Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » “Cuci Piring Bukan Sekadar Bersih, Tapi Juga Nyuci Pikiran!”

“Cuci Piring Bukan Sekadar Bersih, Tapi Juga Nyuci Pikiran!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 2.860
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI itu, udara Palembang masih semriwing, tapi suasana di Ruang Rapat II Setda Kota Palembang sudah kayak dapur mau lebaran, ramai, heboh, dan penuh tawa.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, duduk manis sambil menyesap kopi. Di depannya, tim dari PT Mahakarya Soundtrack Indonesia datang dengan senyum sumringah bawa kabar baik, yaitu bakal ada acara “Arisan Sahabat Mama Lemon Roadshow” yang bikin heboh..

“Wah, arisan juga roadshow sekarang”, celetuk Bu Dewi sambil tertawa, “biasanya arisan keliling rumah, ini keliling kota”.

Seketika ruangan jadi cair, semua tertawa, tapi tawa itu bukan sekadar basa-basi, karena yang mereka bahas emang seru kegiatan arisan yang nggak cuma kumpul dan gosip, tapi juga penuh edukasi, hiburan, dan aksi nyata.

“Jadi begini, Bu,” kata Eno, Project Manager yang jadi juru bicara. “Mama Lemon mau nyapa ibu-ibu Palembang lewat roadshow, biar mereka bisa ngerasain langsung sensasi bersihin 100 jenis lemak bandel!”.

“Lemak bandel?” Bu Dewi spontan nyahut. “Waduh, itu bukan cuma di piring, di badan saya juga banyak!”
Sekantor pecah tawa.

Eno nyengir, “Nah, Bu… makanya ini bukan cuma soal nyuci piring, tapi juga nyuci pikiran. Mama Lemon pengen ngajak ibu-ibu buat santai, happy, tapi tetap produktif”.

Bu Dewi manggut-manggut. “Wah, cocok tuh, pasalnya kadang lemak di hati lebih susah dibersihin daripada di panci. Apalagi kalau gosip arisan udah nyangkut!”. hahaha..

Roadshow ini sebenarnya bukan kaleng-kaleng, sebab bakal digelar di lima titik yaitu dari Graha Sukaria sampai The Canopy. Bahkan setiap lokasi ada sekitar sepuluh kelompok arisan dan PKK yang ikut, bukan cuma arisan duit, tapi juga arisan tawa.

Ada lomba Kreasi Mama, Mama Mabar Nikmat, sampai sesi legendaris Cuci Piring Dance!
Coba bayangin aja, ibu-ibu dengan celemek warna-warni, goyang kanan-kiri sambil pegang spons, kayak TikTok live, namun versi halal dan penuh busa.

“Kalau begini,” kata Bu Dewi, “ibu-ibu nggak bakal stres lagi, cuci piring pun bisa jadi senam!”.

Dan memang benar, di balik tawa itu ada filosofinya, begini katanya kadang yang kita anggap beban, bisa jadi hiburan, asal dibawa dengan hati bersih dan sabun yang wangi.

Eno kemudian menjelaskan, kegiatan ini juga bakal ada sesi Mama Talk tentang pentingnya dukungan antar sahabat untuk para ibu modern.

“Karena jadi mama zaman sekarang tuh multitasking banget, Bu,” kata Eno. “Ngatur anak, ngatur dapur, ngatur emosi suami. Makanya Mama Lemon hadir bukan cuma buat ngilangin minyak, tapi juga ngasih semangat”

Bu Dewi ngakak sampai tepuk meja. “Wah, kalau bisa ngatur emosi suami, saya order satu kontainer Mama Lemon, Mas!”.

Ruangan meledak lagi dengan tawa. Tapi di balik dagelan itu, ada makna dalem.
Ibu-ibu itu bukan sekadar sosok di dapur, mereka manajer kehidupan. Kalau dapur berantakan, biasanya bukan karena males, tapi karena lagi banyak pikiran. Maka bersih-bersih itu kadang jadi terapi kayak meditasi versi wajan gosong.

“Orang tua dulu bilang,” kata Bu Dewi sambil menatap ke jendela, “kalau dapur nggak berasap, rumah bisa hambar. Tapi kalau dapur kotor terus, rezeki pun bisa kabur”.

Pepatah yang sederhana tapi nusuk, karena di setiap busa sabun, ada doa kecil, semoga hidup juga bisa bersih dari noda iri, dengki, dan malas.

Dan di situlah Arisan Sahabat Mama Lemon, jadi lebih dari sekadar acara. Ini simbol kecil tentang gotong royong versi emak-emak. Tentang bagaimana mereka saling dukung, bukan saling sikut. Tentang bagaimana cuci piring bisa jadi momen refleksi, bukan cuma rutinitas.

Oleh sebab itu, setiap ibu punya lemak bandel masing-masing. Ada yang bentuknya tumpukan cucian, ada yang berupa masalah rumah tangga, bahkan ada yang berupa mantan yang masih suka nyapa di WA tengah malam.

Tapi kata Bu Dewi, semua bisa dibersihin asal sabarnya setebal busa dan hatinya sebersih piring setelah dicuci.

“Kadang hidup juga kayak wajan bekas goreng ikan,” ujarnya.

“Kotor, bau, dan susah dibersihin. Tapi kalau digosok pelan-pelan, lama-lama kinclong juga. Asal jangan disiram air panas waktu masih nyala, bisa meledak!”

