Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 6 Dokter Internship Meninggal, Kemkes Skrining 10.564

6 Dokter Internship Meninggal, Kemkes Skrining 10.564

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Internsip Dokter Indonesia setelah enam peserta dilaporkan meninggal sepanjang 2026. Sebagai tindak lanjut, sebanyak 10.564 dokter internship akan menjalani skrining kesehatan untuk memastikan kondisi fisik maupun mental peserta selama menjalankan program.

Evaluasi ini dilakukan sebagai langkah memperkuat perlindungan terhadap dokter muda yang sedang menjalani masa internship. Pemeriksaan tidak hanya mencakup kesehatan fisik, tetapi juga kondisi psikologis peserta yang menjadi perhatian dalam evaluasi program.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes, dr. Yuli Farianti, menyampaikan duka cita atas meninggalnya enam peserta internship. Menurutnya, setiap kejadian menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan program.

“Setiap kejadian menjadi perhatian serius dan kami tindak lanjuti melalui audit medis serta investigasi bersama lintas pihak sebagai dasar melakukan perbaikan tata kelola,” ujar dr. Yuli.

Kemenkes Periksa 10.564 Dokter Internship

Seluruh peserta Program Internsip Dokter Indonesia yang saat ini bertugas di berbagai daerah akan mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Pemeriksaan tersebut meliputi, pemeriksaan kesehatan fisik, medical check-up (MCU), pemeriksaan laboratorium, dan serta skrining kesehatan jiwa.

Selama proses evaluasi berlangsung, peserta internship akan dibebastugaskan sementara mulai 30 Juli hingga 14 Agustus 2026. Waktu tersebut digunakan agar peserta dapat mengikuti pemeriksaan sampai seluruh hasil evaluasi selesai.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar penilaian kondisi kesehatan peserta. Selain itu, Kemenkes juga akan melihat capaian kompetensi melalui logbook masing-masing dokter internship.

Peserta yang dinyatakan sehat dan telah memenuhi target kompetensi tetap dapat menyelesaikan masa internship tanpa perpanjangan tugas.

Kesehatan Mental Dokter Muda Jadi Perhatian

Salah satu poin penting dalam evaluasi kali ini adalah penguatan perhatian terhadap kesehatan jiwa peserta internship.

Kemenkes menilai perlindungan dokter muda tidak hanya berkaitan dengan pengaturan jam kerja, tetapi juga bagaimana peserta mendapatkan pendampingan ketika menghadapi tekanan selama menjalankan tugas.

Komunikasi antara peserta dengan dokter pendamping, rumah sakit atau fasilitas kesehatan tempat internship, Komite Internship Kedokteran Indonesia (KIKI), pemerintah daerah, hingga Kemenkes dinilai penting untuk mendeteksi persoalan sejak dini.

Dokter pendamping disebut memiliki peran besar karena menjadi pihak yang paling dekat dengan peserta selama menjalani program.

Aturan Baru Internship Sudah Diperkuat

Sebelumnya, Kemenkes telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/594/2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi.

Aturan tersebut memperkuat sejumlah perlindungan bagi peserta, mulai dari pembatasan jam kerja maksimal 40 jam per minggu, pengaturan jadwal jaga, ketentuan izin sakit, sistem pendampingan, mekanisme pengaduan, hingga sanksi bagi pihak yang tidak menjalankan ketentuan.

Namun, Kemenkes mengakui tantangan saat ini bukan hanya pada aturan, melainkan bagaimana kebijakan tersebut diterapkan secara konsisten di lapangan.

Plt. Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra, mengatakan rekomendasi hasil investigasi sebelumnya telah dimasukkan dalam regulasi baru, tetapi pengawasan pelaksanaannya masih perlu diperkuat.

Evaluasi Jadi Momentum Perbaikan Sistem

Melalui evaluasi menyeluruh ini, Kemenkes menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola Program Internsip Dokter Indonesia.

Program internship tidak hanya bertujuan membentuk dokter yang kompeten, tetapi juga memastikan proses pembelajaran profesi berlangsung dalam lingkungan kerja yang aman, sehat, dan memberikan perlindungan bagi peserta.

