Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Ruang Bermain Aman, Awal Anak Percaya pada Dunia

Ruang Bermain Aman, Awal Anak Percaya pada Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANAK-anak itu berdiri berjajar sambil saling merangkul bahu temannya, sebagian tersenyum ke arah kamera, sebagian lagi menatap lurus dengan wajah penuh rasa ingin tahu. Di antara tawa yang pecah sesekali, tak ada yang sibuk menggenggam gawai atau duduk menyendiri. Mereka hanya menjadi anak-anak, bermain, bercanda, dan menikmati kebersamaan.

Pemandangan sederhana itu mengingatkan masa kecil bukan hanya tentang tumbuh menjadi lebih tinggi atau lebih pintar. Masa kecil adalah tentang memiliki ruang untuk berlari tanpa rasa takut, tertawa tanpa khawatir, dan mengenal dunia melalui permainan. Sebab, bagi seorang anak, rasa percaya kepada dunia sering kali lahir dari lingkungan pertama yang membuatnya merasa aman.

Sayangnya, ruang seperti itu tidak selalu mudah ditemukan. Di tengah padatnya permukiman, meningkatnya penggunaan gawai, hingga minimnya ruang publik yang ramah anak, kesempatan bermain bersama perlahan berkurang. Padahal, bermain bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang. Bermain adalah cara anak belajar memahami kehidupan.

Saat menunggu giliran bermain, anak belajar bersabar, ketika berbagi mainan, mereka mengenal arti menghargai orang lain. Saat menyelesaikan perbedaan kecil dengan teman, mereka sedang membangun kemampuan berkomunikasi dan mengelola emosi. Bahkan ketika terjatuh lalu bangkit kembali, anak sedang belajar tentang keberanian dan ketangguhan.

Kesadaran  setiap anak berhak memiliki ruang yang aman untuk tumbuh itulah yang mendorong Kementerian Sosial menghadirkan Taman Anak Sejahtera (TAS) di Sentra Alyatama Jambi. Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026, taman tersebut diluncurkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pengasuhan positif melalui penyediaan ruang publik yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI MK Agung Suhartoyo mengatakan, pemenuhan hak anak tidak cukup hanya dengan memastikan mereka terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan. Anak juga membutuhkan ruang yang mendukung proses tumbuh kembangnya secara utuh.

“Taman Anak Sejahtera merupakan bentuk komitmen Kementerian Sosial dalam menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak. Di tempat inilah anak-anak dapat bermain, belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Agung.

Menurutnya, kehadiran Taman Anak Sejahtera juga dirancang untuk melengkapi peran keluarga sebagai lingkungan pertama pembentukan karakter. Ketika rumah menjadi tempat anak memperoleh kasih sayang dan taman menjadi ruang untuk belajar bersosialisasi, keduanya akan saling menguatkan dalam membentuk pribadi yang sehat, bahagia, dan berkarakter.

Semangat itulah yang juga dibawa dalam Talkshow Parenting yang digelar bersamaan dengan peluncuran Taman Anak Sejahtera. Orang tua, pengasuh, pekerja sosial, pendamping, hingga masyarakat diajak melihat kembali makna pengasuhan. Bahwa mendampingi anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan makan, pakaian, atau pendidikan, tetapi juga menyediakan waktu untuk mendengar cerita mereka, bermain bersama, dan hadir dalam setiap proses tumbuh kembangnya.

Materi bermanfaat

Pesan itu dirasakan langsung oleh Siti Romlah (27). Ibu dari Zidan Nofal Alfariski yang baru berusia tiga tahun itu mengaku memperoleh sudut pandang baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Materinya sangat bermanfaat. Saya jadi memahami  mendampingi anak bukan hanya memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga meluangkan waktu untuk mendengar, bermain, dan memberikan perhatian. Kehadiran Taman Anak Sejahtera ini menjadi tempat yang sangat positif agar anak-anak bisa belajar sambil bermain dengan aman,” ujarnya.

Di sekitar taman, keceriaan terus mengalir. Ada anak yang sibuk mewarnai gambar dengan penuh imajinasi, ada yang antusias mendengarkan dongeng, sementara yang lain berlarian mengikuti permainan edukatif.

Mungkin bagi orang dewasa, semua itu hanyalah rangkaian kegiatan peringatan Hari Anak Nasional. Namun bagi anak-anak, pengalaman tersebut adalah pelajaran pertama tentang keberanian, persahabatan, dan kebersamaan.

Tidak ada karakter yang tumbuh dalam ruang yang penuh ketakutan. Tidak ada rasa percaya diri yang lahir dari lingkungan yang membatasi anak untuk berekspresi. Sebaliknya, ketika anak merasa aman, dihargai, dan didampingi, mereka akan lebih berani bertanya, mencoba hal baru, menyampaikan pendapat, bahkan belajar menghargai perbedaan.

Karena itu, membangun ruang ramah anak sesungguhnya bukan sekadar membangun taman. Yang dibangun adalah ekosistem pengasuhan yang melibatkan banyak pihak keluarga, pemerintah, pekerja sosial, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat. Semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang melindungi sekaligus memberi kesempatan berkembang.

