Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Senyum Sehat, Hidup Nikmat & Rahasia Gigi Bahagia

Senyum Sehat, Hidup Nikmat & Rahasia Gigi Bahagia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 854
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JIKA sakit gigi, rasanya dunia mendadak jadi sinetron penuh derita, mau makan nggak enak, mau tidur nggak nyenyak, bahkan senyum pun jadi irit. Anehnya, meski sudah tahu sakitnya seperti ditusuk paku payung, kebanyakan orang Indonesia masih santai aja.

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) bikin kita garuk-garuk kepala, 57% penduduk usia di atas tiga tahun punya masalah gigi, tapi cuma 11,2% yang cari pengobatan. Artinya, dari 10 orang yang giginya bermasalah, cuma satu yang akhirnya ke dokter. Sisanya? Ya cukup ditemenin obat pereda nyeri yang jadi “pacar setia” tiap sakit gigi kambuh.

dr. Siti Nadia Tarmizi, Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes bilang kebiasaan ini berbahaya. “Kalau sakit gigi hilang dengan obat pereda nyeri, biasanya masyarakat tidak melanjutkan pengobatan. Padahal masalah giginya tidak selesai,” ujarnya dalam rilis resmi di laman kemkes.go.id.

Coba bayangkan gigi kita seperti barisan tentara. Kalau satu lubang, semua pasukan bisa goyah. Gigi bolong bukan sekadar “aib kosmetik”, tapi bisa memicu penyakit lain.

Infeksi gigi bisa merembet ke jantung, pada ibu hamil, bahkan bisa mengancam janin. Ngeri, kan? Jadi, jangan remehkan sakit gigi. Itu bukan sekadar “nyut-nyutan di pojokan”, tapi alarm tubuh kalau ada bom waktu kesehatan.

Pepatah Jawa bilang, “Witing tresno jalaran soko kulino”, kalau kita terbiasa meremehkan hal kecil, lama-lama kita jatuh cinta pada masalah besar, termasuk soal gigi ini.

Mayoritas orang Indonesia rajin gosok gigi pagi hari saat mandi dan malam sebelum tidur, kedengarannya bagus, kan? Sayangnya, yang benar adalah menyikat gigi setelah makan.

Lebih parah lagi, waktu gosoknya cuma sekitar satu menit, itu ibarat kamu nonton film Marvel cuma lihat opening logo, lalu langsung cabut. Padahal dokter gigi menyarankan minimal dua menit biar semua sisi gigi bersih.

Bayangkan gigi kayak jalan tol, kalau cuma disapu setengah hati, masih ada lubang-lubang kecil yang bikin “ban bocor”.

Nah, biar nggak jadi langganan tukang tambal gigi, coba terapkan tips berikut:

  1. Sikat gigi setelah makan – Jangan tunggu malam, nanti plak keburu pesta pora.

  2. Durasi minimal dua menit -Anggap aja kayak karaoke, refrein dua kali biar puas.

  3. Pakai benang gigi – Sisa makanan di sela gigi itu kecil, tapi efeknya bisa segede utang kartu kredit.

  4. Kontrol ke dokter gigi 6 bulan sekali -Jangan tunggu gigi berasa dihantam palu Thor dulu.

  5. Kurangi manis-manis – Ingat, semanis apapun makanan, kalau bikin gigi bolong, senyum kamu bisa hambar.

Ketua Umum PDGI, drg. Usman Sumantri, menyebutkan cuma 2,8% masyarakat menyikat gigi dengan benar di waktu yang tepat. Angka ini bikin kita terdiam, ternyata masalah gigi bukan cuma soal “malas gosok gigi”, tapi juga literasi kesehatan yang rendah.

Pemerintah sudah berusaha lewat program pemeriksaan gratis yang juga mencakup gigi. Tapi kalau pola pikir masyarakat masih “selama bisa ditahan, kenapa harus berobat?”, ya sama aja kayak pasang AC tapi jendela tetap dibuka.

Solusinya?, kolaborasi, pemerintah, dokter gigi, media, bahkan sekolah harus bareng-bareng bikin edukasi kreatif. Misalnya, kampanye gosok gigi 2 menit bisa dibikin challenge seru di TikTok, anak muda lebih suka ikutan tren ketimbang diceramahi.

Misalnya  sebut saja Andi, bocah SD yang hobi jajan es teh manis depan sekolah, setiap hari giginya kena serangan gula, tapi gosok giginya cuma sebentar, kadang lupa. Tiga bulan kemudian, giginya bolong. Awalnya dibiarkan, sampai akhirnya sakitnya bikin dia nangis semalaman.

Ibunya panik, bawa ke dokter gigi, ternyata harus ditambal. Biayanya?, lumayan bikin kantong kaget, kalau saja Andi rajin sikat gigi setelah makan, mungkin uang tambal bisa dipakai buat beli sepatu baru.

Cerita ini sederhana, tapi nyata terjadi di jutaan rumah di Indonesia.

Sakit gigi itu ibarat utang kecil yang diabaikan, semakin lama ditunda, bunganya makin mencekik. Jadi sebelum menyesal, rawat gigi mulai sekarang. Oleh sebab itu, perlu mencegah jauh lebih murah daripada mengobati.