Dengan pemeriksaan terhadap ribuan dokter internship, pemerintah berharap berbagai persoalan dalam pelaksanaan program dapat terdeteksi lebih awal dan kejadian serupa tidak kembali terulang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Srikandi Ekonomi Syariah Bersinergi Mendukung Pemulihan Ekonomi”

    “Srikandi Ekonomi Syariah Bersinergi Mendukung Pemulihan Ekonomi”

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    PEREMPUAN-perempuan Indonesia telah berkontribusi nyata dalam menggerakan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang inklusif, demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam “Srikandi Ekonomi Syariah Bersinergi Mendukung Pemulihan Ekonomi” dilakukan secara virtual, rabu [21/4/2021]. Perry Warjiyo menyampaikan Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Langkah-langkah sinergi dan upaya Bank Indonesia […]

  • Ini Lima Pesan Presiden di Sidang Dewan Ekonomi PBB

    Ini Lima Pesan Presiden di Sidang Dewan Ekonomi PBB

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 726
    • 0Komentar

    INDONESIA mengajak seluruh negara anggota Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) meningkatkan solidaritas. Dengan begitu, wabah global COVID-19 dapat secara efektif ditanggulangi dalam beberapa waktu ke depan. “Dalam situasi yang sulit seperti ini bisnis seperti bias tidak bisa dilanjutkan. karena itu, kerja sama dan solidaritas harus dipertebal,” ujar Presiden Joko Widodo pada Sidang Dewan Ekonomi PBB yang disiarkan […]

  • Rumah Sakit Spesialis & Pusat Penelitian King Faisal Capai Tonggak Sejarah Medis dengan Transplantasi Hati Donor Hidup yang Sepenuhnya Robotik Pertama di Dunia

    Rumah Sakit Spesialis & Pusat Penelitian King Faisal Capai Tonggak Sejarah Medis dengan Transplantasi Hati Donor Hidup yang Sepenuhnya Robotik Pertama di Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, RIYADH, Arab Saudi, Oktober 29, 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Dalam pencapaian bersejarah, tim Pusat Keunggulan Transplantasi Organ (OTCoE) di Rumah Sakit & Pusat Penelitian King Faisal Specialist (KFSH&RC) telah berhasil melakukan robot sepenuhnya pertama di dunia transplantasi hati donor hidup di Kerajaan Arab Saudi—sebuah langkah yang memperkuat posisi KFSH&RC sebagai pemimpin global dalam bedah […]

  • Terkait Limbah Tes Antigen Ngotori Selat Bali, Menteri KKP : Laut Bukan Keranjang Sampah, Kalau Rusak Bagaiaman !

    Terkait Limbah Tes Antigen Ngotori Selat Bali, Menteri KKP : Laut Bukan Keranjang Sampah, Kalau Rusak Bagaiaman !

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.319
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa laut bukan tempat sampah, menyusul terjadinya pencemaran limbah tes antigen yang mengotori Selat Bali. “Kalau laut kita rusak bagaimana? Kalau sampahnya sudah luar biasa, kemudian kualitas biota di dalamnya menurun, apa yang terjadi? Seluruh kehidupan juga ikut rusak,” tegas Menteri Trenggono dalam siaran pers KKP, Rabu […]

  • Kabut Asap Kembali Pekat di Palembang, BMKG Sumsel Himbau Masyarakat Gunakan Masker

    Kabut Asap Kembali Pekat di Palembang, BMKG Sumsel Himbau Masyarakat Gunakan Masker

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    KABUT Asap sejak seminggu ini kembali pekat di langit Palembang, bahkan setiap subuh menjelang pagi kabut terlihat pekat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi SMB II Palembang mencatat angin permukaan umumnya dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan 4-11 Knot (7-20 Km/Jam) mengakibatkan potensi masuknya asap akibat karhutbunla ke wilayah Kota Palembang dan sekitarnya. Untuk […]

  • AMI Berkolaborasi dengan Bekraf & Pemrov Sumsel Bikin Musikologi Series di Palembang

    AMI Berkolaborasi dengan Bekraf & Pemrov Sumsel Bikin Musikologi Series di Palembang

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    Diharapkan dapat mendukung dan membantu para insan musik Sumseluntuk terus berkembang,industri kreatif Indonesia.

expand_less
WordPress Archive SquaDrone – Drone & UAV Business Square – Real Estate WordPress Theme Squareroot – WordPress Resume Theme Squares – Interactive Design Agency Portfolio WordPress Theme Squaretype – Modern Blog WordPress Theme Sørina – Creative Portfolio WordPress Theme Stack – Clean Responsive Bootstrap 4 Admin Dashboard Template Stack – Multi Purpose HTML with Page Builder StaffScout – Job Board and Employment WordPress Theme Stamin – Fitness and Gym WordPress Theme