Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Pupuk Lancar, Harga Naik, Petani Sudah Sejahtera?

Pupuk Lancar, Harga Naik, Petani Sudah Sejahtera?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERBAIKAN distribusi pupuk dan kenaikan harga gabah menjadi dua kabar yang menguat dalam sektor pertanian belakangan ini.

Pemerintah pusat menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya serius memperkuat ketahanan pangan nasional.

Saat menghadiri Rembuk Tani di Palembang, di Sumatera Selatan (Sumsel) Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan kondisi pupuk kini jauh lebih baik. Menurutnya distribusi semakin lancar dan harga gabah juga mulai membaik.

Kebijakan ini, katanya merupakan bagian dari arahan langsung Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Sekarang sudah ada diskon pupuk dan harga gabah juga sudah bagus,” ujarnya di hadapan petani, jumat ini.

Pernyataan tersebut memberi gambaran adanya perbaikan yang nyata. Bahkan, pemerintah mencatat capaian yang cukup besar, yaitu Indonesia mampu mencetak surplus beras dan menghentikan impor pada tahun sebelumnya.

Namun, dibalik capaian itu, ada pertanyaan yang layak diajukan secara jernih, apakah perbaikan ini sudah cukup untuk memastikan petani benar-benar sejahtera?

Distribusi pupuk yang lebih lancar jelas mengurangi beban petani. Kelangkaan yang dulu menjadi keluhan utama kini mulai berkurang.

Bahkan petani tidak lagi terlalu bergantung pada pasar tidak resmi dengan harga yang lebih tinggi. Ini kemajuan yang tidak kecil.

Harga gabah yang membaik juga memberi sinyal positif. Dalam perhitungan sederhana, kenaikan harga jual seharusnya meningkatkan pendapatan. Tetapi dilapangan, perhitungan petani tidak berhenti di harga jual.

Apalagi biaya produksi tetap menjadi faktor penentu. Harga pupuk non-subsidi, ongkos tenaga kerja, serta biaya distribusi masih menjadi komponen yang memengaruhi hasil akhir. Kenaikan harga gabah tidak sepenuhnya meningkatkan margin keuntungan karena biaya ikut bergerak.

Di sinilah pentingnya melihat kesejahteraan petani secara lebih utuh. Keberhasilan kebijakan tidak cukup diukur dari ketersediaan pupuk dan kenaikan harga, tetapi dari pendapatan bersih yang diterima petani.

Dalam kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan juga memberikan apresiasi kepada Sumsel sebagai salah satu daerah yang berkontribusi besar terhadap surplus pangan nasional.

Ia menilai peningkatan produktivitas di daerah ini berperan penting dalam capaian tersebut.

Pujian ini memperlihatkan Sumsel  memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Namun, capaian produksi tetap perlu diimbangi dengan perhatian pada kondisi petani sebagai pelaku utama.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, juga menekankan hal serupa dalam berbagai kesempatan.

Peningkatan hasil pertanian, lanjutnya harus berjalan seiring dengan kesejahteraan petani.

“Produksi meningkat itu penting, tapi yang lebih penting petani merasakan manfaatnya,” menjadi penegasan yang sering disampaikan.

Pernyataan ini relevan dengan kondisi saat ini. Sebab, tidak semua petani merasakan dampak yang sama.

Petani dengan lahan luas memiliki peluang lebih besar menikmati kenaikan harga. Sementara petani kecil dengan lahan terbatas sering kali hanya mendapatkan manfaat terbatas.

Arah Perbaikan

Perbaikan yang sudah terjadi menjadi fondasi penting. Namun, agar dampaknya lebih merata, beberapa hal perlu diperkuat.

Distribusi pupuk yang sudah membaik perlu dijaga konsistensinya. Pengawasan harus tetap berjalan agar tidak kembali pada persoalan lama. Transparansi dalam distribusi menjadi kunci agar akses petani tetap terjamin.

Kebijakan harga juga perlu diiringi dengan perhatian pada biaya produksi. Tanpa itu, kenaikan harga gabah hanya memberi dampak terbatas. Upaya efisiensi dan dukungan sarana produksi dapat membantu memperkuat hasil yang diterima petani.

Perhatian khusus kepada petani kecil menjadi penting. Kelompok ini sering kali paling rentan terhadap perubahan harga dan biaya. Program yang lebih terarah dapat membantu memperkecil kesenjangan.

Penguatan kelembagaan petani juga menjadi langkah strategis. Kelompok tani dan koperasi dapat meningkatkan posisi tawar petani dalam memperoleh input dan menjual hasil panen.

