Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jasa & Niaga » “Mie Instan Satukan Dunia – Strategi Ekspor Rasa dari Dapur TKW hingga Anak Majikan di Nigeria”

“Mie Instan Satukan Dunia – Strategi Ekspor Rasa dari Dapur TKW hingga Anak Majikan di Nigeria”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 505
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI TENGAH hingar-bingar strategi ekspor produk Indonesia yang digodok lewat forum dagang, neraca perdagangan, dan diplomasi dagang level tinggi, siapa sangka kuncinya justru datang dari sendok plastik di tangan anak majikan?
Iya, benar, karena bukan dari menteri, bukan juga dari konsul dagang, tapi melainkan dari mie instan buatan TKW bernama Siti di dapur sempit kontrakan Arab Saudi. Saat ekspor formal sibuk bikin proposal, mie itu sudah ‘terbang’ duluan menyusup lewat rasa dan rindu.

Bahkan ceritany, semua bermula dari malam biasa, Siti, seorang TKW asal Indramayu ini, hanya ingin masak mie instan buat ngilangin kangen kampung. Namun anak majikan yang iseng mencicipi satu suap, dan ternyata langsung kecanduan, esoknya ia minta lagi, bahkan lusa anak majikan itu minta dua bungkus, minggu depan, dia minta dikirimin sekarung, wow!.

“Bisa dikirim tiap bulan ke rumah saudara saya di Nigeria?” tanya si anak majikan sambil nyengir,

“Ini kayak narkoba halal, enak banget!”

Dari sinilah jalur ekspor baru dibuka, bukan lewat pelabuhan atau bea cukai, tapi lewat koper TKW, kontainer kangen, dan mulut ke mulut yang lebih efektif dari iklan 30 detik di TV.

Orang boleh bilang, ekspor itu soal logistik dan izin. Tapi dalam praktiknya, kadang hanya butuh rasa yang pas, air panas, dan orang yang kangen rumah.

Di sinilah para diaspora Indonesia, khususnya TKI dan TKW, menjadi agen ekspor tak resmi tapi paling efektif. Mereka ini ibarat “pahlawan devisa bersayap bumbu”, mengantar produk UMKM sampai ke dapur luar negeri tanpa birokrasi panjang.

“Bagai air yang mencari celah, rasa dari kampung halaman selalu tembus ke mana pun, bahkan ke dapur anak sultan di Nigeria”

Kisah Siti bukan satu-satunya, di Malaysia juga ternyata, sambal pecel instan dari Solo jadi rebutan antar majikan. Di Taiwan, keripik tempe jadi snack favorit di kantin pabrik. Semua bermula dari makanan, dari rasa, dari cinta yang dibungkus plastik.

“Kalau tak ada rotan, akar pun jadi. Tapi kalau tak ada akses ekspor, diaspora pun jadi jembatan” begitu kira-kira pepatah versi dagang global.

Ekspor Indonesia bukan melulu soal neraca dagang dan kerja sama bilateral. Kadang, ekspor dimulai dari kompor listrik, sendok plastik, dan hati yang rindu kampung halaman. Di situlah TKI dan TKW jadi duta ekspor rasa, melebihi promosi negara.

Sudah saatnya negara melirik dapur diaspora, bukan hanya kantor kedutaan, karena dalam hal promosi produk lokal, Siti lebih dulu satu langkah dibanding presentasi di Dubai Expo. “Ekspor yang mengandalkan strategi bisa kalah cepat dari ekspor yang didorong rasa kangen”

Jadi, kalau ingin produk Indonesia mendunia, jangan cuma cari buyer cari saja TKW yang jago masak dan anak majikan yang gampang lapar.
Itu lebih ampuh dari iklan 30 detik, lebih gurih dari politik dagang, dan jelas lebih murah daripada studi banding ke Eropa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2021, Pemprov Sumsel Anggarkan Rp 30 Miliar Khusus Untuk Ini

