Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » “Pantang Pulang Sebelum Padam (dan Sebelum Ego Turun Suhu)”

“Pantang Pulang Sebelum Padam (dan Sebelum Ego Turun Suhu)”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 2.041
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU ada pekerjaan yang bikin adrenalin naik kayak naik roller coaster tanpa sabuk pengaman, itu bukan jadi stand-up comedian di depan mantan, tapi jadi pemadam kebakaran.
Profesi ini cuma punya dua pilihan, antara lain cepat atau hangus, dan di antara dua itu, mereka tetap senyum,  walau keringat udah campur asap dan doa.

Nah, semangat itu yang jadi sorotan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Sumsel masa bakti 2025-2029, di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (15/10/2025).

Cik Ujang datang bukan sekadar nonton orang disumpah, tapi juga memberi api semangat minus kebakaran, tentu.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan kalau peran pemadam ini nggak bisa diremehkan, apalagi cuma dianggap tukang semprot api. “Pemadam ini garda terdepan, mereka melindungi nyawa, harta benda, dan lingkungan,” tegasnya.

Beliau juga menambahkan kalau tugas mereka bukan cuma berat, tapi juga penuh risiko. “Bayangkan, mereka kerja saat semua orang lari. Saat orang lain sibuk nyari ember, mereka justru bawa selang,” ujarnya, disambut tawa dan tepuk tangan.

Tapi bukan Cik Ujang namanya kalau cuma kasih pujian, beliau juga kasih wejangan,  jangan cuma jago padamkan api, tapi juga cepat tanggap dalam pencegahan.
“Lebih baik mencegah kebakaran daripada sibuk menangani setelah api membesar,” katanya, sambil mengingatkan pentingnya edukasi dan budaya tanggap darurat di masyarakat.
Karena, kata beliau, kalau api udah keburu marak, jangankan sempat mikir asuransi, sandal jepit pun bisa tertinggal.

Di barisan tamu, hadir juga Ketua Umum DPP APKARI, pejabat Kemendagri, dan beberapa kepala OPD Pemprov Sumsel. Tapi sorotan utama tetap pada Kemas Haikal, Ketua APKARI Sumsel yang baru dilantik. Pria yang satu ini tampil berapi-api, ia cocok banget sama jabatan barunya.

Kemas Haikal bilang, kepengurusannya nggak mau cuma jadi pajangan piagam, mereka udah siap tancap gas dengan dua program utama, antara lain pertama, peningkatan kompetensi SDM lewat kerja sama pelatihan dan sertifikasi dengan Kemendagri tahun depan. Kedua, penambahan Pos Pemadam di Palembang, salah satunya bakal dibangun di kawasan Talang Putri, biar waktu tanggap mereka maksimal 15 menit dari laporan ke lokasi kejadian.

“Target kami jelas, yakni padam sebelum nasi jadi abu!” ujarnya, disambut tawa para undangan.
Lalu, ia menutup dengan kalimat yang langsung jadi slogan viral hari itu. “Semangat kami, pantang pulang sebelum padam, dan sekarang kita tambah, padamkan juga api ego sektoral!”.

Nah, kalimat terakhir ini bikin ruangan agak hangat, bukan karena AC mati, tapi karena maknanya dalem.
Soalnya, selain api di dapur warga, ternyata masih banyak api lain yang sering nyala di dunia birokrasi, yakni api ego, api gengsi, api rebutan kewenangan, sampai api “siapa yang paling berhak naik panggung duluan”.

Dan di sinilah APKARI bisa jadi contoh, bayangin kalau semua sektor kerja pakai semangat pemadam “pantang pulang sebelum padam”, bukan “pantang kerja sebelum rapat selesai”. Kebayang nggak, betapa damainya negeri ini kalau semua ego bisa didinginkan pakai hydrant kerja sama?

Sebenarnya, kerja pemadam itu bisa jadi cermin buat kita semua, mereka nggak peduli siapa yang punya rumah, siapa yang manggil, atau siapa yang nyiram duluan, yang penting api padam, semua selamat.
Bandingin sama urusan kantor, kadang yang dipadamkan malah semangat, bukan masalah.

Dan lucunya, kalau mereka bisa kerja di tengah kobaran api, masa kita yang kerja di ruangan ber-AC aja masih bisa “kebakaran emosi” cuma gara-gara printer macet?

Cik Ujang pun menutup pesannya dengan nada optimis, beliau berharap APKARI bisa jadi mitra strategis Pemprov Sumsel, bukan cuma di atas kertas, tapi juga di lapangan.
“Dengan semangat satu korps, satu standar, dan satu komando, kita bisa wujudkan pelayanan prima bagi masyarakat,” ujarnya.

Harapan itu bukan sekadar formalitas, tapi juga bentuk apresiasi bagi para pahlawan yang sering dilupakan, sebab jujur aja, kita baru ingat jasa pemadam kalau api udah nyala, dan lupa lagi saat api padam.

