Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Pemuda Kurang Piknik, Saatnya Karang Taruna Jadi GPS Moral Generasi Z”

“Pemuda Kurang Piknik, Saatnya Karang Taruna Jadi GPS Moral Generasi Z”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • visibility 501
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA kalanya kita menatap wajah generasi muda zaman sekarang dan merenung dalam hati, “Ini anak-anak habis main bola atau habis debat politik di TikTok ya?”. Banyak dari mereka yang sudah hafal harga kopi literan tapi bingung kalau disuruh nyebutin nama pahlawan nasional. Untungnya, masih ada yang waras dan bukan cuma waras, tapi juga waras berjamaah. Ya, mereka adalah anak-anak Karang Taruna Kota Palembang yang sedang menyiapkan Bulan Bakti Karang Taruna 2025. Kegiatan yang kalau dibikin filmnya, bisa diberi judul “Aksi Nyata di Tengah Stiker Instastory”.

Dalam suasana penuh semangat (dan semoga bukan karena habis minum kopi gula aren), Wali Kota Palembang, Drs H Ratu Dewa MSi, menerima audiensi anak-anak muda ini. Ia bukan cuma menyambut, tapi langsung memberi restu layaknya orang tua yang ikhlas anaknya minjem motor buat kegiatan positif, bukan buat sunmori ke Indralaya. “Saya mendukung penuh kegiatan ini,” ujar beliau dengan khidmat, dan kita semua tahu, kalau sudah ada dukungan dari Wali Kota, itu tandanya kegiatan ini bukan abal-abal. Ini serius, bukan konten prank.

Bulan Bakti Karang Taruna ini isinya bukan lomba melempar sandal atau rebutan mic karaoke, tapi kegiatan yang menyentuh nurani dan menyapa realita penanaman pohon (agar oksigen tetap gratis), pembagian seragam sekolah untuk anak-anak yang belum mampu, dan aksi donor darah yang membuktikan bahwa cinta itu bukan cuma kata, tapi sel darah merah.

Ahmad Catur Nugraha, Ketua Karang Taruna, dengan gaya seperti stand-up komedian penuh tanggung jawab, bilang “Kami ingin tunjukkan bahwa Karang Taruna itu hadir dan berbuat nyata!” Luar biasa, Bung! Ini baru “Karang Taruna bukan cuma spanduk doang!”.

Pertanyaannya, kenapa ini penting?, karena generasi muda sekarang lagi bingung cari peta moral.

Kalau John F. Kennedy hidup di era TikTok, Instagram Reels, dan konten estetik berfilter jingga, bisa jadi pidato terkenalnya berubah haluan. Dulu beliau bilang begini “Ask not what your country can do for you – ask what you can do for your country”

Tapi sekarang, mungkin akan sedikit di-upgrade jadi “Ask not what your country can do for you – ask what you can hashtag to inspire the For You page” (Jangan tanya apa yang negara bisa berikan padamu, tapi tanyalah apa yang bisa kamu tagar-kan agar menginspirasi orang lain di halaman FYP.)

Lucu? Iya kan!. Tapi juga menohok, karena semangatnya tetap sama kontribusi, dulu lewat orasi dan aksi nyata, sekarang bisa lewat video pendek yang bikin orang mikir di sela-sela scroll.

Zaman boleh berubah, tapi jiwa pengabdian harus tetap nyala. Entah itu lewat menanam pohon, donor darah, atau bikin konten yang menggugah nurani. Intinya jangan cuma nunggu negara bantu kamu viral, tapi viralkan hal yang bisa bantu sesama.

Jadi, generasi muda itu butuh kegiatan yang bukan hanya bikin followers nambah, tapi juga bikin nurani bertumbuh. Karang Taruna bisa jadi semacam GPS moral yang kalau dinyalakan, bukan cuma nunjukin arah ke mall, tapi juga ke tujuan hidup yang lebih dari sekadar “scroll sampai ketemu mantan di FYP”

Pendidikan karakter, empati sosial, dan kepekaan terhadap lingkungan itu bukan bawaan lahir, tapi bisa dipupuk lewat kegiatan, seperti ini. Saat mereka menanam pohon, itu bukan sekadar aktivitas alam, tapi juga simbol bahwa hidup itu tentang meninggalkan jejak yang bermanfaat.

Saat mereka donor darah, itu artinya mereka sudah siap kehilangan darah untuk menambah harapan orang laindan bukan cuma kehilangan pulsa gara-gara beli kuota yang salah.

Kita butuh lebih banyak anak muda kayak gini. Anak muda yang bisa tertawa, tapi juga bisa berpikir. Yang bisa ngedit video lucu, tapi juga bisa berdiskusi soal masa depan. Generasi muda yang bukan cuma jago main ML, tapi juga ngerti ML-nya bangsa ini “Maju dan Lestari”.

