Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Cegah Tanah Ambles, KLH Wajibkan Water Farming

Cegah Tanah Ambles, KLH Wajibkan Water Farming

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID -Tak semua air yang dipompa dari dalam tanah bisa kembali ke tempat asalnya, pasalnya selama bertahun-tahun, air tanah inilah menjadi andalan manusia di muka bumi guna memenuhi kebutuhan rumah tangga, gedung perkantoran, kawasan usaha hingga industri. Sementara dibagian lain, proses pengisian ulang cadangan air di bawah permukaan bumi sering kali tidak berjalan seimbang dengan jumlah air yang diambil, sehingga saat masalah itu terus berlangsung, tanah pun akhirnya perlahan kehilangan kemampuan untuk menyimpan air, bahkan risikonya penurunan muka tanah pun semakin besar.

Untuk mengatasinya, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tengah mematangkan regulasi water farming sebagai langkah memperkuat pengelolaan air tanah yang lebih berkelanjutan.

Melalui aturan itu, setiap pihak yang memanfaatkan air tanah nantinya diwajibkan melakukan upaya pengembalian cadangan air ke dalam bumi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Istilah water farming mungkin masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat. Namun, konsep yang diusung sebenarnya cukup sederhana. Air yang diambil dari dalam tanah tidak boleh berhenti pada tahap pemanfaatan, melainkan harus dikembalikan melalui berbagai metode resapan agar siklus air tetap terjaga. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membangun keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kemampuan alam menyediakan air.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, usai tampil sebagai pembicara kunci dalam perhelatan Indonesia Net-Zero Summit 2026 di Jakarta menjelaskan regulasi tersebut saat ini masih dalam tahap penyusunan dan akan melalui proses uji publik sebelum ditetapkan.

Pemerintah menargetkan aturan tersebut dapat diselesaikan pada akhir 2026 sebagai dasar penerapan water farming di berbagai sektor.

Kebijakan ini lahir dari evaluasi terhadap pola pemanfaatan air tanah yang selama ini lebih menitikberatkan pada aspek perizinan dan retribusi. Meskipun pengambilan air tanah telah dikenai kewajiban membayar retribusi kepada pemerintah daerah, pendekatan tersebut dinilai belum cukup untuk memulihkan fungsi lingkungan yang terdampak akibat eksploitasi air secara terus-menerus.

Oleh sebab itu, pemerintah ingin mengubah cara pandang terhadap pengelolaan air tanah. Pemanfaatan sumber daya air tidak lagi hanya diukur dari kepatuhan administratif, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan cadangan air. Prinsip inilah yang menjadi dasar lahirnya kebijakan water farming.

Penerapan aturan tersebut nantinya dapat dilakukan melalui berbagai langkah yang disesuaikan dengan karakteristik lokasi maupun volume pengambilan air. Beberapa di antaranya adalah pembangunan sumur resapan, pembuatan lubang biopori, pengembalian air yang telah diolah ke dalam tanah sesuai ketentuan, hingga penanaman pohon untuk meningkatkan kemampuan kawasan menyerap air hujan.

Upaya tersebut diharapkan mampu membantu mengisi kembali cadangan air tanah sekaligus mengurangi risiko penurunan muka tanah. Ketika air hujan memiliki ruang untuk meresap ke dalam bumi, lapisan tanah dapat mempertahankan keseimbangannya sehingga daya dukung lingkungan tetap terjaga.

Lebih jauh, water farming bukan sekadar kewajiban baru bagi pengguna air tanah. Konsep ini mencerminkan perubahan pendekatan dalam pengelolaan sumber daya air, dari semula berfokus pada pemanfaatan menjadi mengedepankan keseimbangan antara penggunaan dan pemulihan.

Dengan menjaga siklus air tetap berlangsung, ketersediaan air bersih diharapkan dapat terus terpelihara sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan menghadapi tekanan pembangunan dan perubahan iklim.

