Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 2.823
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAAT dunia yang serba cepat kayak motor matic di jalan lurus, ternyata masih ada anak muda yang bisa sabar. Namanya Andre Apriansyah, atlet menembak asal Musi Banyuasin (Muba).

Di saat itu,  banyak remaja sibuk ngincar headshot di game online, malah sebaliknya Andre fokus cari headshot di lapangan sungguhan dan bukan kaleng-kaleng, hasilnya emas pertama untuk Muba di PORPROV XV Sumsel 2025!

Tanggal 24 Oktober 2025, di arena menembak Sekayu, Andre berdiri tenang. Wajahnya datar, tapi di balik ketenangan itu ada badai bukan badai cinta, tapi badai konsentrasi. Pelatuk disentuh lembut, napas ditahan, “plak!”, peluru meluncur dan langsung bikin juri tepuk jidat, bukan karena salah, tapi karena tepat sasaran.

Kata orang, kalau mau sukses itu harus fokus, tapi ya.. Andre ini definisi fokus versi ibaratnya level dewa, karena di tengah suara supporter yang teriak-teriak kasih semangat,  kayak emak-emak rebutan minyak goreng, dia tetap tenang. Seolah-olah dunia berhenti berputar. Kalau hati manusia bisa dibidik seakurat itu, mungkin udah banyak yang jatuh cinta sama Andre hari ini.

Ketua Perbakin Muba, H. Pathi Riduan, saking semangatnya sampai sumringah kayak dapet THR tambahan. hahaha…”Alhamdulillah, emas pertama buat Muba dari menembak. Ini hasil kerja keras dan latihan yang enggak kenal waktu,” ujarnya bangga.
Kalimatnya sederhana, tapi maknanya dalam, sebab di balik satu peluru emas itu, ada keringat, sabar, dan doa yang panjang.

Sebelum Andre bisa menembak dengan akurat, dia harus menembak rasa malas dalam dirinya dulu, sebab jujur aja nih, menembak itu bukan cuma soal “kena target”, tapi soal perang batin.

Coba bayangkanaja,  berdiri tegak, napas diatur, tangan jangan goyang, mata jangan berkedip, pikiran jangan ke mana-mana. Itu sama aja kayak hidup, kalau terlalu banyak mikir, pasti meleset. Tapi kalau tenang dan yakin, hasilnya bisa bikin bangga satu kabupaten.

Bapak pelatihnya bahkan bilang, “Menembak itu bukan soal senapan, tapi soal pikiran. Kalau pikirannya goyang, peluru juga bakal nyasar”.

Nah, cocok banget buat kita yang sering gagal bukan karena kurang hebat, tapi karena pikiran kita kebanyakan drama internal.

Begitu pula papan skor muncul dan nama “Andre Apriansyah – MUBA” di atas, penonton bersorak. Ada yang jingkrak, ada yang peluk-pelukan, ada juga yang langsung update status “Bangga jadi wong Muba!”.
Dan di sudut arena, Andre cuma senyum tipis, gaya pemenang sejati, yang tahu bahwa emas sejati bukan cuma di dada, tapi di mental.

Tim menembak Muba hari itu nurunin empat atlet. Tapi yang pertama bikin sejarah ya si Andre ini. Emas pertamanya jadi kayak starter pack semangat buat atlet lain.
Kata Ketua Perbakin lagi, “Ini baru awal, masih banyak peluru emas yang bakal kita tembakkan”
Wih, kalimatnya kayak trailer film aksi, tapi versi lokal!

Filosofi dari Peluru

Kalau dipikir-pikir, olahraga menembak ini filosofis banget, peluru itu kayak cita-cita, kecil, tapi bisa menembus kerasnya dunia kalau diarahkan dengan fokus dan niat baik….
Kalau nembak asal, ya nyasar…..
Kalau hidup asal, ya bubar…….

Jadi, pesan moral dari Andre “Hidup itu kayak menembak, kalau mau kena target, jangan asal tarik pelatuk”
Oleh sebab, kadang kita gagal bukan karena kurang peluru, tapi karena buru-buru narik pelatuk sebelum siap.

Oh… iya, di sela-sela ketegangan itu, ada juga momen kocak, pasalnya seorang supporter Muba teriak, “Andre!. Ingat mantanmu kalau lagi bidik!”, hahaha!
Langsung satu tribun ngakak, tapi siapa sangka, setelah teriakan itu, peluru Andre justru paling akurat. Mungkin karena energi patah hati emang ampuh buat fokus, asal diarahkan ke target yang benar, bukan ke status WhatsApp mantan.

Emas pertama dari menembak ini bukan cuma angka di papan medali, tapi bukti bahwa anak-anak muda Muba bisa jadi tumpuan masa depan olahraga Sumsel.
Kalau Andre bisa, kenapa yang lain tidak?
Kata pepatah tua “Yang tenang, yang menang”
Dan Andre baru aja membuktikan bahwa ketenangan bisa lebih tajam dari peluru.

