Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » INVESTASI : “Bukan Dongeng Duyung, Ini Kisah Duit dari Laut!”

INVESTASI : “Bukan Dongeng Duyung, Ini Kisah Duit dari Laut!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 613
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI mana ada laut, di situ ada harapan (Asal Bukan Lautan Utang), dulu waktu kecil, kalau ditanya “cita-cita mau jadi apa?”, jawaban kita standar dokter, pilot, atau dukun. Tapi zaman sekarang, kalau ada anak ngomong, “Aku pengin jadi pengusaha pengolahan tuna ekspor ke Korea,” wah, itu bukan cuma anak cerdas… tapi juga anak yang sudah ikut webinar BKPM.

Sebab ternyata, di balik deburan ombak dan bau amis yang menusuk itu, ada potensi duit mengalir kayak arus bawah laut. Tapi sayangnya, dari dulu laut Indonesia kayak anak bawang di pasar investasi. Potensi besar, tapi diremehin. Padahal negara kita punya garis pantai sepanjang kenangan mantan panjang banget, tapi kadang nggak dimanfaatkan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sekarang mulai melek digital dan duit. Bareng BKPM dan dinas-dinas daerah, mereka gandeng tangan, bukan buat joget TikTok, tapi buat promosi investasi sektor kelautan dan perikanan.

Dari mulai perizinan yang dulunya ribet kayak urusan warisan, sekarang dipermudah. Hambatan-hambatan yang sebelumnya kayak karang tajam di pinggir pantai, mulai diselesaikan. Bahkan, mereka juga bantu cari jodoh eh, maksudnya cari investor yang siap merapatkan dompet ke dermaga.

Pada triwulan I 2025, tercatat investasi sektor kelautan dan perikanan tembus Rp2,38 triliun. PMDN masih jadi juara lokal dengan 61%, sisanya PMA alias Penanaman Modal Asing.

Yang paling menggoda dompet investor ternyata pengolahan hasil perikanan, dari ikan yang tadinya cuma digoreng sama emak-emak di dapur, sekarang bisa jadi sushi ekspor.

Disusul budi daya, penangkapan, perdagangan, sampai jasa perikanan (entah ini yang ngurusin delivery cumi atau spa khusus lobster, belum jelas).

Trio Kribo Investasi
Jawa Timur dan Jawa Tengah jadi primadona investasi, mungkin karena ikannya ramah, atau karena pelabuhannya wangi. DKI Jakarta juga nyempil di posisi tiga. Tapi yang bikin kita mangap, Korea Selatan jadi investor terbesar. Artinya, oppa-oppa sana sekarang nggak cuma naksir K-Pop, tapi juga K-Fish alias produk ikan kita.

Pepatah Ikan “Yang Tak Diselami, Takkan Terpancing”
Kita ini negara maritim, tapi selama ini manja di pinggir. Coba bandingkan Vietnam yang lautnya lebih sempit dari kolam renang hotel bintang tiga, bisa ekspor udang sampai ke Eropa.  Bahkan Norwegia, negara dingin yang ikannya harus dilatih lari kecil biar hangat, bisa sukses dengan salmon.

Artinya, bukan soal seberapa luas lautmu, tapi seberapa niat kamu menyelaminya. Indonesia punya laut seluas dosa mantan, tapi kalau nggak diolah, ya tetap aja jadi kolam kosong.

Sudah saatnya kita nggak cuma andalkan tangkap-tangkap ikan manual, KKP dan BKPM sudah mulai bikin pelatihan digital marketing buat pelaku usaha perikanan. Bayangkan, nanti ada influencer dari Demak jualan abon

Kita bisa bikin eco-fish tourism, tempat wisata edukasi yang ngajarin anak-anak cara menyapa hiu dengan sopan. Atau festival Seafood Fiesta antar desa yang ditayangkan langsung di YouTube. Di Islandia, mereka sudah bikin teknologi cold storage terapung. Di Indonesia? Paling banter kita masih ngandelin lemari es pinjaman mertua.

Sosialisasi itu penting, tapi kalau ujungnya cuma jadi seminar dan snack box, ya zonk juga. Harus ada pengawalan dan pemetaan serius. Daerah perlu dibantu bikin investment roadmap, bukan cuma brosur penuh jargon.

Pemda harus mulai aktif. Jangan sampai investor datang ke kantor, tapi disuruh balik karena “Pak Kadis lagi futsal.” Nah, loh!

Kita mesti percaya, produk perikanan Indonesia itu kayak kamu yang sudah ditolak berkali-kali tapi tetap laku karena unik. Meski banyak tantangan, kalau dikelola dengan sistem yang baik, dari hulu sampai hilir, maka ikan kita bukan cuma buat konsumsi lokal, tapi bisa melanglang buana ke Dubai dan Denmark.

