Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Strategi RI Pertahankan Daerah Bebas Malaria Menuju 2030

Strategi RI Pertahankan Daerah Bebas Malaria Menuju 2030

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Indonesia (RI) terus mempercepat upaya  menuju target bebas malaria pada 2030, namun, perjalanan menuju eliminasi penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles itu tidak hanya bergantung pada keberhasilan menurunkan jumlah kasus di wilayah endemis, pasalnya  tantangannya  tak kalah penting, yaitu bagaimana mempertahankan daerah yang telah berhasil menghentikan penularan malaria agar tidak kembali muncul kasus baru.

Status eliminasi malaria bukan berarti suatu daerah benar-benar terbebas dari ancaman penyakit tersebut. Risiko penularan masih dapat muncul akibat mobilitas penduduk, masuknya kasus dari wilayah lain, hingga perubahan lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk penular sehingga perlu pengawasan dan pencegahan harus tetap berjalan secara berkesinambungan.

Pengawasan menjadi kunci

Salah satu strategi utama pemerintah adalah memperkuat sistem surveilans atau pemantauan kasus. Melalui sistem ini, setiap dugaan malaria dapat dideteksi lebih cepat sehingga pasien segera mendapatkan pemeriksaan laboratorium dan pengobatan yang tepat.

Ketika ditemukan kasus positif, petugas kesehatan juga melakukan pelacakan untuk mengetahui sumber penularan sekaligus mencegah penyebaran penyakit ke masyarakat sekitar. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah yang telah mencapai eliminasi malaria.

Diagnosis dan pengobatan tidak boleh terlambat

Kecepatan diagnosis menjadi faktor penting dalam memutus rantai penularan. Pemerintah terus memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan melalui peningkatan kemampuan tenaga medis dan laboratorium agar pemeriksaan malaria dapat dilakukan secara akurat.

Selain memastikan pasien memperoleh pengobatan sesuai standar, pemerintah juga menjalankan berbagai pendekatan pencegahan, seperti program Temukan, Obati, dan Kendalikan (TOKEN), pemberian obat massal atau Mass Drug Administration (MDA) di wilayah tertentu, Targeted Drug Administration (TDA), serta terapi pencegahan bagi kelompok berisiko melalui Intermittent Preventive Treatment (IPTf).

Peran pemerintah daerah sangat menentukan

Keberhasilan mempertahankan daerah bebas malaria tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan program pengendalian malaria tetap berjalan, mulai dari penyediaan anggaran, tenaga kesehatan terlatih, hingga dukungan lintas sektor.

Kolaborasi dengan masyarakat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Edukasi mengenai pencegahan gigitan nyamuk, pentingnya segera memeriksakan diri saat mengalami gejala, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi upaya yang mendukung keberhasilan eliminasi malaria dalam jangka panjang.

Ancaman tetap ada

Meski semakin banyak daerah berhasil mencapai eliminasi malaria, tantangan belum sepenuhnya berakhir. Perpindahan penduduk dari wilayah yang masih endemis, kondisi geografis di sejumlah daerah, serta keberadaan nyamuk penular menjadi faktor yang dapat memicu munculnya kembali kasus apabila pengawasan melemah.

Karena itu, status eliminasi harus dipandang sebagai awal dari upaya pemeliharaan, bukan akhir dari pengendalian malaria. Konsistensi dalam deteksi dini, pengobatan, dan pengawasan menjadi kunci agar wilayah yang telah bebas malaria tetap mampu mempertahankan pencapaiannya.

Menuju Indonesia Bebas Malaria 2030

Pemerintah menargetkan Indonesia mencapai eliminasi malaria secara nasional pada 2030. Hingga Juli 2026, sebanyak 414 kabupaten dan kota telah memperoleh status eliminasi malaria. Capaian tersebut menunjukkan kemajuan yang signifikan, namun masih diperlukan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi profesi, dan masyarakat agar target tersebut dapat terwujud.

