Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » “PUSRI & PLN, Kisah Cinta Bertegangan Tinggi”

“PUSRI & PLN, Kisah Cinta Bertegangan Tinggi”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • visibility 2.317
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MoU Pusri-PLN Layak Dipandang Lebih dari Sekadar Seremoni

BEGITU kaki melangkah ke Wisma Melati, suasananya langsung terasa hangat, bukan hangat seperti oven pabrik, tapi hangat ala Palembang, ada canda kecil, tegukan air mineral, dan senyum tipis yang bikin siapapun merasa “oke, hari ini bakal ada sesuatu yang manis tapi serius” Di tengah kesederhanaan itu, Pusri dan PLN duduk bersebelahan, seolah dua pasangan BUMN yang lagi jadian, siap menandatangani komitmen penting tapi tetap santai.

Di meja depan, Maryono, Direktur Utama Pusri baru-baru ini tampak seperti pria yang sudah lama menunggu momen ini. Bukan untuk pameran seni atau lomba gaplek, tapi untuk memastikan listrik pabrik pupuknya tak lagi ngambek. Saat membuka sambutan, ia bilang tegas “Keandalan listrik bukan sekadar pelengkap, tapi tulang punggung produksi kami”.

Nada bicaranya jelas, tanpa listrik stabil, mesin-mesin pabrik bisa berubah jadi pajangan mahal, muter, tapi sia-sia.

Di sisi lain, Adhi Herlambang, GM PLN UID S2JB, merespons dengan tenang tapi mantap “PLN hadir untuk memberi pasokan yang stabil dan berkelanjutan. Industri vital seperti Pusri harus dapat prioritas, kalau nggak kasihan petani di Sumsel, bisa bengong nungguin pupuk datang.

Bahkan dari sorot matanya saja kelihatan bahwa PLN datang bukan untuk basa-basi. Mereka siap mengawal Pusri, seperti pasangan yang akhirnya menemukan ritme yang sama.

Masuklah Sholikin, Direktur Operasi & Produksi Pusri dengan santai,  sosok akrab dengan mesin, bau amoniak,  pipa, dan rutinitas teknis, ia berkata ringan tapi serius.

“Tahap pertama kami butuh sampai 20 MVA, pabrik ini tidak bisa diajak bercanda, sedikit goyah, langsung terasa”.

Tak lama kemudian, beberapa orang terlihat spontan tersenyum tipis, setipis tisu… bukan mengejek, tapi karena semua tahu, kalau listrik goyang, jadwal produksi bisa jungkir balik, bukan sekadar drama-drama ringan, seperti sinetron tengah malam.

Oleh karena itu, PLN tentu tak datang cuma bawa janji, Henry Nugroho, Manager UP3 PLN Palembang, menjelaskan trafo khusus dan jalur SKTM eksklusif untuk Pusri. Jalur ini ibarat jalan khusus untuk pasangan istimewa bukan fasilitas umum, tapi perhatian nyata.

Yang menarik, percakapan mereka apa adanya, jujur, lugas, dan manusiawi, bahkan ada momen lucu bikin suasana makin akrab, apalagi ada bumbu tertawa kecil-kecilan, makin suasana jadi hidup nggak kaku. Dalam urusan besar pun, tawa tetap jadi pelumas suasana.

Kerja sama ini punya dampak luas, Pusri bukan cuma pabrik pupuk, ia penopang Ketahanan Pangan Nasional karena apabila listrik stabil sudah barang tentu produksi makin lancar dampaknya tak lain ya..  petani dapat pupuk tepat waktu, lantas! harga pangan pasti lebih aman, begitulah sebutannya, yaitu sebuah rantai panjang yang bisa goyah hanya karena voltase tak stabil.

Pepatah lama bilang “Tak ada rotan, akar pun jadi”, tapi untuk industri sebesar Pusri, akar saja tidak cukup, ibaratnya  juga dibutuhkan rotan, bambu, besi, bahkan beton. Artinya solusi seadanya tak lagi cukup. Kerja sama seperti inilah yang memberi pijakan kuat.

Jadi intinya ketika dua BUMN besar mau duduk bersama, jujur memahami kebutuhan masing-masing, hasilnya bisa lebih manis daripada sekadar tanda tangan di kertas.

Menjelang akhir acara, suasana makin hangat, dengan foto-foto bareng untuk bukti dokumen, akhirnya terlihat tenang..lebih adem bak seperti air mineral lebih dingin ketika kena pengaruh AC ruangan dan lega pun berkata “Semoga kerja sama ini panjang umur”

Nah, kisah Pusri dan PLN ini ibarat  kisah cinta-cintaan, bukan  dongeng industrial, ini kisah dua lembaga yang tahu perannya, memilih melangkah bersama, dan menjaga komitmen bersama pula, saling membantu, itu pesan dari orang tuan induk BUMN plat merah, masing-masing,

Dari ruangan sederhana di Wisma Melati itu,  dab dengan air mineral, tawa kecil, serta komitmen besar, lahirlah kisah cinta bertegangan tinggi yang bisa membuat industri pupuk makin stabil, listrik makin andal, petani makin tenang, dan bangsa makin siap menghadapi tantangan pangan.

