Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » Bukan Apel Pagi, Bank Sumsel Babel Kumpulkan 300 ASN

Bukan Apel Pagi, Bank Sumsel Babel Kumpulkan 300 ASN

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 1.498
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada Apa? Bahas Persiapan dan Perencanaan Masa Pensiun ASN di Sumatera Selatan.

ADA satu kata yang sering diucapkan pelan-pelan oleh ASN, seperti menyebut nama mantan, kata itu tak lain “pensiun.” Nah kata itu sebenarnya tidak  salah, namun bikin rasanya campur aduk, antara lega, bingung, dan sedikit was-was. Soalnya, pensiun itu bukan cuma soal berhenti kerja, tapi soal berubah identitas, dari yang tiap hari sibuk tanda tangan berkas, tiba-tiba sibuk mikir. “Wah, besok aku ni nak  ngapo?.”

Pertanyaan semacam itu  tentunya jarang dibahas terang-terangan. Tidak muncul di rapat resmi, apalagi di apel pagi. Padahal, cepat atau lambat, semua ASN akan sampai di titik itu dan siap atau tidak, mau atau tidak yang kata pensiun tetap ketemu dimasa akhir pengabdian.

Mungkin karena itulah, ketika Bank Sumsel Babel mengumpulkan sekitar 300 ASN Provinsi Sumatera Selatan, suasananya terasa berbeda. Ini bukan acara baris-berbaris, tidak ada peluit, tidak ada aba-aba. Yang ada justru kursi, kopi, dan obrolan serius, tapi santai  tentang satu hal yang sering bikin deg-degan, yaitu masa depan setelah pensiun.

Tidak ada ASN yang bisa menghindar dari pensiun,  sehebat apa pun kinerjanya, seloyal apa pun pengabdiannya, tanggal itu tetap datang. Masalahnya, banyak orang menyiapkan seragam dinas dengan rapi, tapi lupa menyiapkan rencana hidup setelah seragam itu disimpan.

Padahal, masa pensiun ASN bukan hitungan bulan, bisa belasan, bahkan puluhan tahun, jika tidak disiapkan, yang datang bukan ketenangan, melainkan kebingungan.

Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel, Marzuki menyampaikan  masa purna tugas merupakan fase penting yang perlu dipersiapkan sejak dini, terutama dari sisi keuangan.

“Masa pensiun adalah fase penting dalam kehidupan ASN, karena itu, perlu perencanaan yang matang, agar bisa dijalani dengan tenang dan sejahtera. Bank Sumsel Babel hadir untuk memberikan rasa aman dan kemudahan layanan bagi ASN, sejak masih aktif hingga memasuki masa pensiun,” ujar Marzuki saat Gathering ASN Provinsi Sumatera Selatan Satu Tahun Menjelang Pensiun bertema “Bahagia dan Sejahtera di Masa Purna Tugas.”

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bank plat merah milik Sumsel Babel ini tidak ingin hadir hanya saat ASN masih produktif bekerja, tapi juga tetap mendampingi ketika jabatan resmi telah dilepas.

Yang menarik lagi, dari kegiatan ini adalah pendekatannya, apalagi tidak menggurui,  tidak juga menakut-nakuti, di acara itu ASN diajak ngobrol, mendengar, dan bertanya, karena urusan pensiun bukan soal siapa paling pintar, tapi siapa paling siap.

Ada yang sudah punya rencana berkebun, ada juga rencananya  ingin buka usaha kecil,  ada pula yang sederhana saja, yaitu ingin lebih banyak waktu bersama keluarga dan cucu. Jabatan boleh pensiun, tapi peran dalam hidup justru bisa bertambah.

Oleh karena itu, dalam suasana itulah, bank pembagunan daerah ini menjelaskan berbagai layanan yang bisa dimanfaatkan ASN dan pensiunan, misalnya mulai dari kemudahan pembayaran gaji pensiun hingga akses layanan keuangan yang berkelanjutan.

Menata ulang 

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Chandra, ia menilai persiapan pensiun merupakan bagian penting dari manajemen ASN secara menyeluruh. Menurut Edward, masa purna tugas seharusnya dipandang sebagai fase hidup yang tetap bermartabat dan produktif, bukan masa yang penuh kekhawatiran.