Barangkali beberapa tahun dari sekarang anak-anak yang berdiri sambil saling merangkul itu tak lagi mengingat hari ketika taman tersebut diresmikan. Mereka mungkin juga lupa siapa saja yang hadir saat itu. Namun mereka akan mengingat bagaimana rasanya bermain tanpa rasa takut, tertawa bersama teman, dan pulang membawa cerita yang ingin mereka sampaikan kepada orang tuanya.

Oleh sebab itu, masa depan bangsa tidak hanya dibangun melalui ruang-ruang kelas atau angka-angka pembangunan. Masa depan juga bertumbuh dari halaman-halaman tempat anak berlari, dari tawa yang lahir tanpa beban, dan dari rasa aman yang membuat mereka percaya bahwa dunia adalah tempat yang layak untuk dijelajahi. Dari ruang bermain yang sederhana itulah, langkah pertama menuju generasi Indonesia yang tangguh, bahagia, dan berkarakter dimulai. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinyakini Potensi Perputaran Ekonomi dalam Aktivitas Pesantren Amat Besar, Menag Dorong Ponpes Bangun Ekosistem Ekonomi

    Dinyakini Potensi Perputaran Ekonomi dalam Aktivitas Pesantren Amat Besar, Menag Dorong Ponpes Bangun Ekosistem Ekonomi

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Purwakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil mendorong pondok-pondok pesantren untuk bersinergi membangun ekosistem ekonomi pesantren. Hal ini disampaikan Menag saat bertemu para kiai muda se Jawa di Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyah Cipulus, Wanayasa, Purwakarta. “Problem kita (pondok pesantren) adalah tidak kuat secara ekonomi. Tidak pernah atau belum pernah ada untuk menguatkan ekosistem ekonomi pesantren yang […]

  • Libatkan Seribu Anak Yatim, Palembang Dukung Gelaran Yatim Fest 2023  

    Libatkan Seribu Anak Yatim, Palembang Dukung Gelaran Yatim Fest 2023  

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.546
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id-  Melibatkan seribu lebih anak yatim, gelaran Yatim Fest Indonesia 2023 didukung Pemerintah Kota Palembang. Acara setiap tahun digelar oleh Yayasan Abulyatama Indonesia ini dinilai sangat bermanfaat, apalagi di saat bulan suci ramadhan. Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia, Irmayanti, mengatakan, Yatim Fest Palembang direncanakan pada 8 april 2023 di Ballroom Rambang Semesta, di Jalan Mayor Ruslan, […]

  • Aziz Ary Saputra Dalam Komitmen Pembangunan Daerah

    Aziz Ary Saputra Dalam Komitmen Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.468
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-  Aziz Ary Saputra resmi dilantik sebagai anggota DPRD Sumatera Selatan untuk periode 2024-2029 setelah berhasil meraih 25.290 suara dari Dapil 3 yang mencakup Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir. Pelantikan ini berlangsung di Gedung DPRD Sumsel, Palembang, bersama 74 anggota DPRD lainnya pada Selasa (24/9/2024). Sebagai seorang wakil rakyat, Aziz, yang merupakan putra […]

  • Walikota Palembang dan Istri Ikut Lomba Semarak HUT RI ke-74 di BKB, Menang Lagi

    Walikota Palembang dan Istri Ikut Lomba Semarak HUT RI ke-74 di BKB, Menang Lagi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    “Permainan tradisional ini sekarang sudah banyak dilupakan masyarakat, kita ingin terus melestarikan permainan tradisional ini sebagai warisan budaya nenek moyang kita,”

  • Sekda Supriono  Apresiasi  PWRI Sebagai Organisasi Mapan dan Mandiri  

    Sekda Supriono  Apresiasi  PWRI Sebagai Organisasi Mapan dan Mandiri  

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 646
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel S.A Supriono membuka rapat Pleno Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sumsel di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (31/5). Dalam kesempatan ini Sekda mengapresiasi  diadakannya  rapat pleno PWRI ini sebagai bentuk nyata aktifitas organisasi yang mapan dan mandiri. “Hal ini harus terus dijaga dan dipertahankan agar setiap anggota baru menjalankan […]

  • BMKG Gunakan Skema Teknis Tekan Hujan Ekstrem

    BMKG Gunakan Skema Teknis Tekan Hujan Ekstrem

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggunakan skema teknis berbasis data dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan lonjakan hujan ekstrem yang berpotensi memicu banjir di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Pendekatan ini dirancang untuk dilakukan pada periode puncak musim hujan ketika intensitas curah hujan meningkat dan risiko bencana hidrometeorologi berada pada level tinggi. BMKG menjalankan OMC […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Oscillator WordPress Theme CSS Igniter Oxium WordPress Theme CSS Igniter Palermo WordPress Theme CSS Igniter Paperbag WordPress Theme CSS Igniter Philoxenia WordPress Theme CSS Igniter Pinfinity WordPress Theme CSS Igniter Pinmaister WordPress Theme CSS Igniter Potenza WordPress Theme CSS Igniter Prayer WordPress Theme CSS Igniter Public Opinion WordPress Theme