Hukum

Anjuran HI Muba Bikin Pekerja & Bos Senyum, Bukan Ribut

ist

JADI gini, teman-teman, dunia kerja itu kadang kayak drama sinetron, ada yang baper, ada yang nggak ngerti jalan ceritanya. Nah, di Kabupaten Musi Banyuasin, Kadisnakertrans Muba, Pak Herryandi Sinulingga, lagi jadi sutradara yang ngajarin kita cara nyelesain drama itu pakai hukum, tapi dengan cara yang… ya, bisa bikin senyum juga.

Jadi ceritanya, ada yang namanya Anjuran. Jangan salah, ini bukan nama baru di TikTok atau nama minuman kekinian. Ini semacam “peta jalan” resmi dari pemerintah buat nyelesein masalah kerjaan sebelum sampe ribut-ribut ke pengadilan. Kalau diibaratkan, Anjuran ini kayak GPS versi hukum “Bos, karyawan, lurus ke kiri, jangan nyasar ke PHI dulu, nanti capek di jalan!”

Pak Herryandi bilang, perselisihan kerja itu wajar. Ya namanya juga manusia, kadang mood swing kayak harga cabai. Tapi negara udah nyiapin jalur yang adil lewat Anjuran. Jadi bukan cuma asal ribut, tapi ada tahap-tahap yang jelas.

Yang pertama, Anjuran itu muncul kalau mediasi alias musyawarah mufakat gagal. Nah, mediator bakal kasih Anjuran tertulis. Ini bukan surat cinta ya, tapi surat resmi yang isinya saran hukum biar kedua belah pihak nggak salah jalan. Intinya, kayak “Eh bro, santai dulu, ini cara yang bener biar nggak kena PHI.”

Trus, ada aturan waktu yang nggak boleh ditawar 10 hari kerja buat kasih jawaban. Kalau setuju, langsung jadi Perjanjian Bersama yang sah secara hukum.

Kalau nolak atau diem aja, ya berarti siap-siap ketemu pengadilan. Jadi ibaratnya, 10 hari itu kayak masa percobaan, jangan kebablasan, nanti drama tambah panjang.

Pak Herryandi juga bilang, lebih baik nyelesein masalah di tingkat Dinas, biar efisien. Jangan sampe kayak lomba marathon tapi larinya muter-muter nggak jelas, capek, biaya habis, stress pun numpuk. Selesai di Dinas, langsung ketemu solusi, hemat waktu, hemat biaya, dan pastinya hati tetap adem.

Yang paling penting, Anjuran ini bikin semua jelas dan ada kepastian hukum. Kalau ada yang nggak setuju dan pengen ke PHI, wajib lampirin Anjuran ini.

Tanpa Anjuran, proses hukum nggak bisa jalan. Jadi jangan sampai ada yang bilang, “Eh, gue nggak dapet Anjuran, kok digugat?” Nanti malah malu sendiri.

Awal tahun 2026 ini, Disnakertrans Muba udah bikin 5 Anjuran untuk perusahaan-perusahaan di Muba, antara lain:

  1. PT. Cangkul Bumi Subur

  2. PT. Swadaya Bhakti Negaramas

  3. PT. Imecon Teknindo

  4. PT. Bhumi Sriwijaya Perdana Coal

  5. PT. Sriwijaya Nusantara Sejahtera

Semoga semua pihak bisa tindaklanjuti sesuai UU No. 2 Tahun 2004 dan aturan lain. Jangan sampai kayak pepatah “Kalau nggak menurut GPS, ya nyasar di jalan.”


Jadi teman-teman, inti dari semua ini simpel Anjuran itu sahabat kita, bukan musuh. Biar pekerja dan perusahaan di Muba nggak ribut nggak jelas, cukup duduk bareng, baca Anjuran, tersenyum, setuju, atau negosiasi lagi.

Hukum itu bukan cuma buat ngeributin orang, tapi buat bikin semuanya nyaman. Kalau semua pihak bisa santai dan hormat aturan, Muba bakal maju lebih cepat, lebih damai, dan lebih sejahtera.

Dan seperti pepatah lama, “Sambil menyelam minum air, sambil nyelesain masalah, hati tetap adem.” (***)

To Top