Semua ngakak, tapi diam-diam, banyak yang manggut setuju,  karena memang hidup begitu pula, kalau lagi panas, jangan disiram emosi. Tunggu adem dulu, baru dibersihin.

Jadi, dari rapat di Ruang Rapat II itu, satu hal jelas, yaitu Mama Lemon bukan cuma soal sabun, ia simbol dari semangat hidup bersih bukan cuma dapur, tapi juga pikiran.
PKK Palembang nggak sekadar komunitas ibu-ibu rajin, tapi juga benteng ketahanan mental keluarga.

Karena kalau ibu-ibu bahagia, dunia terasa wangi, kalau ibu-ibu stres, semua bisa berantakan, termasuk remote TV dan hati bapak-bapak.

Dan setidaknya, mulai sekarang, jangan anggap remeh cuci piring.
Itu bukan cuma kerjaan rumah, tapi ritual membersihkan semesta kecil bernama keluarga.

Seperti kata pepatah emak-emak Palembang, “Kalau piring kinclong, rezeki datang melenggong”, dan di Palembang, semua sepakat cuci piring bisa jadi bahan ketawa, asal hatinya bersih, bukan cuma sponsnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Master Chef Lord Adi Masak Tempoyak di Sekayu, Bagiamana Komennya..

    Master Chef Lord Adi Masak Tempoyak di Sekayu, Bagiamana Komennya..

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Sekayu- Masih dalam rangkaian HUT Kabupaten Muba ke-66. Kamis (29/9/2022) objek wisata Kampung Selarai Indah Master Chef Lord Adi yang membawa peralatan masak sekaligus membuat Tempoyak untuk pengunjung dan peserta Bekarang.   “Saya memilih masak Tempoyak ini karena request langsung dari pak Bupati Apriyadi. Memang unik dan lezat masakan khas Kabupaten Muba ini,” ucap […]

  • Pj Bupati Sandi Fahlepi Bersama Pimpinan DPRD Muba Tandatangani KUA dan PPAS RAPBD TA 2025

    Pj Bupati Sandi Fahlepi Bersama Pimpinan DPRD Muba Tandatangani KUA dan PPAS RAPBD TA 2025

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas & Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2025 resmi disepakati dan ditandatangani bersama oleh Pj Bupati Sandi Fahlepi bersama Pimpinan DPRD Muba, Rabu (31/7/2024) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. Persetujuan KUA dan PPAS RAPBD Tahun Anggaran 2025 tersebut disaksikan […]

  • Terapkan Pelayanan Paripurna, Kemenkes Apresiasi RSUD Bayung Lencir

    Terapkan Pelayanan Paripurna, Kemenkes Apresiasi RSUD Bayung Lencir

    • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menambah fasilitas kesehatan guna memaksimalkan pelayanan kesehatan yang prima. Kali ini Bupati Muba Dodi Reza Alex (DRA) meresmikan gedung baru RSUD Bayung Lencir, Sabtu (19/12/2020). Dodi mengatakan, meskipun pandemi COVID-19 menghambat semua aktivitas, tapi tidak untuk pelayanan kesehatan karena fasilitas kesehatan sangat utama. “Oleh karena itu, saya apresiasi Dinkes […]

  • Wajah Baru Aplikasi Go-Jek Lebih Stylish dan Kekinian

    Wajah Baru Aplikasi Go-Jek Lebih Stylish dan Kekinian

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    Sesuai dengan kebutuhan dan solusi yang mereka inginkan.

  • Horee ! Warga Talang Kepala Bakal Punya Penghasilan Baru, Apa Itu ?

    Horee ! Warga Talang Kepala Bakal Punya Penghasilan Baru, Apa Itu ?

    • calendar_month Senin, 3 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Mungkin sebentar lagi Warga Kelurahan Talang Kelapa Palembang, bakal memiliki usaha sampingan yang menghasilan pendapatan baru. Nah, dari mana penghasilan tersebut bakal diperoleh ? mungkin banyak warga Palembang belum sadar dan mengetahui bahwa sampah yang ada di sekeliling lingkungannya bisa menghasilkan ‘pitih’ untuk menambah pendapatan uang dapurnya. Terobosan itu, tak lama lagi […]

  • MTQ ke XXX, 20 peserta KTIQ siap hasilkan karya tulis terbaik di babak penyisihan

    MTQ ke XXX, 20 peserta KTIQ siap hasilkan karya tulis terbaik di babak penyisihan

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXX tingkat Provinsi Sumatera Selatan di kabupaten Musi Banyuasin berjalan dengan sangat baik dan lancar, Sabtu (04/05/2024). Sejumlah cabang yang diperlombakan hari ini di masing-masing venue sesuai dengan jadwal salah satunya lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Lomba karya tulis tersebut digelar di Auditorium Pemkab Muba […]

expand_less
WordPress Archive Ruby – IT Solutions Company Elementor Template Kit RubyBuild – Building & Construction WordPress Theme Rufers – Renovation Services WordPress Theme Ruffer – Roof Construction & Repair WordPress Theme Ruger – Digital Agency and Portfolio WordPress Theme Ruki – A Captivating Personal Blog Theme Rumma – Furniture Interior Elementor Template Kit RunCrew | Running Club, Marathon & Sports WordPress Theme Runda – Creative Agency Elementor Template Kit Rush – Esports & Gaming WordPress Theme