Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Sarung, Sintaksis & Segelas Semangat, Cerita Serius dari Haflah yang Gokil”

“Sarung, Sintaksis & Segelas Semangat, Cerita Serius dari Haflah yang Gokil”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 557
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI tengah riuh rendah dunia digital, ketika anak-anak muda lebih fasih membaca caption Instagram ketimbang kitab kuning, muncul cahaya kecil dari Desa Bero Jaya, Kecamatan Tungkal Jaya, di sanalah para santri ngaji Alfiyah Ibnu Malik sambil menyeruput kopi, bukan untuk gaya-gayaan, tapi demi mengasah akal dan akhlak.

Wakil Bupati Muba, Kyai Rohman, hadir di acara Haflah Khotmil Alfiyah ke-4 seperti seorang bapak yang bangga melihat anak-anaknya wisuda. Tapi ini bukan sekadar wisuda biasa, ini wisuda ngaji kitab ribuan bait! Kalau ditumpuk, kitab Alfiyah itu bisa setinggi lemari es dua pintu. Dan para santri? Mereka bukan cuma hafal, tapi paham, dan itu prestasi langka—seperti menemukan sinyal WiFi di tengah sawah.

“Santri itu bukan cuma penjaga masjid, tapi juga penjaga masa depan bangsa,” ujar Kyai Rohman, mantap seperti teh tubruk tanpa gula, kemarin.

Kalau di kota orang sibuk healing, di pondok para santri sibuk hauling ilmu. Kadang sambil garuk-garuk kepala karena ngaji nahwu sharaf itu seperti main puzzle Arab level dewa. Tapi justru dari latihan itulah muncul mental baja yang gak gampang roboh kalau dikatain netizen.

Menghafal Alfiyah itu ibarat merajut sarung pakai benang emas rumit tapi berharga. Kata pepatah, “Ilmu tanpa adab seperti kopi tanpa gula pahit dan bikin tegang”. Maka, pesantren tak hanya menggembleng otak, tapi juga membentuk watak.

Di zaman sekarang, banyak yang pinter tapi galak. Punya gelar segudang, tapi kalau nyetir di jalan lupa etika. Nah, pesantren ngajarin ilmu plus sopan santun. Santri itu kalau ngomong masih pakai kata “punten”, bukan “anjay”.

Wahai anak muda, jangan minder! Di balik sarung dan kitab itu, tersembunyi daya ledak moral dan intelektual yang bisa mengubah dunia.

Contohnya? Lihat di Maroko, pesantren tradisional seperti Al-Qarawiyyin jadi pusat keilmuan dunia Islam, di Turki, Imam Hatip Schools membina santri jadi teknokrat dan pemimpin negeri, di Gontor, Indonesia, para alumni tersebar dari Sabang sampai Silicon Valley jadi menteri, diplomat, sampai pengusaha startup.

Jadi, siapa bilang santri cuma bisa jadi guru ngaji? Dengan modal adab, ilmu, dan wifi, santri bisa jadi CEO!

Indonesia butuh lebih banyak acara macam Haflah ini, bukan sekadar seremoni, tapi pengingat bahwa warisan ilmu jangan dikubur di rak buku. Kalau generasi muda sibuk ngafal konten TikTok tapi lupa ngaji, ya siap-siap aja krisis akhlak makin membabi buta.

