Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » “SBY di Balik Kanvas, Politikus Pun Butuh Terapi Jiwa”

“SBY di Balik Kanvas, Politikus Pun Butuh Terapi Jiwa”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 1.126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, kita mengenal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai jenderal, menteri, lalu Presiden Republik Indonesia keenam, kini publik semakin akrab dengan sisi lain beliau, yakni seorang pelukis. Ya, bukan pelukis bendera atau pelukis pagar rumah dinas, melainkan pelukis kanvas dengan cat minyak dan akrilik.

Ada pepatah Jawa bilang, “urip iku mung mampir ngombe”, hidup itu sekadar mampir minum, kalau SBY, mungkin pepatahnya bisa dimodifikasi jadi “urip iku mung mampir ngecat”, karena sejak tak lagi sibuk mengatur negara, beliau justru sibuk mengatur komposisi warna, dari politik ke palet, dari pidato ke kuas, dari strategi militer ke strategi gradasi.

Dan menariknya, transformasi ini bukan sekadar hobi pensiunan, lewat SBY Art Community, ia menjadikan lukisan sebagai bahasa universal, seni sebagai diplomasi, seni sebagai terapi, seni sebagai medium kontemplasi.

Bayangkan pergeseran drastisnya, dulu presiden dua periode, SBY harus menghadapi demo buruh, sidang kabinet, sampai negosiasi politik tingkat tinggi, sekarang, “konflik” terbesarnya mungkin adalah menentukan apakah langit di lukisannya berwarna biru senja atau ungu keunguan.

Kalau dulu kalimat khasnya “Saudara-saudara sekalian…”, kini berganti jadi “Mana kuas ukuran nomor 8?”

Tapi justru di situ letak daya tariknya, banyak orang pensiun lalu main golf atau memelihara ikan koi. SBY malah memilih melukis, dan bukan sekadar melukis iseng. Ia serius punya studio, bikin komunitas, pameran, bahkan melibatkan kampus seni seperti ITB, ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, dan IKJ.

Psikolog bilang, melukis itu terap, saat cat menetes di kanvas, stres ikut luruh, dan mungkin itulah alasan kenapa wajah SBY sekarang terlihat lebih “adem” dibanding masa menjabat, kalau dulu keriputnya karena beban politik, sekarang keriputnya lebih karena mikirin cat akrilik cepat kering apa tidak.

Lukisan SBY penuh nuansa biru, putih, dan hijau, warna-warna damai, seolah menggambarkan keinginan beliau untuk hidup tenang, jauh dari hiruk-pikuk politik yang sering bikin panas kepala, bukankah ada pepatah, “seni iku panglipur lara, panyegar roso”, seni adalah penghibur duka, penyegar rasa.

SBY mungkin sudah tidak lagi duduk di kursi presiden, tapi ia masih mempraktikkan diplomasi, hanya saja bentuknya lebih halus, kalau dulu diplomasi dilakukan lewat meja perundingan, sekarang lewat kanvas.

Pameran Art for Peace and a Better Future jadi contohnya, dengan tema perdamaian dan keberlanjutan, seni dijadikan bahasa lintas bangsa. Cat minyak bisa lebih tajam dari senjata, kuas bisa lebih lembut dari pidato politik.

Seperti pepatah Tiongkok bilang, “Sebuah gambar bisa menyampaikan seribu kata”, dan mungkin, satu lukisan SBY bisa lebih menenangkan daripada seribu konferensi pers politik.

Ruang ekspresi

Bayangkan, jika para politikus lain ikut menekuni seni, bisa jadi dunia akan lebih damai, misalnya, alih-alih rapat paripurna yang panas, anggota dewan disuruh ikut kelas melukis bunga. Alih-alih perang dingin antarnegara, para pemimpin dunia adu lomba melukis pemandangan sawah.

Kalau SBY bisa tenang dengan kuasnya, siapa tahu Pak Luhut cocoknya main clay, atau Pak Prabowo ternyata bakat bikin kaligrafi, dunia politik bisa berubah jadi dunia galeri. Eh…, tapi jangan-jangan malah banyak lukisan abstrak isinya garis zig-zag kayak grafik BBM.

Dari perjalanan SBY, kita belajar bahwa seni itu bukan sekadar aktivitas, tapi jalan hidup, ia bisa jadi terapi personal, jembatan lintas generasi, bahkan medium diplomasi budaya.

Di balik cat minyak dan kuas, ada pesan moral kita semua butuh ruang ekspresi, tidak harus jadi presiden dulu baru bisa melukis, siapa pun bisa. Apalagi di era serba cepat ini, punya ruang kontemplasi itu mahal harganya.

Transformasi SBY dari presiden ke pelukis memberi kita cerita inspiratif sekaligus sedikit hiburan, bahwa setelah segala hiruk pikuk politik, masih ada ruang untuk mengekspresikan jiwa lewat seni.

Kalau dulu ia memimpin bangsa dengan kata-kata dan kebijakan, kini ia menginspirasi lewat warna dan bentuk, dari Istana ke studio, dari panggung politik ke kanvas, SBY menunjukkan bahwa hidup selalu punya babak baru.

Dan siapa tahu, suatu hari nanti orang lebih mengingatnya bukan hanya sebagai Presiden keenam, tapi juga sebagai pelukis yang menorehkan perdamaian di kanvas dunia.