    2021, Pemprov Sumsel Anggarkan Rp 30 Miliar Khusus Untuk Ini

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.655
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel menganggarkan dana senilai Rp30 miliar untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara permanen, terutama di daerah yang dinilai  rawan karhutla. “Pencegahan Karhutlah secara permanen sangat mungkin dilakukan. Apalagi kita memiliki pengalaman untuk mengatasi terjadinya karhutla tersebut. Terbukti di tahun 2020 kemarin, Sumsel tercatat sebagai daerah relatif bebas asap meskipun ada beberapa titik […]

  • Kejati Sumsel Tangkap Buronan Terdakwa Narkotik Di Lampung

    Kejati Sumsel Tangkap Buronan Terdakwa Narkotik Di Lampung

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    TIM Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membekuk Harry Aditya Kusuma, terpidana kasus narkotika yang berhasil kabur saat akan menjalani sidang dengan agenda putusan hakim di Pengadilan Negeri Lubuk Linggau. Tim Tabur Kejati Sumsel bersama pihak Kejagung dan Kejati Lampung di Bandar Lampung, pada minggu (19/7/2020) sekira pukul 11.00 WIB. […]

  • Masyarakat Kota Pagaralam Siap Sukseskan Asian Games 2018

    Masyarakat Kota Pagaralam Siap Sukseskan Asian Games 2018

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali mensosialisasikan Asian Games 2018 kepada masyarakat Kota Pagaralam di Griya Agung, Minggu (6/5/2018) tadi malam. “Selamat datang disini (Griya Agung). Kita selain bisa bersilaturahmi, saya juga ingin mensosilisasikan Asian Games 2018,”ujarnya. Dikatakan Alex Noerdin, Provinsi Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games 2018, selain memiliki pengalaman menyelenggarakan event […]

  • Kadek Rudi Sagita Reses III kedesa Tulung Harapan

    Kadek Rudi Sagita Reses III kedesa Tulung Harapan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    DALAM rangka pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2024–2025, Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Kadek Rudi Sagita, SH., MH, melakukan kunjungan kerja ke Desa Tulung Harapan dan Desa Tugu Mulyo, Kecamatan Lempuing Kunjungan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan yang selama ini belum […]

  • Kunjungi Ponpes Metro, Divhumas Polri Beri Pencerahan Pada Santri Tentang Terorisme

    Kunjungi Ponpes Metro, Divhumas Polri Beri Pencerahan Pada Santri Tentang Terorisme

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 558
    • 0Komentar

    KABID Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad bersama tim dari Divhumas Polri dan Kapolres Metro, Yuni Iswandari Yuyun bersilahturahmi ke Ponpes Roudlatul Qur’an 1 Kampus Tamaddun di Kota Metro. Kunjungan tersebut sekaligus memberikan pencerahan kepada para santri dan pengurus ponpes tentang pencegahan dan penanggulan paham radikal dan terorisme. Pimpinan Yayasan Ponpes Roudlatul Qur’an […]

  • Komit Penyelenggaraan Geospasial Terbaik, Palembang Raih Penghargaan Bhumandala Award 2024

    Komit Penyelenggaraan Geospasial Terbaik, Palembang Raih Penghargaan Bhumandala Award 2024

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.656
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Setelah melalui berbagai tahapan dan penilaian yang ketat, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berhasil meraih Penghargaan Bhumandala Rajata (Medali Perak) untuk kategori Kota Bhumandala Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial (BIG) tahun 2024.   Penghargaan ini rencananya akan diterima secara langsung oleh Pj Wali Kota Palembang A Damenta di Jakarta pada Senin […]

expand_less
WordPress Archive NativeChurch – Responsive HTML5 Template Natour – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Nature – Spa & Massage Elementor Template Kit Naturel Garden & Landscaping Elementor Template Kit Naturely – Natural Cosmetics & Beauty Template Kit NaturePress – Ecology & Environment WordPress Theme Nautica – Responsive WooCommerce WordPress Theme Navian – Multi-Purpose Responsive WordPress Theme Naxly – Data Science & Analytics WordPress Theme Nayaka – Nail Salon & Beauty Care Elementor Template Kit