Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Kisah Hidup Si Dua Batang Ramping di Meja Makan

Kisah Hidup Si Dua Batang Ramping di Meja Makan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 902
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALO, perkenalkan namaku sumpit, aku sepasang batang ramping yang biasanya nongkrong bareng sendok, garpu, dan kadang pisau di sebuah wadah cantik di meja makan. Bedanya, kalau sendok bentuknya bulat manis, garpu bergigi empat bak senyum palsu mantanmu, aku hanya sepasang kayu lurus ramping, sederhana, dan kadang bikin pemula frustrasi saat mau dipakai.

Tapi jangan salah, meskipun aku cuma sepasang batang lurus, aku punya sejarah panjang, manfaat banyak, dan kisah kocak yang siap kubagikan. Yuk, dengar curhatku sebentar.

Aku lahir ribuan tahun lalu di Tiongkok, sekitar 5.000 tahun silam, waktu itu manusia sedang pintar-pintarnya masak, tapi nggak mau tangannya panas gara-gara ngambil daging dari panci mendidih. Nah, muncullah aku, si sumpit, alat makan praktis yang bisa menjepit makanan tanpa harus nunggu dingin dulu.

Aku lalu jalan-jalan ke Jepang, Korea, Vietnam, bahkan sekarang sampai ke meja makan orang Indonesia, jadi, meski aku asli dari Asia Timur, kini aku sudah jadi warga dunia. Kalau pepatah bilang, “Di mana bumi dipijak, di situ sumpit dipakai”.

Banyak orang mikir aku cuma dipakai buat makan mie. Eh, jangan salah, aku bisa dipakai untuk menjepit sushi, dimsum, bakpao, sampai cilok pun bisa kalau nekat, mengaduk kopi panas biar lebih estetik (asal jangan disangka sedotan), jadi alat masak ringan, misalnya ngocok telur atau menggoreng tempe, bahkan kadang dijadikan tusuk rambut ala drama Korea multifungsi, bukan?

Aku ini ibarat teman serba bisa, kalau sendok spesialis kuah, garpu jago nusuk, pisau ahli motong, aku spesialis “ngejepit dengan elegan”.

Aku ini selalu lahir berpasangan, kalau sendiri, aku nggak bisa apa-apa, kayak pepatah Jawa, “Urip kuwi kudu rukun” (hidup itu harus rukun). Begitu juga aku, sumpit, kalau dipisahkan, aku hanya batang kayu sebatang kara. Tapi kalau berdua, aku bisa angkat mie panjang-panjang tanpa putus, bisa jepit bakso bulat tanpa jatuh.

Hidup juga begitu. Sendiri memang bisa, tapi kalau ada pasangan, sahabat, atau tim yang solid, semuanya jadi lebih gampang.

Biar kuceritakan keseharian kocakku. Aku suka iri sama sendok, dia sering dipuji karena bisa ambil nasi banyak sekaligus. Sementara aku? Ah, paling dapat sebutir nasi yang nakal nempel di ujungku. Tapi tenang, aku balas dendam saat ada mie goreng. Saat sendok bingung ngambil mie yang licin, aku dengan anggun menjepitnya.

Garpu pun sering nyinyir, katanya aku ribet. “Ngapain jepit-jepit, tinggal tusuk aja selesai!” katanya, aku hanya nyengir, karena aku tahu, kalau makan sushi atau tahu isi, ditusuk itu justru nggak sopan. Ingat pepatah, “Ada tempatnya masing-masing, ada caranya setiap hal.”

Kalau boleh kasih wejangan, aku ingin bilang hidup itu butuh keseimbangan, aku sepasang sumpit, panjangnya sama, bentuknya mirip. Kalau salah satu beda, pasti susah dipakai. Begitu juga hidup, butuh kesetaraan. Kesabaran itu penting, pemula yang belajar pakai aku pasti gemeteran, makanan jatuh melulu. Tapi dengan latihan, akhirnya lancar. Sama seperti hidup, semua butuh proses.

Jangan sombong dengan kelebihanmu,  aku bisa jepit mie, tapi lemah di nasi. Sendok bisa kuah, tapi nggak bisa sushi. Semua ada kelebihan dan kekurangan.,jadi, saling melengkapi itu lebih baik.

Itulah kisahku, sumpit, dari Asia Timur aku merantau ke meja makan dunia, aku sederhana, cuma dua batang kayu lurus, tapi mengajarkan banyak hal kerja sama, keseimbangan, kesabaran, dan pentingnya kebersamaan.

