Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » “Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

“Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 1.034
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ISU gaji pemain bola yang suka ngadat kayak sepeda tua, sehingga bikin panas, kehadiran NDRC Indonesia (National Dispute Resolution Chamber) jadi angin segar, bukan lembaga santet atau forum curhat pemain yang diputusin pelatih pas lagi sayang-sayangnya. Ini adalah lembaga resmi, diakui FIFA pula sejak 2023, yang khusus menyelesaikan sengketa pemain bola dan klub di Indonesia alias, nggak perlu lagi ribut-ribut di medsos atau curhat di Instastory pakai lagu galau.

Dulu, kalau ada pemain bola yang gajinya nggak dibayar, pilihannya cuma dua, kalau gak ngadu ke pengadilan negeri (yang bisa makan waktu seumur kontrak berikutnya) atau pasrah sambil nyambi jualan cilok di pinggir stadion.

Sekarang?, cukup lapor ke NDRC Indonesia, nggak perlu bikin bengek jaksa, cukup datang, ngasih bukti, dan tunggu keputusan yang adil. Seperti kata pepatah, “Lebih baik ke NDRC daripada ke pengadilan yang bisa bikin ubanan sebelum usia”.

NDRC ini kayak wasit VAR dalam kehidupan pemain bola, kalau dulu keputusan wasit bisa bikin pemain ngamuk dan banting sepatu, sekarang ada lembaga penengah. Dan lucunya, NDRC Indonesia ini cuma ada lima di dunia, dan cuma satu di Asia, lho! Gokil kan? Jadi kalau Jepang bangga sama sushi dan Korea bangga sama K-Pop, Indonesia bisa tepuk dada dan bilang, “Eh, kita punya NDRC, Bro!”

Contohnya, di Inggris sana ada NDRC juga, tapi mereka lebih senior. Klub-klub Premier League yang duitnya kayak debit tak terbatas aja tetap butuh NDRC, karena urusan kontrak itu kayak hubungan cinta, kadang indah, kadang jadi horror.

Di Brazil juga ada lembaga serupa, tapi Indonesia?, lebih unik. Klubnya kadang telat bayar, pemainnya kadang telat datang latihan. Nah, NDRC hadir buat nyambungin dua dunia yang sering salah paham ini.

Ketua NDRC Indonesia, Pak Togi, bilang kalau mereka nggak cuma belain pemain. Klub juga bisa dibela, karena nggak semua pemain itu suci bak malaikat penjaga gawang.

Ada juga yang kontraknya tiga tahun, mainnya cuma tiga kali. Jadi NDRC itu adil, netral, dan nggak bisa disogok pakai jersey edisi terbatas. Prosesnya pun simpel, kalau dulu sengketa bola bisa sampai ke pengadilan industrial, sekarang cukup di satu tempat, tanpa drama sinetron.

Jadi, apa pesan moralnya? Di dunia sepak bola, yang penting bukan cuma skill juggling atau sundulan maut, tapi kepastian hukum dan keadilan kontrak, dengan adanya NDRC Indonesia, ekosistem sepak bola kita bisa makin sehat, profesional, dan siapa tahu akhirnya bisa bikin Timnas kita ngacir ke Piala Dunia tanpa drama.

Karena kata pepatah lama “Di mana ada bola, di situ ada harapan. Tapi tanpa hukum yang jelas, harapan bisa offside.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penistaan Agama, Menag Sambut Baik Aparat Proaktif

    Dugaan Penistaan Agama, Menag Sambut Baik Aparat Proaktif

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 647
    • 0Komentar

    DUGAAN penistaan agama kembali terjadi dan menjadi perbincangan publik pekan ini. Ada dua peristiwa yang muncul, video Jozeph Paul Zhang yang diduga menghina Islam dan Desak Made Darmawati yang diduga melakukan penistaan agama Hindu. Desak Made sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada umat Hindu, meski proses hukum yang berjalan tetap harus dihormati. Sementara itu, […]

  • Dugaan Kebocoran Data, Polri Panggil Dirut BPJS

    Dugaan Kebocoran Data, Polri Panggil Dirut BPJS

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berencana memeriksa Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. berkaitan kasus dugaan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia yang diperjualbelikan di forum online. Pemeriksaan berlangsung pada hari ini. “(Dirut BPJS Kesehatan) Rencana hari ini diklarifikasi,” terang Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., […]

  • Wawako Diminta Jadi Dewan Panasehat IWO Palembang

    Wawako Diminta Jadi Dewan Panasehat IWO Palembang

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda diminat Ikatan Wartawan Online (IWO) kota Palembang untuk menjadi Dewan Penasehat dalam organisasi seiring bakal dirombaknya struktur keorganisasian yang berdiri pada 2017. “Di tahun 2020 ini, kita IWO Kota Palembang sengaja melakukan perapian struktur dan meminta beliau untuk menjadi Dewan Penasehat kita. Hal tersebut memang tepat, karena beliau pengayom kita […]

  • RSUD Sekayu Jadi Role Model Layanan Jantung Terpadu di Indonesia, Diusulkan Kemenkes

    RSUD Sekayu Jadi Role Model Layanan Jantung Terpadu di Indonesia, Diusulkan Kemenkes

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

        KEBERHASILAN RSUD Sekayu,Musi Banyuasin melakukan operasi jantung terbuka mendapat dukungan penuh rumah sakit pusat.Muba di bawah nahkoda Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tercatat sukses melaksanakan sejumlah operasi jantung terbuka dapat respon positif dan diakui banyak pihak. Prestasi ini menghasilkan pujian dan penghargaan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Toraks, […]

  • Hut Ke-18 Tahun, PT Muba Link Gelar Baksos Di Masjid

    Hut Ke-18 Tahun, PT Muba Link Gelar Baksos Di Masjid

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    ASISTEN Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin hadir dan membuka Acara Bakti Sosial Bersih-bersih Masjid dalam rangka Memeriahkan dan Menyambut Hari Ulang Tahun PT Muba Link ke-18 tahun 2021, bertempat di Masjid Jami’ An-Nur Sekayu, Kamis (14/1/2021). Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin mengatakan […]

  • Dekranasda Rangkul Kerajinan Lokal Untuk Hidupkan Perekonomian Daerah

    Dekranasda Rangkul Kerajinan Lokal Untuk Hidupkan Perekonomian Daerah

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    PERINGATI Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 atau  tahun emas,  TP PKK Sumsel menggelar Rakerda Dekranasda dan Rapat Konsultasi  (Rakon) yang dibuka  oleh Gubernur    H Herman Deru  bertempat di Ballroom Aryaduta, kemaren. Dalam Rakerda Dekranasda dan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK yang   mengambil tema  : “Lima Puluh Tahun Gerakan PKK Berbakti untuk Bangsa, Berbagi untuk Sesam” […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Frontpage WordPress Theme MyThemeShop Glamour WordPress Theme MyThemeShop Gridbox WordPress Theme MyThemeShop Hotnews WordPress Theme MyThemeShop HowTo WordPress Theme MyThemeShop Instinct WordPress Theme MyThemeShop Interactive WordPress Theme MyThemeShop Lawyer WordPress Theme MyThemeShop Lifestyle WordPress Theme MyThemeShop Magazine WordPress Theme