Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 5: Lomba Masak Antar Planet -Sayur Lodeh Melawan Kode Etik Robot]

Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 5: Lomba Masak Antar Planet -Sayur Lodeh Melawan Kode Etik Robot]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 918
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

APA jadinya kalau sayur lodeh bikin robot galau?. Bukan dongeng, ini kisah nyata (dalam imajinasi), Sarip, seorang TKI dari Bumi yang kerja di Planet Karmelia, mendadak bikin gempar jagat raya setelah ikut lomba masak antarplanet dan menyajikan sayur lodeh. Hasilnya? Robot juri jadi baper, sistem etika rusak, dan seluruh tata surya debat soal santan dan cinta.

Ini bukan sekadar cerita masak. Ini soal perjuangan rasa, bumbu rumah, dan kenangan yang direbus bareng tempe dan labu siam.
Siap ketawa dan mikir bareng? Gas baca, dan jangan salahin kami kalau laper di tengah cerita….

Di jagat raya yang luasnya bikin pusing Google Maps, hanya satu hal yang bisa mengguncang kestabilan robot juri profesional antargalaksi sayur lodeh buatan Sarip. Awalnya Sarip cuma niat iseng. Hidup di Planet Karmelia bikin dia rindu rumah, rindu emak, rindu gorengan isi bihun.

Makanya waktu tetangga aliennya, Bruntalox (makhluk hijau mirip bolpoin isi jagung), ngajak ikut Lomba Masak Antar Planet, Sarip langsung jawab. “Hadiah ruko, ya? Hayo, daftar. Lodehku siap mengguncang sistem saraf mereka,”

Sarip berdiri di dapur lomba yang bentuknya kayak panggung D’Academy, cuma penontonnya alien semua. Ada yang pake baju formal, ada juga yang bawa anak kecil tiga kepala nonton sambil ngemut asteroid rasa karamel.

Peserta lain bawa bahan aneh, Planet Jukut bikin semur dari daun teleportasi, Planet Mleyot bikin sup lendir berkaki, dan Planet Halah masak sate dari kucing laut (bukan kucing, bukan laut, gak ngerti juga)

Sarip? Bawa tempe, terong, santan, dan dendam rindu terhadap kampung halaman. Dia berdiri tegap, bawa kompor portable yang udah diservis pake lakban warna emas. “Bismillah… Lodeh kita hantam. Kalo kalah, minimal kita kenyang”

Ternyata kompor lomba cuma bisa dinyalain pake nada tinggi do re mi.
Sarip coba nyanyi “Ciiintaa iniii kadang-kadang tak adaaa loogiiikaa”……….Bletak!
Kompor nyala, tapi saking falsnya, satu alien pingsan dan seekor drone juri malah muter joget TikTok tanpa diperintah.

Bumbu mulai ditumis. Santan dituang.
Penonton mulai mendekat. Ada alien yang hidungnya bolong lima mulai megap-megap karena aroma bawang merah.

Juri robot pun datang.
Namanya R-404, robot juri yang katanya. “Saya tak punya hati. Tapi punya SOP dan sensor rasa di kaki”. Dia ambil sendok. Cicip. Diam.

Beep… beep… “Apa ini… hangat? Apakah… aku sedang… terharu?”

Matanya mendadak berubah warna jadi ungu unyu. Di dadanya muncul tulisan “ERROR. TERDETEKSI PERASAAN. INI TIDAK NORMAL. BUTUH PELUKAN.”

Penonton panik. Si robot langsung duduk di pojokan sambil ngelus dada pakai kabel charger. Satu alien tentakel nangis kejer. “Lodehnya… mengingatkanku pada… kucingku yang hilang waktu kecil…”.

Panitia lomba langsung ribut. Rapat darurat diadakan.
Judul agenda “Apakah Sayur Lodeh Senjata Emosional?”

Muncul dua kubu Pro-Lodeh “Ini masakan penuh rasa. Jangan salahkan bumbu!” dan anti-lodeh “Ini sabotase budaya. Robot gak boleh baper!”

Sarip dituduh melanggar Kode Etik Robotik Antarplanet Pasal 99 Huruf D: “Jangan Bikin Robot Nangis Pakai Masakan”

Sarip nyengir aja. “Saya cuma masak kayak emak saya. Kalo robot nangis, ya itu urusan perasaannya sendiri”

Walau lodehnya dituduh bikin kerusuhan emosional, video lomba viral ke seantero tata surya.
Judulnya “Manusia Bumi Bikin Robot Juri Nangis Gak Bisa Shut Down”

Netizen Planet Pluto bilang. “Lodeh ini bukan masakan. Ini senjata pemulihan batin”

Sementara warga Planet TikTokrion bikin challenge
#TryNotToCryLodehChallenge

Dan sejak itu, Sarip dikenal sebagai Chef Rindu Intergalaksi. Pembawa Santan. Penggoyah Logika Baja.

