Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Petugas Tertibkan Kawasan Padat PKL Kawasan Taman Bawah Jembatan Ampera, Pasar Lemabang Kapan?

Petugas Tertibkan Kawasan Padat PKL Kawasan Taman Bawah Jembatan Ampera, Pasar Lemabang Kapan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 783
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALAM di bawah cahaya temaram lampu Jembatan Ampera, puluhan Satpol PP, Dishub, DLH, TNI, Polri, bahkan Damkar yang biasanya sibuk memadamkan api, kini sibuk memadamkan semrawut. Semua berkumpul bukan mau demo dangdut, tapi demi menata ulang kawasan PKL di bawah jembatan yang legendaris itu.

Dari kejauhan, terdengar teriakan sopan khas petugas. “Ayo, dikemas dulu, Bu, jangan nunggu diangkut bareng kompor!”.
Sementara para pedagang, dengan ekspresi antara pasrah dan kesal level dewa, mengemasi dagangan. Ada yang jualan jagung bakar, ada juga yang jualan mie rebus, yang kalau malam-malam dimakan sambil melamun, bisa bikin baper.

Namun di balik semangat menata itu, muncul pertanyaan rakyat jelata  kenapa Pasar Lemabang belum ditertibkan juga, ya?

Lemabang, oh Lemabang…
Kawasan ini bukan lagi pasar, tapi sudah naik kasta jadi “kerajaan tanpa trotoar.” Trotoar sudah wafat sejak beberapa tahun lalu, dan kini beralih fungsi jadi display galon, etalase semangka, hingga lahan parkir improvisasi.
Jangankan jalan kaki, narik nafas aja susah karena tiap dua langkah ada motor parkir, tiga langkah disambut asap sate.

Dan mari kita jangan lupa, keberadaan truk tronton dari Pelabuhan Boom Baru dan gudang BGR yang mondar-mandir, dan lainnya, seperti parade harian. Bedanya, kalau parade biasanya bikin senang, yang ini bikin kesal. Truk-truk itu lewat tanpa merasa bersalah, melintas di tengah pasar, bikin emak-emak harus angkat karung dagangan sambil zig-zag kaya main game Snake Nokia zaman baheula.

Ibaratnya, Lembang itu sudah seperti dapur umum panas, penuh suara, dan sempit. Bedanya, ini bukan dapur darurat, tapi dapur abadi yang setiap hari jadi rutinitas warga cari sesuap nasi.

Penertiban itu penting, tapi jangan sampai hanya “semangat di satu titik, loyo di tempat lain”
Kayak orang diet yang seminggu makan sayur, minggu depannya balas dendam ke all-you-can-eat.

Pepatah bilang, “adillah sejak dalam pikiran”. Oleh sebab itu, jangan cuma kawasan Ampera yang ditata rapi jali, Pasar Lemabang juga butuh sentuhan cinta dari Satpol PP dan kawan-kawan, karena macet, bingung itu jalan apa pasar.  Kalau perlu, lempar juga ide kreatif pasang zebra cross hologram, patroli pakai drone, atau panggil Uya Kuya buat ngerjain PKL biar tertib sambil tertawa.

Menata kota itu bukan sekadar aksi seremonial di malam hari, difoto lalu diunggah dengan caption “Tertib adalah bagian dari iman”.
Tapi juga soal keberlanjutan, konsistensi, dan pemerataan, jangan sampai yang ditata cuma lokasi yang dekat dengan pusat kota atau ikon wisata. Yang di pinggiran, apalagi yang tiap hari ngangkut galon dan ngusir ayam dari emperan toko, juga butuh perhatian.

Palembang yang berdaya dan sejahtera itu bukan hanya kota yang wajahnya mulus kayak filter Instagram, tapi kota yang bisa dilalui dengan nyaman, baik oleh pejalan kaki, pedagang kecil, maupun truk tronton yang insaf. Yuk ah, kita tunggu aksi selanjutnya, “Lemabang Bangkit Tanpa Trotoar”.