Jadi lain kali kamu makan pakai aku, jangan cuma mikirin kenyang. Ingat juga pesan moral yang kubawa. Hidup itu kayak sumpit, kalau mau berhasil, harus ada pasangan, keseimbangan, dan niat yang kuat buat belajar.

Kalau kata pepatah dagelan “Jangan remehkan dua batang kayu, bisa bikin perutmu bahagia dan hatimu belajar bijaksana”

Salam hangat dari aku, sumpit, si dua batang ramping yang selalu setia menemanimu di meja makan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangkitkan Lagi Sektor Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Salah Satunya Desa Wisata, Kemenparekraf Siapkan Uji Kompetensi SDM Pariwisata di Tanah Air

    Bangkitkan Lagi Sektor Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Salah Satunya Desa Wisata, Kemenparekraf Siapkan Uji Kompetensi SDM Pariwisata di Tanah Air

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.638
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mengakselerasi beberapa program untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif salah satunya melalui desa wisata seiring dengan upaya peningkatan kompetensi SDM pariwisata dan ekonomi kreatif. Deputi Bidang Sumber Daya Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya di Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hari ke dua, di […]

  • Google Ngaku Investasi di  Go -Jek

    Google Ngaku Investasi di  Go -Jek

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    Menggelontorkan uang ke Go-Jek yang pertama kali muncul awal bulan ini.

  • Kajati Sumsel Baru Bicara Penegakan Hukum Humanis, Ini Pesan Nurcahyo

    Kajati Sumsel Baru Bicara Penegakan Hukum Humanis, Ini Pesan Nurcahyo

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan membawa pesan baru soal arah penegakan hukum di daerah. Kajati Sumsel baru Nurcahyo Jungkung Madyo, S.H., M.H., menegaskan pendekatan profesional dan berintegritas tetap harus berjalan bersama sikap humanis. Pernyataan itu disampaikan Nurcahyo saat acara pisah sambut Kajati Sumsel di Griya Agung, Jumat (14/8/2026). Ia menggantikan Dr. Ketut […]

  • komisi pemilihan umum

    He..Berat Gak Berat, Mau Nyalon Pilgub Sumsel dari Jalur Independent Harus Penuhi Syarat Ini

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    Mungkin ente-ente tertarik untuk maju menjadi calon Pilgub Sumsel Periode 2018-2023 dari jalur perorangan (Independent), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel menetapkan berapa syarat, salah satunya yakni dukungan masyarakat sebesar 503.335 pemilih.

  • Marbot Mesjid Nekat Curi Celengan Demi Syukuran Anaknya

    Marbot Mesjid Nekat Curi Celengan Demi Syukuran Anaknya

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 976
    • 0Komentar

    DEMI untuk syukuran sunatan anaknya, ID (41) warga Jalan Suka Karya II, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sako Palembang nekat mencuri kotak amal masjid Al Aqobah II Pusri di Jalan Pupuk Raya, Perum Pusri, Kecamatan Sako Palembang, Jumat (3/1) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun perjalanan sang marbot berakhir setelah sempat buron pasca kejadian, kini marbot Masjid […]

  • 3 Puskesmas di OKI raih predikat paripurna pada Akreditasi Puskesmas 2024

    3 Puskesmas di OKI raih predikat paripurna pada Akreditasi Puskesmas 2024

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Tiga puskesmas di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dinyatakan memenuhi predikat paripurna pada Akreditasi Puskesmas 2024. Predikat ini merupakan nilai lulus yang sempurna bagi puskesmas sebagai penyelenggara layanan kesehatan. Ketiga Puskesmas tersebut antara lain, Puskemas Pangaraian Kecamatan Tanjung Lubuk, Puskesmas Tugu Mulyo Kecamatan Lempuing dan Puskesmas Kerta Mukti Kecamatan Mesuji Raya Ogan Komering […]

expand_less
WordPress Archive Nuovo – Social Media, Digital Marketing Agency, SEO WordPress Theme Nur – Alternative & Renewable Energy WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing FSE WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing Services Elementor Template Kit NurseryPlant – Responsive WooCommerce WordPress Theme Nusafe – Charity & Non-Profit Elementor Template Kit Nusapp – SaaS Startup & Business Elementor Template Kit Nutrical – Health and Diet WordPress Theme Nutrico – Nutrition Health Services WordPress Theme + Appointment Booking Nutrition Facts Label Creator (Elementor addon)