“Kegiatan ini sebenarnyo biso jadi bekel penting untuk ASN, manfaatnyo dak lain untuk  nyiapke  masa pensiun dengan baek, baek secara mentalnyo, apolagi perencanaan keuangannyo. Intinyo tu dengen persiapan yang matang, masa purna tugas tu dapet dijalani dengan lebih bahagio dan sejahtera,” ujar Edward Chandra.

Oleh sebab itu, pesannya tak lain untuk  memperkuat makna kegiatan, yaitu urusan pensiun bukan hanya soal administrasi, tetapi soal kualitas hidup setelah masa pengabdian. Salah satu hal yang sering bikin ASN cemas menjelang pensiun adalah urusan teknis, gaji pensiun, administrasi, bolak-balik urus berkas, sehingga hal-hal kecil ini yang bikin melelahkan.

Melalui Bank Sumsel Babel, proses pembayaran gaji pensiun bisa dilakukan tanpa harus pensiunan mengurus sendiri ke kantor Taspen. Sistem dan jaringan layanan bank yang luas membuat pensiunan tetap bisa menerima haknya dengan nyaman, baik yang berdomisili di Sumatera Selatan, Bangka Belitung, bahkan hingga luar daerah seperti Jakarta.

Bagi banyak ASN, kemudahan semacam ini bukan sekadar fasilitas, tapi ketenangan. Satu mitos yang masih sering melekat, yaitu anggapan bahwa pensiun berarti berhenti berkarya, padahal, justru banyak ide baru lahir ketika tekanan pekerjaan sudah berkurang.

Menyadari hal itulah, Bank Sumsel Babel juga menyediakan fasilitas kredit dan pembiayaan bagi pensiunan ASN, yang gaji pensiunannya disalurkan melalui bank tersebut. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan finansial maupun rencana produktif setelah pensiun.

Marzuki menegaskan pensiun adalah fase untuk menata ulang kehidupan, bukan mematikannya. “Kami ingin pensiunan tetap memiliki akses terhadap layanan keuangan yang memadai, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk rencana produktif setelah pensiun,” kata Marzuki menambahkan.

Oleh sebab itu, keseriusan pendampingan ini diperkuat juga melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Sumsel Babel, Korpri Provinsi Sumatera Selatan, dan PWRI Sumatera Selatan. Kerja sama ini menjadi payung resmi sosialisasi produk dan layanan perbankan bagi ASN dan pensiunan ASN.

Melalui sinergi ini, ASN diharapkan mendapatkan akses layanan keuangan yang lebih terintegrasi, baik sebelum maupun setelah memasuki masa purna tugas, jadi intinya pensiun bukan sesuatu yang perlu ditakuti, tapi dipersiapkan, semakin dini direncanakan, semakin ringan dijalani.

Ketika ada lembaga yang mau hadir, mendampingi, dan membuka ruang dialog, tinggal kita mau atau tidak memanfaatkannya. Hari itu memang bukan apel pagi, karena tidak ada barisan, tidak ada aba-aba pula.

Namun dibalik itu, justru terlihat suasananya santai, sehingga  lahirlah kesadaran baru, bahwa masa depan tidak perlu ditakuti, cukup dipersiapkan, karena pensiunan itu bukan akhir cerita, pensiun hanya BAB baru.

Dalam setiap bab akan jauh lebih indah kalau ditulis dengan rencana yang matang, jadi dengan pendampingan yang tepat, masa purna tugas dapat menjadi fase hidup yang tenang, bermakna, dan membahagiakan.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workstation Terbaru Lenovo Dobrak Batas Produktivitas Kreatif di Dunia Kerja Hibrid Baru ini

    Workstation Terbaru Lenovo Dobrak Batas Produktivitas Kreatif di Dunia Kerja Hibrid Baru ini

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

      Stasiun kerja ThinkStation™ P3 Tower, Ultra, dan Tiny baru menghadirkan kinerja luar biasa dengan konfigurasi fleksibel dan faktor bentuk serbaguna Workstation mobile ThinkPad™ P16 Gen 2, P1 Gen 6, P16v i, P16s i Gen 2 dan P14s i Gen 4 terbaru menawarkan kinerja terobosan untuk alur kerja yang menuntut saat bepergian 9 Mei 2023 […]