Dengan mempertahankan daerah yang telah bebas malaria sekaligus mempercepat penanganan di wilayah yang masih menghadapi penularan, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk mewujudkan target bebas malaria pada 2030 secara berkelanjutan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 84 Hektare Karhutla Sumsel Masih Ditangani, Menhut Ingatkan Ancaman

    84 Hektare Karhutla Sumsel Masih Ditangani, Menhut Ingatkan Ancaman

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan belum sepenuhnya tuntas. Dari sekitar 404,22 hektare area terdampak, sebanyak 84,25 hektare masih dalam proses penanganan. Di tengah kondisi itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengingatkan potensi karhutla di Sumsel masih dapat berlangsung hingga Oktober atau awal November. Pemerintah daerah diminta tetap menjaga kesiapsiagaan […]

  • BPJPH, MUI, dan Hebitren Bersama Kampanyekan Sertifikat Halal, Hal Ini Karena Masyarakat Masih Bingung Siapa Yang Berhak Mengeluarkan Sertifikasi Halal

    BPJPH, MUI, dan Hebitren Bersama Kampanyekan Sertifikat Halal, Hal Ini Karena Masyarakat Masih Bingung Siapa Yang Berhak Mengeluarkan Sertifikasi Halal

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    BADAN Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) bersama-sama terus mengkampanyekan informasi-informasi terkait sertifikasi halal. “Sosialisasi bersama, antara MUI Pusat, BPJPH, DPP Hebitren, dan LPPOM MUI Jatim, ini dikemas dengan Forum Group Discussion (FGD),” kata ketua pelaksana, H Noor Shodiq Askandar, di Surabaya, Sabtu (12/6/2021). Noor […]

  • Kapolri  Targetkan Selama Asian Games Jakarta-Palembang Zero Incident

    Kapolri  Targetkan Selama Asian Games Jakarta-Palembang Zero Incident

    • calendar_month Rabu, 22 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kapolri Tito Karnavian bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan juga meninjau wisma atlet dan Dining Hall Jakabaring tempat makan para atlet dan official yang berkapasitas 2.000 orang makan sekaligus. Dalam keterangan persnya, Kapolri menyebutkan sejak pembukaan sampai hari ini keamanan […]

  • Ayo, Buruan Daftar, Muba Buka  241 Formasi CPNS

    Ayo, Buruan Daftar, Muba Buka 241 Formasi CPNS

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    MUBA akan membuka lowongan 241 formasi CPNS pada tahun 2019. Kepastian jumlah formasi didapat berdasarkan Keputusan Menpan RB, no. 319 tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin TA 2019. Kepala BKPSDM Muba, Sunaryo menyebutkan formasi CPNS Muba diketahuinya setelah usai mengikuti rapat pemantapan formasi CPNS di Bidakara, Jakarta. “Ditetapkan dari […]

  • Sumsel Optimistis Bisa Jadi Contoh Terbaik Pelaksanaan Tes SKD CPNS 2019

    Sumsel Optimistis Bisa Jadi Contoh Terbaik Pelaksanaan Tes SKD CPNS 2019

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 882
    • 0Komentar

    BERBAGAI persiapan pendukung pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di lingkungan Pemprov Sumsel terus dimaksimalkan. Hal itu dikatakan Sekda Sumsel Nasrun Umar saat meninjau persiapan pelaksanaan tes SKD CPNS di SMKN 2 Palembang, Jalan Demang Lebar Daun, akhir pekan ini. Selain sarana-prasana dan fasilitas pendukung lainnya mulai dari ruang […]

  • Makan Bersama di Madrasah, Nasi Sepiring Jadi Pendidikan Karakter Sosial

    Makan Bersama di Madrasah, Nasi Sepiring Jadi Pendidikan Karakter Sosial

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    COBA bayangkan suasana jam istirahat di sebuah madrasah, anak-anak sudah berbaris rapi, perut keroncongan seperti orkes dangdut yang belum dibayar honor. Begitu tukang masak membuka penutup rantang, aroma ikan goreng dan sayur asem langsung menyeruak. Dalam sekejap, kantin madrasah itu berubah jadi konser Coldplay versi lokal, ramai, heboh, tapi tetap kompak. Semua siswa entah yang […]

expand_less
WordPress Archive Jurak – One Page Portfolio WordPress Theme JUSPAY Payment Gateway WooCommerce Plugin Just Forms Advanced Justcoffee – Cafe and Coffee Elementor Template Kit JustFans – Premium Content Creators SaaS platform JustGive – Charity & Fundraising WordPress Theme Justic – Law Firm & Legal Services Elementor Template Kit Justicio – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit JUSTICO – Law Firm Elementor Template Kit Justified Image Grid