Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Digital » “Ketika Meutya Bertemu Della, Adu Kopi, Adu Digital & Mimpi Jadi Negara Maju”

“Ketika Meutya Bertemu Della, Adu Kopi, Adu Digital & Mimpi Jadi Negara Maju”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 612
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DI SEBUAH ruangan ber-AC sedang-sedang saja di Jakarta Pusat, antara kipas angin yang sudah pensiun dini dan kalender dinding bertuliskan “Road to Indonesia Emas 2045”, terjadilah pertemuan yang tidak biasa tapi sangat bermakna. Ibu Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, duduk manis dengan senyum diplomatik sambil menatap tamunya Della Temenggung, Deputi Director dari program kerja sama bilateral Indonesia Australia, alias Prospera.

Keduanya bertukar senyum, lalu kopi. Ya, sebelum bertukar pikiran tentang masa depan digital bangsa, memang paling ampuh itu bertukar kopi dulu. Katanya sih, negosiasi tanpa kafein bisa bikin otak muter kayak Wi-Fi lemot di desa yang cuma hidup kalau angin bertiup ke timur.

“Jadi, Della,” kata Meutya sambil mengaduk kopi. “Kita ini mau lompatan digital. Nggak bisa lagi pelan-pelan kayak kura-kura ngantuk di jalan tol, harus ngebut, tapi nggak nabrak trotoar”

Della pun tertawa. “Betul…, Bu Menteri, ini momen buat quantum leap. Kalau kita bisa digitalkan ekonomi dan pemerintahan, siapa tahu nanti 2045 kita bukan cuma kirim sinyal ke satelit, tapi juga bisa kirim invoice digital langsung ke Mars!”

Tawa pecah… entah karena ide Mars itu, atau karena biskuit yang disajikan mirip cracker yang sudah tenggelam di kolam susu.

Tapi obrolan mereka bukan guyon semata. Targetnya jelas dan serius ekonomi digital Indonesia harus nyumbang 19 persen dari PDB nasional di tahun 2045.

Sebuah angka yang kalau dilihat sepintas seperti nilai rapor Matematika anak kos, tapi sebenarnya adalah mimpi besar yang bisa diwujudkan kalau internet bukan cuma cepat di kota, tapi juga kencang di desa minimal bisa buka YouTube tanpa buffering pas sinyal 1 bar.

Transformasi digital bukan hanya urusan pusat data dan server berpendingin di ruang elite. Ia soal hidup nyata. Tentang petani di Ogan Ilir yang bisa jual hasil panennya lewat e-commerce, tentang ibu-ibu di Ruteng yang bisa belajar masak dari TikTok, bahkan tentang anak muda di Bengkulu yang bisa bikin startup dari pondok bambu dengan sinyal 4G yang hidup segan, mati ogah.

Bayangkan kalau semua desa punya jaringan kuat, bukan cuma buat selfie sama kambing, tapi juga buat belajar, jualan, dan bikin konten. Digitalisasi akan jadi senjata ampuh melawan kemiskinan. Seperti kata pepatah baru di zaman sekarang, yang bisa main algoritma akan naik kasta.

Prospera, program kerja sama Indonesia-Australia, ternyata bukan cuma kirim bule buat bantu presentasi. Mereka bantu mikirin kebijakan, tata kelola digital, sampai pemetaan kapasitas internal. Kalau dulu pemerintah suka bingung sendiri kayak main ular tangga tanpa dadu, sekarang arah digitalisasinya lebih jelas: ke atas, ke depan, dan ke kampung halaman.

Meutya bilang, “Kita harus jadi negara maju. Targetnya PDB kelima terbesar dunia di 2045”

Kalau mimpi itu berhasil, mungkin 2045 nanti kita bukan hanya bisa video call sama keluarga, tapi juga bisa rapat RT pakai augmented reality. Pak RT tinggal muncul sebagai hologram dari panci nasi.

Transformasi digital bukan tentang robot menggantikan manusia. Tapi tentang manusia menjadi lebih pintar lewat digital. Jangan sampai internet cepat cuma dipakai buat buka meme atau gibah selebritas. Gunakan buat bisnis, belajar, bahkan ngurus surat tanah!

Kita punya modal pasar besar, pengguna internet yang bejibun, dan anak muda yang doyan nge-hack wifi tetangga. Yang dibutuhkan tinggal infrastruktur, keberanian, dan pemimpin yang tidak hanya jago pidato, tapi juga ngerti cara download PDF.