Mari kita rawat tradisi ini, bukan karena romantisme masa lalu, tapi karena masa depan butuh fondasi yang kuat dan pesantren adalah salah satu batu bata emasnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMI Bikin Kegiatan “Sedekah Sampah”

    IMI Bikin Kegiatan “Sedekah Sampah”

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    INSPIRASI  Muda Indonesia (IMI) melaksanakan kegiatan dengan tema “Dari Sampah Membawah Berkah”. Kegiatan ini merupakan kegiatan sedekah sampah yang di mana hasil dari kegiatan ini berupa barang-barang bekas seperti sampah plastik, kardus, besi dan barang bekas lainnyayang memiliki nilai. Selain barang-barang bekas, TIM Inspirasi Muda Indonesia juga menerima baju yang masih layak dipakai untuk didonasikan. […]

  • Presiden Targetkan Perbaikan RS di Lombok Rampung 2 Bulan

    Presiden Targetkan Perbaikan RS di Lombok Rampung 2 Bulan

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MATARAM – Sebelum mengakhiri kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua hari dan kembali menuju Jakarta, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu meninjau perbaikan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram yang terletak di Kecamatan Mataram, Kota Mataram, NTB. Setelah bencana gempa beberapa waktu lalu, seluruh kegiatan di rumah sakit […]

  • Berhasil Tingkatkan Produksi Ikan, Bupati Banyuasin Terima Sertifikat CBIB

    Berhasil Tingkatkan Produksi Ikan, Bupati Banyuasin Terima Sertifikat CBIB

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani SH, MH hari ini menerima Sertifikasi Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB). Bupati Banyuasin dinilai berhasil merealisasikan program Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera terutama Program Pemberdayaan SDM bidarg perikanan. Saat di bincangi Bupati Banyuasin H. Askolani.SH.MH menjelaskan sertifikasi penghargaan tersebut karena pemerintah Kabupaten Banyuasin dinilai berhasil dalam pembinaan kepada kelompok pembudidaya Ikan bekerjasama dengan Kementerian […]

  • Dukungan Psikososial Anak di Nagekeo, Bantu Pulihkan Trauma Gempa

    Dukungan Psikososial Anak di Nagekeo, Bantu Pulihkan Trauma Gempa

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebagian anak di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), gempa belum benar-benar berakhir meski guncangan terbesar telah berlalu. Setiap kali gempa susulan terasa, rasa takut kembali muncul. Kondisi inilah yang mendorong dukungan psikososial anak diberikan kepada anak-anak terdampak gempa di posko pengungsian mandiri Stella Maris, Kamis (20/8/2026). Sekitar 20 anak mengikuti kegiatan yang […]

  • Wow, Palembang Punya Aplikasi Harga Bahan Pokok Pasar Tradisional, Silahkan Download

    Wow, Palembang Punya Aplikasi Harga Bahan Pokok Pasar Tradisional, Silahkan Download

    • calendar_month Rabu, 5 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.322
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sekarang Ibu-ibu di Kota Palembang, Bisa memantau Harga bahan pokok sampai harga bumbu dapur di Pasar tradisional di Palembang sebelum berbelanja, lewat Aplikasi Halo Palembang, milik Pemerintah Kota Palembang. “Nah ini, ado Hargo Patin di Pasar KM 5,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Palembang M. Yanurpan Yany, saat menunjukkan aplikasi itu pada wartawan, […]

  • Krisis Pangan Global Mengintai, RI Sudah Siap?

    Krisis Pangan Global Mengintai, RI Sudah Siap?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    KRISIS pangan global bukan hanya bayang-bayang semata, tapi nyata, pasalnya ditengah situasi itu, Indonesia juga tak lepas dari bayang-bayang dampaknya. Menyusul konflik geopolitik yang makin memanas, lonjakan harga energi, hingga gangguan jalur logistik dunia mulai membentuk satu pola yang sama, tekanan terhadap pasokan pangan kian nyata. Pertanyaannya, di tengah situasi seperti itu, apakah Indonesia benar-benar […]

expand_less
WordPress Archive Obra – Kids Education & School Template Kit Obsius – Creative Agency WordPress Theme Ocartomatic – Open Cart Automatic Post Generator Plugin for WordPress Oceania – Yacht Club and Boat Rental WordPress Theme OceanWP Cookie Notice OceanWP Elementor Widgets OceanWP Footer Callout OceanWP Full Screen OceanWP Hooks OceanWP Instagram