Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » “Bumi Tak Minta Banyak, Hanya Sedikit Peduli”

“Bumi Tak Minta Banyak, Hanya Sedikit Peduli”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 729
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA pepatah lama yang bilang, “jangan biarkan rumput tetangga lebih hijau, apalagi kalau rumput sendiri udah pada gundul, gersang, dan jadi tempat nongkrong belalang stres”. Nah, kurang lebih itulah keadaan sebagian lahan kita hari ini. Saking keringnya, jangankan nanam jagung, nanam niat baik aja bisa layu sebelum berkembang.

Maka dari itu, peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (WDCD) 2025 ini bukan sekadar seremoni pakai batik, foto-foto, dan ngeteh di gedung ber-AC. Ini momen yang seharusnya bikin kita merenung lahan-lahan kita sudah terlalu lama jadi korban PHP /Pembangunan Hanya Pencitraan.

Bayangkan saja, dari 120 juta hektar kawasan hutan, kita masih punya PR memulihkan 12,7 juta hektar lahan kritis. Ini ibarat punya rumah mewah, tapi WC-nya mampet dan dapurnya kebakaran. Gengsi dong, masa negara segede ini, tapi lahannya pada botak?

Lahan itu ibarat simpanan masa depan. Kalau tanahnya sehat, hidup pun ikut sehat. Kalau tanahnya rusak, jangan salahkan kalau nanti pas beli beras aja harus kredit.

Lahan rusak bukan cuma soal kehutanan, ini soal masa depan, soal kedaulatan pangan, soal air minum cucian beras yang makin keruh, dan bahkan soal ketersediaan wifi stabil di tengah hutan.

Eh, serius ini, banyak daerah hulu sumber air bersih rusak, karena hutan ditebang sembarangan, akhirnya bukan cuma kekeringan, tapi banjir bandang juga rajin mampir.

Makanya, kata Wamenhut, pemulihan lahan itu bukan sekadar tanam-tanam lalu selfie lalu pulang. Itu mah cocoknya buat konten YouTube.

Pemerintah bilang pendekatannya “berbasis tapak”. Wah, ini istilah keren, tapi sederhananya sih, kerja dari bawah, bukan dari panggung seminar, dan ini disambut dengan strategi macam-macam, dari menjaga keanekaragaman hayati sampai diversifikasi usaha hutan yang konon bisa jadi tempat orang kerja, bukan tempat jin buang data.

Negara-negara tetangga udah pada tancap gas, Cina misalnya, bikin “Great Green Wall”, ngerestorasi sabana mereka sampai sejauh mata memandang hijau.

India udah nanam miliaran pohon sejak 2016, dan rakyatnya ramai-ramai ikut lomba tanam pohon, bukan lomba lempar tanggung jawab, bahkan Brazil juga walau sibuk ngurus Amazon, tetep ngegas program restorasi 12 juta hektare sampai 2030. Mereka lari kencang, kita harus lebih baik lagi dari mereka.

Kalau terus kayak gini, bisa-bisa nanti ada orang luar negeri yang datang ke Indonesia bukan buat lihat hutan tropis, tapi buat studi kasus “bagaimana lahan subur bisa jadi tempat parkir matahari”

Yang paling penting sekarang bukan hanya soal tanam pohon, tapi tanam komitmen. Kata Dirjen PDASRH, Dyah Murtiningsih, ada tiga langkah penting, antara lain kesadaran, rehabilitasi, dan komitmen. Nah, tiga kata ini harusnya dijadikan lagu dangdut biar gampang diingat. “Sadar dulu, rawat kemudian, janji setia sampai akhir musim hujan”.

Oleh karena itu yang sering tumbuh subur bukan pohon, tapi wacana, ditanam dari rapat ke rapat, disiram dengan kata-kata indah, dipupuk oleh sambutan pejabat, tapi gagal panen karena nggak ada aksi.

Hari ini, saat dunia memperingati WDCD, kita diingatkan bahwa bumi bukan warisan nenek moyang yang bisa dipakai seenaknya, tapi titipan anak cucu yang harus dikembalikan utuh, atau setidaknya masih bisa dipakai buat main layangan dan narik sinyal.

Bercocok tanamlah di hati, jangan di status. Tanamkan kesadaran bahwa memulihkan lahan bukan kerja semusim, tapi kerja lintas generasi. Kalau bukan kita yang mulai, jangan kaget nanti cucu kita mewarisi lahan yang cuma cocok buat syuting film Mad Max.