  • Hadirkan notifikasi ritme jantung tidak teratur ke Galaxy Watch di 13 Pasar

    Hadirkan notifikasi ritme jantung tidak teratur ke Galaxy Watch di 13 Pasar

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Fitur pemberitahuan Ritme Jantung Tidak Teratur baru ditambahkan ke pemantauan EKG dan Tekanan Darah yang ada untuk membantu pengguna melacak irama jantung yang tidak normal dan mendapatkan wawasan kesehatan jantung yang lebih dalam. Samsung Electronics mengumumkan bahwa fitur Irregular Heart Rhythm Notification (IHRN)1 pada aplikasi Samsung Health Monitor2 akan segera tersedia di 13 […]

  • Antisipasi Karhutla, Gubernur Gelar  Apel Kesiapsiagaan dan Resmikan  Laboratorium Penelitian Lahan Basah

    Antisipasi Karhutla, Gubernur Gelar  Apel Kesiapsiagaan dan Resmikan  Laboratorium Penelitian Lahan Basah

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  telah melakukan upaya antisipasi sejak dini kemungkinan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan menghadapi musim kemarau tahun 2021 , dengan mengerahkan seluruh kekuatan baik personil maupan peralatan pemadaman. Terlebih wilayah Sumsel banyak lahan gambut yang mudah terbakar ditambah lagi adanya  prediksi BMKG  ditahun ini, musim kemarau akan melanda Sumsel. Sehingga butuh kesiapan untuk […]

  • Jakarta E – Prix, Dukung Program Rama Lingkaran

    Jakarta E – Prix, Dukung Program Rama Lingkaran

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.570
    • 0Komentar

    PRESIDEN Republik Indonesia, Joko Widodo, menonton langsung ajang balap mobil listrik internasional Jakarta E-Prix 2022 di Sirkuit Ancol, Sabtu (4/6/2022) dan event tersebut selaras dengan program Rama lingkungan. Presiden Jokowi turut menyerahkan trofi kepada peraih podium yang merupakan pembalap asal Selandia Baru, Mitch Evans. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi, karena pertandingan berjalan sukses […]

  • Ingat ! Tidak Ada Alasan Harga Beras di Sumsel Mahal, Ucap Wagub Sumsel dalam OP di PS. Lemabang, Ini Langkahnya..

    Ingat ! Tidak Ada Alasan Harga Beras di Sumsel Mahal, Ucap Wagub Sumsel dalam OP di PS. Lemabang, Ini Langkahnya..

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.525
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Pemerintah Provinsi Sumsel salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Sumsel yakni dengan memberikan subsidi terhadap harga bahan pangan seperti beras. “Sumsel ini swasembada beras. Jadi, tidak ada alasan harga beras di Sumsel ini mahal,” kata Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya, ketika memulai operasi pasar di Pasar Lemabang Palembang, Minggu (2/10). Apalagi, lanjutnya, […]

  • Tuai Kontroversi, Polri Bersama Kominfo Telah Blokir 42 Video MK

    Tuai Kontroversi, Polri Bersama Kominfo Telah Blokir 42 Video MK

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    SAMPAI dengan saat ini sebanyak 42 video YouTuber Muhammad Kece yang dinilai menuai kontroversial telah diblokir oleh Polri bersama dengan Kominfo. Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., menjelaskan bahwa saat ini ada 38 video lain yang sedang diproses untuk diblokir. Pasalnya, Polri bersama Kominfo mengajukan 400 video terkait […]

expand_less
WordPress Archive PDFMentor Pro – WordPress PDF Generator for Elementor Peace – Insurance Agency WordPress Theme Peaker – Fitness & Gym WordPress Theme PeakShops – Modern & Multi-Concept WooCommerce Theme Pearl - Corporate Business WordPress Theme Pearlsell WP – Jewelry Elementor WooCommerce Theme Pearson Specter | Lawyer & Attorney WordPress Theme Pediatra – Pediatrician Clinic & Healthcare Elementor Template Kit Peeboo – Pet Store WooCommerce WordPress Theme Peepso Unlimited Bundles