Sebagai penutup, pepatah ini sangat cocok jalinan cinta Pusri dan PLN. “Tak ada gigi yang cocok tanpa roda yang tepat, tak ada pula pabrik stabil tanpa listrik yang andal”. Semoga MoU jadi nyata…[****]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik Lebaran, Kemenkes Siapkan Ribuan Fasilitas Kesehatan

    Mudik Lebaran, Kemenkes Siapkan Ribuan Fasilitas Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 610
    • 0Komentar

    PADA lebaran tahun ini, pemerintah memperkirakan sebanyak 85 juta orang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman dan Kemenkes akan menyiagakan fasilitas kesehatan. Mengantisipasi adanya pemudik yang sakit ataupun butuh pertolongan medis yang cepat dan memadai, Kementerian Kesehatan menyiapkan 13.968 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Terdiri dari 10.292 puskesmas, 3.034 rumah […]

  • Relawan OKUT Bersatu Lawan Covid-19 Bagikan Sembako & Masker

    Relawan OKUT Bersatu Lawan Covid-19 Bagikan Sembako & Masker

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.714
    • 0Komentar

    RELAWAN OKUT Bersatu Lawan COVID-19 Prov.Sumsel membagikan sembako dan masker untuk warga terdampak COVID-19. Koordinator aksi sosial relawan OKUT Provinsi Sumsel, Firman Ardi, menyebutkan,sekitar 45 sembako dan 1.000 masker diberikan untuk warga di wilayah tersebut. “Sasarannya adalah warga masyarakat yang benar-benar sangat merasakan dampak dari pandemi covid-19,”paparnya, Sabtu [16/5/2020]. Salah satu yang di sasar yakni […]

  • Warga Lempuing OKI Usulkan Mobil Damkar kepada Legistatif Saat Reses

    Warga Lempuing OKI Usulkan Mobil Damkar kepada Legistatif Saat Reses

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.676
    • 0Komentar

    ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Suwarsono melakukan reses di daerah pemilihan nya (Dapil) 5 guna menyerap aspirasi masyarakat. Dalam reses perdananya tersebut politisi Partai Hanura tersebut menerima banyak usulan dari masyarakat. “Ya kita dari dapil 5 telah melakukan reses di beberapa desa di Kecamatan Lempuing dan […]

  • Wejangan khusus untuk stakeholders penyelenggara perhajian di Indonesia dari Kemenag

    Wejangan khusus untuk stakeholders penyelenggara perhajian di Indonesia dari Kemenag

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.391
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan agar semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji untuk menjadikan penyelenggaraan ibadah haji yang terbaik. Jangan pernah ada yang membisniskan jemaah haji. Ini merupakan hajat besar dalam penyelenggaraan rukun Islam yang kelima. Menag memberi wejangan khusus untuk stakeholders penyelenggara perhajian di Indonesia. Menag minta semua pihak menjaga kesucian […]

  • Sensus Ekonomi 2026 Mulai Buru Angka Ekonomi Kebudayaan Selama Ini Tersebar

    Sensus Ekonomi 2026 Mulai Buru Angka Ekonomi Kebudayaan Selama Ini Tersebar

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sensus Ekonomi 2026 diarahkan untuk memetakan aktivitas ekonomi kebudayaan yang selama ini tersebar di berbagai sektor. Pendataan tersebut diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai kontribusi kebudayaan terhadap perekonomian nasional, termasuk peluang menghitung Produk Domestik Bruto (PDB) kebudayaan. Wakil Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum […]

  • Meski Pandemi, Kali ke Empat, Muba Tercepat Sampaikan Laporan Keuangan, BPK RI Perwakilan Sumsel : Bisa Jadi Contoh Daerah Lain

    Meski Pandemi, Kali ke Empat, Muba Tercepat Sampaikan Laporan Keuangan, BPK RI Perwakilan Sumsel : Bisa Jadi Contoh Daerah Lain

    • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.283
    • 0Komentar

    KABUPATEN Muba pernah mencatatkan namanya di Museum Rekor Indonesia (MURI), karena dinilai sangat cepat dalam penyampaian Laporan Keuangan di BPK RI Perwakilan Sumsel selama periode 2017-2019. Kini, meski dalam kondisi terbatas karena pandemi, untuk kali ke empatnya Muba menjadi Kabupaten pertama dan tercepat menyampaikan Laporan Keuangan.”Tercatat sudah empat tahun Kabupaten Muba ini menjadi Kabupaten pertama […]

expand_less
WordPress Archive Evenizer – Event Planner & Organizer Elementor Template Kit Event Booking for WooCommerce Event Booking Pro : byDay Calendar Add on Event Booking Pro : Event Slider Addon Event Calendar – PHP/MYSQL Plugin Event & Conference WordPress Theme Event Espresso Core Events registration and ticketing Event Hub- Event, Conference WordPress Theme Event Management WordPress Theme Event Venue Showcase for The Event Calendar