Kalau tanah sudah pulih, peluang akan terbuka. Ekonomi bisa hidup, desa bisa berkembang, air mengalir tanpa pakai pompa. Seperti tema WDCD “Restore the Land. Unlock the Opportunities”. Tapi ingat! kalau cuma dibaca tanpa aksi, itu cuma jadi slogan yang ditanam di spanduk lalu ditiup angin kenyataan.

Jadi, yuk tanam yang benar, rawat yang tulus, dan panen masa depan, karena kalau lahan rusak terus, jangan-jangan yang kering bukan cuma tanah… tapi juga akal sehat kita.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asa Gubernur Terhadap SPN Betung

    Asa Gubernur Terhadap SPN Betung

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengintruksikan langsung Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumsel, untuk segera membangun kembali Rumah Dinas (Rumdin) Polisi yang sempat terbakar beberapa waktu lalu, serta merekonstruksi fungsi resapan air di lapangan upacara Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung. Didampingi oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, […]

  • Puskesmas Tanjung Lubuk Diresmikan, Layanan Mirip Rumah Sakit Tipe D

    Puskesmas Tanjung Lubuk Diresmikan, Layanan Mirip Rumah Sakit Tipe D

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 671
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq meresmikan pusat layanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) Tanjung Lubuk Kabupaten OKI  pada Rabu, (25/5). Puskesmas yang berdiri megah di pusat ibu kota kecamatan  ini miliki fasilitas lengkap setara Rumah Sakit (RS) tipe D. “Komitmen Pak Bupati (H. Iskandar, SE) di dukung Pak Gubernur (Herman Deru) untuk memberikan layanan kesehatan […]

  • Gubernur Hadiri Semarak HSN 2021, Ponpes di Sumsel Bakal Miliki Kurikulum Khusus Pencegahan Penyalahgunaan  Narkoba

    Gubernur Hadiri Semarak HSN 2021, Ponpes di Sumsel Bakal Miliki Kurikulum Khusus Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengajak para santri untuk turut andil dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Mengingat kalangan santri merupakan insan yang telah memiliki bekal agama yang kokoh sehingga dapat menjadi corong dalam rangka upaya pencegahan. “Selain belajar ilmu umum, lulusan ponpes juga memiliki bekal agama yang baik. Pendekatan agama harus dilakukan dalam upaya […]

  • Optimalisasi PAD Muba, Camat dan Warga Keluang Ikrar Komitmen Bersama Sadar Pajak

    Optimalisasi PAD Muba, Camat dan Warga Keluang Ikrar Komitmen Bersama Sadar Pajak

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Keluang – Dalam rangka percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Pemkab Muba melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) melaksanakan Sosialisasi Pajak Daerah, bertempat di Balai Desa Sidorejo, Rabu (9/8/2023). Kepala BPPRD Haryadi Karim SE MSi melaporkan, berdasarkan data dan informasi laporan keuangan daerah Kabupaten Muba tahun 2022, kontribusi  […]

  • Safari Jumat Bersama Pangdam, Gubernur Hadiri Pengecoran Pondasi Masjid Baru Muhajirin

    Safari Jumat Bersama Pangdam, Gubernur Hadiri Pengecoran Pondasi Masjid Baru Muhajirin

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjend TNI Agus Suhardi melaksanakan sholat jumat berjamaah di Masjid Muhajirin Jalan Perindustrian Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang, Jumat (4/9/2020). Usai menjalankan ibadah jumat, Gubernur menghadiri pengecoran pembangunan masjid tersebut sembari menyerap aspirasi masyarakat. “Alhamdulillah siang hari dapat melaksanakan sholat jumat berjamah, tentu ini keberkahan bagi saya dan […]

  • Pesan Gubernur kepada UKM di SRC Expo 2018

    Pesan Gubernur kepada UKM di SRC Expo 2018

    • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkerjasama dengan Inotek dan PT HM Sampoerna Tbk, menggelar Sampoerna Retail Community (SRC) Expo di Palembang Trade Center (PTC) Mall, Sabtu (10/11/2018).SRC Expo ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. SRC sendiri  sebuah platform untuk mempromosikan retail binaan Sampoerna dan meningkatkan kapasitas bisnis UKM. Hadir pula […]

expand_less
WordPress Archive Jet One – Private Airline WordPress Theme Jet – Responsive Megamenu JetAppointments Booking JetBlocks For Elementor JetBlog – Blogging Package for Elementor Page Builder JetBooking - Booking functionality for Elementor JetCompareWishlist For Elementor JetElements - Widget Addon for Elementor Page Builder JetEngine - Adding & Editing Dynamic Content with Elementor JetMenu For Elementor