Oleh sebab itu, ketahanan pangan setidaknya bukan cma diukur dari angka produksi atau surplus, tetapi ditentukan juga melalui keberlanjutan kesejahteraan petani. Capaian yang ada saat ini patut dihargai. Namun, pertanyaan tentang kesejahteraan tetap perlu dijawab dengan langkah yang berkelanjutan.

Pupuk yang lebih mudah didapat dan harga yang membaik adalah bagian dari proses. Yang menjadi tujuan akhir adalah memastikan petani benar-benar merasakan hasilnya.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alex :  Pemuda Pancasila Harus Bangga Jadi Warga Sumsel

    Alex : Pemuda Pancasila Harus Bangga Jadi Warga Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    “Insya Allah akan kita sukseskan Asian Games 2018,”

  • Tambak Berkerak ke Tambak Bertabur Rupiah, Saat Udang, Lumpur & Cuan Bersatu di Pantura

    Tambak Berkerak ke Tambak Bertabur Rupiah, Saat Udang, Lumpur & Cuan Bersatu di Pantura

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    DI suatu senja di pesisir Pantura, seekor udang termenung. “Dulu kami dibudidaya dengan cinta,” keluhnya. “Sekarang? Kami hidup di tambak yang airnya sudah seperti es teh basi”. Tapi tenang, wahai udang Pantura, kabar baik datang bagai paket COD, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) lagi gercep ngerombak semua! Iya, betul. Tambak-tambak yang dulu hidup segan mati […]

  • Jaring Atlet Bilyard, OKI Bikin Kejuaraan Bupati Cup

    Jaring Atlet Bilyard, OKI Bikin Kejuaraan Bupati Cup

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Tahun ketiga penyelenggaraan Kejuaraan Bilyard Bupati Cup di Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun ini diikuti oleh 192 orang peserta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan olahraga bilyard, menjaring atlet potensial untuk meningkatkan prestasi olahraga secara berkelanjutan. Bupati OKI, H.M. Djafar Shodiq menilai Olahraga Bilyard jadi salah satu lumbung prestasi yang harus dijaga dan […]

  • Jaga Toleransi Umat Beragama

    Jaga Toleransi Umat Beragama

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Plt Bupati Muba Pembina Upacara Peringatan HAB  ke 76 Kemenag Muba. Hari Hadi Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama merupakan peristiwa penting yang mempunyai arti khusus bagi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kaidah dan nilai-nilai kehidupan beragama. Kementerian Agama telah hadir sebagai payung teduh bagi semua unsur umat beragama, memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang membutuhkan […]

  • Jakabaring  Jadi  Pusat Pengembangan Kota Palembang

    Jakabaring  Jadi  Pusat Pengembangan Kota Palembang

    • calendar_month Jumat, 18 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.380
    • 0Komentar

    Sumselterkini.coid, Palembang – Kawasan Jakabaring  kedepan akan menjadi wilayah yang paling memungkinkan sebagai pusat pengembangan kota Palembang. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya ketika melakukan safari Jumat, di Masjid Baiturrahman, Komplek PNS OPI, Jakabaring Palembang, Jumat (18/1/2019). “”Saya tahu kondisinya disini, Jakabaring adalah tempat yang paling mungkin dari sisa yang bisa […]

  • Warga Palembang Tak Perlu Pesta Kembang Api Dech, Isi Aja Sebaiknya dengan Kegiatan Agama, Himbau Harno

    Warga Palembang Tak Perlu Pesta Kembang Api Dech, Isi Aja Sebaiknya dengan Kegiatan Agama, Himbau Harno

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    MALAM nanti masyarakat di dunia ini mulai bersiap-siap memasuki tahun baru, yakni 2020. Kebiasaanya pada umumnya menjelang malam pergantian tahun baru, masyarakat disibukkan untuk berpesta menyambut pergantian tahun. Euforia terjadi dimana-mana, bukan saja masyarakat yang tinggal di perkotaan, namun juga terlihat hingga dipelosok kampung. Pesta kembang api dan, bakar jagung dan lainnya menunggu detik-detik pergantian […]

expand_less
WordPress Archive LotusGreen – Multipurpose WooCommerce Theme Louie – Modern Portfolio Theme for Agencies Lounge – Clean Elegant WordPress Theme Love Travel - Creative Travel Agency WordPress Lovegiver – Senior Care WordPress Theme + RTL Lovelee – Wedding & Planner WordPress Theme + RTL Lovelove – Wedding & Planner WordPress Theme Lovewish – Nonprofit & Charity WordPress Theme Lovims – Nonprofit WordPress Theme Lovus – Wedding Planner WordPress Theme