Pepatah bilang, “Air beriak tanda tak dalam, gigi berlubang tanda kurang perhatian”, jangan tunggu senyum manismu berubah jadi senyum getir. Ingat! Indonesia hebat dimulai dari menjaga kesehatan gigi dan mulut.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • [Wali Kota Ratu Dewa Hadiri Rakernas JKPI] – Dari Palembang ke Yogya: Ratu Dewa Bawa Pusaka, Bukan Oleh-oleh!

    [Wali Kota Ratu Dewa Hadiri Rakernas JKPI] – Dari Palembang ke Yogya: Ratu Dewa Bawa Pusaka, Bukan Oleh-oleh!

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 567
    • 0Komentar

    KALAU anda pikir Palembang cuma punya pempek dan jembatan Ampera, itu sama aja kayak bilang kucing cuma bisa meong. Kenalkan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bukan hanya suka kerja, tapi juga cinta budaya. Dalam momen bersejarah bertajuk Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Yogyakarta, 5–9 Agustus 2025, beliau datang bukan untuk sekadar ngopi […]

  • Korban Lakalantas Didomonaso Tingkat SLTA, Menhub: : Sayangi Nyawa Kalian & Disiplin Berlalu Lintas

    Korban Lakalantas Didomonaso Tingkat SLTA, Menhub: : Sayangi Nyawa Kalian & Disiplin Berlalu Lintas

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 742
    • 0Komentar

    KEMENHUB menyebutkan korban kecelakaan terbesar di Indonesia pada tahun lalu  berdasarkan tingkat pendidikan, banyak terjadi pada kalangan SLTA, sebanyak 80.641 orang, SLTP (17.699 orang), dan SD (12.557 orang). Sedangkan, untuk tingkat pendidikan D3 (770 orang), S1 (3.751 orang), dan S2 (136 orang). Korban kecelakaan berlalu lintas di jalan raya didominasi oleh usia produktif antara 20 sampai dengan 29 […]

  • SerU Sriwijaya 2020 Diharapkan Motivasi UMKM Sumsel 

    SerU Sriwijaya 2020 Diharapkan Motivasi UMKM Sumsel 

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.755
    • 0Komentar

    SEMARAK UMKM (SerU) Sriwijaya 2020 di Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Sumsel diharapkan memotivasi UMKM di saat pandemi agar lebih kreatif dan inovatif sehingga dapat bersaing di tengah era globalisasi perekonomian bahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di Sumsel. “Hal ini penting untuk menyemangati UMKM, karena semangat mereka ini adalah modal utama untuk kita bisa […]

  • Jalan Mulus, Energi Baru, Gubernur  : Itu Kado HUT OKUS

    Jalan Mulus, Energi Baru, Gubernur  : Itu Kado HUT OKUS

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Selatan kemaren merayakan HUT ke -16. Dalam sidang paripurna istimewa HUT OKUS ke-16, di Gedung DPRD, Bupati Kabupaten OKU Selatan Popo Ali Martopo memberikan sambutan, hampir seluruh ruas jalan Bumi Serasan Seandanan memang masuk kewenangan provinsi. Sehingga mereka sangat bergantung dengan keberpihakan Pemprov untuk penyediaan akses jalan. “Walaupun sering […]

  • Ada Apa Gub Sumsel Mampir di Warung Sedekah HAYZA ?

    Ada Apa Gub Sumsel Mampir di Warung Sedekah HAYZA ?

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    USAI shalat Jumat (9/8/2019) siang, Gubernur Sumsel dan rombongan mampir ke Warung Sedekah HAYZA (Rumah Makan Gratis Kaum Dhuafa) yang berlokasi di Jalan Jendral A.Yani Blok F 17, Komplek Nigata Plaju. Kehadirannya kali ini sekaligus meresmikan pembukaan rumah sedekah tersebut untuk masyarakat. Di warung tersebut tampak sudah banyak masyarakat dan kaum dhuafa yang datang untuk ikut […]

  • Ternyata 3 Hal yang Bisa Menghambat Self Improvement Menurut Psikolog Klinis

    Ternyata 3 Hal yang Bisa Menghambat Self Improvement Menurut Psikolog Klinis

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 753
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Yogyakarta,  – Dalam rangkaian event Kontes Menulis Novel “Kisah Para Puan” yang diadakan oleh Cabaca dan berkolaborasi dengan Bigmo juga Love Yourself Indonesia, Cabaca mengadakan webinar bertajuk Kembangkan Karakter Diri dan Karakter Tokoh dalam Karya Tulis yang diadakan pada hari Minggu, 19 Maret 2023 lalu. Webinar ini dihadiri oleh salah satu Psikolog Klinis dari […]

expand_less
WordPress Archive Windazo – Plastic Windows and Doors WordPress Theme Windco – Doors & Windows Service Elementor Template Kit WindowMag – News & Magazine WordPress Theme Windsor | Apartment Complex / Single Property Site Template Wine Maker – Winery WordPress Shop Winger – Aviation & Flight School WordPress Theme Winst – One Page Portfolio WordPress Theme Winwood – Sports & Outdoor WordPress Theme Wiragen - Creative Agency Elementor Pro Template Kit Wiras – Covid-19 Health Elementor Template Kit