Jadi, dari kisah Andre Apriansyah ini, kita belajar bahwa prestasi enggak lahir dari keajaiban, tapi dari ketenangan dan ketekunan.
Dia bukan cuma nembak sasaran, tapi juga nembak rasa ragu di dada sendiri.
Bukan cuma ngincar emas, tapi juga menanam semangat buat Muba dan Sumatera Selatan.

Karena di balik satu peluru emas itu, ada pesan “Kalau mau kena target besar, jangan cuma kuat tangan, bahkn kuat hati juga harus”.

Dan buat para pembaca yang lagi berjuang di hidup masing-masing, ingatlah…
Hidup ini kayak lapangan tembak. Kadang hasilnya belum kena, tapi kalau terus latihan, lama-lama bisa bikin “headshot” ke takdir bahagia.

Andre Apriansyah, dari Sekayu, bidiknya bukan cuma ke papan tembak, tapi ke masa depan yang cemerlang. Dan pelurunya, jelas  udah kena di hati kita semua.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balai Riset Perikanan Dorong Sektor Perikanan Sumsel

    Balai Riset Perikanan Dorong Sektor Perikanan Sumsel

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.601
    • 0Komentar

    KEPALA Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, DR Arif Wibowo menjelaskan, bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2021 nanti akan menaikkan status instalasi penyuluhan itu menjadi Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan. Balai ini akan menjadi pusat atau center pelatihan dan penyuluhan perikanan membawahi lima provinsi di […]

  • Cuaca Ekstrem Ancam Harga Pangan, BI Siapkan Langkah Khusus

    Cuaca Ekstrem Ancam Harga Pangan, BI Siapkan Langkah Khusus

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah mulai menyiapkan langkah khusus untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu produksi dan distribusi bahan pokok. Langkah tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Nasional di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (13/5). Program ini menjadi penguatan dari […]

  • 1.116 Warga Kota Pagaralam Peroleh Bansos APBN

    1.116 Warga Kota Pagaralam Peroleh Bansos APBN

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.576
    • 0Komentar

    1.116 warga Kota Pagaralam peroleh bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), bantuan ini sebesar Rp600 ribu, bakal dicairkan secara bertahap selama 3 bulan. Keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di lima kecamatan ini diantaranya sebanyak 480 KPM di Kecamatan Pagaralam Utara, di Kecamatan Pagaralam Selatan sebanyak 248 KPM, kemudian […]

  • Perusahaan Bioteknologi Tiongkok Berekspansi Secara Strategis di Pasar APAC/ASEAN

    Perusahaan Bioteknologi Tiongkok Berekspansi Secara Strategis di Pasar APAC/ASEAN

    • calendar_month Minggu, 24 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.433
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR – Media OutReach Newswire –  KPMG Tiongkok baru-baru ini memimpin delegasi eksekutif C-suite perusahaan bioteknologi Tiongkok untuk menjajaki peluang di pasar APAC/ASEAN yang berkembang pesat. Kawasan APAC/ASEAN telah muncul sebagai tujuan penting bagi ekspansi bioteknologi global, yang didorong oleh kolaborasi kuat antara Tiongkok dan APAC/ASEAN melalui Belt and Road Initiative. Usaha […]

  • Walkot Palembang Saksikan Kantor Camat Kemuning Di Bongkar

    Walkot Palembang Saksikan Kantor Camat Kemuning Di Bongkar

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.247
    • 0Komentar

    KANTOR Camat Kemuning di bongkar karena berada di area perencanaan pembangunan Fly Over.Pembongkaran tersebut disaksikan langsung Walikota Palembang Harnojoyo bersama Sekda Pemkot Palembang Ratu Dewa. “Ini sebagai bukti komitmen kita. Fly Over di simpang sekip ini memang sangat dibutuhkan oleh kita untuk mengurai kemacetan di sini. Sebenarnya tahun ini sudah dianggarkan untuk pembangunan Fly Over […]

  • Penasaran dengan Jalan Aspal Campur Karet, Mahasiswa Unsri KKN di Muba

    Penasaran dengan Jalan Aspal Campur Karet, Mahasiswa Unsri KKN di Muba

    • calendar_month Rabu, 12 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Sebanyak 100 Orang Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Musi Banyuasin untuk memenuhi mata kuliah KKN dan aspek pencapaian dalam kuliah selama beberapa semester. Kedatangan mahasiswa yang terdiri dari berbagai jurusan dan program ilmu yang ada pada Unsri ini didampingi langsung oleh Kepala Pusat KKN Unsri Dr Ir […]

expand_less
WordPress Archive Elegance – WordPress Blog Theme Elegant Tabs for Beaver Builder Elegant Tabs for Cornerstone Elegant Tabs for Elementor Elegant Tabs for Fusion Builder Elegant Tabs for WPBakery Page Builder Elegant Themes Anticipate WordPress Plugin Elegant Themes Bloom Email Opt-Ins Elegant Themes Divi WordPress Theme + Layouts Elegant Themes eStore WooCommerce Theme