Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Maksimalkan 61 Bendungan

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Maksimalkan 61 Bendungan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
  • visibility 2.195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERUBAHAN iklim yang terjadi secara global, berpengaruh besar pada sektor pertanian, termasuk Indonesia. Adanya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, kekeringan, gelombang panas, dan badai tropis, mempengaruhi proses tanam. Ujungnya, hasil pertanian nasional bisa jadi tidak maksimal, sehingga memperlemah ketahanan pangan. Oleh karena itu Pemerintah memaksimalkan bendungan.

Secara sederhana, dapat digambarkan berkurangnya produksi akan mengakibatkan harga pangan menjadi lebih mahal. Kenaikan harga dapat berdampak pada akses, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan.Volatilitas harga itu pada ujungnya akan berdampak bagi ketahanan pangan di tanah air. Sebab, berbagai studi menunjukkan, konsumen dapat mengubah konsumsinya untuk merespons kenaikan harga.

Menyadari ancaman serius tersebut, Pemerintah cepat mengantisipasi. Selain terus memperbaiki sistem perdagangan komoditas pangan, juga memperbaiki sistem pertanian. Salah satunya, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan penyediaan pasokan air.

Saat ini, Kementerian PUPR terus melanjutkan penyelesaian pembangunan 61 bendungan hingga tahun 2024 untuk tambahan pasokan air irigasi lahan pertanian di seluruh Indonesia. Dengan tambahan suplai air tersebut, Indonesia berharap akan memenuhi ketahanan pangan nasional.

Keberadaan bendungan di tanah air, demikian keterangan tertulis Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sabtu (18/6/2022), sejauh ini telah meningkatkan indeks pertanaman, sehingga hasil produksi beras secara nasional juga meningkat. Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia surplus beras sekitar 3 juta ton dan tidak impor beras lagi.

“(Kehadiran bendungan) meningkatkan indeks pertanaman (IP) yang sekarang ini rata-rata nasional BPS sebesar 147% dengan air irigasi dari 231 bendungan. Dengan adanya tambahan 61 bendungan bisa kita naikkan IP menjadi 200%,” kata Menteri Basuki saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang, Banten, Jumat (17/6/2022).

Menteri Basuki berharap tambahan 29 bendungan yang sudah tuntas dan 32 bendungan yang masih dalam proyek pembangunan dapat meningkatkan indeks pertanaman menjadi 200%. Dengan demikian produksi beras nasional dapat mencapai 40 juta ton pada tahun 2045 dan Indonesia bisa surplus beras hingga 10 juta ton.

Salah satu bendungan yang dibangun (2015-2020) adalah Bendungan Sindangheula berlokasi di Kabupaten Serang, Provinsi Banten dengan biaya Rp458,9 miliar dan telah diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Joko Widodo pada 4 Maret 2021. Bendungan Sindangheula memiliki kapasitas tampung 9,3 juta m3 dengan manfaat irigasi 1.289 ha, air baku 800 liter/detik, dan potensi pembangkit listrik 0,4 MW.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, untuk meningkatkan produktivitas pertanian tanaman pangan, Pemerintah melakukan 2 (dua) strategi utama yakni meningkatkan konversi padi ke beras dan meningkatkan indeks pertanaman.

“Meningkatkan indeks pertanaman dari 143% menjadi 200% dengan menyediakan tambahan pasokan air irigasi melalui pembangunan 61 bendungan dari 2015 hingga 2024. Hingga 2015, layanan air irigasi dari 231 bendungan mencapai 10,6% (761 ribu ha). Dengan tambahan 61 bendungan pada 2024 maka layanan air irigasi dari 292 bendungan akan mencapai 19,3% (1,4 juta ha sawah irigasi),” kata Endra.

Untuk meningkatkan indeks pertanaman/IP, Endra menyebutkan Kementerian PUPR juga melakukan pekerjaan rehabilitasi 3,02 juta ha jaringan irigasi dan pembangunan 1,01 juta ha jaringan irigasi baru.

Endra menyatakan, untuk mengantisipasi krisis pangan global, Indonesia akan memfokuskan pada 7 komoditas pangan utama yaitu Beras, Jagung, Kedelai, Bawang Merah, Bawang Putih, Cabai, dan Sorgum. Untuk itu pada saat ini tengah dikembangkan beberapa sentra produksi tanaman pangan melalui pengembangan _Food Estate_ , yakni di Sumatera Utara (Humbang Hasundutan) dengan target luasan 20.000 ha dengan komoditas bawang merah dan bawang putih, dan Kalimantan Tengah (Kapuas) dengan target luasan 29.000 ha dengan komoditas utama padi dan jagung.