Tapi dia tetap merendah. Tiap malam dia ngulek sambal sambil denger kaset ngaji kiriman emak.
Sambil gumam, “Besok kita coba bikin oseng-oseng mercon. Biar juri robot belajar rasa pedes kehidupan”.[***]bersambung BAB 6

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Siap PSBB, Perwali Masuk Tahap Pengkajian Gubernur Sumsel

    Palembang Siap PSBB, Perwali Masuk Tahap Pengkajian Gubernur Sumsel

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 952
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang sudah merampungkan draf rancangan peraturan walikota (perwali) yang mengatur penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Palembang, yang direncanakan akan dibelakukan H+2 setelah lebaran. Perwali yang kini memasuki tahap pengkajian Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan masukan dari seluruh elemen masyarakat, perwali hanya tinggal sosialisasi kepada masyarakat sebelum PSBB akan diterapkan. “Saya […]

  • Awas gelombant tinggi 4-6 meter berpontensi terjadi di pesisir selatan Pulau Jawa bagian tengah, barat dan timur

    Awas gelombant tinggi 4-6 meter berpontensi terjadi di pesisir selatan Pulau Jawa bagian tengah, barat dan timur

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Gelombang sangat tinggi air laut yang berkisar antara 4-6 meter berpotensi terjadi di pesisir selatan Pulau Jawa bagian tengah, barat dan timur terhitung sejak Selasa (26/7) hingga Rabu (27/7) Pingintau.id , Jakarta – Gelombang sangat tinggi air laut yang berkisar antara 4-6 meter berpotensi terjadi di pesisir selatan Pulau Jawa bagian tengah, barat dan timur […]

  • Maret 2019, Lanud Gatot Subroto  Layani Penerbangan Komersial

    Maret 2019, Lanud Gatot Subroto  Layani Penerbangan Komersial

    • calendar_month Rabu, 23 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.796
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Lapangan Udara TNI AD (Lanudad) Gatot Subroto yang terletak di Kecamatan Waytuba, Kabupaten Waykanan, Lampung akan segera beroperasi melayani penerbangan sipil  yang ditargetkan akan segera beroperasi pada minggu ke tiga bulan Maret 2019 mendatang. Hal ini terungkap dalampaparan yang melibatkan Kementerian Perhubungan, Bupati Way Kanan, dan para petinggi Mabes TNI Angkatan Darat, […]

  • Bank Sumsel Babel Tak Rem Target Kredit 2026, Sektor Ini Jadi Bidikan di Tengah Likuiditas Ketat

    Bank Sumsel Babel Tak Rem Target Kredit 2026, Sektor Ini Jadi Bidikan di Tengah Likuiditas Ketat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Bank Sumsel Babel memastikan target pertumbuhan kredit dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 tetap berjalan meski kondisi likuiditas perbankan nasional semakin ketat. Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel Teddy Kurniawan mengatakan, perseroan tidak mengubah target pertumbuhan kredit yang telah ditetapkan dalam RBB. Namun, penyaluran kredit akan tetap dilakukan secara selektif dengan memperhatikan […]

  • Asa 2 Kepala Daerah Jika “Bahtera Sriwijaya” Jadi Dibangun

    Asa 2 Kepala Daerah Jika “Bahtera Sriwijaya” Jadi Dibangun

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.391
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dan Gubernur Babel DR H. Erzaldi Rosman Djohan, melakukan Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan Pembangunan Jembatan Sumatera-Babel yang akan diberi nama  “Bahtera Sriwijaya”. Pembicaraan kali ini fokus pada pembahasan  lokasi  tapak jembatan yang dilangsungkan di Kantor Gubernur Babel, Kamis (17/9/2020). Jembatan ini akan menghubungkan Provinsi Sumsel dengan […]

  • Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh Covid di Muba Bertambah Lima, Yang Konfirmasi Positif 14

    Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh Covid di Muba Bertambah Lima, Yang Konfirmasi Positif 14

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (25/6/2021) mengkonfirmasi penambahan 5 kasus sembuh dan 14 terkonfirmasi positif. “Ada penambahan 5 kasus sembuh dan 14 terkonfirmasi positif per 25 Juni 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun 14 kasus positif yakni diantaranya kasus 1612 perempuan usia 56 tahun asal Sekayu, […]

expand_less
WordPress Archive Webly – WordPress Blog Theme Website Bounce Rate Control – Add-on Webster – Responsive Multi-purpose HTML5 Template WebViewGold for Android | Convert website to Android app | No Code, Push, URL Handling & much more! WebViewGold for iOS | Convert website to iOS app | No Code, Push, URL Handling & much more! WeCare – Hospital & Clinic Elementor Template Kit WeCreative – Digital Agency Elementor Template Kit Wedding Industry - Wedding Multipurpose Couple WP Theme Wedding Paradise – Modern Ethnic Responsive WordPress Theme Wedding Photographer WordPress Theme – Vivagh