Kata pepatah kuno “pena lebih tajam daripada pedang”, namun di tangan SBY, mungkin jawabannya “kuas lebih damai daripada keduanya.”

Pada akhirnya, kisah SBY di balik kanvas bukan sekadar cerita mantan presiden yang mencari hobi baru, ini sebagai pengingat bahwa setiap manusia setinggi apa pun jabatannya masih punya sisi rapuh yang butuh diobati. Politik bisa bikin kepala panas, tapi seni bisa jadi pendingin jiwa.

Kalau seorang jenderal sekaligus presiden saja bisa menemukan ketenangan lewat goresan kuas, mestinya kita pun bisa menemukan “kanvas” masing-masing. Entah itu berupa musik, menulis, berkebun, atau sekadar corat-coret di buku gambar anak, yang penting ada ruang untuk bernapas, sebab pepatah bilang  “Hati yang bahagia adalah kanvas terbaik bagi kehidupan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganjil Genap, Solusi Atasi Kemacetan PON XX Papua

    Ganjil Genap, Solusi Atasi Kemacetan PON XX Papua

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    KAPOLDA Papua, Irjen Pol. Mathius D Fakhiri menegaskan rekayasa lalu lintas lewat sistem ganjil genap solusi kemacetan saat penyelengaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. “Di Papua hari ini telah ada 428 bus bantuan dari Kementerian Perhubungan sudah tiba di 4 klaster PON yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Timika, dan Merauke. Bayangkan saja ketika bus-bus […]

  • Tingkatkan Kualitas SDM, Pendidikan Jadi Isu G20

    Tingkatkan Kualitas SDM, Pendidikan Jadi Isu G20

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    INDONESIA mengangkat empat isu utama untuk dibahas bersama oleh negara anggota G20. Yakni, kualitas pendidikan untuk semua, teknologi digital dalam pendidikan, solidaritas dan kemitraan, dan masa depan dunia kerja. Isu pendidikan menjadi hal strategis yang dibahas dalam pertemuan negara-negara Group of Twenty atau G20. Presidensi atau Keketuaan Indonesia berperan menentukan agenda prioritas dalam rangkaian pertemuan […]

  • Narkoba Cukup Berbahaya, Gubernur Minta Masyarakat Menghindari

    Narkoba Cukup Berbahaya, Gubernur Minta Masyarakat Menghindari

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berkerjasama dengan Duta Anti Narkoba Provinsi Sumsel,  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Yayasan Masjid Agung Palembang, serta Klinik Rehabilitasi Al-Hayzza berupaya dalam pencegahan dan penanggulangan pengguna dan pengedar narkoba yang akhir ini trennya terus mengalami peningkatan. Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru menyampaikan,  narkoba adalah musuh terbesar bangsa bahkan […]

  • Pandemi Melonjak, Ketua Satgas dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Isoman Terpusat Asrama Haji Donohudan

    Pandemi Melonjak, Ketua Satgas dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Isoman Terpusat Asrama Haji Donohudan

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 678
    • 0Komentar

    KETUA Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito mendampingi Panglima TNI dalam peninjauan tempat isolasi terpusat Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (25/7). Kunjungan kerja ke tempat isolasi yang menampung pasien COVID-19 tanpa gejala atau OTG dan bergejala ringan dari Solo Raya dan beberapa wilayah di Jawa Tengah itu merupakan kali […]

  • Pelancong Australia Sebut Bali Itu Rumah ke Duanya Sebut Menparekraf, Kesempatan Untuk Wujudkan Target 1,4 Juta Wisman Asal Negeri  Kanguru 

    Pelancong Australia Sebut Bali Itu Rumah ke Duanya Sebut Menparekraf, Kesempatan Untuk Wujudkan Target 1,4 Juta Wisman Asal Negeri  Kanguru 

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.482
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para stakeholder di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) untuk berkolaborasi mewujudkan target 1,4 juta wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia agar datang berwisata ke Tanah Air. Menparekraf Sandiaga Uno saat Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (11/4/2022) menjelaskan […]

  • TRC BPBD Banyuasin Cari Korban Kecelakaan Speedboat, Bupati Banyuasin Turut Prihatin

    TRC BPBD Banyuasin Cari Korban Kecelakaan Speedboat, Bupati Banyuasin Turut Prihatin

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani menyampaikan rasa simpati dan turut prihatin atas kecelakaan speedboat di Desa Suka Mulia  Primer 2  Karang Agung Ulu,  Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin yang menimbulkan korban jiwa. Ia berharap para korban yang masih hilang dapat segera ditemukan. “Atas nama pribadi dan Pemkab Banyuasin, saya turut prihatin dan berduka cita atas musibah […]

expand_less
WordPress Archive One – WordPress Product Landing Page Oneclick – Multi-Purpose WooCommerce Responsive Digital Theme Onekorse – LMS Education Theme OneLove – The Elegant & Clean Multipurpose Wedding WordPress Theme OnePage Hyperlinks Navigation OnePrint – Printing Services Company Elementor Template Kit OneStudio – A Unique Responsive WordPress Theme Onestudio – Photographer Agency Service Elementor Template Kit Onetrav – Travel Agency Elementor Template Kit OnLeash | Dog Walking & Pet Services Veterinary WordPress Theme