Mereka nggak pernah minta viral, nggak nuntut konten di TikTok, tapi kerja mereka nyata melawan panas demi kita yang pengin tetap adem.

Jadi, kalau nanti kamu lihat mobil merah lewat dengan sirene meraung di tengah malam, jangan cuma kesal karena suara bisingnya.
Ingatlah, di dalamnya ada orang-orang yang rela berjibaku demi memastikan api padam, bukan cuma api di rumah, tapi juga api di hati yang kadang ikut terbakar kalau liat bensin naik.

Dan kalau kata Kemas Haikal, sekarang waktunya kita semua belajar jadi pemadam juga, bukan pemadam api, tapi pemadam ego karena kadang yang bikin rusak bukan kebakaran di dapur, tapi kebakaran di kepala. Pantang pulang sebelum padam?, setuju!, tapi tambah satu lagi yakni pantang ngantor sebelum ego turun suhu!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kambang Iwak Naik Kelas, Dari Kolam Santuy Jadi Catwalk Olahraga Warga

    Kambang Iwak Naik Kelas, Dari Kolam Santuy Jadi Catwalk Olahraga Warga

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang Palembang itu panas, kita semua sepakat. Tapi kalau ada yang bilang Palembang nggak punya ruang publik kece, sekarang… mending dipikir ulang. Soalnya, Minggu (7/4/2025) kemarin, Kambang Iwak resmi naik level! Bukan cuma jadi tempat pacaran, duduk galau, atau feeding time buat angsa, sekarang dia udah sah jadi arena olahraga […]

  • Bersinergi Cegah Korupsi

    Bersinergi Cegah Korupsi

    • calendar_month Jumat, 7 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya membuka kegiatan diseminasi strategi nasional pencegahan korupsi dan aksi pencegahan korupsi tahun 2019-2020 di selenggarakan oleh KPK RI di Aston Hotel dan Conference Palembang, Jumat (7/12/2018). Dirinya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada KPK dengan seluruh jajarannya atas diselenggrakannya kegiatan ini. Mawardi mengatakan pencegahan korupsi perlu […]

  • Asian Games, Sumsel Minta Pertagas Utamakan SKTT Terpasang

    Asian Games, Sumsel Minta Pertagas Utamakan SKTT Terpasang

    • calendar_month Kamis, 24 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Provinsi Sumatera Selatan meminta kepada kepada Pertagas mengutamakan pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) sebagai penunjang Asian Games. Sekretaris Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar memimpin langsung rapat pembahasan permohonan dukungan dari PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumbagsel dalam pekerjaan pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) sebagai penunjang Asian Games yang […]

  • Pemkab Muba Gelar Lomba Video Kreatif, Ada Hadiahnya,  Ikutan Yuk !!

    Pemkab Muba Gelar Lomba Video Kreatif, Ada Hadiahnya, Ikutan Yuk !!

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.877
    • 0Komentar

    MESKI masih dihadapkan pada wabah covid-19, namun Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah komando Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin terus berupaya memberikan support kepada seluruh lapisan masyarakat. Kali ini, support tersebut diberikan kepada seluruh pelaku UMKM di Muba, dimana Pemkab Muba melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba bekerjasama dengan Komunitas Sosial Media Radar Muba […]

  • “Scam Digital 2025, Jangan Sampai Uang Kita Liburan Sendiri ke Rekening Penipu”

    “Scam Digital 2025, Jangan Sampai Uang Kita Liburan Sendiri ke Rekening Penipu”

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    PERNAHKAH kamu merasa uang di rekening tiba-tiba hilang begitu saja? Tidak, bukan karena lupa tarik di ATM, atau karena dompet ketinggalan di ojek online. Tapi karena uang itu liburan sendiri ke tangan penipu digital. Ya, dunia scam digital kini sudah sedemikian canggihnya modusnya beragam, korban tersebar di seluruh lapisan masyarakat, dan IASC /Indonesia Anti-Scam Center […]

  • Dari Lapangan Sebelah Rumah Hingga ke Panggung Dunia, Pelajaran Hidup dari Sosok Iie Sumirat”

    Dari Lapangan Sebelah Rumah Hingga ke Panggung Dunia, Pelajaran Hidup dari Sosok Iie Sumirat”

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    HIDUP Iie Sumirat barangkali tidak viral di linimasa, tapi jejaknya menempel kuat di sejarah bulu tangkis Indonesia. Ia bukan selebritas lapangan yang hobi disorot kamera, melainkan sosok bersahaja yang diam-diam menabur benih juara. Tak banyak bicara, tapi langkahnya membentuk arah, dari tangan dan latihannya –lah, lahir Taufik Hidayat, bocah Pangalengan yang kelak mengguncang dunia, mengangkat […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP Co-Authors Plus Integration SearchWP Custom Results Order SearchWP Diagnostics SearchWP DirectoryPress Integration SearchWP Dutch Keyword Stemmer SearchWP EDD Integration SearchWP Enable Media Replace Integration SearchWP Exclude UI SearchWP Fuzzy Matches SearchWP German Keyword Stemmer