Generasi Z Jadi Wajah Baru Promosi Pariwisata Sumsel
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Generasi Z jadi wajah baru promosi pariwisata Sumsel menyusul meningkatnya peran anak muda dalam memperkenalkan potensi daerah melalui kreativitas dan teknologi digital. Kemampuan mereka memanfaatkan media sosial dinilai menjadi kekuatan baru untuk mengenalkan kekayaan budaya, destinasi wisata, hingga identitas Sumatera Selatan kepada masyarakat yang lebih luas.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra mengatakan ajang Pemilihan Putra Putri Sriwijaya bukan hanya kompetisi untuk memilih figur terbaik.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang akan menjadi duta pariwisata dan budaya Sumatera Selatan.
“Kita membutuhkan generasi muda yang memiliki wawasan, karakter, kecintaan terhadap budaya daerah, serta mampu menjadi wajah Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Edward saat menghadiri Grand Final Pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2026 di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang.
Dia menjelaskan promosi pariwisata saat ini tidak lagi hanya mengandalkan pemerintah maupun pelaku industri wisata. Generasi muda memiliki posisi yang semakin strategis karena mampu membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat melalui berbagai platform digital. Dengan pendekatan yang kreatif, pesan tentang keindahan alam, budaya, dan kearifan lokal dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah diterima.
Sumsel memiliki beragam destinasi yang layak dipromosikan, mulai dari Sungai Musi, Jembatan Ampera, Danau Ranau, kawasan pegunungan, hingga desa-desa wisata yang menyimpan tradisi dan budaya lokal. Di sisi lain, kekayaan kuliner seperti pempek, pindang, dan aneka makanan khas juga menjadi daya tarik yang dapat memperkuat citra daerah di mata wisatawan.
Peran Generasi Z tidak hanya sebatas membuat konten di media sosial. Mereka juga dapat menjadi komunikator yang mampu menceritakan pengalaman wisata secara autentik sehingga membangun kepercayaan calon wisatawan. Konten yang informatif, kreatif, dan sesuai kondisi lapangan akan lebih mudah menarik perhatian dibandingkan promosi yang bersifat formal.
Selain memperluas jangkauan promosi, keterlibatan generasi muda juga membuka peluang lahirnya inovasi baru dalam pemasaran destinasi. Berbagai ide kreatif, mulai dari video pendek, fotografi, hingga kampanye digital, dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan daya saing pariwisata Sumatera Selatan di tengah persaingan antardaerah.
Namun, promosi digital juga perlu dibarengi dengan tanggung jawab. Informasi yang disampaikan harus akurat, menghormati budaya lokal, serta mendorong wisata yang berkelanjutan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh wisatawan, tetapi juga masyarakat sekitar.
Melalui dukungan pemerintah dan keterlibatan generasi muda, promosi pariwisata Sumsel memiliki peluang untuk berkembang lebih luas. Sejalan dengan harapan Sekda H. Edward Candra, hadirnya generasi yang berwawasan, berkarakter, dan mencintai budaya daerah diharapkan mampu menjadi wajah Sumatera Selatan sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah di tingkat nasional maupun internasional. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