Melalui regulasi yang tengah disiapkan, KLH/BPLH berharap setiap aktivitas pengambilan air tanah tidak lagi dipandang sebagai proses mengambil sumber daya semata. Sebaliknya, setiap tetes air yang dimanfaatkan harus diimbangi dengan upaya mengembalikannya kepada alam, sehingga manfaatnya tetap dapat dirasakan tidak hanya oleh masyarakat saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Muba Pimpin Apel Perdana, Dihadapan ASN Suarakan 3 Hal Ini

    Wabup Muba Pimpin Apel Perdana, Dihadapan ASN Suarakan 3 Hal Ini

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 977
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Setelah sah dilantik secara serentak oleh Presiden RI. Bupati H M Toha SH dan Wakil Bupati Muba Rohman, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih diberi mandat dari masyarakat dan amanah dari Allah untuk memimpin kabupaten Muba agar maju lebih cepat. Diketahui kini Bupati Muba masih mengikuti Pembelajaran Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah hingga […]

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Terus Pantau Perkembangan Covid

    Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Terus Pantau Perkembangan Covid

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 770
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus memantau perkembangan kasus COVID-19 di seluruh daerah di tanah air untuk memastikan tidak terjadi lonjakan kasus terutama menjelang Natal dan Tahun Baru mendatang. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di […]

  • Major League Soccer memulai musim ke-30 pada akhir pekan ini di MLS Season Pass di Apple TV

    Major League Soccer memulai musim ke-30 pada akhir pekan ini di MLS Season Pass di Apple TV

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Major League Soccer memulai musimnya yang ke-30 pada hari Sabtu ini di MLS Season Pass di Apple TV, dengan seluruh 30 tim turun ke lapangan untuk akhir pekan MLS is Back. Penggemar di lebih dari 100 negara dan wilayah dapat mendaftar MLS Season Pass untuk mengakses setiap pertandingan MLS tanpa gangguan, beserta liputan […]

  • Tak Di Izinkan Masuk ke Ruang Musda, Masa AMPI Protes

    Tak Di Izinkan Masuk ke Ruang Musda, Masa AMPI Protes

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.463
    • 0Komentar

    MASA Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sempat protes, karena dihalangi masuk ke ruang sidang Musda Partai DPD Golkar Sumsel yang berada di dalam Ballroom Hotel Santika Primer Bandara Palembang, Kamis (5/3/2020). Masa yang hadir sekitar 500 orang tersebut menunggu di Lobby hotel. Mereka menerikan yel-yel ‘AMPI  Jaya, AMPI Jaya’. “Di sini kawan-kawan AMPI ingin adanya […]

  • Warga Dusun Rimba Candi Pagaralam Heboh, Temukan Ukiran Kubah Masjid di Dinding Goa

    Warga Dusun Rimba Candi Pagaralam Heboh, Temukan Ukiran Kubah Masjid di Dinding Goa

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.091
    • 0Komentar

    WARGA Dusun Rimba Candi Kelurahan Candi Jaya, Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam Sumatera Selatan tiba-tiba heboh, pasalnya salah seorang warga tersebut menemukan ukiran berupa kuba masjid menyerupai tengkorak kepala manusia dan berlapaz Allah. Penemuan ukiran di dalam goa yang berada dilembah sebelah dua air terjun kembar Dusun Rimba Candi kelurahan Candi Jaya Kecamatan Dempo Utara […]

  • Forum Manajemen Indonesia Bakal Berkumpul di Palembang, Ada Apa ?

    Forum Manajemen Indonesia Bakal Berkumpul di Palembang, Ada Apa ?

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.316
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima Ketua Forum Manajemen Indonesia (FMI) Koordinator Wilayah Sumsel Dr. Muji Gunarto, S.Si., M.Si, sehubungan dengan akan diadakannya seminar nasional. Audiensi digelar di ruang rapat Gubernur Sumsel, Selasa (6/11/2018). Audiensi ini dihadiri Ketua Panitia Seminar Nasional Forum Manajemen Indonesia Koordinator Wilayah Sumsel Dr. Sunda Ariana, M.Pd., […]

expand_less
WordPress Archive Kitchenia – Kitchenware & Cooking Utensils Store Template Kit Kitecx – Architecture & Interior Elementor Template Kit Kitecx – Architecture & Interior WordPress Theme KitSoccer – Football Team & Sports Elementor Template Kit Kitty – Fashion Clothing, Furniture WordPress Theme Kitzen Modern Kitchen Elementor Template Kit Kitzu – Personal Portfolio Template KiviCare Pro - Clinic & Patient Management System EHR (Add-on) KiviCare(TM) – Google Meet Telemed And WooCommerce Payment Gateway (Add-on) Klay – Pottery and Ceramics Studio Elementor Template Kit