386 MBOPD dan gas 3.115 MMSCFD,” ungkap tulis Pertamina (Persero) dalam keterangan persnya, melansir Warta Ekonomi.co.id, Selasa […]

  • Gubernur Alex Noerdin Bersama Pimpinan DPRD Sumsel Menandatangani Nota Kesepakatan

    Gubernur Alex Noerdin Bersama Pimpinan DPRD Sumsel Menandatangani Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS Tahun Anggaran 2017

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD Sumsel, khususnya Ketua, Wakil-Wakil Ketua dan para Anggota Badan Anggaran DPRD Sumsel dan Tim Anggaran Pemprov Sumsel yang telah bekerjasama dengan baik untuk menyelesaikan pembahasan dan penelitian terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS) Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2017.

expand_less
WordPress Archive SushiFushi – Japanese & Asian Restaurant WordPress Theme Suxnix – Health Supplement WordPress Theme SVG Donut Charts Sweeny – Cake, Ice Cream & Bakery Store WordPress Theme Sweet Date – More than a WordPress Dating Theme Sweet Jane – Delightful Cake Shop WordPress Theme Sweethome – Responsive Real Estate WordPress Theme Sweetness – One Page WordPress Theme Sweipe – Responsive WordPress Mobile Theme SWG Swatches Variation – WooCommerce WordPress Plugin