Investasi di sektor kelautan dan perikanan ini kayak berenang di laut yang penuh harta karun. Tapi kalau nyeburnya sendirian, bisa-bisa digigit ubur-ubur birokrasi.

Makanya, sinergi antara pusat, daerah, investor, dan rakyat itu wajib. Jangan jadi ikan tongkol yang jalan sendiri, tapi jadilah kawanan ikan teri yang kompak, walau kecil tapi bikin formasi keren.

Jadi, mari kita ubah paradigma. Laut bukan cuma buat tempat galau liatin sunset, tapi ladang emas biru yang siap digarap. Dan ingat, kalau bisa bikin investasi jalan, jangan tunggu ikan terbang dulu baru gerak. Yuk, berenang bareng menuju Indonesia sebagai Raja Lautan Asia Tenggara!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakyat Indonesia Dinilai Disiplin & Patuh Soal Ini,Pemerintah Arab Saudi Kasih Pujian

    Rakyat Indonesia Dinilai Disiplin & Patuh Soal Ini,Pemerintah Arab Saudi Kasih Pujian

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 679
    • 0Komentar

    DIREKTUR Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan Pemerintah Arab Saudi mengapresiasi kedisiplinan jemaah Indonesia saat menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Apresiasi ini disampaikan baik oleh Kedubes Arab Saudi di Jakarta maupun pihak Kementerian Haji Arab Saudi. Hilman mengaku telah bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh […]

  • Jarum Jahit di Kotak Merah – Kecil Tapi Penting, Belajar Hidup dari Alat Sederhana

    Jarum Jahit di Kotak Merah – Kecil Tapi Penting, Belajar Hidup dari Alat Sederhana

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    JIKA ada penghargaan “pahlawan tanpa tanda jasa” versi dunia peralatan rumah tangga, aku yakin jarum jahit pasti masuk nominasi. Bentukku ramping, kecil, gampang hilang, tapi coba bayangin kalau aku nggak ada. Celana robek? Jas pengantin terbelah? Hem bocor? Habis sudah wibawa kalian di depan mertua. Aku tinggal di sebuah kotak merah kecil, tempat segala peralatan […]

  • Semifinal AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 antara Indonesia melawan juara grup B, Ini Harga Tiketnya..

    Semifinal AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 antara Indonesia melawan juara grup B, Ini Harga Tiketnya..

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.914
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – PSSI sudah membuka penjualan tiket untuk laga Semifinal AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 antara Indonesia melawan juara grup B. Laga semifinal pertama, Jumat (6/1) akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Untuk tiket semifinal ini akan mendapat diskon sebesar 15% sampai 35% dan hanya bisa dipesan hari ini di […]

  • Dijual Pada Peserta PON, Bahan Bekas Jadi UMKM Menarik

    Dijual Pada Peserta PON, Bahan Bekas Jadi UMKM Menarik

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.413
    • 0Komentar

    DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Papua, memberdayakan masyarakat sekitar dengan melakukan pelatihan untuk membuat sebuah produk kreatif, salah satunya dari bahan bekas pakai. Pelaksana Bidang Industri Disperindag, Mimika, Salma, Sabtu (2/11/2021) mengatakan untuk membuat suatu produk, masyarakat memanfaatkan tempurung kelapa menjadi tempat menyimpan tisu, bingkai foto, dan patung, pajangan, dan sebagainya. “Selain itu, […]

  • Gelar Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Hukum, Kontribusi Korpri untuk Muba

    Gelar Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Hukum, Kontribusi Korpri untuk Muba

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin kembali mengadakan Sosialisasi Penyelesaian Sengketa di Bidang Hukum Angkatan II Bersama Kantor Hukum H Idham Kholid dan Hj Nurmala SH MH. Sosialisasi dibuka Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, Senin (22/3/2021) bertempat di Auditorium Pemkab Muba. Pada […]

  • Pemda Harus Siapkan Langkah Antisipasi Penyebaran Varian Baru Virus Corona

    Pemda Harus Siapkan Langkah Antisipasi Penyebaran Varian Baru Virus Corona

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    GENAP satu tahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia, berangsur mulai bangkit dari serangan virus kini publik kembali dicemaskan dengan temuan varian baru kasus mutasi virus SARS-CoV-2 B117 di Indonesia. Mutasi virus corona tersebut diketahui pertama kali ditemukan di Inggris dan kini menyebar di lebih dari 33 negara. Menurut para ahli mutasi virus ini diyakini lebih mematikan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Estimated Shipping Date Per Product WooCommerce EU Cookie Consent Plugin, WordPress GDPR Compliance WooCommerce Eu Vat & B2B WooCommerce EU VAT Number WooCommerce Event QR Code Email Tickets WooCommerce Event Ticket Woocommerce Export Products to XLS WooCommerce FedEx Shipping Method WooCommerce File Approval WooCommerce First Order Discount