Hari itu, dari ruang yang awalnya biasa saja, mengalir sinyal harapan. Meutya dan Della bukan hanya ngopi dan foto bersama. Mereka sedang menandai arah bahwa Indonesia harus berlari kencang di jalur digital. Bukan buat gaya-gayaan, tapi buat keberlanjutan.

Sebab dalam dunia yang makin terkoneksi ini, yang tak terkoneksi akan tertinggal. Dan Indonesia tidak boleh jadi negara yang cuma nonton dunia berubah dari jendela warnet.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikan Kuliah Umum di Poltekpar Palembang, Alex  Ajak Mahasiswa Manfaatkan Fasilitas Olahraga Jakabaring

    Berikan Kuliah Umum di Poltekpar Palembang, Alex  Ajak Mahasiswa Manfaatkan Fasilitas Olahraga Jakabaring

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.466
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Usai meninjau kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang di Aula Kampus Poltekpar Jakabaring Palembang, Senin (23/7/2018). Dalam kuliah umumnya, Alex Noerdin mengungkapkan bahwa semua mahasiswa Poltekpar Palembang patut bangga menjadi masyarakat Sumsel dan berkuliah di Poltekpar salah satu yang terbaik. Ditambah […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Maksimalkan 61 Bendungan

    Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Maksimalkan 61 Bendungan

    • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.214
    • 0Komentar

    PERUBAHAN iklim yang terjadi secara global, berpengaruh besar pada sektor pertanian, termasuk Indonesia. Adanya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, kekeringan, gelombang panas, dan badai tropis, mempengaruhi proses tanam. Ujungnya, hasil pertanian nasional bisa jadi tidak maksimal, sehingga memperlemah ketahanan pangan. Oleh karena itu Pemerintah memaksimalkan bendungan. Secara sederhana, dapat digambarkan berkurangnya produksi akan mengakibatkan harga […]

  • Dihadapan Pj Gub Sumsel, Pj Bupati OKI Paparkan 4 Hal Ini

    Dihadapan Pj Gub Sumsel, Pj Bupati OKI Paparkan 4 Hal Ini

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -H. M. Djafar Shodiq  resmi dilantik oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, sebagai Bupati Ogan Komering Ilir (OKI)  Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024. Pelantikan ini dilakukan  di Griya Agung, pada Sabtu (2/12/23). Di sisa jabatan kurang lebih satu bulan, Shodiq akan fokus pada agenda-agenda penting pemerintah saat ini antara lain; Pemilu Damai, Pengendalian […]

  • Ingat, Menhub Mau Hadiri Talkshow di Muba

    Ingat, Menhub Mau Hadiri Talkshow di Muba

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Talkshow bertema Kinerja Empat tahun Kepemimpinan Presiden RI, Joko Widodo terkait transportasi di Indonesia, di Muba rencananya akan digelar pada 17 Nopember 2018. Acara tersebut rencananya juga akan dihadiri Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi. “Menteri Perhubungan RI nanti dijadwalkan tiba di Kabupaten Muba pada Pukul 13:00 WIB, Hari Sabtu 17 […]

  • Resep Rahasia Ibu-Ibu Hebat Sungai Keruh

    Resep Rahasia Ibu-Ibu Hebat Sungai Keruh

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di balik dapur-dapur yang mengepul, lemari yang penuh tupperware, dan chat WA grup yang tak pernah sepi dari stiker “semangat pagi bunda-bunda”, tersembunyi kekuatan luar biasa bernama Tim Penggerak PKK.  Jumat, 13 Juni 2026, para pejuang keluarga dari TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) turun gunung ke Kecamatan Sungai Keruh. Tujuannya? bukan mau […]

  • Palembang Peroleh Penghargaan dari Kemenkumham RI, Apa Itu ?

    Palembang Peroleh Penghargaan dari Kemenkumham RI, Apa Itu ?

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Kota Palembang kembali meraih penghargaan Tingkat Nasional, kali ini penghargaan diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada Pemerintah Kota Palembang yang turut mensukseskan program Kemenkumham RI yakni Program Gerakan Nasional Pemunuhan Hak Perlindungan Anak dengan Hukum. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly kepada […]

expand_less
WordPress Archive Exquisite – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Exqute – Painting Company WordPress Theme Extendons WooCommerce Dynamic Pricing Plugin & Bulk Discounts External Importer Pro Extinct – Retro Vintage Portfolio WordPress Theme Extra Checkout Options – addon for Extra Product Options plugin Eye Sports – Fixtures WordPress Theme Eyee – Eye Clinic & Vision Care Elementor Template Kit Eyelook – Sunglasses and Eyewear Store WordPress WooCommerce Theme Ezectric – Electrical Supply Store Elementor Template Kit