Sebab kata orang tua, “Jalanan yang rapi membawa hati yang damai, tapi jalanan sempit membawa emosi yang cepat naik”

Dan kalo terus-terusan kayak gini,
bukan Palembang yang cantik,
tapi warga yang jadi lebih cepat keriput.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Sebut Lakalantas Masuk 5 Besar Penyebab Kematian, Ini Pesan untuk Milenial Palembang

    Jokowi Sebut Lakalantas Masuk 5 Besar Penyebab Kematian, Ini Pesan untuk Milenial Palembang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    “Kalian kan kalau bermotor,  dalam sehari sering pulang pergi. Jadi hati-hatilah, Siapkan Semua Surat Menyurat dan Perlengakapan, terutama Helem,” Sumselterkinii.co.id, Palembang – Ribuan kaum milenial di Palembang tumpah ruah di sepanjang Jembatan Ampera, Bundaran Air Mancur,  Jalan Sudirman hingga Areal Benteng Kuto Besak [BKB] untuk ikut menghadiri  South Sumatra Millenial Road Safety Festival di Taman […]

  • 125 acara  ditargetkan tingkatkan PAD  pariwisata, Ratu Dewa sebut program prioritas Palambang

    125 acara  ditargetkan tingkatkan PAD pariwisata, Ratu Dewa sebut program prioritas Palambang

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 1Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Walikota Palembang Ratu Dewa,  adanya 125 acara  ditargetkan dapat meningkatkan PAD sektor pariwisata. “Dengan adanya event pariwisata yang banyak dan besar diharapkan dapat meningkatkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang di sektor pariwisata,” ujarnya. Selain itu, Ratu Dewa juga menargetkan program prioritas Pemkot Palembang ialah mempercantik wajah kota akan berpengaruh pada […]

  • Polri Keluarkan Izin, Liga 1 dan 2 Digelar dengan Prokes Ketat

    Polri Keluarkan Izin, Liga 1 dan 2 Digelar dengan Prokes Ketat

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan izin pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 2021/2022. Listyo menuturkan, izin ini dikeluarkan berdasarkan hasil assesmen yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan salah satunya adalah melonggarkan kegiatan olahraga dengan tetap menerapkan berbagai macam pembatasan. “Maka kami sepakat untuk memberikan persetujuan terkait dengan perizinan untuk dilaksanakan penyelenggaraan Liga 1 maupun Liga 2,” kata Listyo […]

  • Mang Yanto Pegiat Seni di Muba Curhat Sakit yang Dideritanya, Ini Respon Pj Bupati..

    Mang Yanto Pegiat Seni di Muba Curhat Sakit yang Dideritanya, Ini Respon Pj Bupati..

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

        Pj Bupati Apriyadi Mahmud menyempatkan diri mengunjungi salah satu pegiat seni di Sekayu Kab. Muba, Mang Anto [Herianto] [63] yang mengidap penyakit tumor dibagian otaknya, mang Anto pun curhat, PJ Bupati Muba pun memberi respon..   Berjalan kaki sekitar 200 meter menyusuri gang sempit di Jalur 2 Kayuara tampak Pj Bupati Apriyadi Mahmud […]

  • Wow, Sumsel Masuk Radar Pasar Narkoba, Pasien Capai 100 Ribu, Perlukah Panti Rehab ?

    Wow, Sumsel Masuk Radar Pasar Narkoba, Pasien Capai 100 Ribu, Perlukah Panti Rehab ?

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    ”Kita sudah sampaikan melalui surat ke Gubernur bahwa butuh balai rehabilitasi, karena kalau tidak diobati maka permintaan dan pengiriman narkoba secara diam-diam tetap akan terus berkembang,”

  • Alex Ingin BSB Siap Hadapi Era Persaingan Fintech dengan Perbankan Nasional

    Alex Ingin BSB Siap Hadapi Era Persaingan Fintech dengan Perbankan Nasional

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.312
    • 0Komentar

    “Menetapkan calon Pengurus Bank sesuai aturan yang tercantum dalam anggaran dasar perusahaan maupun diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan,”

expand_less
WordPress Archive Thrive Optimize Thrive Ovation Thrive Quiz Builder Thrive Theme Builder Thrive Themes Focusblog WordPress Theme Thrive Themes Ignition WordPress Theme Thrive Themes Luxe WordPress Theme Thrive Themes Minus WordPress Theme Thrive Themes Performag WordPress Theme Thrive Themes Pressive WordPress Theme