Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Hardiknas, Sudahkah Guru Dimuliakan?

Hardiknas, Sudahkah Guru Dimuliakan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UPACARAa Hardiknas di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali berlangsung khidmat. Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, memimpin langsung jalannya upacara di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (4/5/2026), dengan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam amanat itu, pendidikan kembali ditegaskan sebagai proses memuliakan manusia. Sebuah kalimat yang terdengar luhur, bahkan nyaris sakral.

Namun muncul satu pertanyaan sederhana yang tidak pernah benar-benar selesai, sudahkah pendidikan kita benar-benar memuliakan manusia, khususnya para guru?

Sebab kata ‘memuliakan’ sering berhadapan dengan realitas yang tidak selalu mulia. Guru masih bergulat dengan beban administrasi, ketimpangan kesejahteraan, dan tuntutan kompetensi yang terus berubah dari waktu ke waktu.

Pemerintah Provinsi Sumsel memang mulai menata arah kebijakan. Salah satunya dengan memberikan beasiswa Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Selain itu, berbagai pelatihan juga digulirkan, mulai dari deep learning, coding, kecerdasan artifisial (AI), hingga kepemimpinan sekolah dan bahasa Inggris.

Tentu programnya terlihat progresif, apalagi guru diarahkan untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga beradaptasi dengan perubahan zaman. Namun apakah transformasi ini benar-benar hadir sebagai penguatan, atau justru penumpukan tuntutan baru?

Apalagi, guru masih menghadapi realitas dasar yang jauh dari ideal, sebagian masih berpendapatan terbatas. Sebagian lain masih harus membagi fokus antara mengajar dan pekerjaan tambahan demi mencukupi kebutuhan hidup.

Dalam situasi seperti itu, jargon “peningkatan kompetensi” bisa terasa indah di podium, tetapi berat di ruang kelas.

Kesejahteraan guru juga menjadi sorotan dalam Hardiknas kali ini. Pemerintah telah menaikkan tunjangan sertifikasi yang ditransfer langsung setiap bulan, serta memberikan insentif bagi guru honorer.

Langkah ini patut diapresiasi. Namun lagi-lagi, pertanyaannya tidak hanya ada atau tidak ada kebijakan, melainkan apakah kebijakan itu cukup untuk mengangkat martabat profesi guru secara utuh?

Apalagi guru bukan hanya penerima tunjangan atau peserta pelatihan. Guru adalah fondasi dari seluruh bangunan pendidikan. Ketika fondasi itu rapuh, maka sebaik apa pun desain kurikulum, hasilnya akan tetap goyah.

Hardiknas seharusnya menjadi momen evaluasi, bukan hanya perayaan. Bukan pula hanya upacara dan penghargaan simbolik kepada siswa dan guru berprestasi, tetapi juga ruang jujur untuk bertanya, apa yang sebenarnya masih belum selesai dalam pendidikan kita?

Apakah kita sudah benar-benar memuliakan guru, atau baru sebatas menata narasi kemuliaan itu?

Di tengah derasnya arus teknologi, kecerdasan buatan, dan perubahan global, guru justru berada di garis depan yang paling rentan sekaligus paling penting. Mereka dituntut berubah, tetapi tidak semua mendapatkan ruang yang cukup untuk bernafas.

Maka dari itu Hardiknas bisa dijadikan cermin bukan uparaca wajib dilaksanakan setiap tahun semata.

Bukan cermin yang memuji, tetapi cermin yang kadang memaksa kita untuk selalu tetap jujur melihat kekurangan sendiri.

Karena pendidikan yang memuliakan bukan diukur dari megahnya upacara, tetapi dari tenangnya seorang guru ketika masuk ke kelas, tanpa cemas soal hidupnya esok hari.