Jika masih ada yang meragukan pentingnya kegiatan sosial semacam ini, ingatlah pepatah lama dari kampung sebelah “Kalau hidupmu cuma buat konten, nanti tak ada yang upload waktu kamu butuh pertolongan”

Generasi muda hari ini jangan cuma diajak healing, tapi juga helping, dan Karang Taruna adalah oase di tengah padang gersangnya empati generasi rebahan. Jadi kalau masih muda, tapi nggak pernah ikut kegiatan sosial, hati-hati… jangan-jangan kamu cuma tua doang, tanpa jejak yang ditinggalkan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Fokus Inovasi & Kualitas Kinerja, Itu Amanah Wabup OKI Saat Melantik 3 Pejabat Ini

    Perkuat Fokus Inovasi & Kualitas Kinerja, Itu Amanah Wabup OKI Saat Melantik 3 Pejabat Ini

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. M.Dja’far Shodiq melantik dua orang pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) dan satu orang pejabat Administrator dilingkungan Pemkab OKI. Para pejabat eselon II dan III ini diharapkan dapat mengakselerasi kompetensi, kinerja dan pelayanan prima kepada masyarakat. “Lakukan penguatan kapasitas dan fokus untuk terus berinovasi, serta  akselerasi peningkatan Kinerja ditempat […]

  • Gelar Istighotsah & Berdoa, Agar Muba – Indonesia Terhindar dari Bencana

    Gelar Istighotsah & Berdoa, Agar Muba – Indonesia Terhindar dari Bencana

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    LANTUNAN doa dan shalawat terdengar jelas di Masjid Jami’ An-Nur Sekayu, Jumat (22/1/2021) usai pelaksanaan sholat Jumat berjamaah. Suasana ini khusyuk diikuti Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA beserta Jajaran OPD di Lingkungan Pemkab Muba.  Pasca adanya berbagai bencana di beberapa wilayah di Indonesia, membuat Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin […]

  • Ingat Pesan Ibu: 3M

    Ingat Pesan Ibu: 3M

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.772
    • 0Komentar

    Beraktivitas sehari-hari, ingat pesan ibu, ingat 3M! Memakai masker dengan benar, lihat caranya di http://s.id/tepatpakaimasker Menjaga jarak dan hindari kerumunan, karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi COVID-19 namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala. Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung, dan mulut. […]

  • AJI, IJTI, PFI, dan PWI di Sumsel Bersemuka Semeja  Bahas Isu-Isu 2021

    AJI, IJTI, PFI, dan PWI di Sumsel Bersemuka Semeja Bahas Isu-Isu 2021

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Empat pimpinan organisasi wartawan konstituen Dewan Pers, Aliansi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTV) Sumsel, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Sumsel, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, bersemuka semeja. Dalam Outlook Series ke-3 Jurnalis 2021, mereka membahas Isu Profesionalisme Jurnalis, Senin (4/1/2021). Peserta daring , Maspril Aries, memberikan apresiasi terhadap […]

  • Jangan Sampai Lengah, Pandemi Masih Ada

    Jangan Sampai Lengah, Pandemi Masih Ada

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo mengingatkan untuk tidak lengah terhadap penyebaran pandemi Covid-19 yang masih ada dan nyata. Hal tersebut disampaikannya usai melakukan peninjauan vaksinasi bagi seniman dan budayawan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (19/04/2021). “Kita harus menyampaikan apa adanya bahwa pandemi Covid-19 masih ada dan nyata di negara kita. Oleh sebab itu, kita tetap […]

  • Tingkatkan Kualitas Manajemen ASN dengan Sistem Merit, 8 Aspek Penting Ini Harus Dipenuhi

    Tingkatkan Kualitas Manajemen ASN dengan Sistem Merit, 8 Aspek Penting Ini Harus Dipenuhi

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    SISTEM Merit dinilai mampu meningkatkan kualitas manajemen ASN Pemkab OKI sehingga diharapkan kinerja semakin professional.   Menurut Wakil Bupati OKI, H.M Dja’far Shodiq hal itu sebagai langkah berkelanjutan dalam peningkatan kualitas manajemen ASN, dan mewujudkan birokrasi kelas dunia. “Kita berharap dengan diterapkan sistem merit ini ASN di OKI selain mampu berkinerja secara profesional juga setiap […]

expand_less
WordPress Archive AMP Email AMP for WooCommerce Pro AMP Gravity Forms AMP Layouts AMP Page Builder Compatibility AMP Plugin for WooCommerce AMP Stories AMP Table of Content Plus for AMP AMPforWP – Newspaper Theme for AMP Amping – Camp Organizer WordPress Theme