“Selain itu juga ada di Nusa Tenggara Timur (Sumba Tengah, Belu, Waingapu) dengan target luasan 10.000 ha dengan komoditas padi, jagung, dan sorgum khususnya di Waingapu), di Papua (Merauke dan Keerom/Jayapura) dengan target luasan 210.000 ha di Merauke untuk komoditas padi dan 3.000 ha di Kabupaten Keerom/Jayapura untuk komoditas jagung, dan di Sulawesi Tengah (Donggala) dengan target luasan 15.000 ha, untuk komoditas jagung dan kedelai,” terang Endra. InfoPublik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Satgas Penanganan Covid-19 dengan KPI, Ini Harapannya

    Kolaborasi Satgas Penanganan Covid-19 dengan KPI, Ini Harapannya

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

     LEMBAGA penyiaran dinilai turut serta mengedukasi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai program tayangan yang disiarkan oleh lembaga penyiaran. Untuk itu Satgas Penanganan Covid-19 berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait hal ini. “Untuk memastikan penyelenggara penyiaran mematuhi protokol kesehatan dalam setiap program yang ditayangkan kepada masyarakat,” jelas Juru Bicara […]

  • “Jalan licin bukan hanya karena hujan, tapi karena nasibnya memang sering disapu angin kebijakan”

    “Jalan licin bukan hanya karena hujan, tapi karena nasibnya memang sering disapu angin kebijakan”

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Suasana Palembang masih berkabut, tapi hati Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, jelas tak berkabut. Dengan semangat seperti mahasiswa mengejar dosen pembimbing, beliau menyatroni Menteri PUPR, Ir. Dody Hanggodo, yang sedang kunjungan ke Palembang. Namun jangan salah, ini bukan sekadar silaturahmi biasa sambil ngopi-ngopi cantik, tapi pertemuan berdaging dan berlemak penuh muatan strategis. Dibantu  […]

  • Satgas Ops Nemangkawi, Pimpinan KKB Papua Senaf Soll Ditangkap

    Satgas Ops Nemangkawi, Pimpinan KKB Papua Senaf Soll Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 772
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas Penegakan Hukum Operasi Nemangkawi menangkap salah satu pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata Senaf Soll di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Direskrimum Polda Papua, Kombes Pol. Faisal Ramdhani menjelaskan Senaf Soll melakukan perlawanan sehingga harus dilumpuhkan petugas saat hendak ditangkap. “Iya benar tadi pagi ditangkap. Melakukan perlawanan sehingga dilumpuhkan,” ujar Kombes Pol. Faisal Ramdhani belum lama […]

  • Sosialisasi di 51 Ponpes, Muba Siap Gelar Seleksi Tilawatil Quran

    Sosialisasi di 51 Ponpes, Muba Siap Gelar Seleksi Tilawatil Quran

    • calendar_month Senin, 11 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] tahun 2019 akan segera digelar. Ajang pencarian bibit berpotensi dalam seni membaca dan menghafal Al- Quran itu rencananya dimulai pada Tanggal 28 Februari-5 Maret 2019. Kabag Kesra Setda Muba H Opi Palopi MA menyebutkan dalam Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin […]

  • He..he, Jadi Sales Sabu Andi Purnama Ngerasain Dinginnya Tidur di Hotel Predeo

    He..he, Jadi Sales Sabu Andi Purnama Ngerasain Dinginnya Tidur di Hotel Predeo

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Ini pelajaran bagi yang berani jadi sales /pengedar sabu,  aparat  di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] pasti tidak tinggal diam dalam memberantas peredaran barang haram jenis  narkotika, seperti sabu. Guna menekan terjadinya tingkat kriminalitas, Jajaran Polsek Bayung lincir terus melakukan kegiatan KKYD (kegiatan kepolisian yang ditingkatkan). Terbukti, pada senin shubuh, kemarin, jajararan Polres […]

  • Berkat KB, Angka Pertumbuhan Penduduk Palembang Turun

    Berkat KB, Angka Pertumbuhan Penduduk Palembang Turun

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.418
    • 0Komentar

    Cita DPPKB ini bisa berjalan lancar dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat sehingga menjadikan keluarga yang berkwalitas. 

expand_less
WordPress Archive Fit Coach – Health, Yoga and Lifestyle WordPress Theme Fit Factory – Fitness Gym Elementor Template Kit Fit Point – Gym & Fitness Elementor Template Kit Fitben – Gym Fitness WordPress Theme FitGym – Fitness & Gym Elementor Template Kit Fitness Care – Gym WordPress Theme Fitness Club – Health & Gym WordPress Theme Fitness Pro – Gym WordPress Theme Fitnez – Fitness & Gym Elementor Template Kit FitPro – Events Fitness Gym Sports WordPress Theme