Mungkin, di situlah pekerjaan rumah terbesar di pendidikan kita dan hari ini harus benar-benar dimulai.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspirasi Bagi Pemuda : Keharusan Mencintai Ilmu ala Imam Khomeini

    Inspirasi Bagi Pemuda : Keharusan Mencintai Ilmu ala Imam Khomeini

    • calendar_month Kamis, 5 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.763
    • 0Komentar

    OLEH : Arafah Pramasto,S.Pd (Penulis Buku Kesejarahan dan History Blogger Palembang)   PARA orang tua mempunyai kewajiban dalam mengasuh anak-anaknya dengan tujuan jelas sebagai kader bangsa yang cinta agama dan cinta negara. Seperti di dalam keluarga maka dalam bernegara pun pemerintah memegang kewajiban penuh untuk melestarikan semangat cinta tanah air yang tak boleh padam. Keberlangsungan hidup […]

  • Gubernur Sumsel Sebut Optimistis, Indonesia Dapat Lewati Masa Sulit

    Gubernur Sumsel Sebut Optimistis, Indonesia Dapat Lewati Masa Sulit

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Setelah mendengarkan pidato Presiden Jokowi saat perayaan HUT RI 72, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin optimistis dengan kondisi bangsa ke depan dapat melewati masa-masa sulit dan Indonesia pada akhirnya menjadi bangsa yang besar.

  • Pemotretan Finalis Redress Design Award 2021 Menawarkan Sekilas di Grand Final Fashion Show

    Pemotretan Finalis Redress Design Award 2021 Menawarkan Sekilas di Grand Final Fashion Show

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    BADAN amal lingkungan, Redress, merilis pratinjau tampilan runway yang belum pernah dilihat sebelumnya dari Finalis Redress Design Award 2021 yang menawarkan gambaran sekilas tentang apa yang akan ditampilkan di Grand Final Fashion Show pada 11 September diadakan di Hong Kong – dan disiarkan langsung ke seluruh dunia. Pemotretan, ditata dan diambil oleh dua kreatif Hong […]

  • Trans Musi Bakal Cerai dengan PT SP2J, Ada Apa ?

    Trans Musi Bakal Cerai dengan PT SP2J, Ada Apa ?

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    MODA Transportasi Darat Palembang [Bus Trans Musi] yang dulunya di Kelola PT SP2J, direncanakan akan bercerai [Pisah] pengelolaan menyusuk adanya perubahan rute atau fidel baru yang terintegrasi LRT. Direktur Operasional SP2J Antoni Rais, mengatakan pemisahan ini bukan karena tidak tercapainya pendapatan, hal ini dikarenakan adanya perubahan rute atau fidel baru yang terintegrasi dengan LRT. Menurutnya, […]

  • Awali Rekonstruksi, Presiden Jokowi Bakal  Kunjungi Lombok Lagi

    Awali Rekonstruksi, Presiden Jokowi Bakal Kunjungi Lombok Lagi

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah menginginkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di Lombok, NTB berlangsung dan berakhir sesegera mungkin. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana untuk kembali mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Lombok untuk memulai sekaligus mendampingi rekonstruksi rumah-rumah milik warga yang rusak akibat bencana gempa bumi. “Nanti saya Insya […]

  • Porprov XIII OKU Raya : Turun Gunung Dukung Atlet Muba, Ini Hasilnya ?

    Porprov XIII OKU Raya : Turun Gunung Dukung Atlet Muba, Ini Hasilnya ?

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    BERSELANG beberapa waktu usai pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII OKU Raya pada Minggu (21/11/2021), namun peraihan medali atlet kontingen Musi Banyuasin (Muba) sangat mengejutkan. Betapa tidak, kontingen Muba yang dikawal langsung perjuangannya oleh Plt Bupati Beni Hernedi SIP bersama istri tercinta Susi Imelda Beni Hernedi usai pembukaan borong penambahan 2 mendali Emas dari cabor […]

expand_less
WordPress Archive Knox – Technology & Apps Template Kit Koach – Life Coach & Counseling Elementor Template Kit Kodai – Asian Restaurant Elementor Template Kit Kodelaw – Lawyer Attorney Elementor Template Kit Koffe – Cafe & Coffee Shop Template Kit KoKa – MultiPurpose WooCommerce Theme Kold – Air Conditioner & HVAC Repair Service Elementor Template Kit Kologi – Charity NonProfit Elementor Template Kit Kolumn – Blog WordPress Theme Kolyoum – Creative Blog & News WordPress Theme